FUNGSI PENGAWASAN KEDUTAAN BESAR TIMOR LESTE DI INDONESIA TERHADAP MAHASISWA TIMOR LESTE DI...

download FUNGSI PENGAWASAN KEDUTAAN BESAR TIMOR LESTE DI INDONESIA TERHADAP MAHASISWA TIMOR LESTE DI YOGYAKARTA

of 78

  • date post

    28-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    398
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of FUNGSI PENGAWASAN KEDUTAAN BESAR TIMOR LESTE DI INDONESIA TERHADAP MAHASISWA TIMOR LESTE DI...

1 BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang TimorLestemerupakansatuNegaraRepublikDemokratyangdilaksanakan harikemerdekaannyapadatanggal20Mei2002,BertempatdiTacitolu(kotaDili). Menjadikan TimorLeste sebagai Negara pertamayanglahir dari kebebasannya, dan diakuiolehseluruhduniadantermasukIndonesia.TimorLestepunmendapatkan nama resmi dengan nama Democratic Republic oI East Timor ( RDTL). SehubungandengankemerdekaanituTimorLestemulaimelakukan hubunganbilateralantaraTimorLestedenganIndonesiapadaharikemerdekaan Negara Timor Leste. Dalam hubungan bilateral Timor Leste dan Indonesia menjalin kerjasamayangeratdibidangbaikdidalambidangPolitik,Ekonomi,Budaya, PertahanandanKeamanan,jugaPendidikansebagaiIaktorutamadalamjalinan kerjasamaantarakeduaNegaradimanahubungandiplomatikdilakukandiJakarta dan di Dili, maka mulailah jalinan kerjasama dalam hubungan internasional resmi ini. Seperti yang dikemukakan oleh pasal 2 konvensi wina tahun 1961 bahwa'PembukaanhubungandiplomatikantaraNegara-negaradanpembukaan perwakilan tetap diplomatik dilakukan atas dasar kesepakatan` Kesepakataninibiasanya di umumkan dalambentuk resmiseperti komunike bersama, kesepakatan bersama.perjanjian persahabatan atau kunci dari dari pasal 2 ini adalah kesepakatan bersama. 2 Mengacupadatujuan-tujuanyangtelahdisepakatiterbentukPerwakilan Diplomatik yang di namakan sebagai Kedutaan. Kedutaan Besar berpusat di ibu kota Negara Indonesia yaitu di Jakarta pusat, dan juga didirikan mendirikan Konsulat yangberada di Propinsi Bali dan di propinsi NTT ( kupang ). Misi Perwakilan Diplomatik diluarnegerimeliputisemuakepentinganNegaradanwilayahkerjanyameliputi seluruh Negara penerima.Kedutaan Besar adalah tempat kedudukan resmisuatu Negara di Negaralain gunasebagaipenhubung antara dua Negara dalammelakukanhubungan diplomatik. KantorkedutaanBesardipimpinolehseorangDutaBesar.KantorKedutaanBesar berIungsisebagaiperwakilanresmisuatuNegaradalammelakukantugas-tugasnya selamaberadadiluarnegeri.KedutaanBesarbertugasmembantumelakukan pengawasan penuh terhadap warganya dan melindungi warga negaranya yang tinggal danmemilikiurusandenganNegaraitu.KantorDiplomatikataukantorKedutaan mempunyaikantorsuatunegarayangditempatkansecarapermanendiibukota negara lain.Kedutaan adalah tempat bahwa pemerintah negara-negara yang berbeda telah dinegaralainyangmembantu wargamereka diluar negeri. DalamhaliniKedutaan seringbisamenjadititikkontaksaatwarganyaberadadalamkesulitantetapijuga bertindak sebagai suara untuk negara dalam hal-hal lain. KedutaanutamadinegaratersebutakandipimpinolehDutaBesardanmewakilikepentingannegara.Kedutaanmembantudalamberurusandengan 3 menciptakanhubunganyanglebihbaikdanmembantunegaranyayangdidunia. KedutaanyangadadiluarnegerimenpunyaitugaslangsungdariDepartemenLuar NegeriyangmempunyaitugasmembantuPresidendalammenyelenggarakan sebagianurusanpemerintahdibidangpolitikdanhubunganluarnegeri.Dalam menjalankantugasnya,DepartemenLuarNegeridibantuolehbadan-badandi bawahnya yang berada di luar negeri di negara-negara penerima atau pada