Epaper Tanjungpinangpos 5 September 2014

download Epaper Tanjungpinangpos 5 September 2014

of 16

  • date post

    03-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    303
  • download

    5

Embed Size (px)

description

5 September 2014

Transcript of Epaper Tanjungpinangpos 5 September 2014

  • Lantamal Selidiki PenyelewenganBBM Pertamina

    Sulistiyanto

    DUGAAN penyelewengan BBMPertamina yang dilakukan pihakSPOB Jelita Nadia selaku tranpor-ter sewaan Pertamina mencuatpascaterbakarnya kapal pom-pong Usaha Baru saat tanker

    ADLY-SUHARDI-JENDARAS, TanjungpinangSPOB Jelita Nadia kencing di per-airan Pangkil, Bintan, Selasa (2/9)sekitar pukul 23.00. Kejadian itu

    Lanjut ke...Hal. 2

    KAKI MEMBENGKAK,TKI DITANDU

    DPRD BINTAN DAN PINANGKOMPAK KE JAKARTA

    TANJUNGPINANG POS122

    EMAIL: redaksi@tanjungpinangpos.co.id ADD US ON FACEBOOK Tanjungpinang Pos FOLLOW US ON TWITTER @TgpinangPos

    Tanjungpinang - Jakarta07.55 - 09.30

    Jakarta - Tanjungpinang05.25 - 07.10

    Sales Outlet Garuda IndonesiaPelangi HotelJl. D.I. Panjaitan Km. 6 Tanjungpinang+62 812 70781000

    Bandara Raja Haji Fisabililah+62-771 - 7335577

    +62 823 8567 3920

    Terminal

    MELIHAT buaya liarmuncul di bantaransungai, sudah menjadihal yang biasa bagi wargaKampung Sido Mulyo, RT 1 RW18, Tanjungpinang Timur.Demikian juga Warni, selaku

    Tinggal di rumah yang tidak jauh dari sungai tempat buayabisa muncul, tentu menimbulkan rasa was-was bagi Warni.

    Hanya saja, karena sudah terbiasa, lama-kelamaan rasawas-was itu bagi warga Kampung Sido Mulyo, RT 1 RW 18,

    Tanjungpinang Timur menjadi hal yang biasa.

    TAUFIK A HABU, Tanjungpinang

    Kisah Warga yang Bermukim di Dekat Sarang Buaya

    Tanpa Pagar Pembatas, Warni Sudah Tak Takut lagi

    F-TAUFIK/TANJUNGPIANNG POS

    BOCAH: Dua bocah melihat ke bawah jembatan tempat buaya liarsering muncul di Kampung Sido Mulyo, kemarin

    pan dengan jalan raya. JikaAnda ingin melintas di jalan itu,bisa dibilang cukup aman,karena kiri dan kanan jalansudah diberi pagar, dengantujuan agar buaya-buaya initidak naik ke darat. Begitu jugadengan pemukiman warga diKampung Sido Mulyo, RT 1 RW18 yang berada di bantaransungai.

    Tapi, rumah Warni yangberbentuk rumah panggungkecil, dengan berdinding triplek

    Lanjut ke...Hal. 2

    penghuni rumah yang jaraknyahanya 100 meter dari sungaitempat buaya sering muncul.Kini, area sungai tempat buayasering muncul itu sudah dipagarpakai kawat, khususnya untuksungai yang langsung berhada-

    Cik Brahim

    TNI AL SELIDIKI PENYELEWENGAN BBM

    Ape lagi? Dah tau pon..

    UPACARA itumerupakan satukeharusan bagipelajar,khususnyasaat peringa-tan HUT RI.Meski cuacapanas,pesertaupacaramesti kuatmenahanterikmataharisampaiupacarausai.Namun,banyakyangberusahamencari

    Tengku: Kami Sedang Berbenah

    Developer Curhat Hengkang ENAKNYADIGENDONGOcy Oktaviana

    LANJUT HAL 2

    TANJUNGPINA-NG- Sejumlahpengusaha pro-perti ternamamengaku kapokuntuk masuk keTanjungpinang.Kini, mereka ha-nya berharapproyeknya ram-pung, terjual,

    lalu hengka-

    TANJUNGPINANG- Sebelum beberapainvestor asing meramaikan pembangunanpabrik di wilayah Frade Tree Zone (FTZ)Tanjungpinang, Badan Pengusahaan Ka-wasan (BPK) FTZ Tanjungpinang kinimenggesa pembenahan infrastruktur di

    Investor Korea Lirik BisnisPelelangan Ikan

    ng secepatnya. Penyebabnya, merekamerasakan iklim berusaha yang sudahtidak kondusif sehingga tidak bisamengembangkan usaha.

