Embriology Histology

of 22

  • date post

    05-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    262
  • download

    0

Embed Size (px)

description

a

Transcript of Embriology Histology

Embriologi dan Histologi Hepar

Embriologi dan Histologi Hepar, Pankreas, duktus biliaris Adidya Rizky 0910211112A2Embriologi Hati dan Kantung Empedu Primordium hati muncul pada pertengahan minggu ketiga sebagai suatu tonjolan epitel endodermis diujung distal usus depan.Pertumbuhan keluar ini,divertikulum atau tunas hati, terdiri dari sel-sel yg berproliferasi cepat menembus septum transversum yaitu lempeng antara rongga perikardium dan tangkai yolk sac.

Ketika sel-sel hati terus menembus septum, hubungan antara divertikulum dan usus depan menyempit membentuk duktus biliaris ( kantung empedu ).Sel-sel hati terus menginvasi seluruh septum transversum sehingga hati menonjol ke arah dalam rongga abdomen. Mesoderm septum transversyum akan membentuk omentum minus dan lig. Falsiforme.

Pada minggu ke 10 berat hati sekitar 10% dari berat badan total. Hal ini berkaitan dengan fungsi hematopoietiknya. Pada minggu ke 12 sel hati mulai menghasilkan empedu.Embriologi PankreasPankreas dibentuk oleh dua tunas yang berasal dari endoderm yang melapisi duodenum. Tunas pankreas dorsal terletak di mesenterium dorsal, tunas pankreas ventral terletak dekat dengan duktus biliaris.Tunas ventral membentuk prosesus unsinatus dan bagian inferior kaput pankreasDuktus pankreatikus utama ( wirsung ) dibentuk oleh bagian distal duktus pankreatikus dorsalis dan seluruh duktus pankreatikus ventralis.Bagian proksimal duktus pankreatikus dorsalis mengalami obliterasi atau menetap sebagai suatu saluran kecil duktus santorini.

Pada bulan ketiga, terentuk pulau langerhans dari jaringan parenkim pankreas dan tersebar di seluruh pankreas. Sekresi insulin dimulai pada bulan kelima.

Histologi HatiHati dibungkus oleh suatu simpai tipis jaringan ikat yang meneba di hilus, tempat vena porta dan arteri hepatika memasuki hati.Komponen struktural utama hati adalah sel-sel hati, atau hepatosit, sel-sel epitelnya berkelompok membentuk lempeng-lempeng yang saling berhubungan. Pada mikroskop cahaya terlihat satuan struktural lobulus hati.

Hepatosit pada lobulus hati tersusun radier seperti batu bata. Celah di antara lempeng mengandung kapiler yaitu sinusoid hati.Sinusoid mengandung makrofag yang dikenal sel kupffer yg berfungsi untuk metabolisme eritrosit tua, mencerna hemoglobin, dan menghancurkan bakteri.

Histologi PankreasPankreas adalah kelenjar eksokrin-endokrin. Enzim ditimbun dan dilepaskan oleh sel dari bagian eksokrin yang tersusun dalam asini. Hormon disintesis oleh kelompok sel epitel endokrin, yg dikenal sebagai pulau langerhans.Inti sel yg dikelilingi sitoplasma pucat, terletak di sel sentroasinar yg merupakan bagian intra asinar di duktus interkalaris.Duktus interkalaris adalah cabang akhir duktus interlobular berukuran lebih besar yang dilapisi epitel selapis silindris.

Histologi Kantung EmpeduTunika mukosa organ ini dilapisi oleh epitel selapis silindris dan tidak mempunyai sel piala, epitel berikut lamina propria membentuk lipatan mirip villus intestinalis. Didalam lamina propria terdapat bangunan bulat atau lonjong dilapisis epitel selapis silindris yg disebut sinus rokitansky aschoff.Tunika muskularis terdiri atas berkas otot polos yang tidak seteratur pada jaringan otot polos dinding usus.Tunika serosa terdiri atas jaringan ikat jarang. Pada daerah yang berhadapan dengan jaringan hati ditemukan sisa saluran keluar empedu yang rudimenter dan disebut duktus aberans luscha.