Gangguan psikosis reaktif

of 20

  • date post

    02-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    54
  • download

    0

Embed Size (px)

description

ppt

Transcript of Gangguan psikosis reaktif

  • GANGGUAN PSIKOSIS REAKTIF

    OLEH:MIRA MANDA SARIM. KHALILUL AKBARPembimbing: dr. Syahrial, Sp. KJ

  • PendahuluanManusia sebagai makhluk yang memiliki banyak keterbatasan kerapkali mengalami perasaan takut, cemas, sedih, bimbang, dan sebagainya. Ada dua macam psikopatologi yakni neurosis dan psikosis. Psikosis adalah penyakit kejiwaan yang parah, karena di tingkatan ini penderita tidak lagi sadar akan dirinya.Psikosis reaktif sering kali digunakan sebagai sinonim untuk skizofrenia berprognosis baik, diagnosis DSM IV gangguan psikotik singkat tidak berarti menyatakan hubungan dengan skizofrenia.

  • DefinisiGangguan psikotik reaktif didefinisikan sebagai suatu gangguan kejiwaan yang terjadi selama 1 hari sampai kurang dari 1 bulan yang dipicu oleh sebuah kejadian yang menimbulkan stress, dengan gejala psikosis, dan dapat kembali ke tingkat fungsional premorbid.

  • EpidemiologiGangguan ini jarang terjadiInsiden tinggi di negara berkembangSering mengenai pasien usia muda (20-an dan 30-an)Insiden lebih tinggi pada perempuanBerhubungan dengan status sosioekonomi yang rendah.

  • EtiologiPenyebab umumnya tidak diketahuoDiduga diturunkan seara genetikFormulasi psikodinamik menekankan adanya mekanisme koping yang tidak adekuatDijumpai berhubungan dengan adanya suatu stresor

  • Stresor PemicuStresor pemicu yang paling jelas adalah peristiwa penting yang menyebabkan kesedihan emosional yang signifikan bagi seseorangContoh:kehilangan anggota keluarga dekat atau kecelakaan kendaraan bermotor yang parah.Keparahan peristiwa harus dipikirkan dalam hubungannya dengan kehidupan pasienEvaluasi jumlah stres yang disebabkan oleh rangkaian peristiwa memerlukan tingkat keputusan klinis yang hampir tidak mungkin.

  • Manifestasi KlinisGejala gangguan psikotik singkat selalu termasuk sekurang kurangnya satu gejala psikosis utama, biasanya dengan onset yang tiba-tiba.Perubahan emosional, pakaian atau perilaku yang aneh, berteriak teriak atau diam membisu dan gangguan daya ingat untuk peristiwa yang belum lama terjadi.

  • Pemeriksaan Status Mentalagitasi psikotik parah yang mungkin terkait dengan perilaku aneh, tidak kooperatif, agresif fisik atau verbal, tidak teratur berbicara, berteriak atau kebisuan, suasana hati labil atau depresi, bunuh diri, membunuh pikiran atau perilaku, kegelisahan, halusinasi, delusi, disorientasi, perhatian terganggu, konsentrasi terganggu, gangguan memori, dan wawasan miskin.

  • DiagnosisBerdasarkan DSM-IV diagnosisnya terutama atas:Lama gejala, untuk gejala psikotik yang berlangsung sekurangnya satu hari tetapi kurang satu bulan Tidak disertai dengan suatu gangguan mood, gangguan berhubungan dengan zat, atau suatu gangguan psikotik karena kondisi medis umum.

  • Kriteria DiagnostikA. Adanya satu (atau lebih) gejala berikut :1). Waham2). Halusinasi 3). Bicara terdisorganisasi (misalnya sering menyimpang atau inkoherensi)4). Perilaku terdisorganisasi jelas atau katatonikCatatan: jangan masukan gejala jika pola respon yang diterima secara kultural.B. Lama suatu episode gangguan adalah sekurangnya satu hari tetapi kurang dari satu bulan, akhirnya kembali penuh kepada tingkat funsi pramorbid.C. Gangguan tidak lebihh baik diterangkan oleh suatu ganggan mood dengan ciri psikotik, gangguan skizoafektif, atau skizofrenia dan bukan karena efek fisiologis langsung dari suatu zat (misalnya obat yang disalahgunakan) atau suatu kondisi umum.

