GANGGUAN AFEKTIF PSIKOTIK

of 32 /32
GANGGUAN AFEKTIF PSIKOTIK BLOK 3.1 NEUROPSIKIATRI YASLINDA YAUNIN SYAFWAN

description

GANGGUAN AFEKTIF PSIKOTIK. BLOK 3.1 NEUROPSIKIATRI YASLINDA YAUNIN SYAFWAN. Gangguan Jiwa:. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of GANGGUAN AFEKTIF PSIKOTIK

Page 1: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

GANGGUAN AFEKTIF PSIKOTIK

BLOK 3.1 NEUROPSIKIATRIYASLINDA YAUNIN SYAFWAN

Page 2: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Gangguan Jiwa: Adanya perubahan fungsi jiwa yg

menyebabkan gangguan pada fungsi jiwa sehingga menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosial baik di keluarga maupun di masyarakat

Dpt dideteksi: penampilan, komunikasi, proses pikir, interaksi, dan ADL

Page 3: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Ggn Suasana Perasaan (Afektif/ mood )

adalah :Sekelompok gambaran klinis yg ditandai dgn berkurang/ hilangnya kontrol emosi & pengendalian diri serta pengalaman subjektif.

Page 4: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Ggn. Suasana Perasaan (Mood /Afektif) dg Gej.Psikotik

- Manik dgn gej. Psikotik F.30.2

- Ggn. Afektif bipolar,episode kini manik dg gej. Psikotik F.31.2

- Ggn. Afektif bipolar, episode kini depresi berat disertai dg gej. Psikotik F. 31.5

- Episode depresi berat dg gej. Psikotik F.32.3

- Ggn Depresi. Berulang ep. Kini berat dg gej. Psikotik F.33.3

Page 5: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

PSIKOSIS Psikosis Organik (. . . .Ggn Mental Organik) Ada penyebab organik yg mendasarinyai.e: Typhus Abdominalis,Malaria,Perdarahan, Kehilangan cairan>>. . . . . Psikosis Fungsional i.e: Affektif Psikotik, Skizoafektif, Ggn Waham,

Ggn Psikotik Akut, Skizofrenia. . . . .

Page 6: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Gangguan Daya Nilai Realita

Tingkah LakuFikiran Perasaan

Page 7: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Gambaran Klinik Manik dg Gejala psikotik:

Perasaan senang / gembira berlebihan Banyak bicara, kdg ngawur,suara keras bicara cepat,sering tak mau diinterupsi inkoheren . Hiperaktif Psikomotor . Euforia,irritable,labil . Mudah tersinggung & Frustrasi marah menyakiti orang lain

Page 8: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

GK/ Manik (sambungan) Halusinasi ( - / + ) Waham (kira-kira 75 % kasus) “Mood-Cogruent Manic Delusion” (kekayaan,kekuasaan,kekuatan, keagamaan) Fikiran tak terkendali Disk. Insight &Disk. Judgement terganggu

Page 9: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

F. 32.3 Episode depresi berat dgn Gejala Psikotik

Mood yang depresif Kehilangan minat dan kegembiraan Kurang energi ........ mudah lelah

aktifitas berkurang Kosentrasi susah, perhatian terganggu Harga diri merendah, kepercayaan diri Gagasan tentang perasaan bersalah,

tidak berguna, waham /halusinasi

Page 10: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

F. 32.3 …………(sambungan)

Masa depan suram ,pesimistis Gagasan atau perbuatan membahayakan diri

(bunuh diri) Tidur terganggu Nafsu makan berkurang Retardasi Psikomotor stupor Waham : dosa, kemiskinan, malapetaka Hal. Auditorik : suara suara menghina,

menuduh Hal.Olfaktorik : bau kotoran / daging busuk )

Page 11: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

F.33.3 Gangguan Depresi Berulang, Episode kini berat dgn Gej. Psikotik

Untuk diagnosa Pasti a. Kriteria untuk gangguan depresi berulang ( F.33.- )

harus dipenuhi,dan episode sekarang harus memenuhi kriteria, untuk episode depresi berat dgn gej. Psikotik (F.32.3)

b. Sekurang – kurangnya”dua episode” telah berlangsung masing-masing selama minimal 2 minggu dengan selang waktu beberapa bulan tanpa gangguan afektif yang bermakna.

Page 12: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

GANGGUAN SKIZOAFEKTIF

Dominan Gejala Afektif dan Skizofrenia

Tipe – Tipenya : F25.0.Skizoafektif Tipe Manik F25.1.Skizoafektif Tipe Depresi F25.2.Skizoafektif Tipe Campuran F25.8.Skizoafektif Tipe lainnya F25.9.Skizoafektif Tipe YTT

Page 13: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

PENATALAKSANAAN

1. Berikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang psikotik, berikut hak dan kewajibannya

2. Konseling pasien dan keluarga

3. Farmakoterapi

4. Psikoterapi

Page 14: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Konseling pasien dan keluarga

Upayakan keamanan pasien dan mereka yang merawatnya

Kurangi stress dan stimulasi

Agitasi yang membahayakan pasien, keluarga atau masyarakat .....diatasi

Page 15: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Farmakoterapi

Obat antipsikotik mengurangi gejala psikotik

Lanjutkan obat antipsikotik selama sekurang-kurangnya 3 bulan sesudah gejala hilang

Harus diperhatikan intake dan kebutuhan pasien

Bila membahayakan ........rujuk ke RS

Page 16: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Sistem rujukan

Jika mungkin pertimbangkan konsultasi untuk semua kasus baru gangguan psikotik

Pada kasus dengan efek samping motorik yang berat atau timbulnya demam, kekakuan, hipertensi, hentikan obat antipsikotik dan rujukan

Page 17: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

DELUSIONAL DISORDER(GANGGUAN WAHAM / GGN PARANOID)

Adalah: satu ggn psikiatri yg didominasi oleh gejala- gejala waham (=Paranoia = Ggn Paranoid)

Waham pd Gangguan Waham bisa dalam bentuk : * kebesaran

* penganiayaan * cemburu * somatik * campuran

Page 18: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Ggn Afektif dibedakan dgn Ggn Waham : mood bisa sejalan dgn wahamnya, tapi ggn waham tdk menunjukkan gejala afektif yg menetap seperti pada ggn mood.

