Haluan kepri 14jun16

Click here to load reader

  • date post

    02-Aug-2016
  • Category

    Documents

  • view

    291
  • download

    20

Embed Size (px)

description

Haluan kepri 14jun16

Transcript of Haluan kepri 14jun16

  • Ilmu"ILMU itu bukan sebatas apa yang ada

    di kepala Anda. Jika Anda melihatsesuatu yang tidak sesuai denganpikiran Anda, jangan protes dulu,

    pelajari dulu ilmunya. Berbicaralah/bertindaklah dengan ilmu, bukan

    dengan jawa nafsu...." (bc)

    CMYK

    CMYK

    HARGA ECERAN Rp2.500,

    KRITIK & SARAN : 085264088880

    KORAN LOKAL TERBAIK

    DI INDONESIA

    Harian Umum

    Mencerdaskan Kehidupan MasyarakatWebsite: www.haluankepri.com

    Selasa, 14 Juni 2016

    9 Ramadhan 1437 H

    TERBIT 24 HALAMAN,

    NO 14/6 TAHUN KE 15 INFOBERLANGGANAN:082385861119

    Editor:M Syahdan, Layouter: Novrizal, Grafis: Charis Junianto

    Adelia Wilhemina

    Sibuk Nyanyi .. Hal. 7Gerard Pique .. Hal. 7

    JAKARTA (HK) Setelah Sigit Purnomo Samsu-din Said atau lebih dikenal dengan Pasha men-jabat sebagai Wakil Wali Kota Palu, istrinya, Ade-lia Wilhemina kini sibuk bikin grup vokal.

    Grup vokal itu dibentuk disela-sela kesi-bukannya mendampingi sang suami. Grupvokal Adelia diberi nama TRIO DIA. Ia ber-gabung bersama Devy Rusdi dan Inggrid Kan-sil. Diakui Adelia, grup ini terbentuk karenaseringnya berkumpul dengan rekan organisa-si dan juga sosialita.

    "Kita sering ngumpul makanya kita mikirapa yang mau dibuat, jadi kita buat single Ke

    Sibuk Nyanyi

    Buat Onardan Makan Gratis

    BATAM (HK)- Keberadaan anak Punk diBatuaji dan Sagulung, Batam sering mem-buat onar dan meresahkan masyarakat.Mereka tak segan-segan memesan nasi ke-pada pedagang dan tidak membayarnya.Peristiwa ini terjadi, Senin (13/6) siang.

    Spanyol vs Republik Ceko

    Gerard Pique Jebol Gawang Petr CechPRANCIS (HK) Juara ber-tahan Spanyol berhasil mem-buka Euro 2016 dengan keme-nangan tipis 1-0 atas RepublikCeko dalam matchday pertamaGrup D di Stadium Municipal deToulouse, Senin (13/6) malamWIB.

    M e s k idemikian, ke-menangan inidiraih dengansusah payah.Tampil domi-nan di hampir

    sepanjang laga dan mem-buat banyak peluang, ga-wang Petr Cech akhirnyajebol di menit ke-87 lewatGerard Pique di menit 87.

    Spanyol tampil denganformasi menyerang 4-3-3

    dengan Alvaro Morata, No-lito, dan David Silva men-jadi tridente di lini depan.

    Sempat tertatih-tatih dimenit-menit awal, Spanyolkemudian menguasai pe-

    nuh jalannya permainan disepanjang babak pertamadengan penguasaan bolamenyentuh 68 persen.

    Visi cemerlang dari paragelandang kreatif sepertiAndres Iniesta membuatanak asuh Vicente Del Bos-que mudah dalam membuatpeluang. Di menit ke-15, golseharusnya bisa unggul cepatketika Morata berhasil men-yambar crossing mendatarSilva. Namun, Petr Cech se-cara cermat bisa mengantisi-pasinya.

    Cech ternyata terbuktimenjadi tembok yang sulit

    DPRD Kepri Bahas Perda RTRW Lagi

    BATAM (HK) Seluruh fraksi di DPRD Keprisepakat menghidupkan kembali Paniti Khusus(Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW). Ini dilakukan, karena Provinsi Keprihingga kini belum memiliki Peraturan Daerahtentang RTRW.

    Mengingat pentingnya Perda tersebut,tahun ini seluruh fraksi di DPRD Kepri sepakat

    DPRD Kepri .. Hal. 7

    Bantuan Bencana

    Tidak Merata3.143 Perda Bermasalah Dicabut

    JAKARTA (HK) Pres-iden Jokowi membatalkan3.143 Peraturan Daerah(Perda) dan peraturan kepa-la daerah bermasalah yangmenghambat pertumbuhanekonomi daerah, memper-panjang jalur birokrasi,menghambat proses periz-

    inan dan in-vestasi.

    " D a r ihasil eval-uasi yangd i l a k u - kan pemerintah terhadap

    peraturan daerah dan Per-aturan Kepala Daerah, ter-dapat 3.143 peraturan yangbermasalah. Pemerintahpusat dan daerah harusmemiliki visi yang sama,arah tujuan yang sama ser-ta saling berbagi tugas,kata Jokowi dalam konfer-

    ensi pers di Istana Nega-ra,Jakarta, Senin (13/6).

    Jokowi mengatakanpembatalan peraturan ter-sebut dilakukan agar Indo-nesia mampu menjadi ba-ngsa yang toleran dan me-miliki daya saing dalampersaingan global. Kement-erian Dalam Negeri punsegera mengeluarkan SuratEdaran (SE) kepada selu-ruh kepala daerah agar ti-dak merancang dan mener-bitkan peraturan daerahyang bertentangan denganvisi pembangunan pemerin-tah pusat.

    "Saya tegaskan bahwapembatalan ini untuk men-jadikan Indonesia sebagaibangsa yang besar, yang tol-

    KARIMUN (HK) Ban-tuan bencana korban anginputing beliung yang disalur-kan Pemkab Karimun be-berapa hari lalu dinilaitidak merata dan terkesanpilih kasih. Ini terlihat saat

    bantuan disalurkan di RT01 RW 01 Kelurahan Sun-gai Lakam Barat, Kecama-tan Karimun pada Kamis(9/6) sore.

    Bantuan Bencana .. Hal. 7

    PARA pemain Spanyol merayakan gol Gerard Pique ke gawang Ceko padalaga pertama Grup D Piala Eropa 2016, Senin (13/6).

    Anak Punk Hancurkan MobilBATAM (HK) Aksi geng motor di Batam mulai redup. Namun kini aksi para remajalainnya dengan penampilan ala 'funky' atau lebih dikenal dengan anak punk mulai

    berulah. Selain kerap membuat keributan, mereka juga menyerang sopir dan melaku-kan pengerusakan mobil angkot Metro Trans BP 1553 DU jurusan Batuaji-Mukakuning.

    Mobil tersebut dirusak

    saat berhenti di halte de-

    pan perumahan Bambu

    Kuning Batuaji, Minggu

    (12/6) dinihari. Kasus ini

    sudah dilaporkan ke polisi.

    Sopir Metro Trans,

    Marlon mengaku mobil

    miliknya dihancur para

    gerombolan anak punk itu

    ,saat dirinya bersama lima

    orang temannya baru sele-

    sai mengantar penumpang.

    Sambil beristirahat, mere-

    ka pun berhenti dipinggir

    jalan dekat halte sembari

    membeli air mineral di

    Anak Punk .. Hal. 7

    Buat Onar .. Hal. 7

    3.143 Perda.. Hal. 7

    Jokowi

    BUPATI Karimun Aunur Rafiq menyerahkan bantuan kepada warga yangrumahnya rusak disapu angin puting beliung, Kamis (9/6).

    Dedi ManurungLiputan Batam

  • Editor: Amir Yunus , Layout: Hestu P

    ekonomi2 Selasa, 14 Juni 2016

    Tax Amnesty Butuh StimulusJAKARTA (HK) Pemerintah dan DPRmenargetkan rancangan undang-undang(RUU) pengampunan pajak atau tax am-nesty (TA) bisa rampung pada bulan Juni,sehingga pada Juli skema ini bisa dijalan-kan untuk menarik dana dari luar negeri.

    Pengamat ekonomi La-na Soelistianingsih menga-takan, meski pemberlakuanRUU tax amnesty bisa jalanpada awal Juli, skema initidak bisa berjalan denganmudah. Menurutnya, butuhstimulus agar wajib pajakyang berniat ikut serta da-lam deklarasi maupun repa-triasi bisa memanfaatkanskema ini mulai tiga bulanpertama.

    "Stimulus ini berupawajib pajak. Jadi butuhpengusaha atau wajib pa-jak yang memiliki danabesar ikut tax amnesty.Kalau hasilnya sudah terli-hat, baru akan banyak yangikut juga," kata Lana, Se-nin (13/6).

    Lana menjelaskan, den-gan adanya wajib pajakyang ikut terlebih dahuludan terlihat hasilnya, hal

    ini bisa memicu wajib pa-jak lain untuk memanfaat-kan skema tax amnesty.Sebab banyak wajib pajaksaat ini mempertimbang-kan, apakah saat merekaikut dalam tax amnesty,maka pemerintah dalamhal ini Direktorat JenderalPajak (DJP) bisa memberi-kan status kepada wajibpajak tersebut.

    Ia mengatakan jangansampai saat wajib pajakmembayar dana deklara-si atau repatriasi, waktuyang dibutuhkan DJP da-lam memberikan pengam-punan bagi wajib pajakjustru terlampau lama.Karena ditakutkan saatdana ini masuk, para wa-jib pajak memerlukan da-na mereka untuk diguna-kan di dalam negeri.

    "Pemerintah harus nya-

    ri wajib pajak yang siap ikuttax amnesty. Mereka jadicontoh, dan kalau bisa yangbisa mempengaruhi wajibpajak lain," kata Lana.

    Sementara, Ketua Pan-itia kerja (Panja) Tax Am-nesty Soepriyatno menga-takan, pembahasan taxamnesty belum banyak pe-rubahan karena masihmembahas pasal-pasal a-wal yang menjadi penentusubyek dan obyek pasal.Meski demikian, pasal-pasal ini menjadi hal pent-ing karena akan berdamp-ak pada pasal-pasal be-rikutnya termasuk nilaipengampunan pajak.

    Soepriyatno menjelas-kan, persoalan nilai tax am-nesty yang menjadi krusialdama RUU ini sudah mulaidibahas. Bahkan pemba-hasan ini sudah masuk kemasing-masing fraksi diKomisi XI.

    "Ini masih dibahas.Kalau TA (tax amnesty)mau berhasil maka harusmudah diakses, harusmenarik. Jangan nantimereka repatriasi di sinitapi malah tidak untung,"ujarnya. (rol)

    KPPU Sebut ManajemenStok Pangan Nasional Lemah

    JAKARTA (HK) Ketua

    Komisi Pengawas Persain-

    gan Usaha (KPPU) Syar-

    kawi Rauf menilai manaje-

    men stok pangan nasional

    masih lemah sehingga me-

    nyebabkan lonjakan harga

    komoditas pangan.

    "Yang jadi masalah ad-

    alah lemahnya manajemen

    stok pangan nasional," ka-

    ta Syarkawi saat ditemui

    di Makassar, Senin (13/6).

    Syarkawi mencontoh-

    kan, bagaimana stok ba-

    wang merah nasional bisa

    mencapai 1,2 juta ton per

    tahun, sementara kebu-

    tuhan bawang merah na-

    sional hanya sekitar 975

    ribu ton.

    Ini berarti ada kelebi-

    han stok sekitar 225 ribu

    ton. Apalagi, ucap dia, mu-

    sim panen bawang merah

    di Indonesia tidak bersa-

    INT

    KETUA KPPU Syarkawi Rauf menjawab wartawan seusai diterima PresidenJokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu.

    maan di berbagai daerah.

    Sayangnya, karena le-

    mahnya manajemen stok,

    saat puncak musim panen,

    harga komoditas ini justru

    anjlok, sementara pada

    musim penghujan hargan-

    ya melonjak.

    "Dalam kondisi puncak

    musim panen, petani men-

    jadi pihak yang paling di-

    rugikan," ujarnya.

    Faktor lain, tutur dia,

    adalah panjangnya rantai

    pemasaran komoditas

    pangan.

    Bawang merah, misaln-

    ya, untuk sampai ke Pasar

    Induk Kramat Jati, ada

    enam rantai pemasaran.

    Jika setiap pihak masing-

    masing mengambil untung

    Rp 2.000, akan ada selisih

    harga hingga Rp 12 ribu

    dari harga yang diterima

    petani.

    "Bagaimana membe-

    reskan rantai tata niaga

    komoditas pangan, ini juga

    menjadi tugas yang pent-

    ing," kata Syarkawi. (tmp)

    Rizal Ramli: Indonesia Harus PunyaPoros Maritim Kuat

    KOMPAS

    MENKO Maritim, Rizal Ramli memberikan penjelasan kepada sejumlahawak media terkait konsep maritim Indonesia. Point penting Indonesia haruspunya poros maritim.

    Anggaran Tiga Menteri Koordinator Dipangkas

    Holding BUMN EnergiTingkatkan Daya Saing GlobalJAKARTA (HK) Pen-gelolaan minyak dan gas na-sional dinilai akan menjadilebih baik dengan pengga-bungan PT Perusahaan GasNegara ke dalam PT Per-tamina (Persero) sehinggamampu memunculkan BU-MN yang mampu berkom-petisi di tingkat global.

    Dosen program studiKetahanan Energi Univer-sitas Pertahanan (Unhan),Dr Rudi Laksmono di Ja-karta, Senin (13/6), menga-takan bahwa akan lebihbaik jika pembentukan pe-rusahaan induk (holdingcompany) bidang energimencakup sektor minyak,gas, energi baru dan ter-barukan, dan batu bara.

