EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBANsrena-polri.com/upload/DOC-254-12. NASKAH MONEV POLSEK

download EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBANsrena-polri.com/upload/DOC-254-12. NASKAH MONEV POLSEK

of 96

  • date post

    06-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBANsrena-polri.com/upload/DOC-254-12. NASKAH MONEV POLSEK

0

EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBAN

JAKARTA, MARET 2017

MARKAS BESAR KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

STAF PERENCANAAN UMUM DAN ANGGARAN

1

MARKAS BESAR

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

STAF PERENCANAAN UMUM DAN ANGGARAN

EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBAN

BAB I

PENDAHULUAN

1. Umum

Memasuki tahapan Renstra yang ketiga 2015-2019, dimana sekarang sudah

masuk pada tahun ke tiga, dengan sasaran kebijakan strive for exellence yaitu

menuju organisasi yang unggulan, maka Polri dituntut untuk mencapai

keberhasilan dalam pelaksanaan tugas walaupun masih dihadapkan pada

berbagai tantangan berupa harapan dan tuntutan dari masyarakat maupun

pemerintah, agar Polri dapat senantiasa meningkatkan kinerja dan pelayanan di

bidang kepolisian.

Perkembangan lingkungan strategis regional pada saat ini secara langsung

maupun tidak langsung dapat mempengaruhi tugas pokok dan fungsi Polri,

menyikapi hal tersebut Polri telah melakukan langkah-langkah di bidang

organisasi dengan melakukan penataan dan penguatan organisasi salah satunya

adalah dengan dibuatnya Polsek tipe Urban sebanyak 754 Polsek di jajaran

Polda.

Pembentukan Polsek Urban telah berjalan selama 6 tahun sejak

diterbitkannya Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 tentang Struktur

Organisasi dan Tata Kerja di Tingkat Polres dan Polsek, sehingga perlu

dilaksanakan monitoring dan evaluasi implementasinya untuk mengetahui sejauh

mana pelaksanaan tugas dan hambatan/kendala di lapangan yang mencakup

bidang SDM dan Sarpras serta dukungan anggarannya, diharapkan hasil dari

monitoring dan evaluasi implementasi Polsek Urban tersebut dapat dijadikan

pedoman dalam pengambilan keputusan di bidang organisasi di masa yang akan

datang.

2. Dasar . . . .

2

2. Dasar

a. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik

Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168);

b. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2010 tentang

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;

c. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang

Perubahan atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 Tahun

2010;

d. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 21

Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi

pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia;

e. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 22

Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi

pada Tingkat Kepolisian Daerah;

f. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun

2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian

Resort dan Kepolisian Sektor.

3. Ruang Lingkup

Lingkup pembahasan dalam naskah ini mencakup Sumber Daya Manusia

(SDM), sarana prasarana, dan dukungan anggaran, gangguan Kamtibmas serta

kendala atau hambatan yang dihadapi.

4. Maksud dan Tujuan

a. Maksud

Untuk mengetahui sampai sejauh mana implementasi pembentukan Polsek

Urban dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

b. Tujuan

Sebagai bahan masukan bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan lebih

lanjut dalam rangka mendukung operasionalisasi Polsek Urban dan

pengembangan organisasi kedepan.

5. Tata urut . . . .

3

5. Tata Urut

BAB I PENDAHULUAN

BAB II SUSUNAN ORGANISASI, DAFTAR SUSUNAN PERSONEL DAN

TUPOKSI

BAB III DATA EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBAN

BAB IV KAJIAN DAN ANALISIS

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI PENUTUP

6. Pengertian

a. Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri

adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan

ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan

perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam

rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri;

b. Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya

disingkat Mabes Polri adalah kesatuan organisasi Polri pada tingkat pusat;

c. Kepolisian Daerah yang selanjutnya disingkat Polda adalah pelaksana tugas

dan wewenang Polri di wilayah provinsi yang berada di bawah Kapolri;

d. Kepolisian Resor yang selanjutnya disingkat Polres adalah pelaksana tugas

dan wewenang Polri di wilayah Kabupaten/Kota yang berada di bawah

Kapolda;

e. Kepolisian Sektor yang selanjutnya disingkat Polsek adalah unsur pelaksana

tugas pokok fungsi kepolisian di wilayah kecamatan yang berada di bawah

Kapolres.

