Grafik 4.1. Jumlah Murid SD, SLTP dan SLTA Negeri di Kab ... iv sosial budaya...Tegal tentang jumlah

download Grafik 4.1. Jumlah Murid SD, SLTP dan SLTA Negeri di Kab ... iv sosial budaya...Tegal tentang jumlah

of 31

  • date post

    04-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    212
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Grafik 4.1. Jumlah Murid SD, SLTP dan SLTA Negeri di Kab ... iv sosial budaya...Tegal tentang jumlah

Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007 81

81

BAB IV

SOSIAL BUDAYA

A. PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan salah satu unsur terpenting dalam

pembangunan, karena dengan pendidikan masyarakat akan

semakin cerdas yang selanjutnya akan membentuk Sumber Daya

Manusia (SDM) yang berkualitas tinggi.

Dengan melihat data dari P&K dan Depag Kabupaten

Tegal tentang jumlah sekolah, murid dan guru dapat diketahui

dalam tahun 2007 pada tingkatan SD dan yang sederajat jumlah

sekolah 1.032, setiap sekolah rata-rata menampung 76,79 siswa,

dengan 7,18 guru dimana setiap guru menanggung 10,69 siswa.

Dari 334 sekolah

SLTP dan yang

sederajat, rata-rata

menampung 183,02

siswa dan tenaga

pengajar 10,89 guru

untuk setiap sekolah.

Rasio murid terhadap

guru adalah satu

dibanding 16,81. Pada

jenjang pendidikan SLTA dan yang sederajat dari jumlah sekolah

100, rata-rata siswa yang tertampung setiap sekolah adalah

Grafik 4.1. Jumlah Murid SD, SLTP dan

SLTA Negeri di Kab. Tegal (000 Org)

0

50

100

SD SLTP SLTA

2004/2005 2005/2006 2006/2007

82 Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007

276,18 siswa dengan 17,10 guru yang dimiliki dimana setiap satu

orang guru menanggung 16,19 siswa.

Keberadaan sekolah tinggi dan akademi di Kabupaten

Tegal akan menjadi salah satu solusi yang tepat dalam

penyediaan tenaga kerja berpendidikan tinggi. Sampai dengan

tahun 2007 ini, ada 2 sekolah tinggi dan 2 akademi dengan total

mahasiswa 1.303 orang. Lulusan STAIBN tahun ini sebanyak 329

orang dan STIKES Bhamada slawi secara kumulatif telah

mewisuda 889 orang.

Peranan Pramuka dalam mencetak kader pemimpin

bangsa melalui kepanduan sangat dirasakan manfaatnya.

Kabupaten Tegal tahun 2007 mempunyai 2.146 gugus depan

dengan 259.092 peserta didik dan 9.386 unsur gerak.

B. AGAMA

Untuk meningkatkan kualitas umat beragama dan

kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa maka

pembangunan dibidang agama tak bisa diabaikan. Dalam

pelaksanaannya, dibutuhkan tempat untuk melaksanakan ibadah

tersebut. Keberadaan tempat ibadah merupakan sarana

pembentukan dan pembinaan moral yang tangguh. Jumlah

tempat ibadah pada tahun 2007 sebanyak 4.729 buah.

Menunaikan rukun Islam yang kelima adalah dambaan

setiap muslim, menunaikan ibadah haji bagi yang mampu dalam

Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007 83

83

artian bukan hanya dari sisi materi/biaya saja melainkan juga

mampu secara mental, cukup bekal ibadah lainnya. Jemaah Haji

Kabupaten Tegal sebanyak 998 jemaah, turun 3,76 persen

dibanding tahun 2005 yang mencapai 1.037 jemaah.

C. KESEHATAN

Upaya peningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus

dilakukan oleh pemerintah maupun swasta. Hal ini terlihat dari

banyaknya sarana kesehatan maupun tenaga medis yang tersedia.

Jumlah rumah sakit swasta sebanyak 3 buah sedangkan

jumlah rumah sakit pemerintah 2 buah, sedangkan jumlah

Puskesmas sebanyak 28 buah tersebar di seluruh kecamatan

dengan didukung tenaga kesehatan 69 dokter, 176 perawat dan 81

bidan serta dibantu oleh 282 bidan desa.

Jumlah penderita penyakit diare pada tahun 2007 di

Kabupaten Tegal bertambah mencapai 1,92 persen dari 45.872

orang pada tahun 2006.

Kasus demam berdarah merenggut nyawa 20 orang atau

1,87 persen dari 1.067 penderita yang tersebar di seluruh

kecamatan. Penderita paling banyak dari Kecamatan Kramat

sebanyak 198 orang, sedangkan yang meninggal paling banyak

dari Kecamatan Adiwerna dan Talang, sampai 4 orang.

84 Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007

D. KELUARGA BERENCANA

Meskipun peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif

bertambah 6.407 orang dari 190.868 pada tahun 2006, namun

pencapaian target dari pasangan usia subur (PUS) proyeksi hanya

73,68 persen. Akan tetapi terjadi peningkatan jika dibandingkan

dengan PUS domisili. Jika tahun 2006 hanya 73,80 persen, pada

tahun 2007 ini mencapai 74,56 persen.

