FISIOLOGI REPRODUKSI, fertilisasi

download FISIOLOGI REPRODUKSI, fertilisasi

of 22

  • date post

    23-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    43
  • download

    27

Embed Size (px)

Transcript of FISIOLOGI REPRODUKSI, fertilisasi

  • FISIOLOGI REPRODUKSIFERTILISASIsiklus

  • SEL TELURTelur dikelilingi oleh zona pelusida. Oosit akan tetap hidup selama 6-24 jam setelah ovulasiSPERMASaat koitus, jutaan sperma terdeposit pada vagina bagian atas. Sperma tidak dpt melewati serviks menuju rongga uterus bila mukosa serviks tidak dalam keadaan siap. Keadaan ini biasanya didapatkan pada pertengahan siklus ketika kadar estrogen tinggi dan kadar progesteron rendah. Dimana estrogen melunakkan serviks dan membuat sekret serviks menjadi tipis dan encer sedangkan progesteron sebaliknya

  • Pada kondisi yg paling baik, sperma membutuhkan 2-7 jam untuk bergerak melewati uterus menuju tempat fertilisasi di dalam saluran telur. Transpor dipengaruhi oleh dorongan dari sperma itu sendiri dan dibantu cambukan silia pada sel yang melapisi dinding uterusBiasanya hanya beberapa ratus sperma yang mencapai saluran telur dimana mereka akan tetap hidup samapai masa ovulasi

  • Setelah ovulasi, spermatozoa akan mengalami reaktivasi dan mulai bergerak menuju sel telurSpermatozoa dapat bertahan hidup selama 24-48 jam dalam saluran reproduksi wanitaPenetrasi zona pelusida memungkinkan terjadinya kontak antara spermatozoa dan membran oosit. Inti sel sperma kemudian memasuki sitoplasma sel telur

  • Sistem hormon wanitaHormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, hormon pelepas-gonadotropin (GnRH)Hormon hipofisis anterior, hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon lutein (LH) keduanya disekresi sebagai respon terhadap pelepasan GnRH dari hipotalamusHormon-hormon ovarium, estrogen dan progesteron yang disekresi ovarium sebagai respon terhadap kedua hormon dari kelenjar hipofisis anterior

  • Berbagai macam hormon ini tidak disekresikan dalam jumlah konstan sepanjang daur ulang seksual bulanan wanita tetapi disekresi dg kecepatan yg sangat berbeda selama berbagai bagian dlm daurTerdapat 2 hasil bermakna dari siklus seksual wanita yaitu hanya satu ovum matang yg normalnya dikeluarkan dari ovarium setiap bulan dan endometrium uterus dipersiapkan untuk implantasi ovum yg telah dibuahi pada saat tertentu dalam bulan

  • Pada usia 9-10 tahun hipofisis secara progresif mulah menyekresi lebih banyak FSH dan LH yg mencapai puncaknya pada awal siklus seksual bulanan antara usia 11-16 tahunPeriode perubahan ini disebut pubertas dan siklus menstruasi pertama disebut menarkeSetiap bulan dari siklus seksual wanita terjadi kenaikan dan penurunan jumlah FSH dan LH

  • Siklus bulanan endometrium dan menstruasiFase proliferasi (fase estrogen)terjadi sebelum ovulasi. Sesudah menstruasi hanya tinggal selapis tipis strima endometrium yg tertinggal serta kripta endometrium. Dibawah pengaruh estrogen yg disekresi sel-sel stroma dan sel epitel berproliferasi dg cepat dlm waktu 4-7 hari post menstruasi sehingga menyebabkan ketebalan endometrium meningkat sampai 3-4 mm. kelenjar edometrium khususnya servik akan menyekresi mukus yg encer mirip benang disepanjang kanalis servikalis untuk membantu mengarahkan sperma ke arah yg tepat menuju uterus

  • Fase sekretorik (fase progestasional)terjadi setelah ovulasi dimana progesteron dan estrogen disekresi dlm jumlah besar oleh korpus luteum. Estrogen menyebabkan sedikit proliferasi tambahan pada endometrium sedangkan progesteron menyebabkan pembengkakan yg nyata dan perkembangan sekretorik shgg dihasilkan kelenjar yg berkelok. Sitoplasma sel stroma bertambah banyak, deposit lipid dan glikogen meningkat dan suplai darah ke dlm endometrium meningkat. Pembuluh darah menjadi sangat berkelok-kelok dan menghasilkan ketebalan endometrium 5-6 mm sehingga menjadi kondusif untuk implantasi