    Seorang eksekutif perusahaan develop-er ternama yang sempat curhat ke koranini, kemarin (4/9), mengungkapkan pili-hannya hanya hengkang dari Tanjungpi-nang. Tidak mungkin lagi melakukanpengembangan dalam kondisi iklim beru-saha seperti sekarang.

    Iklim yang dimaksudkan eksekutif

    pengembang perumahan menengah keatas itu, yakni kurangnya dukungan didalam hal birokrasi perizinan. Sehinggaproyek perumahan yang dikerjakan tidaksesuai lagi dengan skedul yang diren-canakan perusahaan.

    ''Paling berat mengurus Izin MendirikanBangunan (IMB). Sudah satu setengahtahun belum juga selesai,'' ungkap pengusa-ha yang sudah banyak menyelesaikan

    Dompak. Sebab, BPK FTZ Tanjungpi-nang akan fokus pada industri maritim.

    "Untuk tahap awal, paling tidak mulaitahun depan infrastruktur di Dompak

    Lanjut ke...Hal. 2

    Lanjut ke...Hal. 2

    LawanaLawana

    59 Tahun RRITanjungpinang

    oleh: Aswandi SyahriPADA 11 september tahunini, Radio Republik Indone-sia (RRI) berusia 69 tahun,dan pada tarikh yang sama,RRI Tanjungpinang akanberusia 59 tahun pula: Sela-mat Hari Radio 2014.

    RRI yang kini telah

    Lanjut ke...Hal. 2

    Den Yealta

    Cari Dua Korban,SAR Sisir Laut Bintan

    BASARNAS: Tim Basarnas mencari Iskandar dan Ginting yang hilang di sekitar perairan Pulau Pangkil Bintan,Kamis (4/9) (inset). Tanker SPOB Jelita Nadia yang membawa BBM milik Pertamina yang sempat ikut terbakar.

    F-A

    DL

    I B

    AR

    A H

    AN

    AN

    I/TA

    NJU

    NG

    PIN

    AN

    G P

    OS

    www.tanjungpinangpos.co.id JUMAJUMAJUMAJUMAJUMAT T T T T 5 SEPTEMBER 2014 10 ZULKAIDAH 1435 H Eceran Rp 1.800

    Fiven Sumanti

  • 2TANJUNGPINANG POS

    JUMAJUMAJUMAJUMAJUMAT T T T T 5 SEPTEMBER 2014

    Diterbitkan Oleh:PT Batam Intermedia Pers

    Terbit sejak tanggal 28 Oktober 2009

    Tarif IklanHalaman Muka (FC) Rp.30.000,-/mm kolom. Hala-man Muka ( BW) Rp. 25.-000,-/ mm kolom. HalamanDalam,- (FC) Rp. 25.000,-/mm kolom. Halaman Dalam( BW) Rp. 15.000,-/ mmkolom. Iklan Umum/Display(BW) Rp. 15.000,-/mm ko-lom. Iklan Ucapan Selamat(FC) Rp. 7.000,-/mm kolom.Iklan Ucapan Selamat (BW)Rp. 3.500,-/ mm kolom. IklanDukacita Rp 3.500,-/mmkolom. Sport Color Rp7.000,-/mm kolom. AdvertorialRp. 5.000,-/ mm kolom.

    ::::::

    Rida K Liamsi.Makmur.Socrates.Asnida Syukur.Hasan Aspahani.Candra Ibrahim.

    ChairmanChief Executive Officer

    Presiden KomisarisWakil Presiden Komisaris

    KomisarisDirektur

    Redaktur Pelaksana: Zakmi. Ass. Redaktur Pelaksana: MartunasSitumeang. Koordinator Liputan: Abdul Rasyid Daulay (Pjs). Redaktur:Slamet Nofasusanto. Asisten Redaktur: Martua P Butarbutar, Abas, FebrimaSurya. Reporter: Taufik A Habu, Roni, Tengku Irwansyah, Yusfreyendi, AdlyHanani (Fotografer), Alrion, Andri Dwi Sasmito, Suhardi, Desi Liza Purba,Jendaras Karloan, Aldi Nugroho.

