Fermentasi Urine Sapi

download Fermentasi Urine Sapi

of 23

  • date post

    27-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.886
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Fermentasi Urine Sapi

FERMENTASI URINE SAPI (Bison benasus L) SEBAGAI PUPUK CAIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PERTANIAN

Disusun Oleh : LIA HERMAWATI FKIP/B.INGGRIS SEMESTER TIGA 2010/2011

HALAMAN PENGESAHAN FERMENTASI URINE SAPI (Bison benasus L) SEBAGAI PUPUK CAIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PERTANIANTelah disetujui dan disyahkan pada: Hari :

KATA PENGANTARAssalamualaikum wr,wb. Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat rahmat dan Karunia-Nya karya tulis dapat terselesaikan. ilmiah ini yang berjudulFERMENTASI URINE SAPI SEBAGAI PUPUK CAIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PERTANIAN

Saya berharap semua pihsk dapat mendukung kebijakan ini, selanjutnya kepada para peserta didik saya ucapkan selamat belajar dan dapat manfaatnya dari karya tulis ilmiah ini.Saya menyadari dalam penyusunan dan penulisanya tidak lepas dari adanya bantuan berbagai pihak untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada : 1. Ayah dan Ibu saya yang telah membantu saya dalam penelitian 2. Para petani Desa Jatiserang dan Desa Cijurey yang telah membimbing saya dalam perumusan masalah 3. Pak.Hj.Ade dari Desa Cijurey sebagai pemilik sapi 4. Rekan-rekan dan Sahabat yang telah mendukung dan menyuport saya selama penelitian Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan, namun kami menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan kerendahan hati kami menerima adanya kritik dan saran yang membangun dari pihak manapun demi perbaikan dimasa yang akan datang.. Akhir kata kami ucapkan selamat membaca. Semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Wassalamualaikum wr,wb. Jatiserang, Desember 2010

Penulis

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL ...........................................................................................................i HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................................ii KATA PENGANTAR .......................................................................................................iii DAFTAR ISI .................................................................................................................... iv

DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................................................v ABSTRAKSI .....................................................................................................................vi BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................1 A. B. C.......2 Latar

Belakang ...........................................................................2 Pembatasan

Masalah ....................................................................2 Permasalahan ......................................................................

D. E.

Tujuan

Penelitian........................................................................2 Manfaat

Penelitian......................................................................2

BAB II LANDASAN TEORI ...................................................................................3 BAB III PELAKSANAAN PENELITIAN............................................................... 7 A. B. C. D. E. F.Tempat dan

Waktu........................................................................ 7 Alat dan

Bahan.............................................................................7 Pelaksanaan

Penelitian...................................................................8 Hasil yang

dicapai.........................................................................8 Perhitungan biaya

wirausaha............................................................9 Sasaran

Penelitian.......................................................................10

BAB IV PENUTUP...........................................................................................................11

A......11

Kesimpulan..........................................................................

B.

Saran.................................................................................

.......11

DAFTAR LAMPIRAN1. Foto Pengambilan Urine sapi 2. Foto Pengambilan Tetes tebu 3. Foto Penambahan Lengkuas, jahe, butrowali, kunyit, kencur, temu ireng 4. Foto Proses Pembuatan Pupuk cair dari Urine sapi 5. Foto Pengemasan 6. Hasil penggunaan pupuk yang digunakan pada tanaman

FERMENTASI URINE SAPI SEBAGAI PUPUK CAIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PERTANIANABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk memenfaatkan urine sapi sebagai pupuk cair untuk meningkatkan produksi pertanian. Penelitan ini dilaksanakan selama bulan Desember 2007, bertempat di My Home ( Rumah Pribadi ) Komposisi bahan yang digunakan adalah: urine sapi, lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, butrowali, tetes tebu. Dari hasil penelitian yang dipoeroleh kesimpulan bahwa urine sapi bisa dibuat pupuk cair dengan menambahkan bahan - bahan tambahan seperti lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, butrowali. Bahan - bahan tadi berfungsi untuk menghilangkan bau urine sapi. Sedangkan untuk tetes tebu berfungsi untuk fermentasi dan memenyuburkan mikroorhanisme yang ada didalam tanah, tetes tebu ini sendiri mengandung bakteriSacharomyces Sereviceae yang berfungsi untuk fermentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh bahwa urine sapi bisa dibuat pupuk cair yang sangat menyuburkan tanaman pertanian.

BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Sapi (Bison benasus L) merupakan ternak ruminansia besar yang mempunyai banyak manfaat baik untuk manusia ataupun tumbuhan, seperti daging, susu, kulit, tenaga dan kotoran. Selain itu urinenya juga bisa dimanfaatkan. Urine sapi (Bison benasus L) bisa di buat pupuk cair sebagai pestisida untuk tanaman. Penulis telah membuat pupuk cair dan hasilnya cukup baik Pembuatan pupuk cair dari urine sapi (Bison benasus L) ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan waktu lama serta baik untuk tanaman dibandingkan dengan pupuk buatan pabrik. Bahan yang digunakan untuk membuat pupuk cair ini juga mudah di dapat dan biayanya relatif murah. Dengan adanya pembuatan pupuk cair ini masyarakat diharapkan mau mencoba membuat dan memakainya. Produk yang dibuat ini mempunyai keunggulan tersendiri yaitu harganya murah, pembuatannya mudah, bahan mudah didapat, dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Pupuk cair ini mengandung protein yang menyuburkan tanaman dan tanah seperti padi, palawija, sayur-sayuran, buah-buahan, bunga dan lain-lain. Produk ini berfungsi sebagai pengusir hama tikus, wereng, walang sangit, dan penggerek serta sebagai sumber pupuk organik. Pembuatan pupuk cair dari urine sapi (Bison benasus L) ini membutuhkan bahan tambahan lainnya agar urine berkomposisis kimia yag baik. Bahan tambahan ini

seperti lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, brotowali, dan tetes tebu. Untuk lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, brotowali maksud penambahan bahanbahan ini untuk menghilangkan bau urine ternak dan memberikan rasa yang tidak disukai hama. Untuk tetes tebunya untuk fermentasi urine sapi (Bison benasusL) dan menyuburkan mikroba yang ada di dalam tanah, karena tetes ini mengandung bakteri Sacharomyces cereviceae. Berdasarkan uraian tersebut penulis mengambil penelitian yang berjudul "FERMENTASI CAIR URINE SAPI (Bison

benasus L)SEBAGAIB. Pembatasan masalah 1. 2.3.

PUPUK

UNTUK

MENINGKATKAN

PRODUKSI PERTANIAN".

Urine sapi yang digunakan sapi (Bison benasus L)jantan jawa dirumah

Bapak H.Ade Desa Cijurey,Kec.Panyingkiran-Majalengka Lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, butrowali dibeli dipasar

Kadipaten Tetes tebu dibeli di Bapak Panut sentra produksi Alkohol Bekonang

C. Permasalahan Apakah urine sapi (Bison benasus L) bisa dijadikan pupuk cair untuk meningkatkan produksi pertanian? D. Tujuan Penelitian Untuk memanfaatkan urine sapi (Bison benasus L) untuk dibuat pupuk cair untuk meningkatkan produksi pertanian E. Manfaat Penelitian 1. Memanfaatkan limbah petarnakan khususnya urine sapi untuk pupuk cair 2. Meningkatkan intensifikasi pertanian 3. Meningkatkan masyarakat untuk berwirausaha sendiri 4. Untuk perkembangan teknologi pertanian

BAB II LANDASAN TEORISiapa bilang air kencing sapi merusak lingkungan. Buktinya, sapi di Desa Cijurey kec.Panyingkiran kab.Majalengka Air kencing dari satu ekor sapi mamp menyuburkan sekitar empat hektare sawah yang setiap hektarenya bisa menghasilkan enam hingga delapan ton padi atau gabah.Air kencing, ya tetap air kecing, yang keluar dari alat vital sapi,. Kandungan kimia urine sapi adalah N : 1,4 sampai 2,2 %, P: 0,6 sampai 0,7%, dan K 1,6 sampai 2,1. Namun sebelum keluar dari tubuh sapi itu, makanan sapi harus direkayasa dulu. Awalnya, hasil penemuan yang disebut sistem pupuk organik urine sapi (kosarin), semata-mata memang bukan untuk menyuburkan tanaman atau tumbuhan. Melainkan untuk menyuburkan sapi. Cara menggemukkan sapi ini dengan memberikan makanan jeram dicampur garam dan enzym Bossdext (Setiono Hadi, 2004). Peningkatan produksi jahe di Indonesia sangat diperlukan, yang dapat dilakukan melalui perbaikan tehnik budidaya terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman.Penggunaan pupuk kandang dan urin sapi sebagai zat pengatur tumbuh diharapkan mampu memperbaiki pertumbuhan tanaman jahe sehingga produksinya meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis pupuk kandang, pengaruh konsentrasi urin sapi dan interaksi antara penggunaan beberapa macam pupuk kandang dan konsentrasi urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe muda ( Hary Witriyono, 1993).

Budidaya tanaman kencur di pedesaan umumnya masih bersifat sampingan. Maka tidak heran bila kuantitas dan kualitasnya beraneka ragam. Buku ini menyajikan cara penanaman