HAM, KAM, dan Etos Kerja Dalam Islam

download HAM, KAM, dan Etos Kerja Dalam Islam

of 39

  • date post

    17-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    3.204
  • download

    6

Embed Size (px)

description

 

Transcript of HAM, KAM, dan Etos Kerja Dalam Islam

  • 1. Hak Asasi Manusia, Kewajiban Asasi Manusia, Dan Etos Kerja Dalam Islam

2. Hak Asasi Manusia (HAM) Kewajiban Asasi Manusia (KAM) Etos Kerja 3. Pengertian HAM Lima Prinsip Ajaran Islam Mengenai HAM Sejarah HAM Perbedaan HAM menurut Islam dan Barat HAM menurut Islam Pengaturan HAM dalam Hukum Islam Hukum HAM dalam Islam 4. Jan Materson John Locke UU No. 39 Tahun 1999 Barat Sekuler HAM 5. Human rights atau Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang dipunyai manusia semata-mata karena ia manusia. Islam menempatkan hak-hak manusia sebagai konsekuensi dari pelaksanaan kewajiban terhadap Allah. Sebagai manusia, ia merupakan mahluk Allah yang mempunyai martabat tinggi. HAM itu ada dan melekat pada setiap manusia (bersifat universal) Hak dibutuhkan oleh manusia untuk melindungi dirinya dan menjaga martabat kemanusiaannya. HAM dapat menjadi bantalan moral dalam bergaul dan berhubungan dengan manusia lainnya. 6. (Q.S. al-Maidah/5:8) Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali- kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. 7. (Q.S. Asy-Syuura/42:21) Apakah mereka mempunyai sembahan - sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah merekan telah dibinasakan, dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. Next 8. Kelima hal tersebut dalam pandangan Ulama fiqh disebut al-Maqashid al-Syariah (tujuan syariah/hukum Islam) Perlindungan Agama (hifdl al-Din) Perlindungan Diri (hifdl al-Hayat aw al-Nafs) Perlindungan Akal (hifdl al- Aql) Perlindungan Atas Harta (hifdl al- Maal) Perlindungan atas Keluarga Next 9. Negara Inggris Rasa tidak puas dari para bangsawan karena tindakan sewenang-wenang Raja Inggris. Berhasil mengajak Raja Inggris untuk membuat suatu perjanjian yang disebut Magna Charta yang prinsip dasarnya memuat pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulatan raja. Memicu banyak negara untuk memperjuangkan Hak Asasi Manusia, misalnya Amerika Serikat. Setelah perang dunia kedua, PBB membentuk komisi hak asasi manusia. Pada 10 Desember 1948 Sidang Umum PBB menghasilkan Universal Declaration Of Human Rights tentang Hak Hak Asasi Manusia, yang terdiri dari 30 pasal. Next 10. Islam HAM didasarkan pada premis aktivitas manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi Pandangan bersifat Theosentris Barat HAM dan pola tingkah laku hanya ditentukan oleh hukum-hukum Negara Pandangan besifat Anthroposentris Next 11. 1. Para ulama muslim mendefinisikan masalah-masalah dalam kitab Fiqh yang disebut sebagai Ad-Dharurat Al-Khams, dimana ditetapkan bahwa tujuan akhir syariah Islam adalah menjaga akal, agama, jiwa, kehormatan dan harta benda manusia. 2. Nabi saw telah menegaskan hak-hak ini dalam suatu pertemuan besar internasional, yaitu pada haji wada. Dari Abu Umamah bin Tsalabah, nabi saw bersabda: "Barangsiapa merampas hak seorang muslim, maka dia telah berhak masuk neraka dan haram masuk surga." Seorang lelaki bertanya: "Walaupun itu sesuatu yang kecil, wahai rasulullah ?" Beliau menjawab: "Walaupun hanya sebatang kayu arak." (HR. Muslim). 3. Sistem HAM Islam mengandung prinsip-prinsip dasar tentang persamaan, kebebasan dan penghormatan terhadap sesama manusia. 4. Pada dasarnya HAM dalam Islam terpusat pada lima hal pokok yang terangkum dalam al-dloruriyat al-khomsah. Next 12. Dalam Al-Quran terdapat 80 ayat tentang hidup, pemeliharaan hidup dan penyediaan sarana kehidupan. dan 20 ayat berbicara tentang kehormatan. Al-Quran menjelaskan dalam sekitas 150 ayat tentang ciptaan dan makhluk- makhluk, serta tentang persamaan dalam penciptaan. Al-Quran telah mengetengahkan sikap menentang kezaliman dan orang-orang yang berbuat zalim 320 ayat, dan memerintahkan berbuat adil dalam 50 ayat Dalam Al-Quran terdapat 10 ayat yang berbicara mengenai larangan memaksa untuk menjamin kebebasan berpikir, berkeyakinan dan mengutarakan aspirasi. Next 13. Hukum HAM Dalam Islam Hak Hidup Hak Keadilan dan Persamaan Hak Saling Membela dan Mendukung Hak Keadilan Hak Keamanan Hak Berkeluarga Hak Pemilikan Hak Bekerja Hak Kebebasan Beragama dan Kebebasan Pribadi Next 14. Kewajiban Asasi Manusia Apakah itu kewajiban? 