Ethics and the environment (2013)

download Ethics and the environment (2013)

of 30

  • date post

    22-Jan-2018
  • Category

    Environment

  • view

    154
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Ethics and the environment (2013)

  1. 1. Industri modern memberikan kemakmuran material yang tak tertandingi sepanjang sejarah, namun juga menciptakan ancaman- ancaman lingkungan yang menakutkan untuk generasi mendatang.
  2. 2. Dimensi Polusi dan Penyusutan Sumber Daya Polusi Udara - Pemanasan Global - Penyusutan Ozon - Hujan Asam - Racun Udara - Menurunnya Kualitas Udara.
  3. 3. Polusi Air -Organik -Inorganik
  4. 4. Polusi Tanah Zat Beracun Limbah Padat Limbah Nuklir
  5. 5. Penyusutan Spesies dan Habitat Polusi Deforestasi
  6. 6. Penyusutan Bahan Bakar Fosil dan Mineral Batubara Gas Minyak Tembaga Mercuri Aluminium
  7. 7. The Ethics of Pollution Control Echological Ethics Environment Rights and Absolute Bans Market and Partial Control Private Cost and Social Cost Remedies : The Duties of the Firm Justice Cost and Benefit Social Ecology, Ecofeminism, and The Demand of Caring
  8. 8. lembaga bisnis mengabaikan akibat-akibat kegiatan mereka terhadap lingkungan alam: Udara dan air merupakan barang gratis Bisnis melihat lingkungan sebagai tak terbatas sumbangan polusi dari masing-masing perusahaan dianggap tidak signifikan
  9. 9. Etika Ekologi Sebuah etika yang mengklaim bahwa kesejahteraan non-human secara intrinsik memiliki nilai tersendiri sehingga manusia memiliki tugas untuk menghargai dan mempertahankannya. implikasi penting bagi aktivitas bisnis yang berpengaruh pada lingkungan.
  10. 10. Etika Ekologi pandangan yang luas dari etika ekologi mencakup tugas kita yang tidak hanya pada binatang, tapi juga tumbuhan. Pandangan lain mengklaim bahwa tidak hanya mahluk hidup, tapi bahkan spesies alam seperti danau, sungai, gunung dan bahkan seluruh komunitas biotik punya hak agar integritas, stabilitas, dan keindahannya tetap dijaga.
  11. 11. Hak Lingkungan dan Pembatasan Mutlak William Blackstone : Kepemilikan atas lingkungan yang nyaman tidak hanya sangat diinginkan, namun merupakan hak bagi setiap manusia. manusia punya hak moral untuk memperoleh lingkungan yang layak Hak lingkungan membawa kepada pembatasan mutlak atas polusi walaupun costnya jauh diatas benefitnya
  12. 12. Hak Lingkungan dan Pembatasan Mutlak Masalah utama (pandangan blackstone) : gagal memberikan petunjuk tentang sejumlah pilihan yang cukup berat mengenai lingkungan Tidak adanya pendekatan yang tepat menjadi sangat problematik bila biaya untuk mengurangi jumlah polusi tertentu lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan yang akan diperoleh kemungkinan pengaruh persyaratan penanganan polusi terhadap penutupan perusahaan dan hilangnya lapangan kerja. Mulai beralih pada metode pengendalian polusi yang berusaha menyeimbangkan biaya dan keuntungan dari pengendalian polusi dan tidak menerapkan pelarangan mutlak
  13. 13. Market dan Pengendalian Parsial Utilitarianisme memberi cara untuk menjawab pertanyaan yang tidak dijawab oleh teori hak lingkungan (environmental right). Timbulnya Cacat Pasar (market defects) harga pasar tidak mencerminkan biaya sesungguhnya dalam proses produksi.
  14. 14. Private Cost dan Social Cost Private Cost : Biaya yang harus dibayar oleh seseorang atau perusahaan terkait dengan sebuah kegiatan ekonomi tertentu Eksternal Cost: biaya yang tidak perlu dibayar oleh pihak yang memproduksi polusi--> karena adanya polusi Social Cost : biaya internal pribadi ditambah dengan biaya eksternal terkait dengan suatu kegiatan ekonomi tertentu
  15. 15. Private Cost dan Social Cost Ketika suatu perusahaan mencemari lingkungan, maka biaya pribadi selalu lebih kecil dari biaya sosial totalnya Sangat bermasalah : Saat private cost tidak sama dengan social cost maka pasar tidak lagi memberikan harga yang tepat atas komoditi yang dihasilkan
  16. 16. Remedies : The Duties of the firm Tugas Perusahaan : Biaya eksternal (polusi) harus dimasukkan sebagai biaya perusahaan dalam menentukan harga produk (internalisasi biaya polusi). Mewajibkan perusahaan sumber polusi untuk menghentikan polusi dengan memasang alat- alat pengendali polusi
  17. 17. Justice Environmental injustice, environmental racism Cara Utilitarian konsisten dengan perspektif justice Biaya eksternal polusi harus diinternalisasikan - Keadilan Distributif - Keadilan Retributif - Keadilan Kompensatif
  18. 18. Principles of justice Distributive justice, Internalisasi polusi bisa menyebabkan pengalihan beban biaya eksternal dari kaum minoritas dan miskin kepada orang kaya Retributive justice, pihak-pihak yang bertanggung jawab dan memperoleh keuntungan dari sesuatu yang merugikan wajib menanggung semua beban untuk memperbaikinya Biaya pengendalian polusi ditanggung oleh pihak yang menyebabkan polusi dan yang memperoleh keuntungan darinya (pemegang saham dan konsumen) Compensatory justice, Pihak yang dirugikan berhak memperoleh kompensasi dari pihak-pihak yang mengakibatkan kerugian tersebut. Keuntungan pengendalian polusi harus diberikan kepada pihak yang sebelumnya terkena pengaruh polusi perusahaan ybs.