Secara umum alat kontrasepsi yang paling banyak

digunakan peserta KB aktif adalah Suntik, yaitu 133.676 peserta

atau 67,76 persen. Hal tersebut tidak lepas dari dominasi peserta

Grafik 4.2. Persentase Perserta KB Aktif di

Kabupaten Tegal Menurut Alat Kontrasepsi Tahun

2007

Pil

11,78%

IUD

5,25%Kondom

0,27%MOW

5,90%

Suntik

67,04%

IMP

8,36%

MOP

1,39%

Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007 85

85

KB mandiri yang mencapai 135.759 peserta dan sekaligus

memfavoritkan alat kontrasepsi tersebut 90,19 persen. Peserta KB

yang melalui jalur pemerintah memfavoritkan Pil, yaitu 29,15

persen dari 61.516 peserta.

Peserta baru KB mencapai 103,84 persen dari 28.567

PPMPB, setelah tahun sebelumnya adalah 102,65 persen dari

target 27.952 PPMPB. Pencapaian tersebut berkat peranan

Petugas Pelaksana dan Sarana KB yang mencapai 9.222 petugas.

E. PENGADILAN

Stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting dalam

mendukung proses pembangunan dalam suatu daerah. Data

Pengadilan Negeri Kabupaten Tegal menunjukkan indikator

kondisi keamanan di Kabupaten Tegal. Terlihat bahwa jumlah

perkara yang masuk di Pengadilan Negeri sebanyak 12.352

perkara. Dari perkara yang masuk, 99,79 persen sudah diputus.

Jenis perkara yang dominan adalah Pelanggaran disusul

Kejahatan Pidana Biasa dan Ringan.

Lain halnya dengan perkara pidana, perkara perdata dari 24

perkara yang ada masih menyisakan 54,17 persen yang harus

diputus pada tahun berikutnya.

Jika perkara yang masuk pada Pengadilan Agama adalah

1.597 dan telah diputus 1.559 perkara. Dominasi perkara adalah

cerai gugat 68,31 persen dan cerai talak 28,05 persen. Perceraian

86 Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007

paling banyak disebabkan tidak bertanggung jawab, ketidak

harmonisan dan alasan ekonomi. Sementara itu, alasan lain

adalah karena orang ketiga 32 kasus, krisis akhlak 10 kasus,

cacat biologis 17 kasus, cemburu dan kawin paksa masing-masing

35 dan 59 kasus.

F. SOSIAL LAINNYA

Kondisi sosial lainnya yang dapat diulas dalam buku ini

antara lain kondisi keluarga sejahtera, kondisi sampah dan

pariwisata.

Banyaknya keluarga pra sejahtera 39,73 persen dari 67.696

pada tahun 2007, seiring dengan penurunan sebesar 6,28 persen

atau 286.557 keluarga sejahtera.

G. KEBERSIHAN

Produksi sampah pada tahun 2007 di Kabupaten Tegal

mencapai 373,17 m3. Dari sejumlah tersebut yang terangkut ke

penampungan akhir 85,77 %.

H. PARIWISATA

Sedangkan dari sektor pariwisata terjadi kenaikan jumlah

wisatawan dari 419.208 wisatawan pada tahun 2006 naik menjadi

498.381 wisatawan pada tahun 2007 dengan jumlah kendaraan

54.611 buah. Wisatawan terbanyak masuk di obyek wisata

Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007 87

87

Purwahamba Indah yaitu sebanyak 245.780 wisatawan dengan

23.756 kendaraan pada tahun 2007.

88 Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007

Tabel 4.1.1 Banyaknya Sekolah Dirinci Menurut Jenjang Pendidikan dan Kecamatan di Kabupaten Tegal Tahun 2007

Kecamatan T K S D SLTP SMU / SMK

Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) ( 6 ) ( 7 ) ( 8 ) ( 9 )

010. Margasari 0 15 48 2 3 3 1 3

020. Bumijawa 0 4 51 0 4 2 1 1

030. Bojong 0 3 31 0 2 0 1 0

040. Balapulang 0 9 51 1 2 4 2 1

050. Pagerbarang 0 0 35 0 2 0 1 0

060. Lebaksiu 0 14 40 0 2 2 0 5

070. Jatinegara 0 6 34 0 2 4 0 1

080. Kedungbanteng 0 6 24 0 1 1 0 0

090. Pangkah 0 21 56 0 3 3 1 2

100. Slawi 1 19 40 1 3 4 5 6

110. Dukuhwaru 0 4 35 0 2 1 1 2

120. Adiwerna 0 26 56 2 5 2 2 5

130. Dukuhturi 0 16 37 3 2 4 1 0

140. Talang 0 22 43 2 3 3 0 3

150. Tarub 0 14 43 0 2 2 0 3

160. Kramat 0 25 46 3 2 2 1 2

170. Suradadi 0 15 32 0 1 2 0 4

180. Warureja 0 4 29 0 2 1 2 1

2 0 0 7 1 223 731 14 43 40 19 39

2 0 0 6 1 222 758 14 43 37 18 24

2 0 0 5 1 203 750 11 41 34 15 34

Sumber : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal Dalam Angka 2007