Epistaksis Masif bimz

download Epistaksis Masif bimz

If you can't read please download the document

Embed Size (px)

Transcript of Epistaksis Masif bimz

STATUS MAHASISWA BAGIAN THT RSUD dr. SLAMET GARUT NAMA UMUR PEKERJAAN SUKU BANGSA ANAMNESA : : : : Ny.K 37 Tahun ibu rumah tangga Sunda NO CM TANGGAL KASUS KE PEMERIKSA :013999XX : 16 mei 2011 : 2 : Agus Faisal

: Autoanamnesa tgl. 16 Mei 2011

KELUHAN UTAMA : Keluar darah dari lubang hidung sebelah kiri ANAMNESA KHUSUS : Seorang wanita berumur 37 tahun datang ke IGD RSUD dr.slamet dengan keluhan utama keluar darah dari lubang hidung sebelah kiri sejak 12 jam SMRS. Keluhan dirasakan secara tiba tiba dan dirasakan terus menerus. Sebenarnya Pasien mengalami keluhan ini sejak 2 minggu SMRS. Sejak 2 minggu SMRS pasien mengalami keluhan seperti ini sebanyak 2-3 kali. Pasien biasa berobat ke puskesmas bungbulang. biasanya perdarahan berhenti sendiri. Namun keluhan yang terahir ini darah keluar lebih banyak, dan terus menerus. Darah juga dirasakan mengalir ke mulut dan tertelan. Pasien tidak merasakan nyeri saat darah keluar dari hidungnya. Sebelumnya pasien mengeluh demam, dan saat berobat ke dokter, dikatakan pasien terkena radang paru kronis, riwayat pengobatan 6 bulan disangkal, riwayat BAK berwarna merah disangkal. Riwayat perdarahan hidung sebelumnya ( selain 2 minggu terahir ini ) disangkal, riwayat pernah terbentur, terpukul, atau kecelakaan yang mengenai hidung disangkal oleh pasien. Pasien juga menyangkal pernah merasakan nyeri di kedua hidungnya dan sekitarnya. Selain itu pasien juga menyangkal sering mengorek-ngorek hidung baik dengan alat ataupun tanpa alat. Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat hipertensi disangkal Riwayat diabetes melitus disangkal Riwayat penyakit Dalam Keluarga Didalam keluarga pasien tidak ada yang memiliki keluhan seperti yang dirasakan oleh pasien.

STATUS GENERALIS Kesadaran : Compos mentis

Keadaan Umum : Tensi Nadi : 110/70 : 90 x / menit BB Gizi : 65 kg : Cukup Suhu : 36,5 oC

Pernafasan : 24 x / menit Kepala Mata Mulut Leher Thorax Cor Pulmo Abdomen Hati Lien Extremitas: Atas : Aktif Bawah : Aktif : Dalam Batas normal : Lien Tidak teraba : Irama jantung normal

: Konjungtiva Anemis - /-, sklera ikterik - / -, reflek pupil + / + : Lihat status lokalis : Trakea Deviasi (-) Pembesaran KGB (-)

Hidung : Deformitas(-), krepitasi (-), nyeri tekan (-), epistaksis +/+

: Gerak Hemitorak Simetris, irama pernafasan reguler

STATUS LOKALIS TELINGA TELINGA KANAN TELINGA KIRI

Daun telinga Liang Telinga Gendang Telinga Daerah Retro Aurikuler TEST PENALA RINNE WEBER SCWABAH AUDIOGRAM

: Normal : Tenang, nyeri tekan (-) : Intak (+), Reflek cahaya (+) : Nyeri tekan (-) : : (+) : Tidak ada lateralisasi : Sama dengan pemeriksa : Tidak dilakukan (+)

Normal: Tenang, nyeri tekan (-) Intak, Reflek cahaya (+) Nyeri tekan (-)

Sama dengan pemeriksa tidak dilakukan

HIDUNG 2.1. Rhinoskopi Aaterior Hidung Luar Vestibuler : Lubang Hidung Rongga Hidung Septum : Konka Inferior Meatus Inferior Pasase Udara : Simetris bekuan darah : bekuan darah : bekuan darah Deviasi (-) : Sulit dinilai : bekuan darah +/+ : +/+

2.2. Rhinoskopi Posterior Koana : Septum Bagian Belakang : Sekret : Konka : Muara Tuba Eustachius : Torus Tubarius : Fossa Rosenmuller : Adenoid : 2.3. dilakukan

Tidak dilakukan

Transiluminasi :

Tidak

FARING Arkus faring : Hiperemis (-) Uvula : Deviasi (-) Dinding Faring : Hiperemis (-) Tonsil : T1T1 tenang Kripta melebar -/-, Detritus -/Palatum Post Nasal drip Reflek Muntah : Gerak simetris : : +

LARING Laringoskopi Indirek Epiglotis : Tidak dilakukan Plika Ariepiglotika : Pita Suara Asli : Pita Suara Palsu : Aritenoid : Rima Glotia : Fossa Piriformis : Trakhea :

MASKILOFASIAL Simetris Parase N. VII (-)

LEHER DAN KEPALA Ada pembesaran KGB Massa (-)

PEMERIKSAAN PENUNJANG

: -Laboratorium: darah lengkap(Hb, Ht, Trombosit, Leukosit, LED) -Fungsi homeostasis

DIAGNOSA KERJA

: Epistaksis Masif ad regio cavum nasi sinistra e.c infeksi

D/D :

Epistaksis Masif ad regio cavum nasi sinistra e.c pengaruh lingkungan

PENGOBATAN Medikamentosa : - Antibiotik - Vitamin K Non Medikamentosa : Cefotaxim 2 x 1 gr : Menadiol natrium fosfat 3 x 100 mg - Antifibrinolisin : Asam traneksamat 3x 1 gr i.v

: - Menghentikan perdarahan : pemasangan tampon Anterior(lapisan kasa bervaselin)+lidocain 2%. Bila perdarahan masih berlanjut, dapat dilakukan tampon bellocq

RENCANA OPERASI

: Ligasi arteri Etmoid anterior dan posterior dapat dilakukan bila perdarahan tidak berhenti dan terusmenerus.

PROGNOSA Quo ad Vitam : dubia ad bonam

Quo ad functionam : dubia ad bonam

INSTRUKTUR:dr. H. W. Gunawan K. T, Sp. THT-KL PENILAIAN : A, AB, B, BC, C, CD, D, E TANDA TANGAN :