HEADLINES - K3D KEBUMEN – KOMITE KAJIAN KEBIJAKAN .Produksi kedelai tahun 2013 diperkirakan...

download HEADLINES - K3D KEBUMEN – KOMITE KAJIAN KEBIJAKAN .Produksi kedelai tahun 2013 diperkirakan sebesar

of 145

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of HEADLINES - K3D KEBUMEN – KOMITE KAJIAN KEBIJAKAN .Produksi kedelai tahun 2013 diperkirakan...

H E A D LI N E S i

DESEMBER 2013 D A T A S O S I A L E K O N O M I EDISI 43

HEADLINES

1. Inflasi

Pada November 2013 terjadi inflasi sebesar 0,12 persen. Inflasi tahun kalender

2013 sebesar 7,79 persen dan tingkat inflasi November 2013 terhadap November

2012 (y-on-y) sebesar 8,37 persen.

2. Pertumbuhan PDB

PDB Triwulan III-2013 tumbuh sebesar 5,62 persen dibanding PDB Triwulan

III-2012 (y-on-y).

PDB Triwulan III-2013 tumbuh sebesar 2,96 persen dibanding PDB Triwulan

II-2013 (q-to-q).

3. Ekspor

Nilai ekspor Oktober 2013 sebesar US$15,72 miliar, naik 6,87 persen jika

dibanding ekspor September 2013 dan naik 2,59 persen dibanding ekspor

Oktober 2012.

Nilai ekspor nonmigas Oktober 2013 mencapai US$12,99 miliar yang terdiri

dari produk hasil pertanian US$0,59 miliar, hasil industri US$9,91 miliar, dan

hasil tambang dan lainnya US$2,48 miliar.

4. Impor

Nilai impor Oktober 2013 sebesar US$15,67 miliar, naik 1,06 persen dibanding

impor September 2013 dan turun 8,90 persen jika dibanding impor Oktober

2012.

Nilai impor menurut golongan penggunaan barang Oktober 2013 mencakup

barang konsumsi sebesar US$1,06 miliar, bahan baku/penolong US$11,96

miliar, dan barang modal US$2,66 miliar.

5. Kependudukan

Penduduk Indonesia Mei 2010 berjumlah 237,6 juta jiwa.

Piramida Penduduk Indonesia Tahun 2010 termasuk tipe expansive, dimana

sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur muda.

6. Ketenagakerjaan

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2013 sebesar 6,25 persen.

Dalam setahun terakhir (Agustus 2012Agustus 2013), jumlah penduduk

yang bekerja mengalami kenaikan terutama di Sektor Jasa Kemasyarakatan

sebanyak 1,1 juta orang (6,49 persen), Sektor Perdagangan sebanyak 580 ribu

i i H E A D LI N E S

EDISI 43 D A T A S O S I A L E K O N O M I DESEMBER 2013

orang (2,50 persen), serta Sektor Keuangan sebanyak 250 ribu orang (9,40

persen).

7. Upah Buruh

Upah nominal harian buruh tani dan buruh bangunan November 2013 naik

masing-masing sebesar 0,37 persen dan 0,59 persen dibanding upah nominal

bulan sebelumnya, sedangkan upah nominal bulanan buruh seluruh industri

naik 0,38 persen dari triwulan I-2013 ke triwulan II-2013.

Upah riil harian buruh tani November 2013 naik sebesar 0,23 persen

dibanding upah riil bulan sebelumnya, upah riil harian buruh bangunan

November 2013 naik 0,47 persen dibanding upah riil bulan sebelumnya, dan

upah riil bulanan buruh seluruh industri triwulan II-2013 turun sebesar 0,51

persen dibanding triwulan I-2013.

8. Nilai Tukar Petani (NTP) dan Inflasi Pedesaan

NTP November 2013 turun 0,14 persen dibanding Oktober 2013.

Pada November 2013, terjadi inflasi perdesaan sebesar 0,14 persen.

9. Harga Pangan

Rata-rata harga beras November 2013 sebesar Rp11.011,00 per kg, naik 0,22

persen dari bulan sebelumnya.

Harga susu kental manis naik 1,05 persen sedangkan harga cabai rawit turun

23,47 persen; cabai merah turun 9,69 persen; daging ayam ras turun 6,03

persen; telur ayam ras turun 3,90 persen.

10. a. Indeks Harga Produsen

IHP Gabungan (Sektor Pertanian, Pertambangan dan Penggalian, dan Industri

Pengolahan) pada triwulan I-2013 naik 2,07 persen terhadap triwulan IV-2012

(q-to-q). Sedangkan terhadap triwulan I-2012 (y-on-y) naik 2,15 persen

b. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)

IHPB November 2013 naik sebesar 0,40 persen dibanding bulan sebelumnya.

11. Indeks Tendensi Bisnis dan Konsumen

Kondisi bisnis triwulan III-2013 meningkat dengan nilai Indeks Tendensi Bisnis

(ITB) sebesar 106,12.

Kondisi bisnis pada triwulan IV-2013 diprediksi meningkat dengan nilai Indeks

Tendensi Bisnis (ITB) sebesar 104,66.

Kondisi ekonomi konsumen triwulan III-2013 meningkat dengan nilai Indeks

Tendensi Konsumen (ITK) sebesar 112,02.

H E A D LI N E S i i i

DESEMBER 2013 D A T A S O S I A L E K O N O M I EDISI 43

Kondisi ekonomi konsumen triwulan IV-2013 diprediksi meningkat dengan

nilai Indeks Tendensi Konsumen (ITK) sebesar 109,86.

