GENERASI PEMBERI KERJA - psmk.· Ada pula kisah pengusaha sukses di bidang pengolahan ... Adakah...

download GENERASI PEMBERI KERJA - psmk.· Ada pula kisah pengusaha sukses di bidang pengolahan ... Adakah yang

of 88

  • date post

    12-Jun-2018
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of GENERASI PEMBERI KERJA - psmk.· Ada pula kisah pengusaha sukses di bidang pengolahan ... Adakah...

  • GenerasiPemberiKerja

    Penulis:NoorYuliaPancawatiISBN9786025690082

    Editor:VinaPenataLetak:@timsenyumDesainSampul:@kholidsenyum

    CopyrightPustakaMediaGuru,2018vi,78hlm,14,8x21cmCetakanPertama,Januari2018

    DiterbitkanolehCV. PustakaMediaGuruAnggotaIKAPINo.192/JTI/2017Jl.Dharmawangsa7/14Surabaya60286Website:www.mediaguru.id

    DicetakdanDidistribusikanolehPustakaMediaGuru

    HakCiptaDilindungiUndangUndangRepublikIndonesiaNomor19Tahun2002tentangHakCipta,PASAL72

  • GenerasiPemberiKerja|iii

    KataPengantar

    uji syukur kehadirat Alloh SWT atas limpahankaruniaNyasehinggapenulisbisamenyelesaikanbukuini tepat waktu. Belajar ekonomi tidak lepas dari

    belajar mengenai perekonomian sektor makro maupunmikro, pasar, transaksi, pembukuan, manajerial,implementasi prinsip ekonomi dalam kehidupan seharihari,dan juga mengenai produksi, konsumsi, serta distribusibarangdan jasa. Tetapi apakah semua yang telahdipelajaritersebut akan dibiarkan menguap begitu saja seiringberjalannyawaktu?Tidak!

    Setiapsiswaadalahinsanmultitalentayangakanterlihatluar biasa potensinya apabila guru mampu membimbing,mengarahkan, danmengasah dengan tepat, bukan dengancepat atau instant. Bukankah setiap siswa ingin memilikimasa depan yang cemerlang?Nah, disinilah peran seorangguru akan sangat diperlukan dalam menggali,menumbuhkan, dan merealisasikan semangat kemandiriandankewirausahaananakdidiknya.

    Peran seorang guru akan sangat membantu siswamendapat gambaran mengenai luasnya sektorperekonomian.Merekaharusmemilikipandangankedepan,bukan lagi sebagai pegawai tetapi sebagai seorang yangberjiwa mandiri dan berdikari yang tidak hanya mampumenghasilkan income untuk dirinya sendiri, tetapi jugamampumenciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain.

    P

  • iv|NoorYuliaPancawati

    Pun demikian dengan pendidikan karakter yang harusditanamkan,sangatlahpenting!Bagaimanakitatidakbanggaapabila bangsa Indonesia memiliki generasi muda yangcerdas,berakhlak,mandiri,danberdikari.

    Pati,28Agustus2017

    Penulis

  • GenerasiPemberiKerja|v

    DaftarIsi

    KataPengantar.........................................................................iii

    DaftarIsi.....................................................................................v

    BabIMenggaliMinatKewirausahaan.................................1

    BabIIGenerasiPemberiKerjaLahirdariSekolah..............13

    BabIIISTOPMenjadiEndUser..!........................................25

    BabIVMencetakGenerasiPemberiKerja.........................35

    BabVMuda,Beda,danBerkarya.......................................47

    BabVIJanganMenuaTanpaKaryadanInspirasi.........69

    Penutup...............................................................................73

    DaftarIstilah.............................................................................74

    DaftarPustaka.........................................................................76

    ProfilPenulis............................................................................77

  • vi|NoorYuliaPancawati

  • GenerasiPemberiKerja|1

    BabI

    MenggaliMinatKewirausahaan

    ewirausahaan identik dengan kerja mandiri, butuhmodal, dan penuh resiko. Mungkin karena itulahsebagian besar orang memilih menjadi karyawan

    yang berada di zona nyaman dan lupa untukmengembangkan potensi dirinya. Padahal denganberwirausaha, banyak sekali peluang yang bisa diraih olehseseorang. Salah satunya yaitu peluang untuk meraihkesuksesandanmembantuoranglainsukses.