    Menurut dia, penggabu-ngan PGN ke dalam Pertami-na yang bisa menjadi sem-acam Pertamigas Nasionaldiharapkan dapat bersaingdengan Petronas, perusahaanmigas Malaysia, atau perusa-haan berskala global lainnyakarena akan lebih efisien.

    "Penggabungan itu pastibertujuan baik, yaitu men-gurangi kekurangan-kekura-

    ngan yang ada selama ini se-hingga belum mampu bersa-ing dengan luar," katanya.

    Pengamat energi lain-nya, Ali Ahmudi mengata-kan pembentukan holdingBUMN energi didasari ke-pentingan untuk memper-kuat sekaligus meningkat-kan daya saing perusahaanenergi nasional.

    "Keberadaan perusa-haan holding juga akanmendorong efisiensi energidari hulu ke hilir, serta me-ningkatkan kelincahan pe-rusahaan energi nasionaluntuk berekspansi ke luarnegeri," kata Ali Ahmudi,yang juga peneliti pada Pu-sat Studi Ketahanan Ener-gi Universitas Pertahanan.

    Menurut Ali, keberadaanholding sektor lainnya seper-ti perkebunan, pupuk, dansemen juga menjadi acuandibentuknya hal serupa disektor energi. Pembentukanholding merupakan strategiefektif dalam mendorong ke-unggulan kompetitif perusa-haan energi nasional.

    Namun, upaya mewu-judkan BUMN energi Indo-

    nesia yang semakin kuatdan kompetitif berpulangkepada itikad politik pemer-intah dan pemangku ke-pentingan terkait.(ant)

    REPUBLIKA

    HIMBAU PAJAK Baliho himbauan bayar pajak terus digalakkan diberbagai area publik. Tak terkecuali di jembatang penyebrangan di kota-kota besar.

    JAKARTA (HK) Men-teri Koordinator BidangKemaritiman (Menko Ke-maritiman) Rizal Ramlimenginginkan Indonesiamempunyai poros mar-itim yang kuat agar bisamenguasai lautan dunia.

    Itu dikatakannya kare-na Indonesia mempunyailautan yang luas, sehinggakesempatan untuk men-guasai lautan dunia terbu-ka lebar.

    Namun keinginan Ri-zal Ramli itu masih ter-hambat dengan Undang-undang (UU) yang belumsejalan dengan prinsip darikemaritiman itu sendiri.

    "UU kita masih bany-ak belum sinkron (sejalan),yang belum manfaatkanfungsi sosial, ekonomis,

    politik, keamanan. Ini ha-rus dirumuskan dalambentuk kebijakan," kataMenko Rizal di Gedung D-PR, Jakarta, Senin (13/6).

    Menko Rizal menconto-hkan pada Abad ke-6 pen-duduk Portugal 1 juta or-ang, jumlah nelayan kurangdari 100 ribu tetapi merekabisa menguasai laut di Asiadan sebagian Afrika.

    Selanjutnya, pada a-bad ke-19 giliran Spanyolbersama Inggris mengua-sai laut. Sedangkan padaabad 20 adalah abadnyaAmerika Serikat untukmenguasai laut.

    Menurut Rizal, padaabad 21 ini harusnya Asiayang menguasai laut dunia,termasuk Indonesia yangmempunyai lautan luas.

    "Kita ingin negaramaritim yang kuat danmandiri. Siapapun yangakan menguasai laut a-kan menguasai dunia,"ujar Menko Rizal.

    "Kalau Indonesia ingin

    punya pengaruh penting diAsia, harus kuasai laut.Siapa yang tidak kuasailaut, nggak akan punyapengaruh ke perdagangandan ekonomi dunia," pung-kas Menko Rizal. (kom)

    JAKARTA (HK) Men-ko (Menteri Koordinator)Perekonomian Darmin Na-sution mengajukan angga-ran sebesar Rp 359,2 mil-iar dalam Rancangan Ang-garan Pendapatan dan Be-lanja Negara (RAPBN) Pe-rubahan 2016. Ini sudahtermasuk pemotongan Rp42,39 miliar.

    "Anggaran yang kitaajukan adalah sebesar Rp359,2 miliar," ungkap Dar-min dalam rapat kerja de-ngan Badan Anggaran (Ba-

    nggar) di Gedung DPR, Ja-karta, Senin (13/6).

    Pemotongan anggarantersebut meliputi kompo-nen honorarium, perjala-nan dinas dalam dan luarnegeri, seminar serta pem-belian peralatan dan per-lengkapan kantor.

    "Pemotongan angga-

    ran yang kita lakukan ber-sifat rutin," sebutnya.

    Sementara itu MenkoPembangunan Manusiadan Kebudayaan, PuanMaharani mengajukan a-nggaran sebesar Rp 392,2miliar. Anggaran tersebutsudah dipotong sebesar Rp95,3 miliar yang meliputi

    program manajemen danprogram-program lainnya.

    "Ini disesuaikan denganpemotongan yang dilakukanoleh K/L," ujar Puan padakesempatan yang sama.

    Menko Maritim danSumber Daya Rizal Ramlimengajukan anggaran se-besar Rp 414,1 miliar. (dtc)

  • Editor: Amir Yunus , Layout: Hestu P

    CMYK

    CMYK

    Selasa, 14 Juni 2016 b i s n i s3

    Pedagang: Spekulan Masih BerkeliaranHarga Pangan Melambung

    JAKARTA (HK) Harga pangan saat inimasih tetap melambung. Meskipun pe-merintah telah melakukan sinergi untukoperasi pasar, namun harga bahan pan-gan tetap saja berada di atas target Pres-iden Joko Widodo (Jokowi).

    Harga daging misalnya,ditargetkan oleh Jokowisebesar Rp80.000 per kg,harga daging saat ini just-ru masih bertengger di atasRp100.000 per kg di pasar-pasar tradisional.

    Menurut Ketua Asosia-si Pedagang Pasar Indone-sia (APPSI) Sandiaga Uno,mahalnya harga pangan inidisebabkan oleh data pe-merintah yang masih be-lum sinkron. Akibatnya,

    beberapa kebijakan pundilakukan tidak tepat sa-saran.

    Untuk itu, pemerintahpun diminta untuk melaku-kan sinkronisasi data padatahun-tahun mendatangjauh-jauh hari menjelangRamadan. Dengan begitu,maka operasi pasar tidaklagi perlu dilakukan hanyauntuk menekan harga saatRamadan.

    "Data enggak sinkron

    antar kementerian. Tahundepan proyeksi data harusdisinkronisasikan," kataSandiaga saat ditemui diGraha Niaga, Jakarta, Se-nin (13/6).

    Selain itu, lanjutnya,hal ini diperparah denganadanya spekulan yang ber-main untuk menaikkanharga. Operasi pasar punseolah hanya menjadi pe-manis sesaat ketika Ra-madan.

    "Ada spekulan. KetikaOP (Operasi Pasar) tetap dipasar induk, OP tidak akanberfungsi," tutupnya.

    Untuk itu, pemerintahperlu mencari cara efektifagar operasi pasar justrutidak dimanfaatkan olehpara spekulan. Dengan be-gitu, maka harga bahanpangan dapat segera terk-endali jelang Lebaran awalJuli nanti. (okz)

    Filipina Berminat Pasarkan Produk Fashion di IndonesiaJAKARTA (HK) Filip-ina berminat memasar-kan produk ritel bermerekdi Indonesia yang diang-gap potensial khususnyabagi penjualan produkfashion dari negara teta-ngga tersebut.

    Untuk mendukung ren-cana tersebut, Pusat Da-gang dan Investasi Filipina(PTIC) di Jakarta menye-lenggarakan pameran "Lif-estyle Philippines" yangberlangsung sukses di Ho-tel Shangri-La, 10 Juni 20-16, menurut keterangandari Kedubes Filipina diJakarta, Senin (13/6).

    Pameran ini diharap-

    kan dapat mempererat hu-bungan rakyat Filipina danIndonesia, ujar Dubes Filip-ina untuk Indonesia MariaLumen B. Isleta dalamsambutannya.

    "Hal ini merupakanupaya untuk memperke-nalkan berbagai produkdan jasa Filipina, dan ya-ng kemungkinan akan ba-nyak diminati begitu kon-sumen Indonesia menge-nal produk tersebut den-gan cukup baik," DubesIsleta mengatakan.

    "Lifestyle Philippines"bertujuan untuk mempro-mosikan dan memperke-nalkan produk-produk bua-

    tan Filipina, menurut Al-ma Argayoso, perwakilandagang Filipina di Jakarta.

    Pameran tersebut di-meriahkan dengan pera-gaan busana yang menam-pilkan rancangan merek-merek ikonik seperti Kari-madon, Rusty Lopez, Pla-ins and Prints, and Cruzz-ini Barong Tagalog.

    Busana khas FilipinaBarong dengan disain Ba-tik sehingga tampil lebihanggun, juga dipamerkandalam acara tersebut.

    Selain pakaian, pame-ran tersebut juga mena-warkan makanan, keraji-nan tenun, kosmetik, per-

    jalanan pariwisata sertajasa pendidikan.

    Produk makanan Fil-ipina yang berpotensi un-tuk ekspor, seperti pol-voron Goldilocks, sausMama Sitas, berbagai je-nis keripik buah, selai,dan kudapan Leslies, ju-ga ditawarkan dalam pa-meran tersebut.

    Nilai dagang kedua Ne-gara mencapai AS$3,6 mi-lyar tahun lalu, dengan sur-plus besar untuk Indonesiayang nilai ekspornya AS-$2,93 milyar, sementaranilai dagang Filipina den-gan Indonesia hanya AS-$628,27 juta.(ant)

    VIVA

    TAWAR HARGA Seorang ibu rumah tangga sedang menawar harga jual daging sapi disalah satu pasar di Jakarta. Aksi tawar menawar tersebut karenamahalnya harga daging sapi akhir-akhir ini.

    INT

    SUASANA pameran fashion di Indonesia sangat diminati banyak pembeli. Hal tersebut mendorong sejumlah negaratetangga melirik produk fashion Indonesia.

  • Editor : Arment, Layout : Restu

    Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri,

    pendidikan4 Selasa, 14 Juni 2016

    75 Anak Pulau PenyanggaDapat Beasiswa

    Batam (HK) Pemerintah Kota Batamakan memberikan beasiswa kepada 75anak pulau penyangga yang menempuhpendidikan tingkat SLTA mulai 2017.

    "Program beasiswa

    akan diberikan mulai 2017,

    saat ini pemerintah masih

    menyusun skemanya," kata

    Kepala Bagian Humas

    Pemko Batam Ardiwinata

    di Batam akhir pekan lalu.

    Mulai 2017, Pemkot

    membuat rangkaian bea-

    siswa pendidikan untuk

    meningkatkan kesejahter-

    aan masyarakat, yaitu bea-

    siswa perguruan tinggi untuk

    anak berprestasi, beasiswa

    untuk anak tidak mampu

    dan beasiswa SLTA untuk

    Runner Up Kepsek Berprestasi 2016Yendri Sarman, kepsek SDN 02 Batu Ampar

    BATAM (HK) SeleksiAjang pemilihan kepalasekolah berprestasi tingkatkota 2016 yang berlangsungtanggal 13 dan 14 mei 2016lalu, hari sabtu (11/6) kemar-in pukul 09.00 bertempat digedung gurindam disdik sek-upang diumumkan jawaraatas karya ilmiahnya yang di-nilai sangat bermanfaat un-tuk peningkatan pembelaja-ran kepada siswa.

    Salah satunya adalahkarya ilmiah kepala sekolahSDN 02 Batu Ampar YendriSarman yang berhasilmeraih juara kedua atas in-ovasinya "upaya peningka-tan kompetensi guru dalampengembangan multimedia

    melalui in house training".Dikonfirmasi haluanke-

    pri senin (13/6), yendri men-gungkapkan ajang tersebutmeliputi tes tertulis, porto-folio dan karya ilmiah."Saya membuat tema ten-tang in house training kepa-da guru dalam pemakaianprogram multimedia power-point sebagai media pem-belajaran kepada siswa, di-mana In house trainingsendiri adalah program pel-atihan yang diselenggara-kan oleh suatu instansi atauorganisasi dengan meng-gunakan tempat pelatihansendiri dan narasumbersendiri sekolah, dengan 2siklus 4 kali pertemuan

    yang diadakan di sekolah,jadi ini adalah upaya pelati-han pada guru dalam peng-gunaan multimedia denganmenggunakan narasumberdari intern sekolah dengantujuan agar guru lebih men-guasai penggunaan multi-media dalam hal ini peng-gunaan in focus, powerpoint,untuk membuat gambar/film untuk sistem pembela-jaran siswa,"terang Yendri.

    Dengan karya ilmiahnyaini, ia dinobatkan sebagaijawara 2 oleh disdik kotaBatam, yang langsung dis-ampaikan oleh Kabid Dis-dik Kota Batam RustamEffendi. " hasil dari in housetraining itu sendiri betul-betul signifikan, dari hasilyang sudah saya terapkan di

    sekolah, sebelumnya hanya13 guru saja yang pahamtentang penggunaan mediapowerpoint, setelahnya 26guru jadi paham meng-gunakan powerpoint untukmembuat gambar/film se-bagai media pembelajaransiswa, dan respon siswa san-gat tertarik, motivasi bela-jar siswa meningkat, pem-belajaran lebih inovatif daninteraktif, juara ini sebagaimotivasi saya kedepannyauntuk menciptakan danmengembangkan inovasisaya lebih baik lagi, mem-buat minat belajar siswalebih meningkat, dan me-mudahkan mereka mema-hami suatu pelajaran den-gan metode gambar / film,"pungkasnya.(cw54)

    anak "hinterland".

    Program itu merupa-

    kan komitmen walikota

    dan wakil walikota yang

    baru dilantik, sehingga ap-

    likasinya baru bisa dimu-

    lai tahun depan.

    Saat ini, Pemko masih

    menyusun acuan pemberi-

    an beasiswa, macam selek-

    si dan bentuk pemberian

    bantuan untuk program itu.

    Sementara itu, saat sa-

    fari Ramadhan di Pulau Pe-

    cung, Kamis (9/6) malam,

    Walikota Muhammad Rudi

    mengatakan beasiswa un-

    tuk anak pulau penyangga

    dilakukan bergantian ke se-

    tiap pulau.

    "Karena pulau di

    Batam hampir 280, maka

    dibuat bergilir. Lima tahun

    saya menjabat insya Allah

    selesai semua pulau dap-

    at," kata Rudi.

    Ia mengingatkan, Ba-

    tam sudah menerapkan

    wajib belajar 12 tahun, se-

    hingga seluruh anak harus

    menyelesaikan pendidi-

    kan hingga SLTA, terma-

    suk anak yang tinggal di

    pulau-pulau penyangga.

    Pemko Batam lebih

    dulu menerapkan wajib be-

    lajar 12 tahun ketimbang

    nasional, karena tantan-

    gan anak yang tinggal di

    perbatasan lebih tinggi

    ketimbang daerah lain.

    Apalagi Batam adalah Ka-

    wasan Perdagangan Bebas

    Pelabuhan Bebas.

    "Kalau nasional masih

    wajib belajar 9 tahun, Batam

    sudah 12 tahun. Karena ka-

    lau hanya lulusan SMP tak

    bisa apa-apa," ujarnya.

    Pemkot akan terus

    membangun SMA dan SMK

    di seluruh penjuru kota, ter-

    masuk pulau-pulau pen-

    yangga demi memastikan

    anak Batam menyelesaikan

    pendidikan 12 tahun.

    Selain beasiswa

    tingkat SLTA, Pemko juga

    memberikan beasiswa

    siswa berprestasi, bantuan

    biaya kuliah di perguruan

    tinggi ternama.

    Beasiswa itu diberikan

    khusus bagi 60 mahasiswa

    undangan di Universitas

    Indonesia, Universitas Ga-

    jah Mada, Institut Tek-

    nologi Bandung, dan Insti-

    tut Pertanian Bogor.

    "Tapi dengan perjanjian

    setelah tamat mereka harus

    kembali. Karena saya ingin

    mengkader pegawai ini, su-

    paya anak yang pintar-pin-

    tar semua," ujarnya. (ant)

    SMP Muhammadiyah KarimunTempa Keimanan Siswa

    KARIMUN (ANTARA)

    Sekolah Menengah Per-tama (SMP) Muhammad-iyah Tanjung Balai Ka-rimun, Kabupaten Ka-rimun, Provinsi KepulauanRiau, menempa keimanansiswanya dengan pesant-ren kilat Ramadhan.

    "Siswa yang berjumlah70 orang mengikuti pesant-ren kilat selama tiga haridua malam, mereka menda-patkan pengetahuan agamaIslam dengan pembimbingyang kami datangkan dariPondok Pesantren GontorPonorogo, Jawa Timur,"kata Kepala SMP Muham-madiyah Karimun Yuli Elvi-za di Tanjung Balai Ka-rimun, beberapa hari lalu.

    Pesantren kilat yang di-ikuti seluruh siswa, kata dia,diterapkan seperti pondokpesantren, selain mendapatpengetahuan agama Islampara siswa juga ditempa lay-aknya santri pondok pesant-ren permanen.

    Para siswa juga dididikbagaimana bergaul danmenjalani kehidupan se-bagai generasi muda Islamyang berakhlak mulia, mu-lai dari bangun tidur sam-pai tidur kembali.

    Menurut Yuli Elviza,para siswa juga ditempadengan berbagai ibadahsunat yang memerlukankeikhlasan sebagai ma-khluk ciptaan Allah SWT.

    "Adab dan perilaku di-

    arahkan dengan dasar-dasar syariat Islam yangbersumber dari Al Qurandan Hadits Nabi," tuturnya.

    Selain menghadirkanbeberapa pengasuh PonpesGontor, sebanyak 20 santridari ponpes tersebut jugadiundang untuk berbaur danberinteraksi dengan seluruhsiswa yang mengikuti pe-santren kilat tersebut.

    Tujuan digelarnya pe-santren kilat tersebut, tu-tur dia, adalah mewujud-kan generasi Islami yangmandiri dan senantiasamenjalani kehidupan se-suai dengan tata cara yangdiatur dalam syariat Islam.

    "Mereka harus siapdengan benteng keimanandan ketakwaan. Era glo-balisasi seperti sekarangpenuh dengan berbagaipengaruh negatif yang da-pat merusak karakter gen-erasi bangsa, apalagi Ka-rimun merupakan daerahberbatasan yang selalu di-datangi orang-orang as-ing," tuturnya.

    Untuk itu, kata dia lagi,SMP Muhammadiyahyang dia pimpin tidak han-ya mendidik siswa denganmata pelajaran sekolahformal, tetapi juga membi-na siswa menjadi remajamuslim yang tangguh.

    Pesantren kilat yangdimulai hari ini, lanjutdia, juga disisipkan den-gan materi yang dia sebutdengan tujuh cinta, yaitucinta ilmu, cinta Al Qu-ran, cinta shalat malam,cinta puasa, cinta sede-kah, cinta zikir dan cintamasjid.(ant)

    DIAN/HALUAN KEPRI

    RAIH PRESTASI Yendri Sarman, Kepala Sekolah SDN 02 Batuampar berhasil meraih juara II karya ilmiahnya pengembangan powerpoint kepada gurumelalui in house training, Sabtu (11/6).

  • REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai,dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah ataumenghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA.Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke RedaksiHarian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp.(0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: [email protected] Redaksi berhak mengolah ulang isi

    ojok

    DPRD Kepri Bahas Perda RTRW Lagi-Sejak 2005 tak selesai dibahas.

    Dewan Cek Izin Pengembang Pulau Manis-Pulau Manis memang manis.

    P

    Reklamasi...Reklamasiopini5 Selasa, 14 Juni 2016

    AMBISI mengalahkan ke-bijakan dan aturan. Itu-lah yang mungkin dapatdisimak dari reklamasiyang terjadi di Batamsaat ini. Penghentian akti-fitas timbun menimbumdaerah pesisir ini telah di-tuangkan berdasarkan In-

    struksi Nomor 2 tahun2016, yang diteken Wa-likota Batam, H. Muham-mad Rudi, Senin, 16 Mei2016 lalu. Isinya, mengh-entikan kegiatan rekla-masi di Pulau Batam sela-ma 3 bulan ke depan. Na-mun faktanya, aktifitasini masih saja berlang-

    sung. Kendaraan beratpenuh tanah timbunanmasih tetap hilir mudik.

    Sebelumnya, hasievaluasi Tim 9 PemkoBatam, menyatakan jikaada 14 lokasi reklamasidengan cakupan luas,hampir seluruhnya belummemenuhi kaidah yang

    Editor : Fery Heriyanto, Layout : Hestu P

    diatur dalam Perpres122/2013 tentang Rekla-masi. Dan parahnya lagi,sebagian besar perusa-haan yang melakukankegiatan reklamasi tidakmelaksanakan cara rekla-masi yang diarahkandalam dokumen Amdal,sehingga reklamasi men-imbulkan kerusakan,sedimentasi dan pence-

    KEMULIAAN itu sepertilingkaran di dalam air,yang tidak pernah berhentimembesarkan diri, sampaibentangannya yang luasmemencarkannya menjaditiada

    (William Shakespeare,Sastrawan)

    BERBAGAI hal dapatdatang kepada orang yangmenunggu. Tetapi berbagaihal akan meninggalkanorang yang terburu-buru

    (Abraham Lincoln, Tokoh Politik)

    akap ijakBC

    KARENA itu, setiap ma-

    khluk yang diberikan ke-

    hidupan oleh Allah pasti

    telah Dia tetapkan rizkin-

    ya, sebagaimana yang

    dijelaskan oleh Allah

    SWT:Dan tidak ada sat-

    upun hewan melata di

    muka bumi ini, kecuali

    rizkinya telah ditetapkan

    oleh Allah. Dan Dia menge-

    tahui tempat berdiam bi-

    natang itu dan tempat pe-

    nyimpanannya. Semuanya

    tertulis dalam Kitab yang

    nyata (Lauh mahfuzh)

    (Q.s. Hd: 6).

    Ayat ini secara tegas

    memaparkan, bahwa tidak

    satu pun makhluk yang

    diberi kehidupan oleh Al-

    lah, kemudian dibiarkan

    hidup tanpa jaminan rizki

    dari-Nya.Sebab, siapakah

    yang menjamin rezki

    manusia?Tentu bukan

    manusia, sebaliknya Allah.

    Maka, ketika ada orang

    tua yang takut keturunan-

    nya lahir tanpa jaminan

    rizki, kemudian mereka

    membunuh keturunannya

    karena takut akan kela-

    paran, dengan tegas ket-

    akutan tersebut dibantah

    oleh Allah: ...Dan jangan-

    lah kamu membunuh

    anak-anak kamu karena

    takut kemiskinan, Kami

    akan memberi rezki kepad-

    amu dan juga kepada mere-

    ka... (Q.s. Al-Anm: 151).

    Melalui ayat ini, Allah

    SWT.ingin menjelaskan,

    bahwa rizki itu tidak bisa

    dihitung dengan angka

    matematika. Maka,

    ketika seseorang

    mempunyai gaji

    Rp.2,000,000 (dua

    juta rupiah) dima-

    kan seorang, akan

    berubah komposis-

    inya ketika masih

    single, dengan keti-

    ka telah menikah, dimana

    angka di atas sebelumnya

    dibagi satu, menjadi dua,

    suami-isteri, dan jika

    mempunyai satu anak,

    akan berkurang lagi men-

    jadi Rp. 666,000 per orang.

    Akhirnya muncul ketaku-

    tan dan rasa takut, karena

    jumlahnya berkurang. Aki-

    batnya muncul rasa takut

    menikah, mempunyai anak

    dan ketakutan-ketakutan

    yang lain. Inilah yang diban-

    tah oleh Allah SWT. sea-

    kan ingin menyatakan:

    Bukan kamu yang men-

    jamin rizki mereka, me-

    lainkan Akulah Yang men-

    jamin rizki mereka, juga

    rizki kamu.Inilah yang di-

    janjikan oleh Allah SWT.

    Jaminan rizki tersebut te-

    lah diberikan oleh

    Allah SWT. mela-

    lui orang tuanya

    atau melalui orang

    lain.

    Ayat-ayat dan

    makna pemikiran

    rizki di atas mem-

    berikan gambaran,

    bahwa rizki di tangan Al-

    lah adalah pemikiran

    yang menjadi keyakinan

    dan wajib dimiliki oleh se-

    tiap orang Islam. Karena

    pemikiran tersebut me-

    mang nyata adanya dan

    tidak kontradiksi dengan

    realitasnya. Orang yang

    mengingkarinya bisa jatuh

    kepada kekufuran.

    Keyakinan mengenai

    rizki di tangan Allah

    tersebut meliputi keyaki-

    nan mengenai segala se-

    suatu yang diberikan oleh

    Allah SWT.baik pemberi-

    an dalam bentuk materi,

    maupun non materi; baik

    berupa gaji ataupun bukan.

    Karena itu, bisa saja gaji

    seseorang kecil, tetapi riz-

    kinya besar. Dengan

    demikian, rizki tidak ter-

    gantung pada jabatan dan

    kedudukan, dan tidak ter-

    gantung pada akal, ilmu

    ataupun yang lain. Karena

    Allah telah memberikan

    rizki tersebut secara mut-

    lak kepada siapapun. Te-

    pat sekali ungkapan pen-

    yair yang menyatakan :Ka-

    laulah rizki tergantung

    pada akal, Tentu binatang-

    binatang telah binasa kare-

    na kebodohannya.

    Jadi, rezeki tersebut se-

    muanya tergantung pada

    irdah dan masyah Allah

    Ramadhan dalamDimensi Tata Negara

    ALHAMDULILLAH, umat Islam di Indonesia bisa mengawali pua-sa Ramadhan tahun ini secara bersama-sama. Tapi, tak ada yangmenjamin, apakah kita akan mengakhirinya nanti dengan bersa-

    ma-sama juga.

    Oleh: Ahmad SadzaliPeneliti pada Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK) Fakultas Hukum

    Universitas Islam Indonesia

    Tampaknya penentuan

    awal dan akhir Ramadhan

    di negeri ini selalu menjadi

    momok. Persis seperti yang

    ditulis oleh Muhammad

    Najib dalam opininya ber-

    judul Politik Hisab dan

    Rukyat pada Selasa, 7

    Juni 2016, di Republika.

    Tampak aneh ketika

    kita yang berada di satu

    wilayah yang sama atau

    bahkan di satu rumah yang

    sama, tapi berbeda dalam

    memulai dan mengakhiri

    puasa Ramadhan.

    Meskipun sebenarnya per-

    bedaan itu bisa saja di-

    maklumi ketika tidak ter-

    jadi secara masif. Artinya,

    orang yang berbeda ber-

    dasarkan keyakinan priba-

    di dalam mengawali dan

    mengakhiri puasa Ra-

    madhan itu tidak menga-

    jak khalayak ramai.

    Lantas, ada yang men-

    coba untuk menenangkan

    umat Islam di Indonesia

    dengan memasukkan pro-

    paganda toleransi. Hara-

    pannya, perbedaan memu-

    lai dan mengakhiri Ra-

    madhan bisa dimaklumi

    dengan saling menghor-

    mati pendapat yang berbe-

    da. Dalihnya, perbedaan

    fikih di tubuh umat Islam

    itu memang wajar terjadi

    karena adanya perbedaan

    pendapat ulama dalam

    menggunakan metode.

    Sepintas, propaganda

    ini menyejukkan. Dalam

    konteks perbedaan terse-

    but sudah terjadi, memang

    mau tidak mau kita harus

    toleransi dan saling meng-

    hargai pendapat yang ber-

    beda. Namun, sepertinya

    propaganda toleransi ini

    kurang tepat dilakukan

    ketika perbedaan itu be-

    lum terjadi. Jauh-jauh hari

    sebelum Ramadhan tiba,

    selama kita masih bisa

    duduk bersama mengupay-

    akan kalimat yang sama

    dalam menentukan Ra-

    madhan, mengapa tidak

    dilakukan.

    Perbedaan pendapat

    di dalam tubuh umat Is-

    lam itu memang wajar.

    Perbedaan pemahaman

    nash, penafsiran, akses

    nash, dan lainnya mem-

    buat perbedaan itu mun-

    cul. Perbedaan itu bisa

    menjadi rahmat ketika

    dari ikhtilaf itu tercipta

    banyak opsi yang bisa

    kita pilih. Dengan begitu,

    agama Islam pun menjadi

    shalih li kulli makan wa

    zaman. Akan tetapi, per-

    bedaan itu biasanya han-

    ya muncul konteks

    furuiyah (cabang-cabang)

    agama.

    Dalam konteks ushul

    (pokok) agama, perbedaan

    itu tentu tidak dibenar-

    kan. Misalnya, kita tidak

    boleh berbeda dalam kiblat

    shalat. Semuanya harus

    satu kata, berkiblat ke

    Kabah. Dalam bahasa ag-

    ama, perkara itu termasuk

    kategori tauqifiyah.

    Jika perkara ushul ini

    kita maknai sebagai hal

    yang sifatnya identitas-

    simbolis bagi umat Is-

    lamsehingga umat Is-

    lam harus satu dan ber-

    satu dalam konteks itu

    maka menurut hemat

    penulis, persatuan umat

    Islam di satu negara

    dalam memulai dan men-

    gakhiri Ramadhan juga

    perkara ushul. Sebab,

    pada dasarnya, Allah me-

    merintahkan umat Islam

    untuk bersatu dan tidak

    terpecah-pecah (wa laa

    tafarraquu).

    Lalu, bagaimana umat

    Islam bisa bersatu dalam

    memulai dan mengakhiri

    Ramadhan, sementara

    tokoh ulamanya berbeda

    pendapat ketika menentu-

    kannya? Sebut saja ada

    dua kelompok besar, yakni

    ahlu rukyat dan ahlu hisab.

    Dalam konteks ini di-

    gunakan kaidah hukmu

    al-hakim yarfau al-khilaf,

    ketetapan pemerintah

    mengangkat atau menyu-

    dahi segala perbedaan

    pendapat. Kaidah ini san-

    gat berkorelasi kuat den-

    gan surah an-Nisa ayat 59

    dan juga nash lainnya yang

    memerintahkan kita untuk

    taat kepada pemimpin.

    Di sinilah peran negara

    diperlukan. Seperti kata

    Ibnu Taimiyah, negara itu

    sebagai penjaga agama.

    Tanpa negara, sebagian

    dari syariat agama tidak

    akan mungkin bisa dite-

    gakkan. Meski Indonesia

    bukan negara agama

    karena Islam sebenarnya

    tidak mengenal konsep

    negara agama yang biasa

    disebut teokrasibangsa

    ini berdiri di atas nilai-

    nilai agama.

    Dalam konstitusi, nega-

    ra Indonesia secara ek-

    splisit mengakui Ketuhan-

    an Yang Maha Esa. Salah

    satu konsekuensinya, nega-

    ra berkewajiban menjaga

    persatuan umat beraga-

    ma, termasuk umat Islam.

    Andai ternyata pemer-

    intah salah dalam mene-

    tapkan awal dan akhir Ra-

    madhan, kaidah yang ber-

    laku selanjutnya adalah

    ketetapan pemerintah se-

    lalu dianggap benar. Seper-

    ti sabda Nabi SAW, jika

    hakim (pemerintah) ber-

    ijtihad dan benar, ia dapat MEMPELAJARI sejarah kehidu-pan dan perjuangan RasulullahShallallahu Alaihi wa Salambukan sekadar mengetahuiperistiwa peristiwa besar yangterjadi pada masa lampau, sep-erti kajian sejarah pada umum-nya. Tetapi ada tujuan lebih be-sar dari sekadar mengetahuirentetan sejarah belaka.

    Kajian sejarah Nabi Mu-hammad harus memberikangambaran komprehensif ten-tang bagaimana konsep kehidu-pan itu harus direncanakan danbagaimana kehidupan ideal se-suai ridha Allah itu harus diraihdan diupayakan. Dengan me-mahami sejarah beliau, kita da-pat mengetahui makna sebe-narnya dari ajaran dan prinsipIslam.

    Melalui buku ini, karya ahlisejarang Prof. DR MuhammadAli Ash Shalabi,pembaca dapatmenggali catatan berharga bagiperkembangan dakwah islam

    Judul: Sejarah LengkapRasulullahKarya: Prof DR Muham-mad Ali Ash Shalabi

    Sejarah Rasulullahdalam Analisis dan

    Eksplorasi NilaiKeislaman

    Resensi

    selanjutnya. Buku ini begitu is-timewa, karena tidak hanyamenampilkan narasi kisah se-jarah an sich. Lebih dari itu, didalamnya tertuang berbagaianalisa dan eksplorasi nilai nilaikeislaman yang mumpuni.Melalui pemahaman sirah Na-bawiyah (Sejarah Nabi Mu-hammad) yang tepat, setiapmuslim akan mendapatkangambaran utuh dan paripurnatentang hakikat Islam, sertamemiliki semangat juang untukmerebut kembali kejayaan yangpernah dimiliki umat Islam, se-moga. (wec)

    maran laut.Ada apa dengan prak-

    tik reklamasi di Batam?Ada apa sebenarnya? Apa-kah ada kaitannya denganrumor pelumas yang te-lah disetorkan oleh pen-gusaha agar tidak terjeratdalam lingkaran hukum?Inilah yang meskinya di-jawab tuntas oleh pihak-pihak yang berkompeten

    terhadap hal yang satu ini.Reklamasi, jika dikaji

    secara utuh, bisa mem-berikan dampak positifbagi perkembangan pem-bangunan ekonomikhususnya di Batam. Na-mun, reklamasi yang sep-erti apa? Jelas aktifitasyang memiliki legalitasyang cukup dan mendapatdukungan besar dari selu-ruh pihak. Namun, rekla-masi yang terjadi saat inidinilai masih jauh darikelengkapan aturan. Adakesan, aktifitas ini di-lakukan atas dasar ke-inginan sepihak. BahkanTim 9 Pemko Batam, te-lah menyatakan jika ada14 lokasi reklamasi den-gan cakupan luas, hampirseluruhnya belum me-menuhi kaidah yang dia-tur dalam Perpres 122/2013 tentang Reklamasi.

    Jika memang aktifitastimbun-timbun pesisir itumasih berlangsung hinggakini, hanya satu saja yangdapat menghentikannya,tindak tegas siapa pelaku.Stop seluruh aktifitasnya.Jangan pandang bulu. Na-mun, jika masih berjalan,inilah yang terus menjadi

    bahan diskusi banyak pi-hak. Ada sebenarnya den-gan reklamasi di Batam.

    Persoalan reklamasimemang bukan persoalankecil. Ini menyangkut ban-yak aspek yakni sosial,ekonomi, kerusakan eko-sistem, polusi, dan lain se-bagainya. Seperti yangdikatakan diatas, kalauhanya mengedepankan ke-inginan sepihak tanpa me-mpertimbangkan lingkun-gan dan masyarakat se-cara umum, ini jelas egois.Apakah hanya karena satupihak, pihak lain dikorban-kan? Tentu tidak adil.

    Sebab itu, PemerintahKota Batam diharapkandapat bersikap tegas atasaktifitas ini. Jika memangsalah, katakan salah, danambil kebijakan. Janganmenimbulkan tanda tanyabesar di tengah masya-rakat. Soalnya, kegiatanini menyangkut banyak as-pek. Kita mau apa yang di-lakukan untuk kemajuankota ini harus sesuai den-gan aturan dengan tetapm e m p e r t i m b a n g k a nmasyarakat, lingkungandan alam tempat semuamencari nafkah. ***

    Kolom PublikMeluruskan Pemahaman Rezeki Oleh: Ustad.

    Munawwir, S.Hi. MA(Bagian Kedua)

    dua pahala, tapi jika salah

    dapat satu pahala.

    Fenomena perbedaan

    Ramadhan ini juga tern-

    yata berdampak pada pe-

    mahaman tentang fatwa.

    Sepertinya terjadi ke-

    salahpahaman dalam

    menyikapi fatwa. Fatwa

    seolah memiliki s i fat

    mengikat sehingga men-

    jadi wajib diikuti. Ter-

    lebih, jika fatwa itu dike-

    luarkan oleh ulama dari

    organisasi masyarakat,

    para pengikutnya seakan

    harus menjalankan fatwa

    tersebut.

    Padahal, sejatinya sifat

    fatwa tidaklah mengikat.

    Umat Islam boleh melak-

    sanakan fatwa, boleh juga

    tidak. Sedangkan, yang

    mengikat itu qanun atau

    qadha dari pemerintah.

    Fatwa bisa menjadi

    mengikat jika telah dia-

    dopsi menjadi qanun atau

    peraturan perundang-un-

    dangan.

    Dalam konteks upaya

    penyatuan umat Islam ke-

    tika mengawali dan menga-

    khiri Ramadhan, sepertin-

    ya dibutuhkan suatu un-

    dang-undang yang meng-

    aturnya. Sebut saja, misal-

    nya, Undang-Undang Pene-

    tapan Bulan Hijriyah.

    Karena dengan undang-un-

    dang, status ketetapan pe-

    merintah dalam penentu-

    an awal dan akhir Ra-

    madhan menjadi mengikat

    bagi umat Islam.

    Hanya, dibutuhkan ke-

    mauan politik dari setiap

    pemangku kepentingan di

    negara ini. Apakah mau

    melakukannya atau tidak?

    Wallahu alam. (rpc)

    SWT saja, tetapi bukan

    berarti menafikan usaha

    manusia. Sebab, makna

    pemikiran rizki di tangan

    Allah adalah masalah

    keyakinan yang wajib dimi-

    liki oleh setiap muslim. Se-

    dangkan masalah usaha

    agar rizki di tangan Allah

    tersebut sampai kepada

    manusia, adalah masalah

    hukum syara.Dan ini

    merupakan dua wilayah

    yang berbeda.Yaitu,

    wilayah hati dan fisik.

    Karena itulah, maka usaha

    untuk memperoleh rizki

    hukumnya adalah wajib

    bagi setiap muslim. Allah

    SWT. berfirman:Apabila

    telah ditunaikan shalat,

    Maka bertebaranlah di

    muka bumi dan carilah

    anugerah Allah. (Q.s Al

    Jumuah: 10). Wallohu

    Alam.***

  • CMYK

    iklan6 Selasa, 14 Juni 2016

    CMYK

  • sambungan7 Selasa, 14 Juni 2016

    DPRD Kepri ..... sambungan Hal. 1

    Sibuk Nyanyi ..... sambungan Hal. 1

    Gerard Pique ..... sambungan Hal. 1

    Buat Onar ..... sambungan Hal. 1

    tika Tangan Dan Kaki Berkata.Ini juga bentuk kegiatan charity.Alhamdulillah Mas Pasha jugamendukung, selama Adel bisaatur waktu," katanya di kawa-san Mampang, Jakarta Sela-tan, Senin (13/6).

    Begitu juga dengan DevyRusdi yang mengaku telah lamaberteman dengan dua wanitacantik ini. "Temenan udah lamaya. Teh Inggrid kan juga ketuaumum organisasi. Kita aja baruketemu yang bertiga baru sekaliuntuk take vocal karena kesibu-kan masing-masing," ungkapnya.

    Single lainnya berjudul Tuhanyang merupakan single dari bandlegendaris Bimbo juga ikut dilirikoleh TRIO DIA. Apakah hanyauntuk momen Ramadan saja?

    "Kita pengennya bukan un-tuk Ramadan aja, tapi untukjangka panjang. Lagunya iniada maknanya bagus, isinyabaik, tentang Kita kepada Tu-han juga. Sekalian kita syiarmelalui lagu," tutur Adel.

    Disinggung selama ini tidakterlalu sering mendampingisuaminya Pasha Ungu, ia me-ngakuinya. Hal ini lantaran

    berbeda kesibukan dan pro-gram. Akan tetapi jika memangada kegiatan yang sama, ia se-lalu berusaha untuk bersama.

    "Kalau mendampingi terussih tidak. Karena kita kan masi-ng-masing ada kegiatan sendiri-sendiri," ujar mantan pramu-gari tersebut.

    Meski demikian, Adel me-ngaku, tidak ada perbedaanyang berarti saat ia menjadiistri warga biasa atau istri pe-jabat. Alasannya, ia masih bisaberkumpul dengan teman-te-mannya. (viv)

    menghidupkan kembali pansusRTRW. Nantinya, pansus inidiharapkan dapat menghasil-kan produk hukum yang kredi-bel.

    Agar tidak terulang, KetuaDPRD Kepri Jumaga Nadeakmeminta panitia khusus (pan-sus) RTRW hati-hati dan tidakterburu-buru menyelesaikan-nya.

    Isu wilayah sekarang jadiperhatian nasional. Kepri yanghanya empat persen daratanharus benar-benar teliti meny-usun RTRW-nya. Jangan sam-pai nanti setelah disusun,nabrak disana-sini, kata Jum-aga, saat pembahasan perdanapansus RTRW di Harmoni One,Senin (13/6).

    Perda ini, sambungnya, di-tunggu semua pihak. Pemerin-tah Kabupaten/Kota menunggu,masyarakat menunggu, pen-gusaha menunggu. Tentu hasilyang kita keluarkan tidak bolehasal-asalan, tegasnya.

    Di tempat yang sama, PltSekda Kepri Reni Yusneli men-gatakan bahwa pihaknya telahmelakukan koordinasi denganseluruh kabupaten dan kota diKepri. Tak hanya dengan kabu-paten kota di Kepri ini, PemprovKepri juga telah berkoordinasi

    dengan Provinsi yang berba-tasan langsung dengan Kepri.

    Kemarin kita sudahduduk dengan Provinsi Jambi,Provinsi Kalbar, ProvinsiBanten. Kita jelaskan kepadamereka, kalau kita sedangmenyusun RTRW di daerah-daerah yang berbatasan den-gan mereka, jelas Reni.

    Sedangkan dengan kabu-paten dan kota, lebih mudahlagi. Sebab, saat ini seluruhkabupaten dan kota kecualiBatam sudah memiliki perdaRTRW sendiri. Jadi kita bisatinggal mengadopsi dan men-dudukan saja. Mana yang ku-rang dan lebih dapat dievaluasikemudian, papar Sekda. Makadari itu, Reni optimis Perda inidapat selesai tepat pada waktu-nya.

    Untuk diketahui, pemba-hasan Perda ini sudah dimulaisejak tahun 2005. Pemprov danDPRD sempat hampir menyele-saikan perda ini pada tahun2009 lalu. Namun diputuskanditunda karena menunggu timpaduserasi menyelesaikan selu-ruh kajiannya.

    Tak hanya itu, beberapakeputusan menteri sempat di-gugat oleh masyarakat. Aki-batnya, pihaknya harus menu-

    nggu keputusan dari penga-dilan. Gubernur sebenarnyatidak tinggal diam. Tercatatsetidaknya enam surat telahdikeluarkan dari meja Guber-nur meminta agar SekretarisDaerah segera menyelesaikanperda RTRW dengan DPRD Ke-pri sejak tahun 2008 lalu.Mungkin ini pembahasanPerda terlama didunia. Tapikami yakin, sekarang Perda inidapat diselesaikan dengan ce-pat, harap Reni.

    Dalam rancangan PerdaRTRW, tercantum rencanastruktur ruang, pola ruang dankawasan strategis. Untuk struk-tur ruang akan berisi petatransportasi, jaringan energi,sistem telekomunikasi. Sedang-kan kawasan strategis akandisingkronkan dengan rencananasional yang menempatkanKepri sebagai kawasan wisata,perdagangan dan pertahanannasional.

    Rapat perdana pansus ini dip-impin langsung ketua PansusnyaSaproni dengan anggotanya ant-ara lain, Sukhri Fahrial, DewiKumalasari, Sahat Sianturi,Rocky Bawole, Onward Siahaan,Asmin Patros, Hotman Hutapea,Joko Nugroho, Irwansyah, Tawar-ich dan Susilawati. (r)

    dirubuhkan. Kiper Ceko itukembali melakukan penyelama-tan di menit ke-29 ketika meng-gagalkan tembakan Morata.Spanyol juga mencoba mem-buat peluang dari lini kedua sep-erti melalui tembakan lob Inies-ta dan sepakan voli Sergio Bus-quets dari luar kotak penaltiyang semuanya masih melebar.

    Di lima menit tersisa, kem-bali Cech dibuat bekerja keras.Kiper Arsenal itu menggagalkantembakan deras Jordi Alba danmemblok aksi Silva di dalamkotak penalti. Ceko sendirimembuat sebuah peluang bagus

    beberapa sebelum turun minumlewat Tomas Necid yang masihmengarah kepada David De Gea.

    Memasuki paruh kedua,praktis alur permainan tidakbanyak berubah. Kebuntuan se-betulnya hampir terpecahkan didetik-detik perdana babak ked-ua. David Limbersky salah me-ngantisipasi sebuah crossingsehingga nyaris mencetak golbunuh diri, beruntung bola ber-hasil diselamatkan oleh mis-tar gawang.

    Beberapa menit berselang,peluang itu langsung berlanjutdengan tembakan spekulatif No-

    lito yang berhasil ditepis Cech.Bola rebound kemudian disam-bar Sergio Ramos, namun berha-sil diblok bek-bek Ceko. Di saatlaga sepertinya berjalan beratsebelah, Ceko kemudian berhasilmembuat tekanan hebat denganmembikin dua peluang emas.

    Pertama, melalui sontekanRoman Hubnik di menit ke-57menyambut tendangan bebasLadislav Krejci yang masih bisadiselamatkan De Gea. Berlanjuttujuh menit kemudian ketikatandukan Gebre Selassie berha-sil dibuang Cesc Fabregas tepatdi depan mulut gawang..(glc)

    warung terdekat.

    Saat minun, tak berapa

    lama tiba-tiba anak punk yang

    juga sedang nongkrong di halte

    menyambangi mereka dan me-

    minta air minum. Namun kare-

    na berlebihan memintanya,

    salah satu dari mereka agak

    emosi. Lalu, anak punk itu tak

    terima dan memanggil teman-

    temannya.

    "Kami sudah kasih air mi-

    num dua gelas, tetapi mereka

    minta lebih, jadi saya agak ma-

    rah, itu saja," kata Marlon.

    Diduga tersinggung, anak-

    anak punk tersebut kembali

    memanggil teman-temannya

    dan langsung membawa kayu

    balok dan menghancurkan kaca

    mobil carry tersebut. Marlon

    dan kelima rekannya itu kaget

    karena kaca mobil belakangnya

    sudah dihancurkan. Mereka

    sempat melawan, tapai karena

    kalah jumlah akhirnya Marlon

    dan kawan-kawan lari menye-

    lamtakan diri dan memanggil

    rekan-rekannya.

    "Kami kaget, setelah mereka

    memukul kaca belakang carry

    sampai hancur, saya sempat

    melawan tetapi mereka lebih

    banyak akhirnya kami lari un-

    tuk memanggil kawan-kawan,"

    kata Marlon.

    Selang beberapa menit ke-

    mudian, Marlon bersama rekan-

    rekannya mendatangi lokasi.

    Tapi gerombolan anak punk itu

    sudah tak ada lagi, kabur.

    " Tiba di lokasi, anak-anak

    punk sudah tidak ada lagi, teta-

    pi mobil kami sudah hancur

    kaca belakang dan kaca depan-

    nya," kata Marlon.

    Melihat peristiwa tersebut,

    mereka sempat mencari anak-

    anak punk tersebut, tetapi su-

    dah tidak ada lagi.

    Bukan cuma itu saja, sela-

    ma ini anak-anak punk di ja-

    lanan sepanjang Batuaji- M-

    uka Kuning sudah sering mem-

    buat onar di jalanan. Mereka

    sering bereaksi mulai dari pu-

    kul 20.00 WIB hingga dinihari.

    Mereka itu banyak baik di lam-

    pu merah dan di halte-halte di

    seputaran jalanan Batuaji dan

    Sagulung.

    Dia berharap pemerintah

    dan pihak kepolisian agar dapat

    menertipkan anak-anak punk

    yang sudah mulai banyak di

    daerah Batuaji sampai Muka

    Kuning.

    " Anak-anak punk yang ada

    di Batuaji terlebih di lampu

    merah Putri Hijau, dan di halte

    Bus Trans Batam yang ada di

    daerah Batuaji sampai ke halte

    yang ada di SP Plaza dan lain-

    nya," kata Marlon.

    Sementara itu, Rasyid, war-

    ga Puskopkar menuturkan, jika

    dirinya selalu was-was dengan

    keberadaan anak-anak punk

    yang ada di beberapa lampu

    merah di daerah Batuaji. Lant-

    aran aksinya mereka menyer-

    amkan.

    " Sekarang anak-anak punk

    sangat banyak terlihat di lampu

    merah yang ada di Batuaji, mu-

    lai simpang Base Camp, lampu

    merah putri hijau, dan lampu

    merah Aviari. Mereka pun ma-

    ngkal di lampu merah di atas

    pukul 20.00 WIB," kata Rasyid,

    saat itu.

    Warga lainnya Iwan men-

    gaku terganggu dengan kebe-

    radaan anak punk dan meminta

    pemerintah untuk menertibkan

    mereka. "Keberadaannya san-

    gat meresahkan, kalau gak di-

    tertibkan takut semakin pa-

    rah," kata Iwan.

    Menurut Iwan, keberada-

    an anak jalanan itu sangat

    mengganggu para pengguna

    jalan raya. Sebab, kelompok

    yang mengenakan busana

    asal jadi, rambut di cat, badan

    dipenuhi tato, dan bagian hi-

    dung dan kuping pakai kerabu

    terbuat dari paku, itu sering

    meminta dan memaksa pe-

    ngemudi mobil agar memberi-

    kan uang.

    "Kalau tidak diberikan,

    anak punk itu mengetok-ngetok

    kaca mobil. Bahkan ada juga

    yang sampai menggores mobil

    masyarakat yang lagi berhenti

    di lampu merah," katanya.

    Ia mengatakan, kegiatan

    atau praktik anak punk ber-

    gaya "ala pengamen" itu tidak

    pernah berhenti, meski pun

    Satpol PP sering melancarkan

    razia atau penertiban terha-

    dap mereka yang sering mang-

    kal di pinggiran jalan. Kelom-

    pok itu terus berganti-ganti

    dengan lain wajah dalam men-

    gamen.

    Di depan Masjid Baitussy-

    akur Jodoh, misalnya, terlihat

    remaja pria dan wanita dengan

    berbagai gaya atau penampilan

    yang merusak pemandangan

    mata.

    "Kadang-kadang anak punk

    yang berdiri dan berkumpul di

    pinggiran jalan berdua-duan sep-

    erti layaknya kedua sejoli yang

    sedang lagi pacaran. Hal seperti

    ini jelas mengganggu ketertiban

    umum dan menjadi tontonan bagi

    masyarakat," ujarnya.

    Selain itu, jelasnya, ting-

    kah laku yang dibawakan

    anak punk itu juga menyebal-

    kan, serta "memuakkan" bagi

    warga yang melihat mereka.

    Anak punk itu juga tidak ber-

    moral, serta berbicara dengan

    mengeluarkan kata-kata yang

    tidak senonoh dan tidak enak

    di dengar kuping.

    Untuk itu dia kembali ber-

    harap Pemko Batam perlu kerja

    keras untuk menertibkan dan

    merazia anak punk itu. Bila perlu

    mereka yang diamankan itu dap-

    at dibina agar bisa hidup mandiri,

    dan jangan lagi mengemis-ngemis

    di tengah jalan dan mengharap-

    kan belasan dari orang. Ini jelas

    sangat memalukan. ***

    Anak Punk ..... sambungan Hal. 1Awalnya seluruh korban di-minta berjejer menyambut Bu-pati Karimun Aunur Rafiq dilokasi bencana. Namun ketikapenyerahannya ternyata tidaksemua dapat.

    Seorang ibu rumah tanggayang enggan menyebutkan nama-nya mengatakan, rumahnya ru-sak dihantam angin puting beli-ung. Meski tidak begitu parahseperti beberapa tetangganya,namun dia tidak diberikan ban-tuan. Padahal pihak RT setem-pat melakukan pendataan.

    "Alasannya katanya kami or-ang mampu, oke lah kami me-mang mampu, tapi kenapa teta-ngga kami yang rumahnya betul-betul parah dan hanya ngontraktapi tidak juga diberikan bantuansembako. Memang sih dia bukanwarga sini tapi kan dia ini korbanbencana. Kalau kami ini biarkanlah masih bisa cari makan sendi-ri tapi yang betul-betul susah itukok tidak dapat juga," ucapnya,Senin (13/6).

    Beberapa rumah di pemuki-man tepatnya di sekitar lapan-gan sepak bola di belakang Kan-tor Imigrasi Tanjungbalai Ka-rimun, Seilakam itu hingga kinimasih tampak porak- porandadari sisa serpihan rumah yangroboh.

    Beberapa penduduk tampakmasih bertahan pada puing-pu-ing reruntuhan. Untuk berteduhdari panas dan hujan, merekahanya meletakkan beberapakeping atap pada posisi palingtinggi sebagai penyangga danujung yang satunya lagi diletak-kan di atas tanah tanpa adadinding pembatas.

    "Coba lihat rumah yangdidepan itu, mereka tidur padapuing-puing rumahnya. Padahalbaru beberapa hari kemarin sele-sai dibangun tiba-tiba hancurtak tersisa rata dengan tanah.Kemudian rumah orang tuanyahanya atapnya saja yang hilangsemua namun temboknya masihutuh. Tapi tetap saja tidak bisadigunakan. Mereka semuamasih bertahan disitu dan tentu-nya masyarakat di sini masihmembutuhkan pertolongan. Ka-lau malam hari tampak cahayalilin dari bawah atap yang tanpa

    dinding, kasihan sekali sayamelihatnya," katanya lagi.

    Dengan kondisi itu, ia punmempertanyakan bantuan yangdiberikan apakah hanya seba-tas sembako semata dan me-mang hanya warga yang memili-ki KTP setempat ataukah harusdiberikan merata. Karena ketikamusibah terjadi perangkat RTmelakukan pendataan tanpaterkecuali termasuk rumahnyayang hampir 10 keping atap as-besnya tersapu angin. Namunpada saat bantuan disalurkantak kunjung mendapatkan bagi-an, termasuk tetangganya yangmemang tergolong susah.

    "Kalau memang saya dapatmaka akan saya berikan kepadatetangga yang betul-betul butuh,tapi kenyataannya tetangga sayayang rumahnya rusak parahtidak dapat. Apa lagi saya yangmemang punya KTP sini. Kalausaya sudah lah tidak usah di-hiraukan, yang saya persoalkanitu tadi, kenapa tidak merata.Kalau mau bantu jangan sepertiitu lah, kasihan yang rumahnyarata dengan tanah itu. Dia seor-ang ibu yang punya anak satudan lagi hamil, suaminya kerja diMalaysia, hanya tidur dibawahatap tanpa dinding," ceritanya.

    Intinya kata sumber itu lagi,kalau memang ingin membantujangan tanggung-tanggung danjangan pilih kasih. Karena itusama saja ikhlas tapi tak rela.

    "Yang rumahnya rubuh itupasti nuggu respon dan perha-tian pemerintah, coba bayang-kan bagaimana tidur direruntu-han rumah dengan kondisi ha-mil, mau numpang dirumah or-ang tuanya ternyata nasibnyasama, rumahnya rusak parah.Semoga pemerintah juga me-mikirkan bantuan lainnya be-rupa solusi tempat tinggal bagiwarga yang tidak tahu mau kemana," harapnya.

    Sebelumnya, Pemkab Ka-rimun, memberikan bantuan ke-pada 33 kepala keluarga yangrumahnya rusak disapu anginputing beliung yang melandawilayah setempat dalam tigahari terakhir.

    Bantuan berupa sembako,peralatan mandi, pakaian dan

    selimut tersebut diserahkanBupati Karimun Aunur Rafiq diKolong, Tanjung Balai Karimun,Kamis lalu.

    "Bantuan yang sedikit inimerupakan wujud keprihatinankita kepada warga yang tertimpamusibah," kata dia usai penyer-ahan bantuan.

    Aunur Rafiq mengatakan,berdasarkan data dari DinasSosial Karimun, jumlah rumahyang rusak disapu angin putingbeliung sebanyak 33 unit, 32 diKolong Kecamatan Karimun,dan satu unit di Meral Kecama-tan Meral.

    Dia mengatakan, 33 unit ru-mah tersebut ada yang rusaksedang, berat dan ringan. Rusakberat antara lain atapnya jatuhke tanah sehingga tidak bisa di-huni, rusak sedang dan ringanseperti kerusakan pada bagiandapur dan sisi bangunan namunmasih bisa ditempati.

    Menurut dia, pemerintahdaerah juga akan mencairkandana pada pos bantuan bencanaalam untuk membantu mereha-bilitasi rumah-rumah yang ru-sak akibat angin puting beliung.

    Besar bantuan diberikan ke-pada para korban tergantungnilai kerusakan. Dia berharappara korban bersabar sambilmenunggu proses pencairan danabantuan bencana alam tersebut.

    Disinggung kemungkinan ru-mah para korban direhabilitasimelalui Program RehabilitasiRumah Tidak Layak Huni,Aunur Rafiq mengatakan tidakbisa dilakukan karena programtersebut sasarannya warga tidakmampu.

    "Program itu merupakan pro-gram pengentasan kemiskinan,posnya berbeda dan tidak bisa di-gunakan untuk bantuan korbanbencana," kata dia menegaskan.

    Terkait rumah yang rusakparah dan tidak bisa ditempati,dia mengatakan, penghuninyasementara tinggal di rumah kelu-arga, sehingga tidak ada yangterlantar.

    "Laporan yang saya terima,mereka tinggal di rumah keluar-ganya. Kalau ada yang terlantarsegera sampaikan ke kita," katadia. (gan)

    Bantuan Bencana ..... sambungan Hal. 1

    eran dan yang memiliki dayasaing," kata Presiden yang di-dampingi Menteri Dalam Ne-geri Tjahjo Kumolo dan Sekre-taris Kabinet Pramono Anung.

    Jokowi mengatakan sebagaibangsa besar, Indonesia harusmenyiapkan diri sehingga mem-punyai kapasitas nasional yangkuat dan tangguh untuk mengh-adapi persaingan antar negarayang semakin ketat.

    "Sebagai bangsa yang maje-muk, kita juga harus memper-kuat diri dengan semangat tol-eransi dengan persatuan di ten-gah kebhinekaan dengan toler-ansi dan persatuan," katanya.

    Untuk itu, kata Presiden,pemerintah pusat dan pemerin-tah daerah harus menjadi satukesatuan yang utuh dan memil-iki visi yang sama serta salingberbagi tugas.

    Di tempat yang sama, Ment-eri Dalam Negeri Tjahjo Kumo-lo menambahkan Perda yang di-batalkan ini dinilai mengham-bat investasi dan pemerintahingin memotong jalur perpan-jangnya birokrasi di daerah daripaket kebijakan pemerintahyang sudah diterapkan dan daer-ah harus mengikutinya.

    Mendagri mengatakan Per-da yang dibatalkan ini karenamenghambat pertumbuhanekonomi daerah. Dia menconto-hkan jika akan membuat usaha

    di daerah tidak perlu harus adaizin prinsip, tidak perlu harusada izin usaha, tidak perluharus ada IMB, tetapi cukupsatu aja izin usaha.

    Tjahjo juga mengatakan Per-da yang dibatalkan ini termasukretribusi-retribusi yang tidakperlu, termasuk izin-izin gang-guan yang masih menggunakanperaturan jaman Belanda.

    Mendagri juga mengapresia-si bahwa daftar Perda yang te-lah dibatalkan ini atas inisiatifGubernur sendiri karena dinilaimenghambat investasi periz-inan yang terlalu panjang dandianggap bermasalah.

    "Ini aturan yang bertentan-gan paling banyak di tingkatBupati dan Walikota, kamiakan segera keluarkan SE agarberhati-hati dalam merancangPerda, katanya.

    Saat ini, dia mengatakanpemerintah pusat hanya bisaikut serta mengevaluasi per-aturan daerah yang berhubun-gan dengan enam perda, yakniRencana Pembangunan Jang-ka Menengah Daerah (RPJ-MD), Rencana PembangunanJangka Panjang Daerah (RP-JPD), Anggaran PendapatanBelanja Daerah (APBD), retri-busi, pajak daerah, dan Renca-na Tata Ruang dan Wilayah(RTRW) daerah.

    Selain enam hal tersebut,

    Kemendagri tidak bisa mengev-aluasi Perda lainnya. Namun,pihaknya bisa mencabut perdayang dinilai bermasalah padaprakteknya. Sesuai dengan pe-rundang-undangan kami hanyabisa mengevaluasi enam halitu, ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden mem-berikan tenggat waktu hinggaJuli agar Kemendagri mampumenderegulasi peraturan daerahbermasalah yang jumlahnyamencapai 30.000 perda tersebut.

    Secara rinci, pada tahap Iper tanggal 27 April 2016, ada1.126 peraturan yang dibatal-kan oleh Mendagri, disusulpada 10 Mei 2016 (tahap II danIII) sebanyak 777 dan 490 perdadan peraturan kepala daerahdicabut oleh gubernur. Terakhir,pada tahap IV tertanggal 13 Mei2016, ada 750 beleid yang ber-hasil dideregulasi.

    Tjahjo menjabarkan sejum-lah perda yang diregulasi ad-alah ketentuan mengenai retri-busi daerah di Lampung, retri-busi jasa umum di Maluku, pen-ingkatan penanaman modaldaerah di Maluku Utara, perbe-daan pengelolaan barang milikdaerah di sejumlah kota diJawa Timur, dan yang palingbanyak yaitu mengenai retribu-si penggantian biaya aktakependudukan dan dokumencatatan sipil. (rpk/net)

    3.143 Perda ..... sambungan Hal. 1

    Saat itu salah seorang anakpunk masuk ke salah satu kedainasi di sekitar Ruko Fanindo,Batuaji. Di kedai itu ia memin-ta nasi dan minuman. Jika per-mintaannya tak dituruti, iamengancam akan membakarwarung tersebut.

    "Saya minta nasi dan air mi-num. Cepat bu. Kalau tak di-kasih kubakar warung ini," katasalah seorang anggota TNI AL,Gus mengutip omongan anakPunk tersebut.Mendengar kali-mat yang kurang enak di dengaritu Gus yang bertugas di Tan-jung Uban itu langsung menase-hati anak Punk tersebut. Namunbukannya diam malah mela-wan.

    ''Saya tak ada urusan sa-mamu, saya berususan sama pe-milik warung ini. Soalnya di siniwilayah saya," kata Gus kemba-li mengutip omongan anak Punkitu, Senin (13/6) siang.

    Lantaran tak ingin adakeributan di sekitaran Fanindo,akhirnya Gus memilih melapor-kan masalah itu ke Polsek Bat-uaji.

    "Saat itu saya hanya makansaja di warung ibu itu, rupanyadatang anak Punk ini buat onar.Walaupun demikian, saya tak maubuat keributan di Fanindo, biarlahsaya melaporkan kasus ini keMapolsek Batuaji," ujar Gus.

    Kata Gus, keberadaan anakPunk tersebut sudah sangatmeresahkan warga, apalagi parapedagang ini. Ia berharap in-stansi terkait melakukan patro-li dan mengamankan anakPunk yang sudah membuat ke-onaran itu.

    "Anak Punk itu pakai anti-ng, terus rambutnya panjang dibagian belakang. Seandainyadia tak punya uang untuk bayarmakan, saya bersedia bayar,asalkan dia sopan," ujarnyaGus saat ditemui di MapolsekBatuaji.

    Petugas Polsek Batuajimendapat laporan langsung tu-run melakukan patroli di sekit-aran Fanindo.

    "Iya, betul, bapak itu datangke sini untuk memberitahukanbahwa di Fanindo ada anakPunk yang buat onar. Saa inisudah saya arahkan petugas pa-troli ke Fanindo," kata seorangpetugas Polsek Batuaji.

    Aksi anak Punk itu tak han-ya mengamen dengan cara pak-sa, tapi mereka yang bertebarandi sejumlah lampu merah diBatuaji itu juga sudah mulaimembuat resah pengendarasepada motor.

    Mariati, seorang ibu ini men-gaku sangat terganggu denganulah anak Punk tersebut diSimpang lampu merah, Base

    Camp, Batuaji. Sebab anaknyayang sedang digendong itu ter-bangun karena suara nyanyiananak Punk itu terlalu keras.

    "Yang paling membuat anaksaya terbangun dan menangisitu karena tepukan tangan anakPunk dan suaranya terlalu ken-cang," Ujar Mariati yang saatitu diboceng suaminya mengen-darai sepeda motor.

    Pasangan suami- istri itutidak dapat berbuat banyak.Mereka hanya bisa menunggulampu hijau menyala. Akibatkelakuan anak Punk ini, banyakpengendara yang lain merasageram.

    "Tak ada prikemanusiaananak Punk itu. Balita itu enaktidur di pangkuan ibunya, tapi sianak Punk ini malah memban-guni balita hingga menangis,"ujar seorang pengguna jalan.

    Pantauan di ruas jalan Bat-uaji dan Sagulung, anak Punkini berada di persimpanganlampu merah, seperti di Sim-pang Basecemp, Simpang Kam-pung Becek dan Simpang PutriHijau. Kebanyakaan anak Punkini juga berkeliaraan di sekita-ran Fanindo. Parahnya, gerom-bolan anak Punk itu mendirikantempat berteduhnya beratap-kan plastik, tepatnya di pinggirjalan tak tak jauh dari PospolBase Camp, Batuaji. (ded)

  • CMYK

    CMYK

    Selasa, 14 Juni 2016 Pa r l emen ta r i a 8

    :: TANGGAPAN DEWAN

    Pembaca yang terhormat.Jika anda ingin menyampaikan aspirasikeluhan, dan masukan kepada AnggotaDPRD Kota Batam, Kirimkan ke email:

    skpd.batamkota.go.id/setdprdbatam

    Nyanyang Harris PratamuraKetua Komisi I DPRD Batam

    :: CAKAP DEWAN"SOAL penyesuaian

    tarif listrik, kitasedang koordinasidengan pimpinan.

    Harusnyapembahasan itu

    mengikutsertakanDPRD Batam.

    Sebab, nanti kalauada kenaikan

    gejolaknya pasti disini, dan

    masyarakat akanmengadu ke sini,

    bukan ke provinsi"

    PenerimaanSiswa Baru

    Pertanyaan

    Yth Dewan Batam. Musim

    Penerimaan Siswa Baru (PSB) saat

    ini dikhawatirkan akan seperti

    tahun-tahun sebelumnya. Ba-

    gaimana pandangan Dewan

    Batam? Terima kasih.