12. Produksi Tanaman Pangan Angka Ramalan II Tahun 2013

Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton Gabah Kering

Giling (GKG) atau meningkat sebesar 2,62 persen dibanding tahun 2012.

Produksi jagung tahun 2013 diperkirakan sebesar 18,51 juta ton pipilan kering

atau turun sebesar 4,52 persen dibanding tahun 2012.

Produksi kedelai tahun 2013 diperkirakan sebesar 807,57 ribu ton biji kering

atau turun sebesar 4,22 persen dibanding tahun 2012.

13. Produksi Hortikultura

Produksi cabai besar pada tahun 2012 sebanyak 954,36 ribu ton.

Produksi cabai rawit pada tahun 2012 sebanyak 702,25 ribu ton.

Produksi bawang merah pada tahun 2012 sebanyak 964,22 ribu ton.

14. Industri

Pertumbuhan produksi industri pengolahan/manufaktur besar dan sedang

(IBS) triwulan III-2013 naik 6,83 persen dibanding triwulan III-2012 (y-on-y),

dan hanya mengalami kenaikan 0,15 persen dari triwulan II-2013 (q-to-q).

Pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil (IMK) triwulan III-2013 naik

4,86 persen dibanding triwulan III-2012 (y-on-y), namun mengalami

penurunan 4,45 persen dari triwulan II-2013.

15. Wisatawan Mancanegara

Jumlah kunjungan wisman Oktober 2013 mencapai 719,9 ribu kunjungan, atau

naik 4,59 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman bulan yang sama tahun

sebelumnya. Namun, jika dibandingkan bulan sebelumnya (September 2013),

jumlah kunjungan wisman turun sebesar 6,61 persen.

16. Transportasi

Jumlah penumpang angkutan udara domestik Oktober 2013 naik 1,90 persen

dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Jumlah penumpang angkutan udara internasional Oktober 2013 turun 3,89

persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Jumlah penumpang pelayaran dalam negeri Oktober 2013 turun 5,55 persen

dibandingkan bulan sebelumnya.

Jumlah penumpang kereta api Oktober 2013 naik 5,06 persen dibandingkan

bulan sebelumnya.

i v H E A D LI N E S

EDISI 43 D A T A S O S I A L E K O N O M I DESEMBER 2013

17. Kemiskinan

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2013 sebanyak 28,07 juta orang (11,37

persen), turun 0,52 juta orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada

September 2012 yang sebesar 28,59 juta orang (11,66 persen).

18. Rumah tangga usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah petani,

rata-rata luas lahan yang dikuasai, jumlah sapi dan kerbau, (angka tetap

ST2013)

Jumlah rumah tangga usaha pertanian di Indonesia pada tahun 2013 sebanyak

26,14 juta rumah tangga usaha pertanian.

Jumlah rumah tangga usaha pertanian menurut subsektor sebanyak 17,73

juta rumah tangga Tanaman Pangan, 10,60 juta rumah tangga Hortikultura,

12,77 juta rumah tangga Perkebunan, 12,97 juta rumah tangga Peternakan,

1,19 juta rumah tangga Budidaya Ikan, 0,86 juta rumah tangga Penangkapan

Ikan, 6,78 juta rumah tangga Kehutanan, dan 1,08 juta rumah tangga Usaha

Jasa Pertanian.

Jumlah rumah tangga petani gurem di Indonesia tahun 2013 sebanyak 14,25

juta rumah tangga atau 55,33 persen dari rumah tangga pertanian pengguna

lahan. Jumlah rumah tangga petani gurem 2013 mengalami penurunan

sebanyak 4,77 juta rumah tangga atau sebesar 25,07 persen dibandingkan

tahun 2003.

Jumlah petani di Indonesia sebanyak 31,70 juta orang, terbanyak di Subsektor

Tanaman Pangan sebanyak 20,40 juta orang dan paling sedikit di Subsektor

Perikanan kegiatan penangkapan ikan sebanyak 0,93 juta orang.

Jumlah rumah tangga menurut petani utama yang berusia di atas 54 tahun

relatif besar, yaitu 8,56 juta rumah tangga (32,76 persen).

Rata-rata luas lahan yang dikuasai rumah tangga usaha pertanian tahun 2013

seluas 0,89 hektar, meningkat sebesar 118,80 persen dibandingkan tahun

2003 sebesar 0,41 hektar.

Jumlah sapi dan kerbau pada 1 Mei 2013 sebanyak 14,24 juta ekor, terdiri dari

12,69 juta ekor sapi potong (4,19 juta ekor jantan dan 8,50 juta ekor betina),

444,22 ribu ekor sapi perah (74,62 ribu ekor jantan dan 369,60 ribu betina)

dan 1,11 juta ekor kerbau (353,75 ribu ekor jantan dan 755,89 ribu ekor

betina).

K A T A P E N G A N T A R v

DESEMBER 2013 D A T A S O S I A L E K O N O M I EDISI 43

KATA PENGANTAR

Buku Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi ini diterbitkan setiap awal bulan oleh

Badan Pusat Statistik (BPS). Data dan informasi yang dimuat tetap mengikuti

perkembangan data terbaru yang dihimpun dan dirilis BPS, yang merupakan hasil

pendataan langsung dan hasil kompilasi produk administrasi pemerintah yang

dilakukan secara teratur (bulanan, triwulanan, tahunan) oleh jajaran BPS di

seluruh Indonesia.

Buku ini dimaksudkan untuk melengkapi bahan penyusunan kebijakan dan

evaluasi kemajuan yang dicapai baik di bidang sosial maupun di bidang ekonomi.

Buku Laporan Bulanan Data Sosial Ek