15. Tanggung jawab dalam Bahasa Arab disebut masuliyah yang berarti sebagai kemampuan yang ada pada diri seseorang yang dapat membedakan (memilih) mana yang baik dan mana yang tidak baik, serta mampu melaksanakan kewajiban dengan baik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan). Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, dan kewajiban merupakan tandingan terhadap hak. Next Tanggung Jawab Kewajiban 16. Teori Keseimbangan Hak dan Kewajiban Asasi Manusia (HKAM) 1996 McCloskey Joel Feinberg Teori Bahwa pemberian hak adalah untuk dilakukan, dimiliki, dinikmati atau sudah dilakukan. Bahwa pemberian hak penuh merupakan kesatuan dari klaim yang absah atau keuntungan yang didapat dari pelaksanaan hak yang disertai pelaksanaan kewajiban. 17. Hak tidak bersifat absolut, tetapi selalu timbal balik dengan kewajiban. Next 18. Hak dan Kewajiban Asasi Manusia (HKAM) menurut Islam Dharuriyat (primer) agama (diin) jiwa (nafs) akal (aql) keturunan atau nama baik (nasab wairdh) harta benda (maal) Hajiyat (sekunder) Kamaliyat (tersier) Next 19. Menyembah atau beribadah kepada Allah Khalifah Allah di muka bumi Kewajiban Manusia terhadap Pribadi (Diri Sendiri) Kewajiban Manusia terhadap sesama Manusia Kewajiban Manusia terhadap Lingkungan Kewajiban Manusia kepada Ibu dan Ayah Kewajiban Suami kepada Isteri Kewajiban Orang Tua kepada Anak Kewajiban Manusia kepada Tetangga Kewajiban Manusia kepada Famili (Kerabat) Kewajiban Manusia kepada orang lain (Masyarakat) 20. Menyembah atau beribadah kepada Allah Dalam hal ini posisi manusia sebagai abd Allah (hamba Allah), yang menghambakan diri sepenuhnya kepada-Nya dengan cara melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Fitrah manusia untuk beragama dijelaskan QS al-Rum/30: 30 Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Next 21. Khalifah Allah di muka bumi QS Fatir/35 ayat 39: Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barang siapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka. Next 22. Kewajiban Manusia terhadap Pribadi (Diri Sendiri) Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. (QS. Al Mulk: 15). ''Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.'' ( QS.Al-Araf :26) Next 23. Kewajiban Manusia kepada Ibu dan Ayah Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Isra ayat 23) Next 24. Kewajiban Suami kepada Isteri Firman Allah dalam QS. An Nisa ayat 21: Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri- isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat. Pada dasarnya kewajiban utama suami terhadap isterinya selain mempergaulinya dengan patut (maruf) adalah mendidik isteri untuk kebaikan hidup dalam rumah tangga tentang pelaksanaan ajaran agama sebagai persiapan di kemudian hari atau masa pada saat telah memiliki keturunan (anak-anak). Next 25. Kewajiban Orang Tua kepada Anak Setiap anak dilahirkan atas fitrah, maka kedua bapak- ibunyalah yang meyahudikan atau menasranikan atau memajusikannya. H.R. Al Bukhari Muslim. Pada hari Kiamat kalian akan dipanggil dengan nama kalian. Oleh sebab itu berilah nama yang baik. H.R. Abu Daud. Next 26. Kewajiban Manusia kepada Tetangga Bukanlah orang beriman, yang dia itu kenyang, sedangkan tetangganya lapar. - H.R. Al Bukhari dan Ibnu Zubair. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia memuliakan tetanngganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhirat, hendaklah berkata yang baik atau diam. H.R. Al Bukhari dari Abi Syarikh Al-Huzai. Next 27. Kewajiban Manusia kepada Famili (Kerabat) Memberi harta yang dicintainya kepada karib kerabat yang membutuhkannya Memberikan bantuan kepada anak yatim Memberikan harta kepada musafir yang membutuhkan Memberi harta kepada orang-orang yang terpaksa meminta-minta Memberikan harta untuk memerdekakan hamba sahaya Menunaikan zakat kepada orang yang berhak menerimanya Menepati janji bagi mereka yang mengadakan perjanjian. Next 28. Kewajiban Manusia kepada orang lain (Masyarakat) Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka me