Guidelines Kota Tua

download Guidelines Kota Tua

of 46

  • date post

    31-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    282
  • download

    18

Embed Size (px)

description

Guidelines Kota Tua

Transcript of Guidelines Kota Tua

  • GUIDELINES KOTA TUAi

    GUIDELINES KOTA TUA

    PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS KEBUDAYAAN DAN PERMUSEUMAN

    TAHUN 2007

  • GUIDELINES KOTA TUAii

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Kota Jakarta mempunyai sejarah cukup panjang, dimulai dari kawasan yang sekarang disebut sebagai Kota Tua, bercikalbakal Pelabuhan Jayakarta, di bawah Kerajaan Banten. Bentuk, pola dan arsitektur di dalam Kota Tua Jakarta sekarang, merupakanhasil dari proses sejarah, politik, pemerintahan didukung oleh letaknya yang strategis di Nusantara, bahkan Asia Tenggara.Sangat disayangkan peninggalan sejarah Kota Jakarta yang unik, indah dan tidak terdapat di manapun di tempat lain, saat inisebagian sudah hilang, ada yang tidak dirawat dan tidak sedikit yang musnah dan hampir runtuh. Bila tidak ada kebijakan untukmelestarikannya, maka suatu saat Kota Tua Jakarta akan musnah dan benang merah masa lalu, masa sekarang dan akandatang akan terputus, dan generasi akan datang akan tidak pernah menyaksikannya.

    Sehubungan dengan hal tersebut di atas sangat penting untuk mengambil kebijakan pelestarian dan revitalisasi berupapanduan (guidelines) bagi pemerintah dalam hal ini dinas-dinas, masyarakat umum dan semua yang terkait dengan Kota TuaJakarta. Agar panduan dapat mempunyai dasar yang kuat maka seharusnyalah dibuat terlebih dahulu kajian sejarah dan arsitekturdi dalam Kota Tua Jakarta. Oleh karena itu, saya sambut dengan sangat baik prakarsa Dinas Kebudayaan dan PermuseumanProvinsi DKI Jakarta, menerbitkan Kajian Sejarah Kota Tua Jakarta ini, agar guidelines, yang tersusun mempunyai dasar kuat,selain diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah, peninggalan budaya dan arsitektur padaumumnya dan Kota Tua Jakarta khusunya.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    Jakarta, September 2007

    GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

    SUTIYOSO

    Gubernur Provinsi Daerah KhususIbukota Jakarta

    KATA SAMBUTAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUSIBUKOTA JAKARTA

  • GUIDELINES KOTA TUAiii

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Sebelum jatuh ke tangan Belanda, Jayakarta pelabuhan dari pemerintah Banten, telah menjadi pelabuhan penting diNusantara maupun kawasan lebih luas, termasuk Asia Tenggara. Setelah dikuasai pada awal abad XVII, VOC merombaknya, danmembangunnya selain menjadi pelabuhan, juga pusat perdagangan, militer dan pemerintahan, dilanjutkan hingga jaman Penjajahan.Pada abad XVIII, terbentuk menjadi kota di dalam tembok, berbentuk segi empat, dengan bagian utaranya pelabuhan, yangmenjadi gerbang, masuk ke kota dari arah laut, melalui kanal yang berasal dari Sungai Ciliwung yang diluruskan, dan disebut KaliBesar hingga sekarang. Polanya kotak-kotak, tidak terbentuk oleh jalan seperti kota-kota di jaman pertengahan, namun olehkanal-kanal melintang dan membujur, dengan bangunan-bangunan di tepiannya. Perkembangan kota ke arah selatan, bentengtidak lagi terlalu diperlukan untuk pertahanan, tetap berorientasi ke Kali Ciliwung dengan rumah-rumah berhalaman luas di kiri-kananya, membuat kota Batavia sangat indah dan nyaman hingga mendapat sebutan Ratu dari Timur (Queen of the East).Hingga pusat kota berpindah ke arah selatan pada awal abad XX, Kota Lama Batavia, tetap menjadi pusat pemerintahan,perdagangan, pelayanan dan jasa, bahkan di dalamnya terdapat kantor-kantor dagang internasional.

    Peninggalan-peninggalan pada masa itu, berupa tata ruang, arsitektur dan konstruksi pelabuhan, perkantoran, fasilitassosial, perdangan termasuk berbagai bank sangat unik dan indah, saat ini mengahadapi masalah kehancuran, sejalan dengandinamika kota Jakarta, berkembang dengan sangat cepat. Tidak sedikit bangunan bersejarah di Kota Tua hilang, musnah danmenghadapi masalah keruntuhan karena tidak terawat tidak dihuni dan tidak dipakai.

