GGN KESADARAN 2010.ppt

Click here to load reader

download GGN KESADARAN 2010.ppt

of 67

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    248
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of GGN KESADARAN 2010.ppt

  • GANGGUAN KESADARANDr. KIKING RITARWAN, MKT, SpS(K)DEPARTEMEN NEUROLOGI FK-USU/ RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN- 01 Maret 2013

  • DEFINISISADAR: Mencerminkan pengintegrasian impuls aferen dan eferen.IMPULS:- AFEREN = INPUT - EFEREN = OUTPUT KESADARAN DIKATAKAN BAIK, BILA REAKSI = AKSIEKSPRESI stimulus tepat, sesuai, adekuat

  • KESADARAN (CONSCIOUSNESS)BERASAL DARI BAHASA LATIN: - Conscio= with - scio = know* William James: kesadaran merupakan sebuah proses yg muncul dari interaksi antara otak, tubuh & lingkunganKesadaran: suatu keadaan awareness thdp diri sendiri dan lingkunganKoma:tidak adanya secara total awareness terhadap diri sendiri dan lingkungan bahkan ketika subjek dirangsang dari luar.Plum F, Posner JB. Diagnosis of stupor and coma. 1966.

  • Sensorik (Af) motorik (Ef)

    aksi reaksi*di lihat*di dengardi hidudi raba di kecapdi rasaDll CNSGERAK OTOT:-POLOSLURIKSEKRESI

    reseptorefektor

  • COMA and consciousness

    Consciousness is the state of awareness of the self and environment. AKSI = REAKSI Coma is the total absence of awareness of self and environment even when subject is externally stimulated. AKSI (+); REAKSI = 0

  • KESADARAN

    KWANTITAS=SENSORIUM

    KWALITAS= FUNGSI LUHUR

  • Pemeriksaan tingkat kesadaranKesadaran:Kuantitatif : jumlah input susunan saraf pusat menentukan derajat kesadaran.Pemeriksaan dengan penilaian GCSKualitatif : cara pengolahan input itu sehingga menghasilkan pola-pola output susunan saraf pusat menentukan kualitas kesadaran, contoh: tingkah laku, perasaan hati, orientasi, jalan pikiran, kecerdasan, daya ingat kejadian

  • KWANTITAS KESADARAN

    Kwantitas Kesadaran (sensorium) = Derajat Kesadaran. - Kompos mentis :Baik. - Apatis :Tidak ada perhatian thd sekitar. - Somnolens :Mengantuk, tidur tapi mudah di- bangunkan. - Sopor :Spt. tidur lelap, sukar.. tapi masih dapat dibangunkan. - Soporo-koma :Tidak dapat dibangunkan, tp. masih bereaksi terhadap rangsang nyeri. - Koma :Tidak ada reaksi terhadap rangsang nyeri.

  • Eye Opening :Spontaneous4To speech3To pain2Not open1

    Verbal Response :Conversion5Confused4Nonsense3Sounds2Silence1

    Motor Response :To command6To painLocalizing5Withdrawal (flexi withdrawal)4Arm flexion(flexi abnormal)3Arm extension2No response1Glasgow Coma scale (GCS): Score 3-15

    (Jennet & Teasdale,1974)

  • Skala koma Glasgow

    EyeMembuka mata spontanTerhadap rangsang suaraTerhadap rangsang nyeriMenutup mata terhadap semua rangsangan4321VerbalOrientasi baikBingungBisa membentuk kata tetapi tdk mampu ucapkan kalimatMengeluarkan suara yang tidak berartiTidak ada suara54321MotorikMenurut perintahDapat melokalisir rangsang setempatMenolak rangsang nyeri pada anggota gerakMenjauhi rangsang nyeri (fleksi)Ekstensi spontanTidak ada gerakan samasekali654321

  • The best possible score is 15 and the minimum score is 3.A GCS score of 8 or less is generally accepted definition of coma.When used to classify head injured patient, those with GCS of 8 or less are classified as severe, those with GCS of 9 to 12 as moderate, and those with a GCS score of 13 to 15 as mild.GCS scores of 3 to 5 indicate potentially fatal damage. Conversely, scores of 9 and above correlate with good recovery.

  • KWALITAS KESADARAN Fungsi luhur = Fungsi kortikal. Pengelolaan dan pengintegrasian persepsi. Fungsi fasis, praksia, gnosis.Korteks SerebriInteraksi.Nuklei Interlaminar ThalamiFormasio retikularis.Batang otak.Lintasan spesifik.

    Saraf Aferen :Kranial.Spinal.Panca indera.Kolateral

  • ImpulsReseptorSistema asendensLemniskalSistema asendensSpesifikJaras spino talamikusLemnikus medialisSatu titik DiKorteks serebri

  • ImpulsReseptorSistema asendensEkstra LemniskalSistema asendensAspesifikSemua titik DiKorteks serebriLintasan AsendensDifus

  • Consciousness Is Dependent on:

    1) An Intact Ascending Reticular Activating System (central tegmental fasiculus)

    2) Direct Afferent Systems (raphe nucleus, locus ceruleus, parabrachialis)

  • The ARAS and Essential NeurotransmittersLocus Coeruleus: Epinephrine Raphe Nucleus: SerotoninBasal Nucleus: Acetylcholine

  • Normal Brain AnatomyCerebral CortexBrain StemReticular Activating System

  • Sistem asenden lemniskal = Sistem asenden spesifikSistem asenden ekstra lemniskal = Sistem asenden A-spesifikAspesifik Reticular Ascending System=A R A S S A D A R = interaksi yang baik antara korteks FormasioRetikularis batang otak

