Faal kontrasepsi

download

of 145

  • date post

    09-Dec-2015
  • Category

    Documents
  • view

    10
  • download

    5

Embed Size (px)

description

FAAL KONTRASEPSI

transcript

  • Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.

  • dr. Kusuma A SpOG

  • INGIN IKUT KB KONSELINGUsiaLama menikahJumlah anak & cara persalinanSiklus haidKeluhan keputihan, nyeri haid, perdarahan RPD HT, DM, CV, Migrain, op. KET dllRiwayat KB sblmnyaINDIKASI & KONTRAINDIKASI

  • METODE KONTRASEPSISEDERHANATanpa AlatDengan AlatMODERNHormonalIUDSTERILISASI

  • METODE SEDERHANATANPA ALAT a. KB Alamiah :Metode Kalender (Ogino-Knaus)Metode Suhu Badan Basal (Termal)Metode Lendir Serviks (Billings)Metode SimtotermalRhytm methodMetode Palpasi serviks b. Coitus Interuptus c. Metode Amenore Laktasi (MAL)

  • METODE SEDERHANA (DENGAN ALAT) a. Mekanis (barrier)KondomBarier Intra-VaginalDiafragmaKap Serviks (cervical cap)Spons (sponge) b. Kimiawi SpermisidVaginal creamVaginal foamVaginal JellyVaginal SuppositoriaVaginal tablet (busa)Vaginal Soluble film

  • METODE MODERN (HORMONAL) a. Per-oral (pil)Pil Oral Kombinasi (POK)Mini PilMorning After Pill b. Injeksi/SuntikanDepo ProveraNoristeratCyclofemc. Sub-kutis/bawah kulit : ImplantNorplant : 6 batangIndoplant : 2 batangImpanon: 1 batang

  • METODE MODERN (IUD/AKDR) a. AKDR generasi pertama : Lippes Loop (LL) b. AKDR generasi kedua Cu T 200 B, Cu T 280 ACu 7ML Cu 250, ML Cu 375Nova T Cu 200 AgMedussa Pessarc. AKDR generasi ketigaProgestasertLevo Nova

  • ENDOKRINOLOGI REPRODUKSIPengaturan siklus reproduksi hub rumit antara RF, GnH & hormon steroid3 macam mekanisme :Long feedback loop atur neg dan pos feed back dr h.steroid thd hipothalamus dan hipofiseShort feedback loop atur neg feed back dr GnH thd sekresi hipofise melalui hambatan pd hipothalamusUltrashort feedback loop menunjukkan inhibisi RF thd sintesisnya sendiri

  • FUNGSI HIPOFISEDibawah pengaruh RH, adenohipofisis mengeluarkan hormon tropik :TSHACTHGHMSHFSHLH PRL

  • HORMON OVARIUMMbt 3 macam hormon steroidEstrogenProgesteronAndrogen

  • ESTROGEN (E)Bentuk utama adl 17 estradiol diubah jadi estron & estriol efek E 20 tahun)Sering mengalami sakit kepala (migraine)Hipertensi (> 180/110)Mengidap kanker payudaraMengidap tumor hati Harus menjalani operasi besar/mayor dengan masa istirahat yang panjang*Sumber: WHO 1996.

  • KKO: Kondisi Klinik yang Masih memiliki Peluang untuk Penggunaan Batasan UmurDiabetes (tidak ada komplikasi atau < 20 tahun lamanya)EndometriosisKanker saluran genital (serviks, endometrium atau indung telur)Hipertensi ringan < 160/100)Ikterus yang tidak terkait langsung dengan kehamilan atau tidak berbahaya (kholestasis)Penyakit trofoblastik (baik risiko tinggi maupun tidak)*

  • CARA PEMAKAIAN

  • KKO:Kapan DimulaiSetiap saat bila yakin klien tidak hamil Hari ke 1-7 dari siklus menstruasi Postpartum:Setelah 6 bulan, jika menggunakan MLASetelah 3 minggu, jika tidak menyusui Pasca keguguran (segera atau dalam waktu 7 hari setelah keguguran)*

