Fisika vektor

Click here to load reader

  • date post

    13-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.526
  • download

    165

Embed Size (px)

Transcript of Fisika vektor

  • 1. Vektor Oleh :ARYA TRISNA ANANDA

2. Vektor Berdasarkan arahnya, besaran terbagi dua, yaitu: besaran skalar dan besaran vektor. Besaran Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Vektor diberi notasi diantaranya dengan huruf kecil cetak miring ditebalkan. a berarti vektor a b berarti vektor b Vektor dilambangkan dengan anak panah. Panjang anak panah menggambarkan nilai/besar vektor. Arah anak panah menyatakan arah vektor. 3. Penjumlahan Vektor 1. Metode Jajaran GenjangCara Grafis A+B= ?AAB A+-A B B-A+B= ? B -A + BC -A 4. Penjumlahan Vektor 2. Metode SegitigaCara Grafis AABA+B= ? B A+-AB -B C-B+C= ?C-B+C 5. Penjumlahan Vektor 3. Metode PoligonCara Grafis A BAA+B+C= ? -AC A+B+BC-BA+(-B)+C= ?CCA A+ (B) +C 6. Penjumlahan Vektor Cara AnalitisDengan Pendekatan Trigonometri Untuk sudut apit 90o dan < 180o R=a 2 + b 2 + 2.a.b. cos bRaUntuk sudut apit = 90o R=a +b 2b 2R90oaUntuk sudut apit = 180 (segaris) oR=a+b bila a dan bberlawanan arah, salah satu diberi tanda negatifab R 7. Penjumlahan Vektor Cara AnalitisDengan Pendekatan TrigonometriArah Vektor Resultan Untuk sudut apit = 90obR90oabRArah vektor R adalah terhadap vektor a. Untuk sudut apit antara 0o dan 180oArah vektor R adalah terhadap vektor a.a 8. SIFAT VEKTOR 9. Komponen Vektor Komponen vektor F adalah : FX = F cos aFYFFy = F sin a a FXBesar vektor F F=FX2+F2 YArah vektor Ftan a = FY / FX 10. MENGHITUNG BESAR R DAN ARAHNYABESAR R : R =(RX)2+(RY)2 =(-21)2+(-1)2 =441+1 =442 = 21,024ARAH R : tan = RY/RX = (-1/-21) = 0,048 = 183O JADI ARAH R ADALAH 183O TERHADAP SUMBU X POSITIF