EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI Depan.pdflahan kawasan industri. Proses perolehan...

download EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI Depan.pdflahan kawasan industri. Proses perolehan data

If you can't read please download the document

  • date post

    11-Jul-2019
  • Category

    Documents

  • view

    244
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI Depan.pdflahan kawasan industri. Proses perolehan...

  • EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI

    DI WILAYAH PENGEMBANGAN INDUSTRI

    KABUPATEN KARAWANG

    SKRIPSI

    Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

    Mencapai Derajat Sarjana S-1

    Fakultas Geografi

    Disusun Oleh :

    Ria Aryati

    No.Mhs. E100140019

    PROGRAM STUDI GEOGRAFI

    FAKULTAS GEOGRAFI

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

    2017

  • ii

  • iii

  • iv

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Karya tulis ini kupersembahkan kepada:

    Bapak dan Ibuku tercinta yaitu Bapak Aribowo dan Ibu Herliyati yang selalu

    menemani, memberikan kasing sayang, memberi dukungan, dan selalu

    mendoakan yang terbaik untuk ananda.

    Semua sahabat-sahabat terbaik dan orang terkasih di dalam hidupku yang selalu

    mendukung dan menemaniku.

    Terimakasih untuk semuanya

  • v

    EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KAWASAN INDUSTRI

    DI WILAYAH PENGEMBANGAN INDUSTRI

    KABUPATEN KARAWANG

    Abstrak

    Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan tingkat kesesuaian lahan untuk

    kawasan industri di Kabupaten Karawang dan mengetahui karakteristik lahan yang

    sesuai untuk penentuan lokasi kawasan industri di Kabupaten Karawang. Lokasi daerah

    penelitian dibatasi pada wilayah pengembangan industri yang telah ditetapkan dalam

    RTRW Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode

    kuantitatif berjenjang tertimbang, dimana setiap parameter diberi harkat dan bobot

    sesuai dengan besar pengaruh yang dimiliki untuk mendapatkan tingkat kesesuaian

    lahan kawasan industri. Proses perolehan data dan pengolahan data dilakukan dengan

    memanfaatkan data penginderaan jauh dan aplikasi SIG, sedangkan teknik pengambilan

    sampel menggunakan teknik purposive sampling.

    Penelitian ini menggunakan dua data penginderaan jauh yaitu Citra Quickbird dan

    Citra Landsat 8. Citra Quickbird digunakan untuk memperoleh informasi penggunaan

    lahan sedangkan citra Landsat 8 digunakan untuk memperoleh informasi bentuk lahan.

    Berdasarkan hasil penelitian, wilayah pengembangan industri di Kabupaten Karawang

    memiliki 5 tingkat kesesuaian lahan yaitu sangat sesuai, cukup sesuai, sesuai marginal,

    tidak sesuai saat ini dan tidak sesuai permanen. Lahan di wilayah pengembangan

    industri sebagian besar memiliki tingkat kesesuaian marginal dengan luas sebesar

    391,85 km2 atau 66,93% dari luas wilayah pengembangan industri. Tingkat klasifikasi

    cukup sesuai juga terdapat pada lahan yang cukup luas yaitu sebesar 26,38% atau seluas

    154,44 km2. Lahan dengan klasifikasi cukup sesuai sebagian besar terletak di

    Kecamatan Cikampek dan Ciampel. Lahan dengan kelas sangat sesuai memiliki luasan

    yang sangat kecil yaitu sebesar 1,44% atau seluas 8,43 km2. Lahan dengan klasifikasi

    tidak sesuai permanen hanya terdapat pada Kecamatan Ciampel dengan luas 0,27 km2

    atau sebesar 0,05%, sedangkan lahan dengan klasifikasi tidak sesuai saat ini memiliki

    luasan sebesar 5,21% atau sebesar 30,48 km2. Karakteristik lahan yang sangat sesuai

    untuk pembangunan kawasan industri di Kabupaten Karawang yaitu memiliki

    kemiringan lereng datar hingga landai (0 8 %), daya dukung tanah diatas 2,75 kg/cm2,

    kedalaman muka air tanah berkisar 1,5-10 m, tekstur tanah yang dimiliki cenderung

    sedang hingga kasar, memiliki drainase sangat baik dan tingkat kerawanan banjir

    rendah, serta jarak terhadap jalan utama kurang dari 1500 meter.

    Kata Kunci : evaluasi kesesuaian lahan, Kabupaten Karawang, kawasan industri,

    wilayah pengembangan industry.

  • vi

    THE EVALUATION OF SUITABILITY FOR INDUSTRIAL ESTATE

    IN THE AREA OF INDUSTRIAL DEVELOPMENT

    KARAWANG REGENCY

    Abstract

    The purpose of this research is to determine the suitability level of the land for an

    industrial estate in Karawang regency, and to know the characteristics of the land

    suitable for determination of an industrial estate locations in Karawang regency. The

    location of the study area is limited to the area of industrial development that has been

    set in the RTRW Karawang. The research method used is the weighted tiered quantitative

    method, which each parameter is given the dignity and weight according to the great

    influence that owned to get the level of industrial land suitability. The process of data

    acquisition and data processing are carried out by using remote sensing data and GIS

    applications, while the technique of sampling using purposive sampling.