    Ibu Heni

    Warga Batam Centre

    Jawaban

    Terima kasih atas pertanya-

    annya. Ada dua hal penting yang

    harus jadi perhatian. Pertama,

    pastikan seluruh angkatan usia

    sekolah tertampung. Jangan sam-

    pai ada yang antri. Kedua, proses

    penerimaan siswa dari tahap awal

    hingga akhir harus berjalan

    sesuai aturan main. Tidak boleh

    satupun tahapan yang terlewat-

    kan. Dan yang diterima harus

    benar-benar yang berhak.

    Marlon BrandoAnggota Komisi IV DPRD Batam

    Banyak PelajarNgerokok danMakan Siang di

    WarnetPertanyaan

    Dewan Batam Yth. Kapan me-

    lakukan sidak dan bagaimana

    tanggapannya terhadap banyak-

    nya remaja merokok dan makan

    saat Ramadhan ini di warnet-

    warnet? Terima kasih.

    Setianingsih

    Warga Batam Centre

    Jawaban

    Terima kasih atas pertanyaan-

    nya. Ini harus menjadi tang-

    gungjawab bersama untuk me-

    lakukan pengawasan bersama.

    Apalagi ini bulan Ramadhan,

    jangan sampai keberadaan war-

    net menjadi tempat mereka mem-

    bohongi orang tua dan guru.

    Pemko juga harus tegas, tegakkan

    aturan di warnet, mana yang tidak

    sesuai harus dicabut izinnya.

    Ruslan PasolleAnggota Komisi IV DPRD Batam

    Editor: Ferry Herianto, Layouter : Agung R

    AGENDA DEWAN::Agenda DPRD Kota Batam

    Selasa, 14 Juni 2016

    1.Agenda: Rapat PembahasanRanperda Kota Batam tentang IzinUsaha Jasa Konstruksi dgn TimPemko Batam, Tempat: RuangRapat Serbaguna, Pukul: 10.00

    2.Agenda: RDPu mengenaiRencana Relokasi Warga

    Kampung Karyawan RW/RT.003/2dan 5 Kel.Tanjung Pinggir

    Kec.Sekupang, Tempat: RuangRapat Komisi I, Pukul: 10.00,

    Dihadiri: Kakan.Lahan BP Batam,Dir.Pam BP Batam, Camat

    Sekupang, Lurah Tg.Pinggir, KetuaRW.003, Ketua RT.2 & 5 Kelurahan

    Tg. Pinggir, Pimp. PT. MahesaTantra, Perwakilan Warga

    Kampung Karyawan3.Agenda: RDP Terkait Realisasi &

    Evaluasi Anggaran Triwulan ITA.2016, Tempat: Ruang RapatKomisi I, Pukul:10.00, Dihadiri:

    Sekretaris KORPRI Kota Batam,Petugas: Tyo

    4.Agenda: Rapat BapperdaMengenai Presentasi Pemko

    Batam terkait Ranperda PemekaranKecamatan & Kelurahan, Tempat:Ruang Rapat Serbaguna, Pukul:

    10.005.Agenda: RDP Terkait Realisasidan Evaluasi Anggaran Triwulan ITA.2016 , Tempat: Ruang RapatKomisi I, Pukul: 14.00, Dihadiri:

    Ka.Perpustakaan Umum dan ArsipKota Batam.

    H.Marzuki, SE, MSiSekwan DPRD BATAM

    PENERIMAAN Siswa Baru di Batam diharapkan dapat berjalan lancar dan jauh dari hal-hal yang dapat merusak citra dunia pendidikan khususnya di Batam.

    Walikota Dinilai

    Lakukan Pencitraan

    Soal Penghapusan Uang Komite SMA Sederajat

    BATAM (HK) Anggota DPRD Batam dariKomisi IV, Udin P Sihaloho menyoroti kebijakan

    Wali Kota Batam yang menghapuskan uangkomite tingkat SMA negeri sederajat di Batam.

    Menurutnya, kebijakan penghapusan uangkomite tersebut hanya pencitraan. Pasalnya,kewenangan akan diambil oleh Pemerintah

    Provinsi Kepri.

    Udin P SihalohoUba Sigalingging

    "Karena wewenang akanada di Pemprov, kebijakanpenghapusan uang komiteSMA hanya pencitraan," tegasUdin, Senin (13/6) seperti di-lansir media online di Batam.

    Dengan berpindahnya ke-wenangan, lanjutnya, segalasesuatu akan diurus PemprovKepri. Jika wali kota memangberkomitmen, sebaiknya kebi-jakan penghapusan uang ko-mite pada tingkat SD danSMP saja.

    "Komite SD dan SMP dihi-langkan. Pak Wali beri pene-gasan komite SD dan SMP di-tiadakan," ujar Udin.

    Seperti diketahui, belumlama ini, Wali Kota Batam,Rudi mengeluarkan kebijakanbaru tentang larangan sekolahnegeri memungut uang komitekepada orang tua siswa.

    "Keuangan daerah dirasasudah tercukupi, untuk se-kolah menengah atas juga kitabebaskan uang komitenya. Iniuntuk membantu masyara-kat," ujar Rudi usai memim-pin upacara Peringatan HariPendidikan Nasional di Data-

    ran Engku Putri, Senin (2/5)lalu.

    Pada kesempatan terse-but, ia berpesan agar janganpernah melupakan jasa parapendidik yang memberikanilmu pegetahuan untuk modaldi masa depan.

    "Jangan pernah lupa den-gan guru-guru kita. Kita bisamenjadi seperti sekarang iniberkat guru," katanya.

    Sementara itu dalam ama-nah upacaranya, Rudi mem-bacakan pidato sambutan Men-teri Pendidikan dan Kebuda-yaan Republik Indonesia, AniesBaswedan pada Hardiknas 20-16. Petikan pidatonya antaralain memastikan apa yang anak-anak Indonesia pelajari saat inimemang apa yang mereka butu-hkan untuk menjawab tantan-gan jamannya kelak.

    Adapun keterampilan utuhyang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 inimencakup tiga komponenyaitu kualitas karakter, ke-mampuan literasi, dan kompe-tensi. "Pembinaan karaktermoral jadi prioritas," sebut-

    nya.Nilai Bukanlah Acuan

    Prestasi Siswa

    Masih terkait dengan dun-ia pendidikan, anggota DPRDKomisi IV, Uba Ingan Sigal-ingging menyampaikan, da-lam Penerimaan Peserta Did-ik Baru (PPDP) tahun 2016,sekolah unggulan diharapkantidak selalu menetapkan nilaitinggi bagi calon siswanya,tetapi harus juga memperhati-kan beberapa faktor lainnya.

    Dikatakan Uba, sekolahunggulan juga harus memaha-mi secara komprehensif, adabeberapa prestasi anak didikdilihat dari perspektif berbe-da dimana dipengaruhi olehsituasi dan kondisi.

    "Nilai bukanlah prioritasutama untuk jaminan mutukepandaian dari peserta didikitu sendiri," ujar Uba.

    Namun, ada beberapa te-muan seperti adanya anak did-ik berprestasi tidak bisamengekpresikan kecerdasan-nya dikarenakan adanya fak-tor internal keluarga sehinggamembuat daya semangat be-

    lajar berkurang dan berim-plikasi terhadap nilai.

    "Adanya faktor ekonomidan lainnya hingga anak didiktidak bisa fokus dalam me-ngikuti proses belajar menga-jar," ujar politisi penyuka

    Selain itu, ada korelasi pent-ing dengan makna prestasi bagisetiap sekolah sendiri yangharus dipahami, yakni sekolahunggulan harus mampu mence-tak murid berprestasi.

    "Bukan semua harus di-kumpulkan disana, perlu adapenyebaran untuk meningkat-kan daya saing peserta didiksendiri," jelasnya.

    Meskipun begitu, Ubamembantah bahwa kemam-puan peserta didik tergolongbiasa saja akan menurunkanmutu dari sekolah unggulantersebut.

    "Jangan peserta didiknyayang disalahkan, tetapi,bagaimana guru melahirkansiswa menjadi cerdas," pa-parnya.

    Meskipun begitu, Ubamengakui bahwa realita dilapangan masih banyaknya

    orang tua murid memaksakananaknya untuk bisa lulus disekolah unggulan, sehinggasistem pendidikan sendiriakan menjadi rusak.

    "Orang tua murid dimintalebih realisitis lagi. Namun,tidak tertutup ruang jugadiberikan tempat buat peser-ta didik dengan kondisikhusus, misalnya mereka be-rasal dari keluarga kurangmampu."

    Sedangkan untuk solusisendiri, Uba mengatakan testertulis harus dimasukkandalam proses penerimaan pe-serta didik disekolah unggu-lan. Hal itu merupakan salahsatu bagian penting untukmenilai mana siswa ber-prestasi dan tidak, walaupunsekarang semua sudah mema-kai sistem online, dengan tu-juan tranparansi data. Disdik,tambah Uba, harus mampumenerjemahkan bagaimanaprofesionalitas murid ter-penuhi, supaya mutu pendidi-kan Kepri, Batam khususnyabisa bersaing ditingkat Na-sional. (r/cw56)

    Rapat Paripurna DPRDBatam Ditunda

    SKPD tidak Ada yang Hadir

    BATAM (HK) Anggota DP-

    RD Batam, Uba Ingan Sigal-

    ingging sangat menyayang-

    kan ketidakhadiran Satuan

    Kerja Perangkat Daerah (SK-

    PD) Pemerintah Kota (Pemko)

    Batam dalam Rapat Paripur-

    na DPRD Batam dengan agen-

    da penyampaian hasil reses,

    Senin (13/6) kemarin. Akibat-

    nya, Rapat Paripuran tersebut

    terpaksa ditunda

    Menurut Uba, Dengan

    tidak hadirnya SKPD, maka

    sama dengan mengabaikan

    masyarakat. Sebab rapat

    paripurna pagi kemarin ad-

    alah penyampaian hasil re-

    ses anggota Dewan yang

    menampung aspirasi ma-

    syarakat.

    Paripurna kali ini kan

    penyampaian aspirasi ma-

    syarakat hasil dari reses kita.

    Urgensinya agar mereka

    tahu dan mendengar per-

    soalan yang dihadapi

    masyarakat, kata Uba sep-

    erti dilansir media online di

    Batam.

    Lanjutnya, ketika aspirasi

    masyarakat ingin disampai-

    kan, malah SKPD selaku pihak

    yang bertanggungjawab

    langsung malah tidak hadir.

    Kalau SKPD tak hadir

    tak ada gunanya disampai-

    kan, lewat-lewat gitu saja

    aspirasi dari masyarakat,

    keluh Uba.

    Sehingga dia menyim-

    pulkan, tidak hadirnya SKPD

    artinya DPRD yang mewak-

    ili masyarakat sama sekali

    tidak dipandang dan tidak

    dihormati. Itu sama dengan

    mengabaikan aspirasi ma-

    syarakat, ujar Uba. (r)

    Tim 9 Harus Bertindak TegasTerkait Reklamasi di Batam

    BATAM (HK) Ketua Komi-si III DPRD Kota Batam DjokoMulyono meminta pada Tim 9untuk bertindak tegas. Teru-tama bila ada temuan menga-rah ke pidana dalam kasus re-klamasi dan pemotongan lah-an yang melanggar aturan.

    Kita meminta apa yangsudah ditemukan Tim 9, sean-dainya itu melanggar atau adakaitannya dengan masalahhukum harus diselesaikan se-cara hukum, ujar Djoko Muly-ono seperti dilansir media on-line di Batam, Senin (13/6).

    Djoko mengatakan, pi-haknya yang membidangi soallingkungan hidup mendukungaparatur pemerintah untukmenyelesaikan permasalahantersebut seperti tidak ada me-lengkapi perizinan.

    Tim 9 harus tegas mener-apkan sesuai aturan yang ada.Kalau perlu rekomendasikanpada aparatur penegak hu-kum, kata Djoko.

    Menurut Djoko, di dalam

    tim 9 ada Badan Pengenda-l i Dampak Lingkungan(Bapedal), apabila Bapedalmenemukan aturan yang di-langgar diteruskan saja kejalur hukum.

    Ditambahkannya, dalamwaktu dekat Komisi terkaitakan melakukan hearinggabungan bersama BapedalKota Batam terlebih dahulu.

    Saat hearing nanti akandibahas dimana masalah hu-kum dan PAD yang dihasil-kan, ungkap Djoko.

    Menurut Djoko hingga saatini Komisi III DPRD belumbergerak karena masihmenunggu hasil dari penyidi-kan tim 9. Memang rekan ko-misi terkait sudah mulai berg-erak, sementara kita masihmenunggu karena sesuai tu-poksi kita yaitu lingkunganhidup, ucapnya.

    Djoko juga meminta padatim 9 atau Bapedal Batamuntuk lebih tegas dalammelakukan pengawasan. Sep-

    erti pengangkutan materialreklamasi atau proses cut andfill di Batam menyisakan ban-yak tanah di jalanan sehingamengganggu pengendara yangmelintas.

    Pengangkutan materialitu sudah ada aturannya. Se-belum turun ke jalan roda truktersebut terlebih dahulu disir-am air, jadi sudah ada aturan-nya semua. Selaku pemberi re-komendasi Bapedal harus leb-ih tegas mengawasi, ucapnyamenambahkan. (r)

    Djoko Mulyono

  • 9 Selasa, 14 Juni 2016

    CMYK

    Editor: Sofyan, Layouter: MarioCMYK

    Pemko Anggarkan ... Hal. 10

    Judi Berkedok... Hal. 10

    Pelaku Reklamasi ... Hal. 10

    Kedatangan Dewan ... Hal. 10

    Nov IwandraLiputan Batam

    Cuaca Buruk ... Hal. 10

    Judi Berkedok Gelperdi Top 100 dan SP Plaza

    SAGULUNG (HK) Judi berkedok gela-nggang permainan (gelper) di Kota Batambelum seluruhnya ditutup. Di kawasanBatuaji dan Sagulung, aksi ini masihterus berlangsung meskipun bulanpuasa.