  • 25 mg Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) dan 5 mg Estradiol Valerat.50 mg Noretindron Enantat (Net-En) dan 5 mg Estradiol Sipionat

    Jenis-jenis KSK

  • Mengganggu pertumbuhan endometrium, sehingga menyulitkan proses implantasiMempertebal mukus serviks (mencegah penetrasi sperma)Mengurangi transportasi sperma di saluran telur (tuba fallopi)Menekan ovulasiMekanisme Kerja

  • KONTRASEPTIF Tak mengganggu proses sanggama Tidak perlu periksa dalam Efek samping minimal Klien tidak perlu menyimpan obat Tak tergantung kebiasaan lupa minum obat Mengurangi jumlah perdarahan anemia Mengurangi nyeri haid/dismenore Mencegah kanker ovarium dan endometrium Mencegah kehamilan ektopikKeuntungan

  • Ada perubahan pola haidPada awal penggunaan sering timbul mual, pusing, tegang dan nyeri payudaraEfektivitas berkurang bila berinteraksi dengan anti konvulsif (fenitoin, barbiturat) dan tuberkulostatik (rifampisin)Kadang-kadang timbul komplikasi serius (stroke, serangan jantung, thrombosis paru)Kesuburan tak segera pulih walaupun penggunaannya telah dihentikanKeterbatasan

  • Menyusukan bayi > 6 bulan Pascapersalinan dan tidak menyusukan bayinya Yang mengalami dismenore/nyeri haid hebatKSK sesuai untuk Wanita dengan kondisi sebagai berikut:

  • Hamil atau diduga hamilPerdarahan per vaginam yang belum jelas asalnya/penyebabnyaPerokok dengan usia > 35 thRiwayat penyakit jantung atau tekanan darah tinggi (>180/110)Riwayat thromboemboli atau Diabetes Melitus lebih dari 20 thPenyakit hati akutKeganasan payudara KSK tidak sesuai untuk wanita dengan kondisi sebagai berikut :

  • Dalam 7 hari pertama menstruasiSetelah 7 hari jika belum melakukan sanggama atau sedang menggunakan metode kontrasepsi lainTidak haid pastikan dulu klien, dalam 7 hari kemudian tidak sanggama atau sedang menggunakan metode kontrasepsi lainPasca persalinan 6 bulan, memberikan ASI Eksklusif, belum haid pastikan tidak hamilWaktu untuk memulai penggunaan

  • Pasca abortus berikan dalam 7 hari pertama pascaevakuasi sisa konsepsiGanti cara :Suntikan lain sesuai jadwalKontrasepsi Hormonal Kombinasi lain, bila digunakan secara benar segera berikan. Lakukan uji kehamilan bila meragukanNon hormonal bila dipastikan tidak hamil, dapat segera berikan. Bila hingga hari 7 menstruasi, tak perlu kontrasepsi pelindung lainnyaWaktu untuk memulai penggunaan :

  • Berikan secara intra muskuler, setelah penggunaan awal, perlu diulangi setiap 4 mingguDianjurkan untuk 7 hari lebih awal risiko perubahan pola haid atau timbul gangguan berupa perdarahanBila terlambat lebih dari 7 hari bila tidak sanggama atau menggunakan kontrasepsi lain (kondom) maka dapat diberikan suntikan ulangan

    Cara Penggunaan

  • Penderita hipertensi < 180/110 masih dapat menggunakan KSK, tetapi perlu pengawasanDiabetes Melitus dapat menggunakan KSK jika terkontrol dan berlangsung < 20 thMigren, dapat menggunakan KSK jika tidak ditemukan kelainan neurologik Pengguna rifampisin/obat epilepsi, pilih KSK dengan etinil estradiol 50 g Penderita anemi bulan sabit (sickle cell), tidak dapat menggunakan KSKKondisi Medik yang harus diperhatikan

  • Amenorea

    Mual/pusing atau muntah

    SpottingSingkirkan kemungkinan hamilJika hamil konselingKonseling, bahwa darah tidak terkumpul di rahim

