Ferment Or

download Ferment Or

of 18

  • date post

    22-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    48
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Ferment Or

FERMENTORWENNY SURYA MURTIUS

DESKRIPSI FERMENTOR Fermentor adalah alat untuk menjalankan fermentasi yang dapat mencegah pengaruh lingkungan dari luar. Diantara parameter yang dikontrol: 1. Suhu 2. pH 3. Oksigen terlarut 4. Komposisi/nutrisi

Fungsi dasar dari fermentor adalah menyediakan lingkungan (kondisi) yang dapat dikontrol untuk pertumbuhan mikroorganisme Fermentor dirancang sedemikian rupa, sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama, dilengkapi dgn sistem yg bisa mengendalikan faktor2 yang seharusnya dikontrol.

Syarat Fermentor Harus mampu dioperasikan aseptic (sterilisasi dgn uap) Mampu mengontrol seluruh faktor yang diinginkan (harus dikontrol) Evaporasi yang hilang dari fermentor tidak boleh berlebihan, shg hindari kebocoran Penghubung antar alat (konstruksi alat) dilas Hindari bentuk2 yg sulit disterilkan Konsumsi energi hrs minimal Fermentor dilengkapi dgn fasilitas pengambilan contoh Dapat dioperasikan dgn jumlah kerja minimal baik untu pengoperasian, pemanenan produk, pembersihan dan pemeliharaan. Bagian dlm bejana dirancang agar permukaannya halus

Jenis Fermentor

Fermentor berdasarkan pemberian substrat1. Batch Fermentor Fermentasi tertutup Fermentor diisi nutrisi/medium, suhu dan pH diset Inokulum dimasukkan sampai waktu fermentasi yg diinginkan Proses sampai fase stasioner Tidak ada nutrisi yg ditambahkan Untuk menghasilkan biomassa sel, yg diperhatikan adalah konsentrasi substrat awal dan jenis substrat

Retensi MO dlm Fermentor MO tdk hilang selama fermentasi MO memiliki waktu untuk beradaptasi dan kecepatan pembelahan maks Biotransformasi MO berjalan baik dgn parameter lingkungan yg terkontrol MO dpt lbh cepat/lambat ke fase stasioner atau terakumulasi toksik saat nutrisi terbatas

2. Kontinyu Pemberian nutrisi secara kontinyu Volume nutrisi dalam fermentor harus tepat anatara nutrisi yg dikeluarkan dan masuk (ekuivalen) Proses fermentasi bersifat sensitif terhadap kontaminasi Biomassa berkurang karena ikut terbuang

Lanjutan,,,, Pada sistem ini, konsentrasi substrat maupun densitas mikroba relatif konstan (kondisi mantap) Sehingga sistem fermentasi dikontrol secara kemostat dan turbidostat. Kemostat, mengontrol pertumbuhan MO dgn mengatur konsentrasi salah satu nutrient pembatas dalam medium Turbidostat, kontrol untuk mempertahankan pertumbuhan dan konsentrasi sel dgn memantau kekeruhan medium

Lanjutan,,, Fermentor sistem kontinyu dpt dibedakan atas sistem kontinyu terbuka dan tertutup. 1. Terbuka: Katalis dlm bentuk enzim atau biomassa sel keluar bersama aliran produk 2. Tertutup: Katalis tetap berada dlm fermentor Atau dibedakan berdasarkan single stage atau multi stage, atau berdasarkan tangki pengaduknya

Retensi MO dlm fermentor MO, nutrisi dan cairan ikut terbuang MO membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi setiap penambahan nutrisi Renatan terhadap MO kontaminan

3. Fed-batch Nutrisi ditambahkan pada fase yang dibutuhkan Selama fermentasi kecepatan pertumbuhan MO dan konsentrasi biomasa dapat dikontrol dgn penambahan nutrisi saat tertentu Konsentrasi substrat dapat dipertahankan

Retensi MO dlm Fermentor MO lebih sehat karena nitrisi terpenuhi (pemberian nutrisi yg berselang)

Fermentor Gelembung Tim ilmuwan Rockefeller university, AS berhasil menciptakan gelembung sistetis kevil yang mampu memproses gen, berbahan dasar sel biology makhluk hidup. Dinding lembut selnya terbuat dari molekul lemak (putih telur) Isi sel, ekstraksi dari isi perut serangga (E. Coli) Mampu menerjemahkan sandi DNA dan menghasilkan protein, dgn menambahkan enzim dari virus

Perlengkapan Fermentor Antara lain: Tangki pengaduk, inlet gas dan sistem kontrol. Sistem kontrol yg diperlukan: 1. Sistem terstat (pengukur dan pengontrol suhu) 2. Sistem pengaduk (agitasi) 3. Sistem pengocok (aerasi) 4. Sterilisasi reaktor 5. Pengukur dan pengontrol tekanan 6. Analisa gas yg keluar

Parameter yg dpt diamati dgn sistem kontrol Suhu dlm fermentor Tekanan dlm fermentor Debit O2 Kecepatan agitasi Kecepatan aliran media Oksigen terlarut Karbondioksida terlarut pH Potensi redoks Konsentrasi substrat pd produk Biomassa sel

Gambar pengaduk pd Fermentor