    This study uses two remote sensing data that are Quickbird Imagery and Landsat 8

    Imagery. Quickbird Imagery is used to obtain the information of land usage while

    Landsat 8 is used to obtain the information of landform. Based on the results of data

    processing, industrial development area in Karawang regency has 5 levels of land

    suitability that are very suitable, moderate suitable, marginally suitable, not suitable

    current and not suitable permanent. Land in the area of industrial development has

    largely marginal suitability level with an area of 391.85 km2, or 66.93% of the total area

    of industrial development. The level of the classification is also available on a wide area,

    namely 26.38 % or an area of 154.44 km2. Land with quite appropriate classification is

    largely located in District Cikampek and Ciampel. Land with a very appropriate

    classification has a very small area that is equal to 1.44 % or an area of 8.43 km2. Land

    classified as not suitable permanent is only found in the District of Ciampel with an area

    of 0.27 km2 or 0.05 %, while the land with no appropriate classification currently has an

    area of 5.21 % or of 30.48 km2. Land characteristics of very suitable class for Industrial

    Estate in Karawang is a land with a slope that is flat or has ramps (0-8%), the soil bearing

    capacity of more than 2.75 kg / cm2, the depth of the soil water levels ranged from 1.5 to

    10 m, the soil texture is medium to coarse, have excellent drainage conditions, has a low

    level of vulnerability to floods, and has a distance to the main road is less than 1500

    meters.

    Keywords: industrial estate, industrial development area, Karawang Regency,

    land suitability evaluation.

  • vii

    KATA PENGANTAR

    Assalaamualaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillahirobbilalamin, puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat

    Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk dapat berfikir

    dan belajar, serta petunjuk dan kemudahan dari-Nya dalam menyelesaikan laporan

    skripsi yang berjudul Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Kawasan Industri di

    Wilayah Pengembangan Industri Kabupaten Karawang. Laporan skripsi ini

    disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Strata 1 di Fakultas

    Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Penyusunan laporan skripsi ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak, baik

    dalam hal memberikan bimbingan, mengarahkan, maupun memberikan masukan

    kepada penulis. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan dan ketulusan hati

    penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

    1. Bapak Drs. Priyono, M.Si selaku Dekan Fakultas Geografi Universitas

    Muhammadiyah Surakarta.

    2. Bapak Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si dan Bapak Ir. Taryono, M.Si selaku

    dosen pembimbing skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan,

    arahan, masukan kepada penulis guna penyempurnaan skripsi.

    3. Bapak Drs. Suharjo, MS., Bapak Drs. Munawar Cholil, M.Si dan Ibu Dra.

    Retno Woro Kaeksi selaku tim dosen pembahas yang telah memberikan

    masukan, saran, dan kritik yang membangun kepada penulis.

    4. Seluruh dosen dan karyawan Fakultas Geografi Universitas

    Muhammadiyah Surakarta atas ilmu dan bantuan yang diberikan selama

    penulis menuntut ilmu.

    5. Ibunda tercinta yaitu Ibu Herliyati serta Ayahanda tersayang yaitu Bapak

    Aribowo yang selalu mendampingi, memberikan dukungan moril

    maupun materi, serta doa yang tak kunjung henti kepada penulis.

    6. Sahabat terkasih Fiqih Astriani, Dita Karuniawati, Widya Pamungkas P.,

    Annisa Kusuma Pradana, Ummu Salamah, Shinta Galuh K., Dwi Arini

  • viii

    Mandasari, Andhiko Edi Eka Sura S., dan Restu Dagi Utami atas

    kebersamaan, dukungan, doa dan bantuannya selama ini.

    7. Teman-teman program transfer dan regular S1 Fakultas Geografi

    Universitas Muhammadiyah Surakarta, terima kasih telah menjadi teman

    yang baik bagi penulis.

    8. Seluruh staff perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang

    telah membantu penulis dalam memberikan fasilitas keperpustakaan.

    9. Semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung

    dalam penyusunan laporan penelitian ini yang tidak dapat penulis sebutkan

    satu per satu.

    Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak

    kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, karena itu penulis menerima saran dan

    kritik yang membangun dari semua pihak untuk dapat meningkatkan kualitas hasil

    penulisan dan penyusunan laporan yang lebih baik lagi. Penulis berharap laporan

    ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan dapat digunakan sebagai sarana

    menambah ilmu pengetahuan serta pemikiran.

    Surakarta, Januari 2017

    Penulis,

    Ria Aryati

  • ix

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL i

    HALAMAN PENGESAHAN ii

    HALAMAN PERNYATAAN