    Sudah saatnya mengubah mindset dari pegawaimenjadi punya pegawai, dari penerima gaji menjadipemberigaji,daripekerjamenjadipemberikerja.Danhal ini bisa dimulai dari peran seorang guru. Mengapademikian? Ya, tentu saja karena para guru bisa berperansebagai motivator dan pemberi inspirasi kepada anakdidiknya. Sudah bukan saatnya lagi kita menyampaikankepada siswaharusmencaripekerjaan, tetapisampaikanlahCiptakanlapangankerjabagidirimusendiridanbagioranglain.

    K

  • 2|NoorYuliaPancawati

    Di Indonesia, siapa yang tidak tahu tentang kisah BobSadino,seorangpengusahasuksesyangtetaplowprofiledanmemiliki gaya hidup sederhana. Siapa sangka dia adalahpemilik berbagai perusahaan besar yang produknya sangatdigemari masyarakat, yang kisah suksesnya mampumenginspirasi jutaan pengusaha lain untuk meraihkesuksesansepertibeliau.

    Adapulakisahpengusaha suksesdibidangpengolahanmakanan yang sangat inspiratif, yaitu Jody Brotosusenoowner Waroeng Steak. Awalmula diamendirikan usahabenarbenar dimulai dari nol, dengan modal yang sangatminim dari hasilmenjualmotornya, dan karyawan hanya 2orang.Namun komitmennya untukmeraih kesuksesan dariusahaWaroengSteakternyatamembuahkanhasil.

    SaatinibeliaumemilikipuluhancabangWaroengSteakdiberbagai kota di Indonesia. Yang sangat menarik, diamenerapkankonsepspiritualcompanydalammenjalankanusahanya. Konsep yang mengangkat penerapan nilainilaireligius Islami di tengah kesibukan mengelola usaha. Danhebatnya lagi, sebagian keuntungan yang diperoleh

    KEWIRAUSAHAAN adalah semangat, sikap, perilaku, dankemampuan seseorang dalam menangani usaha ataukegiatanyangmengarahpadaupayamencari,menciptakan,sertamenerapkan cara kerja ,teknologi, dan produk barudenganmeningkatkan efisiensi dalam rangkamemberikanpelayanan yang lebih baik atau memperoleh keuntunganyanglebihbesar.

  • GenerasiPemberiKerja|3

    dialokasikan untuk membina anak anak usia sekolah dibidangolahragamaupunkeagamaan.

    Di kancah dunia, Bill Gates adalah pengusaha suksesyang nilai kekayaannya membuat dia pernah dinobatkansebagaiorang terkayadidunia.Darimanakah kekayaan itudiperoleh?YatentusajadarikerjakerasnyamengembangkanMicrosoft. Tentunyamasih banyak lagi tokoh pengusahasuksesbaikdiIndonesiamaupundiduniayangkisahnyabisadisampaikanolehgurukepadaparasiswanya.

    Dari paparan kisah sukses para pengusaha, diharapkansiswa terinspirasidan termotivasi.Guruharusbisamenggalipotensi danminatmereka untuk kemudian dikembangkan,diarahkan,dandirealisasikandikemudianharidalambentuksebuah karya. Karya tersebut bisa berupa ide bisnis,penciptaanproduk/jasa,inovasi,dansebagainya.

    Ajak siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaandenganmenyampaikanpertanyaanpertanyaanseperti: Siapayangmausukses? Siapayangmausuksesseperti..........?(sebutkansalahsatu

    tokohpengusahasukseslokal/nasional) Setelah lulus sekolah/kuliah nanti, kalian mau jadi

    karyawanataujadipimpinan? Maujadipegawaiataupunyapegawai? Maujadipencarikerjaataupemberikerja? Kalau bisa bekerja/kuliah sambil berwirausaha, apakah

    kalianmau? Apa yang akan kamu lakukan dengan keterampilan dan

    kompetensiakademikyangsaatinikamumiliki?

