GOUT & DBD

download GOUT & DBD

If you can't read please download the document

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    228
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Mata kuliah : Patologi ManusiaPembahasan tentang GOUT (Asam urat) dan DBD (Demam Berdarah Dengue)

Transcript of GOUT & DBD

GOUT

Yellow fever(demam kuning) adalah penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh flavivirusyang ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi virus (terutama nyamukaedes aegypti, tetapi dapat pula oleh spesies lain) ke inang atau host dalam hal ini adalah manusia dan primata (monyet) yang menyebabkan kerusakan pada saluran hati, ginjal, jantung dan sistem pencernaan.Gejala klinis : demam, mual, nyeri dan dapat berlanjut ke fase beracun/toksik yang terjadi setelah itu, ditandai dengan kerusakan hati dengan jaundis/ikterik atau kulit menjadi berwarna kuning, gagal ginjal, meningitis dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian.Penyakit chikungunya dibawa oleh nyamuk siang, yakni Aedes albopictus.Baik chikungunya atau DBD sama-sama diawali dengan demam.Chikungunya berasal dari virus chikungunya, sedangkan DBD berasal dari virus dengue.Gejala klinis : pusing, meriang, demam, bintik-bintik merah pada kulit, dan mual. Selanjutnya, penderita merasa nyeri pada persendian sehingga merasa tidak dapat bergerakPenyakit malaria seperti halnya penyakit demam berdarah merupakan penyakit menular yang menyerang sel darah merah manusia. perbedaan utama dari kedua penyakit ini adalah, Malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles betinaGejala klinis : demam, sakit kepala, muntah, nyeri otot, pendarahan dan diare.penyakit malaria disebabkan oleh parasit plasmodium yang menular akibat siklus kompleks diantara manusia dan nyamuk

Penyebab utama terjadinya gout adalah karena adanya deposit /penimbunan kristal asam urat dalam sendi. Beberapa factor lain yang mendukung, seperti :- Faktor genetik seperti gangguan metabolisme purin yang menyebabkan asam urat berlebihan (hiperuricemia), retensi asam urat, atau keduanya.- Penyebab sekunder yaitu akibat obesitas, diabetes mellitus,- alkohol, obat-obat kanker, dosis rendah asam salisilat).

EtiologiRetensi asam urat : peningkatan produksi asam urat.5Terdapat empat tahap perjalanan klinis dari penyakit gout yang tidak diobati.Hiperurisemia asimptomatikNilai normal asam urat serum pada laki-laki adalah 5,11,0 mg/dl, dan pada perempuan adalah 4,0 1,0 mg/dl. Nilai-nilai ini meningkat sampai 9-10 mg/dl pada seseorang dengan gout. Dalam tahap ini pasien tidak menunjukkan gejala-gejala selain dari peningkatan asam urat serum. Hanya 20% dari pasien hiperurisemia asimtomatik yang berlanjut menjadi serangan gout akut.

Gambaran KlinisHiperurisemia asimptomatik : Hiperurisemia ini terjadi tanpa gejala klinis gout meskipun kadar asam urat tinggi.Hiperurisemia adalah istilah kedokteran yang berarti kondisi kadar asam urat dalam darah melebihi normal yaitu lebih dari 7,0 mg/dl.6 Stadium artritis gout akutMonoartikular, nyeri, bengkak, terasa hangat, merah. Terkadang disertai dengan gejala sistemik berupa demam, menggigil, dan merasa lemahSembuh dalam beberapa hari sampai mingguBila tidak diobati, rekuren multipel, interval antar serangan singkat

monoartikular (menyerang satu sendi saja) 7Stadium interkritikal (asimptomatik)Tidak terdapat gejala-gejala pada masa ini, yang dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai tahun. Kebanyakan orang mengalami serangan gout berulang dalam waktu kurang dari 1 tahun jika tidak diobati. Stadium arthritis gout menahun (umum padaself medication)Banyak tofi, poliartikular (cuping telinga, metatarsophalangeal I, olecranon, tendon Achilles, jari tangan)Tofi menimbulkan inflamasi

Asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk sebagai hasil metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nukleoprotein). Purin merupakan salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua makhluk hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, terdapat juga pada makanan yang berasal dari hewan dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.). Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik secara normal ataupun karena penyakit tertentu.PatofisiologiSaat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit asam urat terjadi jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang masuk terlalu banyak). Tubuh manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%11Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan jaringan. Tahap 1 (Tahap Gout Arthritis Akut) Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan arthritis yang khas untuk pertama kalinya. Serangan artritis tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu sekitar 5-7 hari. Bila dilakukan pengobatan maka akan lebih cepat menghilang. Tahap 2 (Tahap Gout Interkritikal)Serangan pertama mendadak dan memuncak, menyebabkan rasa nyeri yang hebat pada sendi yang terkena. Biasanya, disertai tanda peradangan, seperti pembengkakan sendi, panas, dan tampak kemerahan. Serangan dapat cepat berlalu dan kembali lagi dalam waktu tertentu.

Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 2 tahun.Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout(POINT 3) ; atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.14Tahap 3 (Tahap Gout Arthritis Akut Intermiten)Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dengan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama serangan makin lama makin panjang, dan jumlah sendi yang terserang semakin banyak .

Tahap 4 (Tahap Gout Arthritis Kronik Tofaceous)Pada tahap ini akan terbentuk benjolan-benjolan disekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai Thopi. Thopi ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang disekitarnya. Bila ukuran thopi semakin besar dan banyak akan mengakibatkan pederita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

1)Inspeksi-Deformitas-Eritema2)Palpasi-Pembengkakan karena cairan / peradanagn-Perubahan suhu kulit-Perubahan anatomi tulang/ jaringan kulit-Nyeri tekan-Krepitus-Perubahan range of motion

Pemeriksaan FisikDeformitas : kerusakanEritema : kulit berwarna kemerahanPalpasi : merupakan pemeriksaan indra peraba, yaitu tangan, untuk menentukan ketahanan, kekenyalan, kekerasan tekstur dan mobilitas.Krepitus/krepitasi : suara gemertak yang terjadi jika bagian2 tulang digerakkan

18Pemeriksaan penunjang yang digunakan pada kasus gout antara lain:a.Pemeriksaan Radiologi1) Foto Konvensional (X-Ray)ditemukan pembengkakan jaringan lunak dengan kalsifikasi (tophus) berbentuk seperti topi terutama di sekitar sendi ibu jari kaki.tampak pembengkakan sendi yang asimetris dan kista arthritis erosif.peradangan dan efusi sendi.

Pemeriksaan PenunjangEfusi : cairan di dalam sendi19b.Pemeriksaan laboratorium1) Didapatkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah yaitu = > 6 mg % normalnya pada pria 8 mg% dan pada wanita 7 mg%.2) Pemeriksaan cairan tofi sangat penting untuk pemeriksaan diagnosa yaitu cairan berwarna putih seperti susu dan sangat kental sekali.3) Pemeriksaan darah lengkap4) Pemeriksaan ureua dan kratinina. kadar ureua darah normal : 5-20 ,mg/dlb. kadar kratinin darah normal :0,5-1 mg/dl

DiagnosaUntuk mendiagnosis artritis gout digunakan kriteria American Rheumatism Association (ARA), yaitu:terdapat kristal monosodium urat di dalam cairan senditerdapat kristal monosodium urat di dalam tofi,Atau didapatkan 6 dari 12 kriteria berikut ini :

Inflamasi maksimum pada hari pertamaSerangan artritis akut lebih dari 1 kaliArtritis monoartikularSendi yang terkena bewarna kemerahanPembengkakan dan sakit pada sendi metatarsalfalangeal 1Serangan pada sendi tarsal unilateralAdanya tofusHiperurisemiaPada gambaran radiologik, tampak pembengkakan sendi asimetrisPada gambaran radiologik, tampak krista subkortikal tanpa erosiKultur bakteri cairan sendi negatif

Artritis monoartikular : peradangan atau inflamasi pada satu sendi.Tofus : deposit natrium urat yg berkapur yang terjadi pada penyakit gout.22Klasifikasi gout dibagi dua:1

1. Gout PrimerGout primer dipengaruhi oleh factor genetic. Terdapat produksi atau sekresi asam urat yang berlebihan dan tidak diketahui penyebabnya.

Klasifikasi2. Gout Sekunder Terdapat pada penyakit karena pembentukan asam urat yang berlebihan atau eksresi asam urat yang berkurang akibat proses penyakit lain atau pemakaian obat tertentu. merupakan hasil berbagai penyakit yang penyebabnya jelas diketahui akan menyebabkan hiperurisemia karena produksi yang berlebihan atau penurunan ekskresi asam urat di urin Produksi asam urat yang berlebihan, misalnya pada:Kelainan mieproliferatif (polisitemia, leukemia, mieloma retikularis)Sindroma Lesch-Nyhan yaitu suatu kelainan akibat defisiensi hipoxantin guanine fosforibosil transferase yang terjadi pada anak-anak da sebagian orang dewasa.Gangguan penyimpanan glikogenPada pengobatan anemia perniosa oeh karena maturasi sel megaloblastik menstimulasi pengeluaran asam urat

Sekresi asam urat yang berkurang, misalnya pada:Gagal ginjal kronikPemakaian obat-obat salisilatKeadaan-keadaan alkoholik dan asidosis laktik

24Pengobatan gout bergantung pada tahap penyakitnya. Hiperurisemia asimtomatik biasanya tidak membutuhkan pengobatan. Serangan akut arthritis gout diobati dengan obat-obatan antiinflamasi nonsteroid atau kolkisin.

Pengobatan25 Pen