Pasien Skizofrenia berbeda dengan Ggn Waham : waham tdk “bizzare”Juga tdk dijumpai halusinasi yg menonjol, pendataran afek, gangguan pd proses pikir.

Page 19: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Epidemiologi

Angka yg pasti sukar ditentukan Kasus jarang dilaporkan, jarang minta

pengobatan kecuali, dibawa oleh keluarga atau kasus hukum.

0,025 – 0,03 % (USA) Onset kira-kira 40 tahun (18 th – 90 th) Lebih sering pada wanita.

Page 20: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Kasus yg berkaitan dgn keyakinan ttg bentuk tubuh yg salah dijumpai pd usia dewasa muda.

Terlepas dari perbuatan dan sikapnya yg berhubungan langsung dgn waham atau sistem wahamnya:afek, pembicaraan dan perilaku …..> normal

Page 21: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Etiologi Penyebab sebenarnya tidak diketahui.

*Faktor Biologik : Peny fisik (mis: tumor otak) Kelainan Neurologik (sistem Limbik &

Ganglia Basalis) *Faktor Psikodinamik:

- Isolasi sosial - Hipersensitif (reaksi formasi, projection, dan denial)

Page 22: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

“Paranoid Pseudocommunity “(Norman Cameron) :

1. Situasi yg meningkatkan ketidak percayaan & curiga

2. Isolasi sosial3. Tingginya iri hati dan cemburu4. Harapan yg terlalu tinggi5. Rendah rasa percaya diri6. Merasa diri sbg korban org lain7. Tingginya potensial untuk disakiti /

dianiaya Bila tidak bisa ditolerir…menarik diri/ ansietas

Page 23: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Pedoman Diagnostik..PPDGJ III

Gambaran Klinik : Umum : penampilan biasa/pakaian rapi,

mungkin terlihat eksentrik, aneh, curiga / bermusuhan

Mood,perasaan,afek : sesuai dengan isi waham- waham kebesaran …> euforik- waham kejar …> pencurigaPd pasien terlihat depresi ringan.

Page 24: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

GK/ sambungan Ggn persepsi : Halusinasi tidak

menonjol. Biasanya akustik. Ggn Isi fikiran : Waham yg

sistematik (ada kemungkinan..??)contoh:Waham kejar, terinfeksi virus, memiliki pasangan yg tdk jujur, dicintai oleh org terkenal.

Page 25: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

GK/ sambungan

Orientasi : biasanya tdk terganggu Memori : normal Diskriminatif Insight & Judgement :

terganggu Kejujuran dapat dipercaya dlm

informasinya kecuali membahayakan sistem wahamnya

Page 26: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Jenis-Jenis Gangguan Waham :

1.Erotomanik :

waham cinta, biasanya thdp orang–orang terkenal. (bintang film, pejabat)

2.Kebesaran :

-megalomania, punya kelebihan, kekuatan, kekuasaan,penemuan penting, waham keagamaan (pemimpin umat, nabi)

Page 27: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

3. Cemburu : paranoia , lebih sering pd laki-laki

4. Penganiayaan : - paling sering.

- pemarah, benci, menyakiti

5. Somatik : * dikenal sebagai psikosis hipokondriakal mono simtomatik

sering infeksi (bakteri,virus, parasit) * dysmorphophobia (bentuk tidak

serasi pada hidung & dada) * bau badan kulit,mulut,vagina

rasa frustrasi………….suicide

Page 28: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Diferensial Diagnosis :

Peny Fisik & Neurologik srg disertai dgn waham (ganglia basalis, sistem limbik)

Delirium Demensia Penyalahgunaan Alkohol Malingering Skizofrenia Gangguan Mood

Page 29: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Prognosis & Perjalanan Penyakit:

Stresor psikososial Ekstrovert Dominant Hipersensitif Cendrung Stabil Kurang dari …… 25 % skizofrenia Kurang dari …….10 % ggn mood 50 % sembuh………….pengobatan

(+) 20 % pengurangan gejala 30 % tidak ada perbaikan

Page 30: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Faktor yang berhubungan dengan prognosis yang baik:

Tingkat pekerjaan Penyesuaian fungsional yang tinggi Jenis kelamin (wanita) Onset sebelum usia 30 tahun Onset terjadi tiba-tiba Lama penyakit singkat Adanya faktor pencetus Waham kejar, somatik & erotik

Page 31: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK

Penatalaksanaan :- Hospitalisasi- Psikofarmaka : Haloperidol, Pimozide,

Lithium, Carbamazepin, Valproate,

Risperidone, Clozaril

- Psikoterapi : > individual > insight oriented > cognitive > behavioral

Page 32: GANGGUAN  AFEKTIF  PSIKOTIK