BAB II . . . .

4

BAB II

SUSUNAN ORGANISASI, DAFTAR SUSUNAN PERSONEL DAN TUPOKSI

7. Struktur Organisasi Polsek Urban

8. Rekapitulasi Daftar Susunan Personel Polsek Tipe Urban

NO UNSUR UNIT

ORGANISASI & JABATAN

POLRI PNS JML

KET

KBP

AKBP

KP

AKP

IP

BA

JML

IV

III

II / I

JML

1 2 3 4 5 6 7 8 9

10 11 12

PIMPINAN UNIT PROVOS SIUM SIKUM SIHUMAS SPKT UNIT INTELKAM UNIT RESKRIM UNIT BINMAS UNIT SABHARA UNIT LANTAS UNIT POLAIR *)

- - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - -

1 - - - - - - - - - - -

1 - - - - - 1 1 1 1 1 -

- 1 1 1 1 3 2 2 2 3 2 -

- 3 4 2 2 6 6

10 4

18 8 -

2 4 5 3 3 9 9

13 7

22 11 -

- - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - -

- - 2 - - - - - - - - -

0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 -

2 4 7 3 3 9 9

13 7

22 11 PM

*)

Pembentukannya disesuaikan dengan kebutuhan dan ditetapkan dengan Keputusan Kapolri.

JUMLAH 0 0 1 6 18 63 88 0 0 2 2 90

9. Tugas . . . .

5

9. Tugas Pokok dan Fungsi Polsek

Polsek bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan

keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pemberian

perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta tugas-tugas

Polri lain dalam daerah hukumnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

undangan.

Polsek menyelenggarakan fungsi:

a. pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dalam bentuk

penerimaan dan penanganan laporan/pengaduan, pemberian bantuan dan

pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi

pemerintah, dan pelayanan surat izin/keterangan, serta pelayanan

pengaduan atas tindakan anggota Polri sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan;

b. penyelenggaraan fungsi intelijen di bidang keamanan meliputi pengumpulan

bahan keterangan/informasi untuk keperluan deteksi dini (early detection)

dan peringatan dini (early warning), dalam rangka pencegahan terjadinya

gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pelayanan SKCK;

c. penyelenggaraan Turjawali, pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi

pemerintah dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban

masyarakat, dan penanganan Tipiring serta pengamanan markas;

d. penyelenggaraan Turjawali dan penanganan kecelakaan lalu lintas guna

mewujudkan Kamseltibcarlantas;

e. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan;

f. pemberian bantuan hukum bagi personel Polsek beserta keluarganya serta

penyuluhan hukum pada masyarakat;

g. pemberdayaan peran serta masyarakat melalui Polmas dalam rangka

pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, guna terwujudnya

kemitraan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri;

h. penyelenggaraan fungsi kepolisian perairan;

i. penyelenggaraan administrasi umum dan ketatausahaan; dan

j. pengumpulan dan pengolahan data, serta menyajikan informasi dan

dokumentasi kegiatan di lingkungan Polsek.

6

BAB III

DATA EVALUASI IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN POLSEK URBAN

10. Data kajian evaluasi implementasi pembentukan Polsek Urban, dapat digambarkan sebagai berikut:

a. POLDA METRO JAYA

NO SATWIL

SDM SARPRAS DUK GAR per tahun

(sejak dibentuk)

SERAP GAR per tahun

(sejak dibentuk)

KRIMINALITAS per

tahun (sejak

dibentuk)

JML POL SUB SEK TOR

JML DESA

KENDALA/ HAMBATAN

KET DSP RIIL % KANTOR RUMDIN

RAN MOR

BBM SENPI ALKOM

1.

POLRESTRO TANGERANG KOTA

Polsek Ciledug 90 113 126 Luas Lahan: 1.200 M2 Luas Bangunan: 925 M2 Status: Sertifikat

36 unit

174.627 Lt

71 pucuk

13 unit Th. 2012: 255.024.000 Th. 2013: 313.380.000 Th. 2014: 306.780.000 Th. 2015: 677.520.000 Th. 2016: 678.984.000

Th. 2012: 255.024.000 Th. 2013: 313.380.000 Th. 2014: 306.780.000 Th. 2015: 677.520.000 Th. 2016: 678.984.000

CT: 480 CC: 471