  • 4|NoorYuliaPancawati

    Adakah yang punya ide untuk meminimalisasi angkapenganggurandisekitartempattinggalmu?

    Adakah yang punya ide mendaur ulang limbah botolplastikmenjadiprodukyanglebihbernilai?

    Adakahpeluangusahayangbisakamuciptakansaatini?Pertanyaanpertanyaan diatas akan mendorong siswa

    untuk berpikir bahwa menjadi wirausaha itu keren, dekatdengankesuksesan,danbisamemberimanfaatuntukoranglain. Yakinkan pada setiap individu bahwa dalamketerbatasanselaluadajalanjikamauberusaha.Apasajaketerbatasanyangdimaksud?a. KetiadaanModal

    Biasanya merupakan faktor utama ide bisnis tidakterealisasi. Untuk itu, guru ekonomi harus bisamenjelaskan solusi setiap permasalahan tentangketerbatasanmodal.Bahwaseluruhyangmelekatpadadiri setiap individu adalah modal utama yangdianugerahkanolehSangMahaPencipta.Panca indera,akal pikiran, kesehatan jasmani maupun rohani, dankemampuan berkomunikasi yang baik, seluruhnyamerupakanmodalyang tidak ternilai.Jadimodalbukanmelulutentanguang,investasi,atausumberdana.

    b. KeterbatasanWaktu

    Semuaorangdidunia inimemilikiwaktu yang samayaitu24 jamdalamsehari.Seorangeksekutifyangsupersibuk dengan berbagai urusan bisnis, seorang pelajar

  • GenerasiPemberiKerja|5

    yangmayoritas waktunya digunakan untuk kegiatan disekolah dan berkumpul bersama temantemannya,seorang pengangguran yang seharian hanya nontontelevisidanupdatestatusdimedsos,seorang iburumahtangga yang waktunya habis untuk mengurus segalakeperluan rumah tangganya, mereka semua memilikiwaktu 24 jam dalam sehari. Namun, bagaimana caramereka memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaikbaiknya, itulah yang akan menentukan apakah merekaakanmenjadiorangyangsuksesatauorangyanggagal.

    c. LokasiMenentukanPrestasi

    Jangan pernah berpikir bahwa tempat dimana kitasekarang berdomisili atau beraktivitas sehariharimerupakan faktor penghambat ideide brilian menjaditidakterealisasi.Karenadizamanyangserbacanggihini,kemudahan transportasi, komunikasi, dan transaksisudah terfasilitasi dengan sangat baik dan mudahdijangkau.

    d. Keberanianuntukmemulaiusaha

    Banyak orangmemiliki ide brilianmengenai konsepusaha, namun tidak banyak yang memiliki keberanianuntukmerealisasikan.Alasannya:

    1. Merasa puas dengan status pegawai danpenerimagaji

    2. Tidak memiliki orientasi untuk maju danberkembang

    3. Tidakpercayadiri

  • 6|NoorYuliaPancawati

    4. Takutgagal/rugi5. Enggankeluardarizonanyaman6. Merasatidakmampu7. Takutbersaing8. Menyerahsebelummencoba9. Terlalu mengkhawatirkan halhal yang belum tentu

    terjadi

    Kebanyakan orang yang akan memulai usaha pastiberpikir, Bagaimana kalau nanti rugi? Bagaimana kalauproduknyatidaklaku?Bagaimanakalaukaryawanbanyakyangmengundurkan diri? Seharusnya pemikiran ini diubahmenjadi:

    Bagaimanakalaunantisukses? Bagaimana kalau produknya sangat diminati

    konsumen? Bagaimanakalaubanyakorangyangbisadirekrut

    menjadikaryawan?

    Intinya,jikakitaselaluyakin,berpikirpositif,danniatkitabaik,maka alam semesta pun akanmendukung.Keyakinanyang kuat dan kerja keras akanmempercepat tercapainyatujuanyangkitainginkan.

    Sudahkah kita p