organisasi-organisasi internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).DalammenjalankantugasyangdiberikanNegarakepadaPerwakilan Diplomatik(Kedutaan,Konsulat)Setiapnegarayangmenjalinhubungandengan negaralainditandaidengandilakukannyapertukaranperwakilandiplomatikantara negarayangdilakukandengancaramenempatkanpejabatdinegarapenerima. PejabatPerwakilanDiplomatikdisebutDiplomat.PerwakilanDiplomatikTimor LestediLuarNegeri(DiNegaraRepublikIndonesia)merupakanperwakilan pemerintah Timor Leste yang kegiatannya meliputi semua kepentingan Negara Timor LesteselamadiIndonesiadanwilayahkerjanyameliputiseluruhnegarapenerima. KedutaanBesardiluarnegerimemilikihak-hakistimewayangditetapkandalam konvensi wina 1961. Kedutaan adalahbagian dari satu Negara bagimasyarakatnyayangberada di kawasanLuarNegeri(diNegaraRepublikIndonesia)karenakedutaanberperan sangatpentinguntukmenjagadanmelindungiwargamasyarakatnyayangberadadi kawasan luar negeri tergantung dimana kedutaan itu ditempatkan. 4 DalamPerwakilanDiplomatikmempunyaitugas-tugasyangsudahdiatur untukmanjalankannya,paradiplomatdengandiberikanharapanbahwatugasyang dijalankanberjalansesuaidengankeinginandaripemerintah,dantugas-tugasitu sudahterteraSepertiyangtelahditulisberdasarkanpadapasal3KonvensiWina 1961, tugas seorang Perwakilan Diplomatik meliputi : 1. Mewakili negara pengirim di negara penerima. (Representasi) MenurutGerhardvonGlahn,yangdimaksuddenganrepresentasiadalahtidak terbatas pada tugas seremonial saja, akan tetapi juga meliputi hak untuk meminta kejelasan(baikprotes,memintapenjelasandanmelakukanpenyelidikan)pada pemerintah negara setempat sebab ia mewakili kebijakan politik dari negara yang mengirimnya. 2. Melindungikepentingannegarapengirimdankepentinganwarganegaranyadi negarapenerimadalambatas-batasyangdiperkenankanolehhukum internasional. (Proteksi) Semuanegaraharusmelaksanakankewajiban-kewajibaninternasionalmasing-masingdenganmenaatiketentuankonvensitermasukpeningkatannya.Perlunya peningkatantindakan-tindakankhususgunamelindungiindividu-individudan perwakilan karena ada kesenjangan-kesenjangan yang ada dalam aturan konvensi yangkinidiserahkankepadanegaraitusendiriuntukmenaIsirkandan melaksanaknatindakankhusustentangproteksimelaluisistemperundangan nasional masing-masing negara. 3 3. Melakukan perundingan dengan pemerintah negara penerima. (Negosiasi) Yang dapat melakukan sebuah perundingan pada umumnya adalah negara-negara yangberdaulatdanberkepentingan.Akantetapidapatdiberlakukansatu pengecualiandimanaapabiladiizinkanolehnegara,makakedutaanmempunyai hak penuh dalamperundingan atau Negosiasi, karena Seringkaliperundingan itu dilakukaolehutusankhusus,terutamauntukmasalah-masalahyangsiIatnya teknis. 4. Memperolehkepastiandengansemuacarayangsahtentangkeadaandan perkembangan negara penerima dan melaporkannya kepada negara pengirim.5. Meningkatkanhubunganpersahabatanantaraduanegarasertamengembangkan hubungan ekonomi, kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Dalam perlindungan itu juga telah lama sebelum berlakunya kedua konvensi yang dianut oleh banyak Negara sebagai hukum kebiasaan internasional. Hak perlindungan itumerupakanatributyangpalingmuliadansuci(Themostsacredandnoble attribution)dariperwakilansuatuNegara.Halitusangatpentingbagiperwakilan TimorLestedanIndonesia,KarenaselamawargamasyarakatTimorLesteyang baradadiIndonesiadibawahpengawasandanperlindungandariKedutaanBesar TimorLesteselagidalamkawasanwilayahRepublikIndonesiadengantergantung