    Pastikan tidak hamil. Informasikan hal tsb bisa terjadi.Jika hamil konseling/rujukKonseling bahwa hal tersebut adalah normal. Bila sangat menganggu atau berlanjut terus ganti caraMenatalaksana Efek Samping

  • Harus suntik ulang setiap 4 mgBila tidak haid 2 bulan harus pastikan bahwa klien tidak hamilHarus memberitahukan pada petugas bila menggunakan obat-obatan lain bersamaan dengan penggunaan KSKAda efek samping berupa mual, sefalgia, tegang dan nyeri payudara, dan spotting pada 2-3 kali suntikan pertamaHal yang harus diingat klien

  • *KONTRASEPSIORAL PROGESTIN (KOP)Progestin-Only Pills (POP)Pelatihan Teknologi Kontrasepsi Terkini (Contraceptive Technology Update CTU)Jakarta, 20 24 Mei 2003

  • Jenis-Jenis KOPKemasan 35-pil: 300 g levonorgestrel atau 350 g norethindroneKemasan 28-pil: 75 g norgestrel*

    Pil Progestin Bahan AktifBanyaknya gMicrolutMicronorOvretteLevonorgestrelNorethindroneNorgestrel30035075

  • Mekanisme Kerja*Menekan ovulasiPerubahan endometrium membuat implantasi lebih sulitMengentalkan lendir servik (mencegah penetrasi sperma)Mengurangi transportasi sperma dalam saluran telur (tuba fallopian)

  • Manfaat KontraseptifEfektif bila diminum pada waktu yang sama setiap hari (0.055 kehamilan per 100 wanita selama tahun pertama pemakaian)Bila anamnesis dan tampilannya normal, tidak perlu dilakukan periksa dalam (bimanual)Tidak mempengaruhi produksi ASIKesuburan segera pulih bila penggunaan dihentikanTidak mengandung estrogen atau mempunyai efek samping yang disebabkan oleh asupan estrogen*

  • Manfaat NonkontraseptifMengurangi kram haidMengurangi jumlah perdarahan haidBerkurangnya jumlah darah haid dapat memperbaiki kondisi anemiaMempunyai efek protektif terhadap kanker endometriumMengurangi insidensi keganasan payudaraMengurangi kehamilan ektopikMempunyai cara kerja yang secara tak langsung akan melindungi pengguna terhadap PRP/PID*

  • KOP sesuai untuk : Wanita:Dari semua usia suburDari semua paritas termasuk wanita nuliparaSedang menyusui (6 minggu pascapersalinan atau lebih) dan membutuhkan kontrasepsiPascapersalinan dan tidak menyusukan bayinyaPascakeguguran*

  • KOP sesuai untuk : Wanita:Dengan hipertensi < 180/110, mengalami masalah pembekuan darah atau anemia bulan sakit (sickle cell)Dengan dismenore sedang hingga beratPerokok (tak dibatasi usia dan jumlah batang rokok)Yang tidak menyukai efek samping atau tidak boleh menggunakan hormon estrogenYang menginginkan kontrasepsi pil progestin tetapi tidak dalam bentuk injeksi atau susuk*

  • Konseling Tambahan perlu diberikan pada :Wanita:Pelupa dan sulit untuk mengingat harus makan pil setiap hari pada saat yang samaYang sangat terganggu dengan adanya perubahan pola haid atau perdarahan di luar siklus normal mereka*

  • KOP tidak sesuai untuk : Wanita yang sedang hamil atau kepastian kehamilannya belum dapat ditentukan secara pasti*Source: WHO 1996.

  • Beberapa Kondisi Medik yang Perlu diperhatikan pada Pengguna KOP :KOP tidak dianjurkan pada wanita dengan kondisi berikut ini, kecuali jika tidak tersedia atau tidak cocok dengan metode lain:Sedang menyusui (< 6minggu postpartum)Mengalami perdarahan per vaginam yang belum pasti penyebabnya (terutama bila ada kecurigaan kegansan)Karsinoma (sedang menderita atau ada riwayat)Ikterus (aktif, simptomatik)*Source: WHO 1996.

  • Beberapa Kondisi Medik yang perlu d