Geology Batubara&Stockpile

download Geology Batubara&Stockpile

of 30

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    21
  • download

    3

Embed Size (px)

description

geologi batubara dan stockpile

Transcript of Geology Batubara&Stockpile

  • KUALITAS BATUBARA

    PENGENALAN GEOLOGY BATUBARA

    SUBSTANSI BATUBARA

    INTERPRETASI & PENGUJIAN

    KULITAS BATUBARA

  • STOCKPILE MANAGEMENT

    STORAGE MANAGEMENT

    QUALITY & QUANTITY MANAGEMENT

    BLENDING MANAGEMENT

  • PENGENALAN GEOLOGY BATUBARA

  • GEOLOGY BATUBARA

    Apabila Suatu tumbuhan atau pohon mati dan roboh ke atas tanah, maka pohon tersebut akan mengalami pembusukan dan penguraian baik secara biokimia yang melibatkan bakteri maupun secara kimia dan fisika. Bagian organik pohon tersebut akan terurai menjadi CO2 dan H2O, sedangkan bagian atau unsur anorganiknya akan kembali ke tanah dan bercampur dengan mineral tanah.

  • GEOLOGY BATUBARA

    Apabila suatu pohon yang mati kemudian jatuh kedalam air atau rawa yang cukup dalam, maka pohon tersebut akan mengalami pembusukan baik secara biokimia maupun secara kimia dan Fisika. Pada kedalaman tertentu bakteri yang menguraikan sisa pohon tersebut tidak dapat bekerja lagi, sehingga perubahan yang terjadi selanjutnya hanya perubahan fisik dan kimia. Dalam hal ini pohon tersebut tidak mengalami pembusukan secara sempurna, dan lama kelamaan, sisa tumbuhan tersebut akan berubah menjadi suatu sediment organik yang kemudian disebut BATUBARA

  • GEOLOGY BATUBARAAda 2 teori yang menerangkan terjadinya batubara yaitu :

    Teori In-situ : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan dimana batubara tersebut terbentuk.Teori Drift : Batubara terbentuk dari tumbuhan atau pohon yang berasal dari hutan yang bukan di tempat dimana batubara tersebut terbentuk

  • GEOLOGY BATUBARA

    Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori in-situ biasanya terjadi di hutan basah dan berawa, sehingga pohon-pohon di hutan tersebut pada saat mati dan roboh, langsung tenggelam ke dalam rawa tersebut, dan sisa tumbuhan tersebut tidak mengalami pembusukan secara sempurna, dan akhirnya menjadi fossil tumbuhan yang membentuk sediment organik.

  • Batubara yang terbentuk sesuai dengan teori Drift, bisa berasal dari hutan basah atau kering. Tumbuhan atau pohon yang sudah mati dan roboh keatas tanah kemudian terbawa oleh banjir atau aliran sungai sehingga sisa-sisa tumbuhan tersebut akhirnya mengendap di delta-delta sungai purba atau terkumpul dan tersedimentasi didasar danau purba.

    GEOLOGY BATUBARA

  • Pembentukan Batubara (Coalification)

    Peatification (Pembentukan Peat)

    Perubahan Biokimia atau Diagenetik.Oleh bakteri aerob dan anaerobTransisi Peat - Lignite

    Perubahan diagenetik dan metamorfosisDisebabkan oleh perubahan fisik dan kimia karena pengaruh panas dan tekanan terhadap endapantersebut.Transisi Lignite - Sub-bituminous

    Pengurangan porositas dan kadar air akibat tekananoverburden. Transisi Sub-bituminous - Bituminous

    Penurunan Oksigen dan moisture, dan naiknya nilai kalori yangcukup signifikan.Transisi Bituminous Anthrasit

    Penurunan drastis hydrogen dan rasio H/C diikuti dengan pelepasangas methan. Peningkatan gugus hidrokarbon aromatik.