    Dicetak pada : PT Ripos Bintana Press. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

    Alamat Redaksi: Komplek Pinlang Mas No.15 Lt 2-3 JL.DI Panjaitan-Batu IXTanjungpinang, Telepon : (0771) 7447234 (hunting), Fax (0771) 7447085

    DIVISI PRODUKSI

    Departemen Pracetak/Layout/Perwajahan: Heru Irawan (Kadep), RijonSitohang (Kabag), Fauziahmadrisa, Syafrul Amri, Matthew Karjono, Jaringan/IT/Online: Syafrinaldi

    DIVISI USAHAUmum, Adm, & Keuangan: Ari Istanti (Manager), Dahlia (Pjs. Kabag). Iklan: M Nur Hakim (Manager). Pemasaran & EO: Mider Sinaga (Manager), FanriPardede (Ass. Manager). Biro-Biro: Martua P Butarbutar (Batam), TengkuIrwansyah (Lingga), Jendaras Karloan (Tanjung Uban), Alrion (Karimun), Roni(Anambas), Aldi Nugroho (Natuna).

    TANJUNGPINANG POS Usep RS.Arga Permadi.M Nur Hakim.Arham.Sigik Rahmat.

    Usep RS (Ketua),Arham, SigikRahmat, Zakmi,Abdul RasyidDaulay.

    Sutan J Siregar SH.

    Pimpinan Umum/GM/PenjabWakil GM/Pimpinan

    PerusahaanWakil Pimpinan Perusahaan

    Pemimpin RedaksiWakil Pemimpin Redaksi

    Dewan Redaksi

    Ombudsman

    :

    ::::

    :

    :

    Tanpa Pagar................................................................................................................................dari halaman 1dan papan jaraknya sangat dekatdengan sungai. Selain itu, tidakada pagar.

    Warni bersama suami dan putrisemata wayangnya sudah lamatinggal di rumah itu. Menurutnya,dulunya mereka memang takut,namun rasa takut itu hilang den-gan sendirinya.

    "Kami sudah bertahun-tahuntinggal di sini, dan alhamdulillahgangguan dari buaya itu tidak ada.Sepanjang kita tidak menggangu,saya yakin buaya-buaya itu jugatidak akan menganngu," ucapWarni kepada TanjungpinangPos, yang Kamis (4/9) menyam-bangi rumahnya.

    Wanita kelahiran Wonogiri,Jawa Tengah ini mengaku, sam-pai saat ini memang tidak pernahmelihat wujud buaya itu secaralangsung. Tapi, beberapa tetang-ga maupun suaminya yang sudah7 tahun menetap di daerah itu,pernah melihat sosok buaya yangmuncul di sungai dekat rumah-

    nya."Kata suami saya, munculnya

    dulu hanya sekali saja. Dulu buayamuncul karena ada satu dari kel-ompok hewan pemangsa ini yangdiambil. Makanya pernah buay-anya nongol pas air sungai lagisurut. Ceritanya gitu," Warnimengisahkan.

    Dulu, sempat ada dua ekor sapiyang mati mendadak di daerahsekitar sungai itu, dan banyakyang menduga kematian sapi inikarena dimangsa oleh buaya itu.Akhirnya, salah satu tokoh ma-syarakat sempat sekali memotongsaging sapi dengan ukuran besardan melemparkannya ke hulu sun-

    gai."Setelah di lempar daging itu,

    terdengar suara tepukan air yangkuat, seperti banyak buaya yangberebut memakan daging sapi itu,"cerita wanita yang sehari-harinyabekerja menjaga puluhan kambingdan sapi di area rumahnya itu.

    Sejak kejadian itu, sambung

    Warni, tidak diketahui persis bera-pa banyak buaya karena sangatjarang hewan predator itu munculke permukaan.

    "belakangan ini memang tak adalagi warga yang membicarakanbuaya itu. Karena memang tidakada juga yang melihatnya lagi,"tukasnya. ***

    Enaknya Digendong ...........dari halaman 1 Investor Korea ........................................... dari halaman 1alasan agar bisa keluar daribarisan upacara. Sepertiyang diakui Ocy Oktavianayang mengaku pernah pura-pura pingsan karena diperin-tahkan petugas medis, agarmereka bisa berteduh.

    ''Saat itu aku masih sekolahkelas 3 di SMAN Lingga, tiba-tiba beberapa petugas medisnyusuh aku pura-pura ping-san saat upacara penurunanbendera sore hari. Aku sem-pat tak mau, tapi kasihanmelihat perawatnya yang kep-anasan dan nampak pucat.Akhirnya, aku kasih kode ka-lau aku bersedia pura-purapingsan,'' kenangnya.

    Lantas gadis kelahiranLingga, 10 Oktober 1993 ini,pur