    Padahal, pihak PoldaKepri telah dengan tegasmengatakan, akan men-indak serta memperjara-kan semua pihak mengop-erasi gelper berkedok per-judian.

    Seperti yang terlihat diTop 100 Tembesi dan SPPlaza. Judi berkedok gelperdi tempat ini tetap ber-langsung, meskipun di be-berapa tempat lain disegel.

    Saat ditanya awak me-dia ke pihak pengelola ke-pada kedua tempat gelperitu mereka mengaku akanterus beroperasi karena te-

    lah mengantongi izin dariBPM Batam.

    Tetapi, apakah pene-gak hukum membantu me-legalkan judi jenis gelperdengan alasan untuk men-ingkatkan wisata asing diPulau Batam ini, hanyapenegak hukum dan pen-gusaha gelper yang tahu.

    Ironisnya, modusnyamasih seperti yang lama,dimana puluhan deretanmesin didepan pintu ma-suknya diperuntukkan bagianak-anak yang diawasiorangtuanya.

    Sedangkan dideretanbelakang disediakan pulu-han mesin doraemon, jac-pot, dan ikan-ikanan bagiorang dewasa yang setiap

    Sidak Izin Pengembang Pulau Manis

    BATAM CENTRE (HK) Anggota Dewan Perwak-ilan Rakyat Daerah (DP-RD) Kota Batam melaku-kan inspeksi mendadak(sidak) ke PT Batam Is-lands Marina, selaku pe-

    ngembang Pulau Manisdan Pulau Asam di Keca-matan Belakang Padang.

    Anggota dewan yangmelakukan sidak itu dian-

    saat didampingi oleh wasityang silih berganti, agartidak ketara oleh war-tawan, maupun penegak

    hukum yang diawasi ketat.Salah seorang ibu ru-

    mah tangga yang kalahbertarung di mesin jekpot

    dan telah menguras dom-petnya mengatakan, per-

    Kedatangan Dewan

    Disambut Security

    Pemko AnggarkanSurvei IKM di APBD-P

    BATAM CENTRE (HK) Pemerintah Kota Batamakan menggelar survei In-deks Kepuasan Masaya-rakat (IKM), perihal pelay-anan serta perizinan dalamstruktural pemerintahanmulai dari tingkat terba-wah.

    Untuk mewujudkan

    itu, Wawako akan menga-lokasikan anggaran dalamAPBD-P 2016 atau APBDtahun 2017.

    Wakil Walikota Batam,Amsakar Achmad menya-takan bahwa IKM sangatdiperlukan untuk menen-tukan kepuasan masyara-kat dalam bidang pelayan-

    an serta perizinan, sertakomitmen Pemko untukmemberikan kenyamananserta keamanan bagi warg-anya.

    " Kita akan mendalamiitu secara menyeluruh set-elah selesai maka akan

    Polisi LarangJual Petasan

    NONGSA (HK) Pihak Kepoli-sian Daerah (Pol-da) Kepuluan Ri-au melarang pe-dagang musimanatau pun masy-arakat menjualpetasan secarabebas tanpa izin.

    Tidak hanyamenjual, Poldajuga melarang masyarakatsecara bebas menimbun,menyalakan petasan/mer-

    con dan kemba-ng api tanpa izin.

    "Kami berha-rap pedagang mu-siman maupunwarga tidak men-jual maupun me-nggunakan me-rcon karena dapatdipidanakan,"kata Kapolda Ke-pri melalui Kabid

    Humas AKBP Hartono di

    Polisi Larang ... Hal. 10

    Tiga Kurir Narkoba DitangkapEdarkan Sabu ke Kalimantan

    BALOI (HK) Tiga ter-sangka narkoba, Adrianto,Debi Syarifudin dan Sya-ripudin, yang hanya men-gaku sebagai kurir sabudari Karimun, terpaksa

    harus berurusan denganaparat penegak hukum.

    Pasalnya itu merekatertangkap tangan memba-wa tiga paket barang ha-ram narkoba berjenis sa-

    bu-sabu, sebanyak 350gram di Bandara Interna-sional Hang Nadim, Bat-am, Jumat (3/6) silam.Rencananya, barang haramtersebut dibawa ke Balik

    Tiga Kurir ... Hal. 10

    KASAT ReserseNarkoba PolrestaBarelang, KompolSuhardi Herybersama pihak KPUBC, Batammenunjukan barangbukti narkoba hasilpenangkapan diBandara InternasionalHang Nadim, Batam,saat ekspos diMapolresta Barelang,Senin (13/6) siang.

    Kemenag SafariRamadhan

    di Mesjid Cheng HoBENGKONG (HK) Ke-

    mentrerian Agama (Keme-

    nag) Kota Batam men-

    gawali safari subuh Ra-

    madhan dengan mengun-

    jungi Mesjid Muhammad

    Cheng Ho di Kecamatan

    Bengkong, Minggu (12/6).

    Rombongan tersebut

    terdiri dari pejabat eselon

    III dan IV, penyuluh agama,

    Kepala Madrasah, KUA

    Se-Kota Batam, pegawai

    dan honorer Kemenag

    Batam. Selain itu juga ikut

    bersama rombongan Ketua

    IPHI Kota Batam Mak-

    mur.

    Kegiatan diawali den-

    gan tadarus, sahur bersa-

    Kemenag Safari ... Hal. 10

    Hartono

    NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

    TETAP BUKA Judi berkedok gelper masih tetap buka di bulan Ramadhan. Seperti yang terlihat di Top 100 Tembesidan SP Plaza, Batuaji, Minggu (12/6).

    DELMAWAN/HALUAN KEPRI

    ROMBONGAN anggota DPRD Batam saat sidak perizinan ke Pulau Manis,Senin (13/6).

  • batam10 Selasa, 14 Juni 2016

    Editor: Sofyan Layouter: Mario

    Polisi Larang ..... sambungan Hal. 9

    Kedatangan Dewan ..... sambungan Hal. 9

    Pemko Anggarkan ..... sambungan Hal. 9

    Judi Berkedok ..... sambungan Hal. 9

    Kemenag Safari ..... sambungan Hal. 9

    mainan judi mengunakan koinlogam ini sudah menjadi hobbybaginya.

    "Menang kalah dalam per-mainan ini, ya tergantung nasib.Terkadang saya menang danterkadang saya kalah. Tapi,sering kalahnya sih," ujar dia,yang mengaku bermodalkan Rp500 ribu, usai bermain.

    Sementara itu, Ami Suhan-di mengungkapkan, yang mene-mani putranya bermain time-zone mengatakan, hampir set-iap minggu ia beserta anak nyabermain gamezone di Top 100.

    Namun kekhawatiran itu terk-adang timbul ketika adanyamesin lainnya yang diduga adaunsur judinya.

    Pasalnya orang dewasa yangbermain di mesin tersebut du-duk di kursi berjam-jam dengankoin yang cukup banyak dalamkantong plastik dan sambil me-rokok memainkan mesin yangdidampingi wasit.

    "Seharusnya pihak pengelo-la timezone harus memberikanruang sekat, agar anak-anaktidak terpengaruh, awalnyahanya melihat namun lama ke-

    lamaan akan mencoba juga.Kami tahulah jugalah kalaungak ada judinya kok banyaksekali wasitnya yang mendamp-inginya. Kalau tidak berbaujudi, ngak mungkin seperti ini.Coba dilihat saja seorang orangdewasa menukar koin ratusanribu untuk bermain geme ber-jam-jam. Apa mereka ngak adakerjaan..?," ujar Nia ke war-tawan.

    Hal yang senada juga diung-kapkan Emi (41) ibu rumah tang-ga yang berdomisili di perumah-an Genta, Batuaji mengatakan,beberapa bulan yang lalu gelpertelah dilakukan penertiban olehkepolisian bahkan masyarakatsangat senang anak-anak.

    Karena, mereka kembali fo-kus bisa belajar dan tidak ke-luyuran kemana-mana. Namun,saat ini gelper kembali berop-erasi dengan bebas di mall-mall.

    "Lihat saja, mereka terang-terangan bermain judi gelperini. Semoga saja pemerintahpeka sebagai pemberi izin danmengawasi dengan ketat, atau-pun polisi segera kembali me-lakukan penertiban terhadapjudi jenis gelper ini," ujar Emikeawak media.

    Sebenarnya, pihak kepoli-sian sudah beberapa kali me-lakukan razia terhadap pen-gusaha gelper yang di Batuaji,Botania, Sagulung dan di be-berapa tempat lainnya. Na-mun faktanya mereka tetapbuka.

    Sementara informasi yangdiperoleh Badan Penaman Mo-dal sebagai pemberi izin usahayang dikemas dalam satu pintutelah mengeluarkan puluhanizin terhadap pengusaha gelper,namun terkendala Perwako. ***

    taranya Wakil Ketua DPRD Ba-tam, Iman Setiawan, Ketua Ko-misi 1 , Nyanyang Haris Prata-mura, Ketua Komisi 3 Joko Mul-yono dan sejumlah anggota.

    Sidak yang mereka lakukanuntuk mengkroscek segala periz-inan yang didapat pengembangPulau Manis dari PemerintahKota Batam. Namun kedatan-gan wakil rakyat ini hanya dis-

    ambut security perusahaan.Mereka pun melihat-lihat

    vila yang dibangun perusahaan." Pemasaran rumah elite ini

    saja S'Pore , tidak ada di Ba-tam," kata Wakilketua DPRDBatam, Iman Setiawan di loka-si, Senin (13/6).

    Menurut informasi yang di-dapat di lapangan, harga vilamencapai Rp9 miliar dan yang

    paling mahal air serta listrik,namun airnya air laut asin dis-ulang jadi air tawar.

    "Tujuan kita kemari maukroscek perizinan yang didapatdari Pemko , namun staf perusa-haan tidak ada dilokasi,"ujar-nya.

    Ketua Komisi 1 DPRD Ba-tam ,Nyangnyang Haris Prata-mura mengatakan, sidak yangdilakukannya itu untuk menge-tahui izin apa saja yang sudahmereka dapatkan dalam men-gelola dua pulau ini.

    Pulau Asam dan Manis ini,nantinya akan dijadikan tem-pat wisata dan rekreasi. Namundia menyangsikan izin yang me-reka peroleh tidak sesuai perun-tukannya tetapi pengembanganpulaunya kami dukung.

    "Kami segera akan panggilseluruh yang berkepentingandalam waktu dekat ini , terma-suk perusahaan untuk menje-laskan," kata dia.

    Ia memandang perlu untukmengetahui dari perusahaanmana pengembang perizinanyang didapat serta infrastrukturseperti apa sehingga berman-faat bagi masyarakat .

    Intinya kami dukung tetapiharus jelas singronisasi periz-inan karena disana nantinyatransportasi dari S'Pore lang-sung Kepulau manis sehinggaperlu disiapkan InfrastrukturCIPnya," pungkasnya.

    Sedangkan di pulau Manisdan Asam tersebut terlihat su-dah berdiri puluhan Villa siappakai bahkan sudah terjualhabis . Namun izin yang terlihatkantongi dikeluarkan Pemerin-tah Batam melaui Tata KotaIMB yang keluar tahun 2012dengan registrasi KPTS.102/IMB/111/2012 PT Batam Is-lands Marina untuk wisata danrekreasi.(par)

    kita masukkan dalam APBD-Ptahun 2016 atau APBD 2017,"ujar Amsakar beberapa waktulalu.

    Namun lanjut Amsakar,akan dilakukan studi IKM dibe-berapa tempat, seperti Puskes-mas, kantor Kelurahan, KantorKecamatan dan seluruh instan-si perizinan untuk bisa menyim-pulkannya.

    Bahkan, Amsakar menya-takan bahwa untuk menentu-kan parameter jelas untukmengukur kinerja SKPDkhususnya dalam bidang pel-ayanan sangat diperlukan sur-

    vei IKM ini." Studi IKM juga salah satu

    bagian dari visi misi kami," tu-turnya.

    Ditambahkannya, IKM me-rupakan salah satu bagianpenting untuk segera dilaksan-akan oleh Pemko Batam ber-hubung sangat erat kaitannyadalam hal meningkatkan pel-ayanan kepada masyarakatBatam.

    Ide ini merujuk, setelahWakil Walikota ini melaku-kan s idak kesa lah satupuskesmas Botania, dimanaditemui adanya penutupan

    pendaf taran pas ien po l iumum dan gigi pada jam ker-ja, yakni pukul 12.00 WIB.

    Terkait itu, Amsakar akansegera melakukan pemanggilanterhadap Kepala Dinas Keseha-tan selaku pemberi kebijakankepada seluruh puskesmas diBatam.

    " Kita akan gali informasimelalui Dinas Kesehatan, kare-na ada juga yang bisik ke saya,ada Indikasi dokter ini praktekdi luar setelah jam 12. Kalaumau praktek cukup itu saja jan-gan jadi pegawai," tutup Am-sakar (cw56)

    ruang kerjanya, Senin (13/6).Sepengetahuan dirinya

    pedagang maupun warga yangmenjual petasan haruslah men-gantongi izin terlebih dahulu.Petasan yang dijual hanya un-tuk ukuran tertentu yang dapatdiperjual belikan dan itu pun di-anggap tak berbahaya.

    Seperti kembang api yangtelah memiliki izi