jugapadapembatasan-pembatasantertentuyangtelahdiaturdalamhubungan bilateral yang telah disepakati.6 Dengan demikian kedutaan Timor Leste di Indonesia berperan penting dalam melakukan pengawasan terhadap masyarakatnya yang ada di Indonesia terlebih-lebih kepadamahasiswaTimorLesteyangberadadiNegaraRepublikIndonesia.Karena padadasarnyapendidikanadalahsalahsatuhakyangharusdiperolehsetiapwarga Negara,makapemerintahatauNegaramempunyaikewajibanuntukmenciptakan mekanisme yangbaik kepadasemua warga Negaranya untuk bisamengakses dunia pendidikan.untuk itu tempat yang dijadikan penopang bagi pelajar Timor Lesteuntuk melaksanakanpendidikandiluarnegeriyaituNegaraIndonesia.Karenapemerintah TimorLestememberikanpeluangpadaparapelajaruntukmelanjutkanstudidi perguruantinggidiIndonesiasepertidiPropinsiDaerahIstimewaYogyakarta. KarenapadadasarnyasudahterterajelaspadaKonstitusiRDTL(Undang-Undang RDTL) pasal 59 ayat 3 bahwa'Negaraakanmengakuidanmengawasipendidikanswastadanpedidikan bersama`lehkarenaitukedutaansangatberperanpentingdalammengawasipara mahasiswa yang berada di Luar Negeri khususnya di kawasan atau wilayah Republik Indonesia (RI). Upayauntukmelakukanpengawasandanperlindunganterhadapwarga masyarakatTimorLestediIndonesiaperwakilandiplomatikataukedutaanTimor LestebekerjasamadenganperwakilanMahasiswayangberadadiYogyakartayang dinamakansebagaiAsosiacodosEstudantedeTimorLeste(AETIL)danjuga 7 bekerja sama dengan Negara Republik Indonesiadenganmelaluiinstansi atau badan yangterkaitdenganpengawasanorangasing.Dalamhalinipihakkedutaan berkoordinirdenganpihakDirektoratPendidikanNasional(DIKTI)gunadapat memperlancar mahasiswa agar dapat belajar di wilayah Republik Indonesia. PengawasankedutaanBesarmenjaminagarparapelajaryangmemegang paspordenganvisabelajaryangberadadikawasanIndonesiakhususnyadiDaerah IstimewaYogyakartadapatmelakukanprosesstudidenganbaikdantidakterjadi pelanggaran dan penyelewengan yang dapat berakibat pada pengusiran secara paksa, deportasiataudikenaidendasesuaidenganperaturan-peraturanyangberlakudi NegaraRepublikIndonesia.Instansiataubadanterkaitdalampenangananterhadap orangasingdiIndonesiaadalahDirektoratjenderalImigrasiyangberadadibawah Kementerian Hukum dan Hak asasi Manusia R.I. BerdasarkansuratedarandenganNo.ReIerensiETL/Educ/I/9/001tahun 2009No7pihakKedutaanBesarTimorLestediIndonesiamemberikanwewenang dantanggungjawabkepadaperwakilanmahasiswaTimorLeste(AETIL)guna mengurus dan mengkoordinir seluruh mahasiswa yang berada di wilayah Yogyakarta, makaberdasarkansumberyangdidapatdariperwakilanmahasiwaTimorLestedi Yogyakarta(AETIL)bahwapadadasarnyapelanggaran-pelanggaranyangterjadi padamahasiswaTimorLestediIndonesiakhususnyadiYogyakartadengankasus-kasus pelanggaran yang terjadi yaitu :8 Padatahun2010denganjumlahmahasiswaTimorLesteyangmemegang paspordenganvisabelajarkuranglebihdari1200orangdenganpelanggaranyang terjadi sebagai berikut : 1. Pelanggaranterhadapbataskunjunganvisabelajaryangditentukanolehpihak Imigrasi sehingga jumlah pelanggaran yang terjadi sampai dengan 125 mahasiswa dikarenakan keterlambatan proses ijin belajar2. Pelanggaranterhadappenyalahgunaanijintinggaldenganjumlahmahasiswa sampaidengan10orangsehinggadikenaidendaberdasarkanhukum Keimigrasian yang berlaku.3. Pelanggarandengantidakmentaatiperundang-undangandenganjumlahsampai dengan10mahasiswaTimorLestesehinggaharusdipulangkanataudikenai denda berdasarkan undang-undang yang berlaku di Indonesia. DanPadatahun2011denganjumlahmahasiswakuranglebihdari1500 mahasiswa Timor Lestedengan pelanggaran yang terjad