  19. 19. Cost and Benefit Biaya pengendalian polusi meningkat seiring dengan penurunan pada keuntungan pengendali polusi. Tingkat pengendalian polusi yang optimal adalah pada titik perpotongan antara biaya pengendalian polusi dengan nilai keuntungannya. Pendekatan utilitarian dengan analisa biaya dan keuntungan mengasumsikan bahwa biaya dan keuntungan untuk menangani polusi bisa dihitung secara akurat Hambatan : ketika melibatkan kerugian terhadap kesehatan atau jiwa manusia, pengaruh polusi yang sifatnya tidak pasti (sulit diprediksi)
  20. 20. Cost and Benefit Pendukung analisa utilitarian biaya dan keuntungan kadang mengasumsikan jika keuntungan dari suatu teknologi atau proses produksi lebih tinggi dari biayanya maka secara moral dibenarkan untuk memaksa orang-orang yang menolak agar melaksanakannya. melanggar hak moral Pandangan lain jika resiko tidak dapat diperkirakan adalah mungkin pelarangan mutlak atas polusi menjadi pendekatan yang lebih tepat. Maximum Rule of Probability Theory Jika resiko tdk dapat diperkirakan, satu-satunya prosedur adalah dengan mengasumsikan hal paling buruk akan terjadi dan selanjutnya menetapkan pilihan yang memungkinkan kita untuk mengetahui kapan hal itu terjadi
  21. 21. Cost and Benefit Beberapa orang berpendapat : Prinsip pencegahan (Precautionary principle) adalah prinsip dimana bahwa jika praktek atau teknologi membawa risiko yang tidak diketahui dari konsekuensi bencana dan tidak dapat diubah, tetapi tidak pasti seberapa besar risikonya, maka praktek harus ditolak sampai risikonya tidak ada atau tidak signifikan.
  22. 22. Ekologi Sosial, Ekofeminisme, dan Demands of Caring Krisis lingkungan berakar dari sistem-sistem hierarki dan dominasi sosial yang menjadi karakteristik masyarakat. (Ekologi Sosial) apabila pola-pola hierarki dan dominasi tersebut belum berubah maka kita tidak akan bisa menghadapi krisis lingkungan. Akar dari krisis ekologi yang terjadi ada pada pola dominasi atas alam yang berkaitan erat dengan praktik-praktik sosial dan lembaga-lembaga dimana perempuan memiliki posisi lebih rendah dibandingkan kaum pria(Ekofeminisme) Alam tidak boleh dilihat sebagai objek yang harus didominasi, dikendalikan dan dimanipulasi. kita harus memperluas etika perlindungan/peduli terhadap alam
  23. 23. Conservation Adalah penghematan atau pembatasan sumber daya untuk digunakan di masa yang akan datang. Konservasi selayaknya dilaksanakan karena beberapa alasan: Hak generasi masa depan Keadilan bagi masa depan
  24. 24. Hak generasi masa depan Dasar hak bagi generasi masa depan adalah pandangan bahwa generasi masa depan memiliki hak yang sama atas sumber daya yang terbatas di dunia ini. Tiga argumen utama yang bertolakbelakang dengan pandangan tersebut: Generasi masa depan saat ini tidak ada, dan mungkin takkan pernah ada. Jika generasi masa mendatang memiliki hak maka generasi saat ini harus berkorban untuk masa depan. Karena generasi saat ini tidak tahu apa yang menjadi perhatian (interests) generasi masa depan, maka tidak dapat dikatakan apa hak mereka. Jika ketiga argumen tersebut benar, maka kemungkinan yang mendorong generasi saat ini untuk melakukan konservasi bagi generasi mendatang bukan berdasar pada hak, melainkan pertimbangan aspek moral lain.
  25. 25. Keadilan bagi masa depan Konservasi berdasarkan keadilan dapat dipahami melalui tiga pandangan berikut: Menurut John Rawls: leave the world no worse than we found it Pada konsep Care Ethic: leave our children a world no worse than we received - Caring Menurut Attfield: leave the world as productive as we found it
  26. 26. Sustainability adalah kapasitas yang dimiliki oleh sesuatu untuk dapat tetap berfungsi di masa depan. adalah pandangan yang mengharuskan kita dapat mengatasi masalah-masalah lingkungan, sosial, dan ekonomi. Environmental sustainability, economic sustainability, dan social sustainability saling mempengaruhi.
  27. 27. Environmental Sustainability menurut Herman Daly membutuhkan tiga hal yaitu; tidak menghabiskan sumber daya yang dapat diperbarui, lebih cepat dari proses pembaruannya kembali, tidak menciptakan polusi lebih tinggi yang tak mampu diserap oleh lingkungan, tidak menghabiskan sumber daya tak terbarukan lebih cepat dari waktu menemukan penggantinya.
  28. 28. Technology Pessimists mengatakan bahwa ilmu pengetahuan tidak akan menemukan pengganti untuk semua sumber daya yang dapat diperbarui. Oleh karenanya kita harus melakukan konservasi dan mengurangi konsumsi untuk mencapai sustainability. Technology Optimists mengayakan bahwa ilmu pengetahuan pasti akan menemukan pengganti sehingga sustainability tidak membutuhkan konservasi maupun pengurangan konsumsi.
  29. 29. Economic Growth Menurut E. F. Schumacher jika kita menginginkan generasi mendatang hidup selayaknya kita sekarang maka kita harus meningga