  • Sebutkan jika:Dengan stresor nyata ( psikosis singkat reaktif ); jika gejala terjadi segera setelah dan tampak sebagai respon dari suatu kejadian yang sendirian atau bersama-sama akan menimbulkan stres yang cukup besar bagi hampir setiap orang dalam keadaan yang sama dalam kultur orang tersebut.Tanpa stressor nyata: jika gejala psikotik tidak terjadi segera setelah atau terlihat bukan sebagai respon terhadap kejadian yang terjadi sendirian atau bersama sama akan menimbulkan stress yang cukup besar bagi hampir setiap orang dalam keadaan yang sama dalam kultur orang tersebut.Dengan onset pasca persalinan: jika onset dalam waktu empat minggu setelah persalinan.

  • Kriteria PPDGJ IIIOnset yang akut (dalam masa 2 minggu atau kurang Adanya sindrom yang khas ( berupa polimorfik = beraneka ragam dan berubah cepat, atau schizophrenia-like = gejala skizofrenik yang khas).Adanya stres akut yang berkaitan

    Catatan:Tidak ada gangguan dalam kelompok ini yang memenuhi kriteria episode manik atau episode depresif, walaupun perubahan emosional dan gejala-gejala afektif individual dapat menonjol dari waktu ke waktu.Tidak ada penyebab organik, seperti trauma kapitis, delirium dan demensia. Tidak merupakan intoksikasi akibat penggunaan alkohol atau obat-obatan.

  • Perjalanan Penyakit dan DiagnosisPerjalanan penyakit gangguan psikotik singkat adalah kurang dari satu bulan.Lamanya gejala akut dan residual sering kali hanya beberapa hariKadang-kadang, gejala depresif mengikuti resolusi gejala psikotik.

  • Ciri prognosis yang baik untuk gangguan psikotik singkat Penyesuaian premorbid yang baik Sedikit trait schizoid pramorbid Stressor pencetus yang berat Onset gejala mendadak Gejala afektif Konfusi selama psikosis Sedikit penumpulan afektif Gejala singkat Tidak ada saudara yang skizofrenik

  • Diagnosis BandingJika gejala psikotik bertahan lebih lama dari sebulan, diagnosa gangguan schizophreniform, gangguan schizoaffective, skizofrenia, gangguan delusi, gangguan mood dengan fitur psikotik, atau gangguan psikotik NOS adalah gangguan yang paling penting untuk dipertimbangkan.Cepat berubah delusi dan cepat berubah mood juga membantu membedakan dari skizofrenia, gangguan schizoaffective, dan gangguan delusi.

  • PenatalaksanaanRawat InapFarmakoterapiPsikoterapi

  • Rawat InapEvaluasi: diperlukan pemantauan gejala yang ketat dan penilaian tingkat bahaya pasien terhadap diri sendiri dan orang lainProteksiMembantu pasien mendapatkan kembali kesadarannya terhadap realitaMenunggu efek perawatan atau obat-obatan, mungkin diperlukan pengasingan, pengendalian fisik, atau pemantauan

  • FarmakoterapiTujuan :Mengurangi morbiditas dan untuk mencegah komplikasiDua kelas utama obat yang perlu dipertimbangkan:Obat antipsikotik antagonis reseptor dopamine Benzodiazepine

  • PsikoterapiTopik utama psikoterapi:Eksplorasi dan perkembangan strategi koping Setiap strategi pengobatan didasarkan pada peningkatan keterampilan menyelesaikan masalah, sementara memperkuat struktur ego melalui psikoterapi tampaknya merupakan cara yang paling efektif. Keterlibatan keluarga dalam proses pengobatan mungkin penting untuk mendapatkan keberhasilan.

  • TERIMA KASIH