  • Formasio retikularis (ARAS)Aktivasi dari kortex serebri tergantung kepada input sensori spesifik dan impuls non spesifik dari brainstem.FR terletak di rostral midpons, midbrain ( mesencephalon) dan thalamus ke korteks serebri- ARASFungsi:(1)eksitasi/fasilitasi bulboretikularis, (2) inhibisi/inhibisi bulboretikularis

  • Impuls aferen yg sampai ke kortex melalui 2 lintasan:Lintasan sensorik spesifik: - = sistem ascendens lemniskal spesifik - mengantarkan impuls dari panca indera, berasal dari satu titik tertentu di perseptif primer di korteks - mempengaruhi kwalitas kesadaran - Pengembankewaspadaan2. Lint. Sensorik aspesifik = sist asc aspesifik= extralemniskal - punya kolateral ke FR batang otak - seluruh serabut afern dlm FR disebut ARAS - ARAS- Thalamus- scr difus dipancarkan ke korteks serebri - Derajat kesadaran

  • ARAS : grup sel saraf(neuron)yg terletak di daerah ponto mesen-cephalic tegmentum & diencephalon.Ascending Reticular Activating system

  • * Patofisiologi kesadaran Tingkat kesadaran tergantung pada keutuhan hemisfer serebri, interaksi dengan ascending reticular activating system (ARAS) di batang otak, midbrain, hipotalamus, dan talamus. Lesi difuse yg mempengaruhi hemisfer serebri atau lesi langsung pada ARAS akan menimbul- kan gangguan kesadaran.

    * Tiga penyebab koma yg mengancam : 1. Herniasi dan kompresi batang otak. 2. Tekanan intrakranial meninggi. 3. Infeksi meningitis atau ensefalitis.

  • Etiologies of loss of consciousness (coma).

    1.Diffuse and multifocal processes. Metabolik (Coma bihemisferic diffus): for example hypo or hyperglicemia, hepatic failure, renal failure, toxin induced (drugs,alcohol), infectious, concussion etc.

    2. Coma Supratentorial lesions: Haemorrhage: extradural(epidural),subdural, intracerebral. Infarction : embolic, thrombotic. Tumours : primary, secondary, abscess.

    3. Coma Infratentorial lesions. Haemorrhage : cerebellar, pontine. Infarction : brainstem. Tumours : cerebellum. Abscess : cerebellum.

  • Koma infra-tentorialOnset tiba2 dgn tanda2 ggn fokal batang otakReaksi pupil dan gerakan bola mata abnor mal dan asimetrisLesi fokal midbrain: refleks pupil (-) dan diameter kira2 5 mmPinpoint pupil: pontine hemorrhage, pontine infark atau kompresi pontine oleh cerebellar hemorrhage atau infark.

  • Kausa Koma infra-tentorial:InfarkPerdarahanTumorPeny. demielinisasiLesi struktural fossa kranii postKompresi rostro-kaudalObat - toksin

  • Koma bihemisferik difusOleh ggn.metabolisme neuron hemisfer otak bilateral, ekstensif, difus.Gangguan: - kadar glukosa ! - kadar oksigen ! - transportasi sel neuron hancur koma 1. Ensefalopati metabolik primer 2. Ensefalopati metabolik sekunder

  • Kausa Koma bihemisferik difus:Kurang oksigenKurang glukosaPeny. Organik non-SSPIntoksikasi eksogenAuto-intoksikasiGgn balans air-elektrolitTrauma kapitis

  • Koma supratentorial:Semua proses supratentorial yg dapat mengakibatkan destruksi / kompresi pada subst.retikularis diensefalon (nuklei-intrala- minaris) komaDestruksi: - morfologik perdarahan/infiltrasi/metastasis tumor ganas - biokimia meningitis

  • Kompresi:SOL radial kmd. kebawah secara progresif (foramen magnum).Kompresi rostrokaudal mendesak mesensefalon, pons dan med.oblongata sindroma lesi transversal secara ber- turut2 .Ada 3 gol.: 1. tek.intrakranial supratentori- al meninggi dg.akut 2. sindroma uncus 3. sindroma kompresi rostrokaudal batang otak

  • Hemoragia serebri atau perdarahan epi- dural peninggian t.i.k. akut - kesadaran turun progresif - bradikardi - tekanan darah meninggi === Trias sindroma Kocher-Cushing

  • 2. Sindroma uncus (sindr kompresi diensefalon ke lateral) PROSES DESAK RUANG SUPRA-TENTORIAL FOSA SEREBRI MEDIA BAGIAN LATERAL ATAU DI LOBUS TEMPORALIS.MENDESAK TEPI BAWAH BAGIAN MEDIAL UNKUS DAN GIRUS HIPOKAMPUS KEARAH GARIS TENGAH BATANG OTAK DAN JUGA KE TEPI LATERAL TENTORIUM. kompresi diensefalon ke lateral tahap 1: penekanan N.III ipsilateral oleh a.serebelli superior pupil midriasis oftalmople- gia. tahap lanjut: sama dg. kompresi rostro kaudal (kesadaran menurun progresif)

  • 3.Sindroma kompresi rostro-kaudal batang otak:

    Tahap diensefalon: - cheynes-stokesThis is the pattern of periodic breathing in which phases of hyperpnea regularly alternate with apnea.Breathing gradually crescendos in amplitude and then trails off, followed by an expiratory pause, and then the