    Kota Tua atau kota lama di berbagai kota di negara maju, biasanya dilestarikan bahkan dimanfaatkan dengan meningkatkansecara bersamaan nilai sejarah dan nilai ekonomisnya dengan program revitalisasi berkelanjutkan melibatkan semua fihak, denganpemerintah sebagai pengendali kebijakannya. Nilai sejarah, tata kota dan arsitektur dari Kota Tua Jakarta, tidak kalah dengankota-kota lain di dunia, oleh karena itu sudah seharusnya dilestarikan dengan kebijakan revitalisasi, mengacu pada kajian sejarahnya.

    Dalam rangka melestarikan dan merevitalisasi Kota Tua, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyusun guidelines Kota TuaJakarta, yang sebagai dasarnya adalah kajian sejarah Kota Tua yang tertuang dalam Buku Sejarah Kota Tua. Guidelines ini dibuatagar pembangunan di Kota Tua dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kita semua.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    Jakarta, September 2007

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta

    Ir. Aurora Tambunan, M. Si

    KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PERMUSEUMAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

    KATA PENGANTARKEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PERMUSEUMAN

    PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

  • GUIDELINES KOTA TUAiv

    KATA SAMBUTAN : Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta __________________________________________ ii

    KATA PENGANTAR : Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Daerah Khusus Ibukota Jakarta ___________________ iii

    DAFTAR ISI ___________________________________________________________________________________________ iv

    KATA PENGANTAR : Guidelines Kota Tua __________________________________________________________________ v

    BAB 1: TINJAUAN UMUM ______________________________________________________________________________ 21.1. Pendahuluan ______________________________________________________________________________________ 21.2. Aturan dalam upaya pelestarian _______________________________________________________________________ 21.3. Pemanfaatan kawasan dan bangunan cagar budaya _______________________________________________________ 21.4. Kawasan cagar budaya Kota Tua ______________________________________________________________________ 2

    BAB 2: PARAMETER PERENCANAAN DAN PANDUAN PELESTARIAN UNTUK ZONA 2 KAWASAN CAGAR BUDAYA KOTA TUA __________________________________________________________ 42.1. Gambaran ringkas Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua ________________________________________________ 42.2. Parameter Perencanaan Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua ____________________________________________ 5

    BAB 3: PANDUAN PELESTARIAN ZONA 2 KAWASAN CAGAR BUDAYA KOTA TUA _______________________________ 73.1. Lingkungan Golongan Cagar Budaya di Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua ________________________________ 73.2. Pelestarian dan pemanfaatan ruang-ruang kota cagar budaya ________________________________________________ 93.3. Pelestarian dan pemanfaatan bangunan-bangunan cagar budaya _____________________________________________123.4. Perubahan dan penambahan bangunan pada bangunan cagar budaya ________________________________________13

    BAB 4: PANDUAN UNTUK BANGUNAN BUKAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA _________________________________4.1. Pemanfaatan bangunan-bangunan bukan bangunan cagar budaya ___________________________________________164.2. Panduan untuk bangunan-bangunan bukan bangunan cagar budaya __________________________________________16

    BAB 5: PAPAN NAMA DAN PAPAN IKLAN _________________________________________________________________195.1. Papan nama dan papan iklan _________________________________________________________________________ 195.2. Pedoman untuk papan nama dan papan iklan ___________________________________________________________ 19

    BAB 6: LAMPIRAN ____________________________________________________________________________________ 20Lampiran I Daftar bangunan cagar budaya dan peruntukannya ________________________________________________ 20Lampiran II Gambar-gambar ___________________________________________________________________________ 39

    TIM PENYUSUN ______________________________________________________________________________________ 40

    DAFTAR ISI

    16

  • GUIDELINES KOTA TUAv

    Dokumen ini merupakan guidelines untuk pemanfaatan Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua, yang berada disekitar TamanFatahillah dan Kali Besar yang merupakan bagian dari Kawasan Cagar Budaya Kota Tua. Di dalamnya juga termuat pedomanuntuk melaksanakan cagar budaya dan revitalisasi kawasan dan panduan pemugaran untuk bangunan-bangunan cagar budayayang harus dilestarikan serta pedoman bagi pembangunan bangunan-bangunan yang bukan bangunan cagar budaya yangberada di kawasan cagar budaya ini.

    Guidelines pemanfaatan Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua terdiri dari:1. Panduan untuk fungsi/ peruntukan/ pemanfaatan untuk Zona 2 Kawasan Cagar Budaya Kota Tua yang bersifat umum, yaitu

    mengatur fungsi dan peran dari kawasan cagar budaya.2. Panduan untuk fungsi / per