  • Menstruasikira-kira 2 hari sebelum akhir siklus bulanan korpus luteum berinvolusi dan hormon hormon ovarium menurun tajam secara tiba-tiba terutama progesteron. Efeknya adalah involusi endometrium smp 65% dr ketebalan semula, pembuluh darah menjadi vasospastik dan terjadi pelepasan bahan vasokonstriktor dlm jumlah banyak sehingga terjadi proses nekrosis pada endometrium khususnya pembuluh darah. Akibatnya darah merembes ke lapisan vaskular endometrium yg daerah perdarahan akan bertambah besar dg cepat dlm waktu 24-36 jam. Dlm waktu 4-7 hari pengeluaran darah akan berhenti karena endometrium sudah mengalami epitelisasi kembali

  • ovulasiOvulasi pada wanita yang mempunyai siklus seksual normal 28 hari terjadi 14 hari setelah menstruasiTidak berapa lama sebelum ovulasi , dinding luar folikel yang menonjol membengkak dg cepa dan daerah kecil pada bagian tengah kapsul yg disebut stigma akan menonjol. Dalam waktu 30 menit kemudian cairan mulai mengalir dari folikel melalui stigma. Sekitar 2 menit kemudian ketika folikel menjadi lebih kecil karena kehilangan cairannya stigma akan robek cukup besar dan cairan yang lebih kental mengalami evaginasi keluar ke dalam abdomen. Cairan ini membawa ovum bersamanya yg dikelilingi oleh beberapa ratus sel granulosa kecil yg disebut korona radiata

  • LH dibutuhkan untuk perkembangan folikel ke tahap ovulasiSekitar 2 hari sebelum ovulasi LH meningkat dg pesat menjadi 6-10 x lipat dan mencapai puncaknya 16 jam sblm ovulasiFSH juga meningkat 2-3x pada saat yg bersamaan dan kedua hormon ini bekerja bersamaan untuk mengakibatkan pembengkakan folikel yang berlangsung cepat selama beberapa hari sebelum ovulasi

  • Mekanisme ovulasiHormon Lutein merangsang pengeluaran progesteron, memungkinkan terjadi 2 hal :

    Enzim proteolitik melemahnya dinding folikel degenerasi stigma pecahnya folikel envaginasi ovum

    Hiperemia folikel dan sekresi prostaglandin transudasi plasma ke dalam folikel pembengkakan folikel pecahnya folikel envaginasi ovum

  • Masuknya ovum kedalam tuba falopiBila terjadi ovulasi, ovum, bersama dg beratus-ratus sel granulosa dikeluarkan langsung ke dalam rongga peritoneum dan selanjutnya harus masuk kedalam salah satu tuba fallopi untuk mencapai kavum uteri

  • Pembuahan ovumSetelah ejakulasi dlm waktu 5-10 menit beberapa sperma akan dihantarkan melalui uterus ke ampula pada bagian akhir ovarium dari tuba fallopi yg dibantu oleh kontraksi uterus dan tuba fallopi yg dirangsang oleh prostaglandin dlm cairan seminal dan oksitosin yg dilepaskan oleh kelenjar hipofisis anterior selama orgasme wanita. Dari beratus juta sperma yang dideposit dlm vagina hanya beberapa ribu yg mencapai ampula

  • Pembuahan terjadi segera setelah ovum memasuki ampula. Sblm sperma dpt memasuki ovum, sperma harus menembus berlapis-lapis sel granulosa yg melekat disisi luar ovum yg disebut korona radiata dan juga harus berikatan dan menembus zona pelusida yg mengelilingi ovum sendiriSekali sebuah sperma telah masuk ke dalam ovum, kepala sperma akan membengkak dg cepat untuk membentuk pronukleus priaKemudian ke 23 kromosom dr pronulkleus pria dan 23 kromosom dari pronukleus wanita bersama-sama membentuk komplemen yg menyeluruh dg jumlah kromosom 46

  • Setelah pembuahan terjadi, perlu waktu 3-4 hari untuk transpor ke kavum uteriTranspor dipengaruhi oleh arus cairan yang lemah di dalam tuba akbiat kerja sekresi epitel ditambah kerja epitel bersilia yang melapisi tuba diaman silia selalu memecut ke arah uterus. Kontraksi yg lemah dari tuba fallopi juga mungkin membantu jalannya ovumSetelah ini terjadi peningkatan progesteron yg mengaktifkan otot polos tuba fallopi, melepas efek relaksasi yg memungkinkan ovum masuk ke dalam uterus. Dlm proses ovum memasuki uterus terjadi pembelahan sehingga membentuk blastokista

  • Setelah mencapai uterus, blastokista yg sedang berkembang biasanya tetap tinggal didalam kavum uteri selama 1-3 hari lagi sebelum berimplantasi dalam endometrium jadi implantasi biasanya terjadi kira-kira pada hari ke-5 s.d 7 setelah ovulasiSebelum implantasi blastokista mendapat makanan dari sekresi endometrium

  • Setelah implantasi terjadi sel-sel tropoblas dan sel-sel yg berdekatan lainnya baik dari blastokista maupun dari endometrium uterus berproliferasi dengan cepat membentuk plasenta dan berbagai membran kehamilan

  • **********************