geografi (tanah)

of 21/21
1. Tanah Humus Pengertian: Humus adalah tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis yang lebat. Humus dikenal sebagai sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah, berada dalam keadaan stabil, berwarna coklat kehitaman. Secara kimia, humus didefinisikan sebagai suatu kompleks organik makromolekular yang mengandung banyak kandungan seperti fenol, asam karboksilat, dan alifatik hidroksida. Daerah : Kawasan hutan di Indonesia
  • date post

    25-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    47
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of geografi (tanah)

1. Tanah HumusPengertian: Humus adalah tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis yang lebat. Humus dikenal sebagai sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah, berada dalam keadaan stabil, berwarna coklat kehitaman. Secara kimia, humus didefinisikan sebagai suatu kompleks organik makromolekular yang mengandung banyak kandungan seperti fenol, asam karboksilat, dan alifatik hidroksida.Daerah : Kawasan hutan di Indonesia

2. Tanah PasirPengertian: Tanah pasir adalah tanah yang bersifat kurang baik bagi pertanian yang terbentuk dari batuan beku serta batuan sedimen yang memiliki butir kasar dan berkerikil.Daerah : Kabupaten Aceh Utara, Nanggre Aceh Darussalam

3. Tanah Alluvial / Tanah EndapanPengertian : Tanah aluvial adalah sejenis tanah liat, halus dan dapat menampung air hujan yang tergenang. Dengan demikian, padi sawah sangat sesuai ditanam di tanah jenis alluvium. Tanah alluvium biasanya terdapat di tebingan sungai, delta sungai dan dataran yang tergenang banjir. Banjir yang melimpah akan menimbulkan endapan tanah alluvium di tepi sungai.Daerah : Sepanjang pantai utara pulau jawa, pantai timur sumatera, pantai-pantai di Kalimantan, dan papua.

4. Tanah Podsolik

Pengertian: Tanah podzolit adalah tanah subur yang umumnya berada di pegunungan dengan curah hujan yang tinggi dan bersuhu rendah / dingin.Daerah : Banyak tersebar di Papua, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara.

5. Tanah Vulkanik / Tanah Gunung BerapiPengertian: Tanah vulkanis adalah tanah yang terbentuk dari lapukan materi letusan gunung berapi yang subur mengandung zat hara yang tinggi. Jenis tanah vulkanik dapat dijumpai di sekitar lereng gunung berapi.Daerah : Sebagian besar pulau Jawa, Sumatera, dan Bali.

6. Tanah Laterit

Pengertian :

Tanah laterit adalah tanah tidak subur yang tadinya subur dan kaya akan unsur hara, namun unsur hara tersebut hilang karena larut dibawa oleh air hujan yang tinggi.

Daerah : Kalimantan Barat dan Lampung.

7. Tanah Mediteran / Tanah Kapur

Pengertian :

Tanah mediteran adalah tanah sifatnya tidak subur yang terbentuk dari pelapukan batuan yang kapur. Dan berasal dari batuan kapur yang umumnya berasal dari pegunungan kapur yang sudah berumur tua

Daerah : Nusa Tenggara, Maluku, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

8. Tanah Gambut / Tanah Organosol

Pengertian :

Tanah organosol adalah jenis tanah yang kurang subur untuk bercocok tanam yang merupakan hasil bentukan pelapukan tumbuhan rawa. Dan juga berasal dari sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami pembusukan

Daerah : Rawa Kalimantan, Papua dan Sumatera

9. Tanah Latosol

Pengertian :

Tanah latosol yaitu tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium. Tanah ini sudah sangat tua, sehingga kesuburannya rendah. Warna tanahnya merah hingga kuning, sehingga sering disebut tanah merah. Tanah latosol yang mempunyai sifat cepat mengeras bila tersing kap atau berada di udara terbuka. Tumbuhan yang clapat hidup di tanah latosol adalah padi, palawija, sayuran, buah-buahan, karet, sisal, cengkih, kakao, kopi, dan kelapa sawit.

Daerah : Sumatra Utara, Sumatra Barat, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua.

10. Tanah Regosol

Pengertian :

Tanah regosol adalah tanah berbutir kasar dan berasal dari material gunung api. Material jenis tanah ini berupa tanah regosol, abu vulkan, napal, dan pasir vulkan.Tanah regosol sangat cocok ditanami padi, tebu, palawija, tembakau, dan sayuran.

Daerah : Bengkulu, pantai Sumatra Barat, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

11. Tanah Grumusol

Pengertian :

Tanah grumusol atau margalith adalah tanah yang terbentuk dari material halus berlempung. Jenis tanah ini berwarna kelabu hitam dan bersifat subur. Tanaman yang tumbuh di tanah grumusol adalah padi, jagung, kedelai, tebu, kapas, tembakau, dan jati.Daerah : Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

12. Tanah Litosol

Pengertian :

Tanah litosol adalah tanah berbatu-batu. Bahan pembentuknya berasal dari batuan keras yang belum mengalami pelapukan secara sempurna. Jenis tanah ini jugs disebut tanah azonal. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah litosol adalah rumput ternak, palawija, dan tanaman keras.Daerah : Pulau Jawa, Nusa Tenggara, dan Maluku.

13. Tanah Renzina / Tanah Mollisol

Pengertian :

Tanah jenis ini biasanya berwarna merah, coklat, atau hitam. Tanah renzina sangat cocok untuk menanam palawija. Tanah ini berada di daerah kering.Daerah : Sulawesi, Maluku, dan Papua.

14. Tanah Prairie

Pengertian :Grup tanah zonal yang tersusun dari tanah-tanah yang terbentuk di wilayah beriklim sedang sampai sejuk-sedang, wilayah lembab di bawah vegetasi rumput yang tinggi.Daerah : Pegunungan Rockie (kanada)

15. Tanah Tundra.

Pengertian :Profil tanah ini umumnya terdiri dari lapisan gelap yang kaya akan meteri organik dan lapisan kaya mineral yang menutupi permafrost. Tanah, tanah bawah, atau endapan permukaan dimana suhu berada di bawah titik beku sepanjang waktu (dari 2-10 ribu tahun) dapat disebut sebagai permafrost.Daerah : Pegunungan Jaya Wijaya (Irian Jaya)

Tugas GeografiJenis-Jenis Tanah

Arrief Rahman Febrie Ramdhany M. Fawwaz Putro Utomo Royan Hudayana Yustinus Selis Toron

Kelas X.8

SMAN 7 KOTA TANGERANG SELATANKata pengantar

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah S.W.T. telah menyelesaikan tugas mata pelajaran Geografi dengan membahas jenis-jenis tanah dalam bentuk laporan.Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada :Ibu guru bidang studi Geografi yang telah memberikan tugas, petunjuk, kepada kami sehingga kami termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi kami sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.

Penutup

Segala puji bagi Allah pemilik mata air cinta yang tiada pernah kering karena dengan aliran kasih sayangnya kami bisa menyelesaikan penelitian dengan kesabaran. Semoga dengan hasil penelitian ini bisa memberilan gambaran yang jelas dan gamblang tentang perilaku menyimpang dalam kegiatan proses belajar mengajar.

Dalam penyusunan laporan ini, kami menyadari masih banyak kesalahan dan kekurangan. Maka dari itu saran dan kritik yang membangun dari pembaca merupakan modal utama kami untuk meraih kesuksesan.

Akhirnya tiada kata yang paling indah kecuali puji syukur alhamdulillah pada pemilik kasih sayang sempurna atas berjuta nikmat yang tercurah dan kita rasakan sampai saat ini.