    GEOLOGY BATUBARA

  • GEOLOGY BATUBARASTRUKTUR MOLEKUL EMPIRIS BATUBARA

  • STRUKTUR MOLEKUL BATUBARA PERINGKAT RENDAHGEOLOGY BATUBARA

  • FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN BATUBARA

    UMUR

    TEMPERATURE

    TEKANAN

  • FAKTOR UMUR

    SIMPLIFIED GEOLOGICAL TIME SCALE

    PERIODEKURUN WAKTUQuarternarySekarang 2 Juta tahun yang laluTertiary2 65 Juta tahun yang laluCretaceous65 135 Juta tahun yang laluJurrasic135 180 Juta tahun yang laluTriasic180 225 Juta tahunyang laluPermian225 275 Juta tahun yang laluCarboniferous275 350 Juta tahun yang laluDevonian350 410 Juta tahun yang lalu

  • FAKTOR UMUR

    PEMBAGIAN EPOCHZaman Tertiary dibagi menjadi 6 sub-zaman yang disebut Epoch.

    EpochPeriode (Juta tahun)Kurun WaktuPaleocene 65 - 596 Juta TahunEocene59 - 3425 Juta TahunOligicene34 - 259 Juta TahunMiocene25 - 1213 Juta TahunPliocene12 2.59.5 Juta Tahun

  • Faktor Temperature

    Geothermal Gradient

    Igneous Intrusion

    Tectonic Activity

  • Faktor Temperature

    Geothermal Gradient

    Adalah Sumber panas yang berasal dari perut Bumi. Semakin dalam ke perut bumi, maka semakin panas temperaturnya. Kenaikan temperature yang normal adalah 3-4 derajat Celsius untuk setiap kedalaman 100 meter.

  • Faktor Temperature

    Igneous Intrusion

    Adalah kontak antara lelehan magma dengan batubara sebagai akibat dari aktifitas vuklanik.Intrusi yang memotong dengan arah vertikal terhadap seam batubara disebut Dyke Intrusi yang memotong dengan arah

    horisontalterhadap seam batubara disebut Sill

  • Faktor Temperature

    Tectonic Activity

    Aktifitas tektonik dapat menghasilkan panas sebagai akibat suatu gesekan atau pergeseran lempeng bumi atau blok batuan. Proses pergeseran atau gesekan tersebut sering disebut Patahan atau Faulting

  • Faktor Tekanan

    Kedalaman, selain menimbulkan efek temperature juga dapat menimbulkan efek tekanan sebagai akibat dari berat beban diatasnya (overburden)Aktifitas tektonik juga dapat menimbulkan efek tekanan terutama pada shearing force atau gaya lintang.

  • KLASIFIKASI BATUBARA

    ASTM ClassificationSeylers ClassificationRalstons ClassificationECE Classification (Economic Commission for Europe)International Classification for Lignite

    GEOLOGY BATUBARA

  • KLASIFIKASI BATUBARA MENURUT ASTM STANDARD D-338

    GEOLOGY BATUBARA

  • SUBSTANSI BATUBARASUBSTANSI BATUBARA

    BatubaraMoistureMineral MatterOrganic Matter

  • MOISTUREEquilibrium MoistureTotal MoistureAir dried MoistureTransportable MoistureDll

    SUBSTANSI BATUBARAMineral MatterAsh AnalysisTrace elementsAsh Fusion TemperatureAsh ContentAsh ResistivityDll

    ORGANIC MATTERUltimate Volatile MatterFixed CarbonCalorific ValueMaceralDll

  • SUBSTANSI BATUBARAMoistureMineral MatterVolatile MatterFixed CarbonProximateMoistureMineral MatterCarbonHydrogenNitrogenSulfurOxygenUltimateMoistureMineral MatterVitrinite

    Liptinite

    InertiniteMaceralGRUP SUBSTANSI BATUBARA

  • MACERAL BATUBARASUBSTANSI BATUBARA

    GRUP MACERALMACERALVITRINITETeliniteColliniteVitrodetrinite LIPTINITE / EXINITESporiniteCutiniteResiniteAlginiteLiptodetrinite

    INERTINITEMicriniteMacriniteSemifusiniteFusiniteSclerotiniteInertodetrinite

  • SUBSTANSI BATUBARASUBSTANSI MACERAL FusiniteCutiniteMacriniteSclerotiniteResiniteSporiniteTeliniteFusinite dengan bogenstructur

  • Maseral Vitrinit Hasil Pengamatan Mikroskop Photometer, Pembesaran 500 XMaseral Sclerotinit Hasil Pengamatan SEM, Pembesaran 1000 XKristal Garam (halit) Hasil Pengamatan SEM, Pembesaran 15000 XSUBSTANSI BATUBARASUBSTANSI MACERAL

  • SELESAI