Faal hemostasis

download Faal hemostasis

of 19

Embed Size (px)

description

Hemostasis berarti pertahanan terhadap kehilangan darah atau dapat diartikan berhenti mengalirnya darah keluar pembuluh darah

Transcript of Faal hemostasis

  • 1. XAGA PURBAYU KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013

2. XTubuh manusia selalu diancam oleh serangan pathogen baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh itu sendiri. Untuk itu tubuh memerlukan mekanisme pertahanan yang ampuh untuk tetap dapat hidup (survive). Salah satu diantara pertahanan tubuh tubuh itu adalah hemostasi KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 3. XHemostasis berarti pertahanan terhadap kehilangan darah atau dapat diartikan berhenti mengalirnya darah keluar pembuluh darahKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 4. X Mekanisme hemostasis menjaga jangan sampai terjadi kehilangan darah setelah trauma. Sistem fibrinolitik usaha untuk menghindari trombosia. Sistem kalikrein/kinin menyediakan komponen lekotaktik dan vasoaktif. Sistem komplemen berperan dalam penanggulangan infeksi dan penyakit imun dengan menyediakan zat-zat vasoaktif, kemotaktik dan membantu proses fagositosis. KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 5. Xluka Sel endotel Melepaskan endothelinKolagen terpaparVASOKONSTRIKSI Adesi trombosit Tr teraktivasi Perubahan btk Reaksi pelepasan Agregasi trombosit) Sumbat hemostatik HEMOSTASIS PRIMER KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 6. XFaktor jaringan / tissue factor dilepaskan dr. perlukaan Aktivasi sistim koagulasi dg tujuan akhir: aktivasi trombin Induksi tr & reaksi pelepasanFibrin polimerisasi fibrinogenfibrinDeposit jaringan fibrinHEMOSTASIS SEKUNDERPolimerisasi fibrin & agregat tr membtk sumbat hemostatik permanenUtk keseimbangan: t-PA & trombomodulin dilepaskanFIBRINOLISIS KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 7. X Vaskuler/ pembuluh darah Trombosit Koagulasi darah, dan untuk menyempurnakan system hemostatis diperlukan sistem fibrinolitik. Sistem fibrinolisis Inhibitor KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 8. Pembuluh darahFaktor koagulasiXFibrinolisis.. ..lekositeritrosit.. ..Inhibitortrombosit.. KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 9. Xrefleks vasokontriksi terhadap trauma yang akan memperlambat aliran darah keluar. Vasokonstriksi diperkuat oleh adanya tromboxane A2 dan scrotonin yang menyebabkan kontraksi otot polos pembuluh darah tadi.Fase ini berlangsung 2 3 detik.KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 10. Xmelepaskan Tromboxane A2 pada proses vasokontriksi. Membantu menghentikan pendarahan melalui mekanisme sumbat trombosit maupun dengan bantuan faktor koagulasi pada luka besar.KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 11. XDi dalam darah terdapat 2 macam bahan yang fungsinya berlawanan, yaitu : 1. Prokoagulan (factor pembekuan Ca2+, trombosit, dll) 2. Antikoagulan / inhibitor (heparin, antitrombin dll, protein S, protein C dll).KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 12. XUntuk terjadinya koagulasi darah (Pembelahan darah) banyak teori yang diajukan, tetapi yang banyak dianut orang adalah hipotesa Air terjun . Dalam teori ini koagulasi darah pada prinsipnya dibagi dalam 3 fase, yaitu : 1. Fase pembentukan protrombin aktifator 2. Fase perubahan protrombin menjadi thrombin 3. Fase perubahan fibrinogen menjadi fibrin KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 13. XKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 14. X1. Jalur Intrinsik 2. Jalur Ektrinsik 3. Jalur BersamaKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 15. X Tahap proses koagulasiAnak tangga koagulasiPT APTT coagulation cascadeTT waterfallSistim fibrinolisis KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 16. XKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 17. XKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 18. XKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R 19. XKELUAR KEMBALIKEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN ANALIS KESEHATAN 2013KEMENTERIAN KESEHATAN R