GUBERNUR JAWA TIMUR - jdih.· GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 1 TAHUN

download GUBERNUR JAWA TIMUR - jdih.· GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 1 TAHUN

of 31

  • date post

    17-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    213
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of GUBERNUR JAWA TIMUR - jdih.· GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 1 TAHUN

- 1 -

GUBERNUR JAWA TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR

NOMOR 1 TAHUN 2016

TENTANG

SISTEM KESEHATAN PROVINSI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR JAWA TIMUR,

Menimbang : a. bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan

investasi yang berdampak pada derajat kesehatan dan

kesejahteraan rakyat, sehingga perlu dikelola dalam bentuk

sistem kesehatan provinsi;

b. bahwa sistem kesehatan provinsi diselenggarakan melalui

kebijakan pembangunan berwawasan kesehatan di Jawa

Timur untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-

tingginya;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan

Daerah tentang Sistem Kesehatan Provinsi;

Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik

Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang

Pembentukan Propinsi Djawa Timur (Himpunan Peraturan-

peraturan Negara Tahun 1950), sebagaimana telah diubah

dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1950 tentang

Perubahan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950

(Himpunan Peraturan-peraturan Negara Tahun 1950);

3. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah

Penyakit Menular (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 1984 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 3237);

4. Undang

- 2 -

4. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik

Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4431);

5. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem

Jaminan Sosial Nasional (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 Nomor 150, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 4456);

6. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang

Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 4723);

7. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan

Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5038);

8. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor

144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 5063);

9. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah

Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5072);

10. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5234);

11. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Noor

227, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Republik Indonesia Nomor 5360);

12. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan

Jiwa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014

Nomor 185, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5571);

Undang

- 3 -

13. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah

diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang

Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

14. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga

Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

2014 Nomor 298, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5607);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 1998 tentang

Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor

138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 3781);

16. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang

Pekerjaan Kefarmasian (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2009 Nomor 124, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5044);

17. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 tentang

Sistem Informasi Kesehatan (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2014 Nomor 126, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5542);

18. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem

Kesehatan Nasional;

19. Peraturan Presiden Nomor 66 tahun 2014 tentang

Kesehatan Lingkungan;

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2005-2025 (Lembaran

Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 Nomor 1 Seri E);

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun

2011 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Daerah Provinsi

Jawa Timur Tahun 2011 Nomor 7 Seri D, Tambahan

Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 8);

22. Peraturan

- 4 -

22. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun

2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 (Lembaran

Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 Nomor 3 Seri D,

Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor

39);

23. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun

2015 tentang Pembentukan Peraturan Daerah (Lembaran

Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 Nomor 1 Seri D,

Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor

48);

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR

dan

GUBERNUR JAWA TIMUR

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG SISTEM KESEHATAN

PROVINSI.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan:

1. Provinsi adalah Provinsi Jawa Timur.

2. Pemerintah Provinsi adalah Pemerintah Daerah Provinsi

Jawa Timur.

3. Gubernur adalah Gubernur Jawa Timur.

4. Pemerintah Kabupaten/Kota adalah Pemerintah Daerah

Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

5. Dinas adalah perangkat daerah yang menyelenggarakan

tugas dan fungsi pada urusan kesehatan di Provinsi Jawa

Timur.

6. Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental,

spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang

untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

7. Sistem

- 5 -

7. Sistem Kesehatan Provinsi yang selanjutnya disingkat SKP

adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh

seluruh komponen masyarakat di Jawa Timur secara

terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya

derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

8. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan dan/atau

serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu,

terintregasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan

meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang

dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau

masyarakat.

9. Upaya Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disingkat

UKM adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan

meningkatkan kesehatan serta mencegah dan

menanggulangi timbulnya masalah kesehatan dengan

sasaran keluarga, kelompok, dan masyarakat.

10. Upaya Kesehatan Perseorangan yang selanjutnya disingkat

UKP adalah suatu kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan

pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk peningkatan,

pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan

penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan

perseorangan.

11. Upaya Kesehatan Kegawatdaruratan, Kejadian Luar Biasa,

dan Bencana adalah suatu kegiatan pelayanan kesehatan

yang ditujukan untuk penanggulangan, penyembuhan,

pengurangan penderitaan dan pemulihan kesehatan pada

masyarakat, korban, dan populasi rentan.

12. Pelayanan kesehatan tradisional adalah pengobatan

dan/atau perawatan dengan cara dan obat yang mengacu

pada pengalaman dan keterampilan turun temurun secara

empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan

sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

13. Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu alat dan/atau

tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya

pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif

maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh Pemerintah,

pemerintah daerah, dan/atau masyarakat.

14. Pemberdayaan

- 6 -

14. Pemberdayaan Masyarakat adalah segala upaya fasilitasi

yang bersifat non instruktif guna meningkatkan

pengetahuan dan kemampuan masyarakat agar mampu

mengidentifikasi masalah, merencanakan, dan melakukan

pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat

dan fasilitas yang ada, baik dari instansi lintas sektoral

mau