eksekusi hak tanggungan sebagai pelunasan piutang negara dari

download eksekusi hak tanggungan sebagai pelunasan piutang negara dari

of 319

  • date post

    15-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    230
  • download

    8

Embed Size (px)

Transcript of eksekusi hak tanggungan sebagai pelunasan piutang negara dari

  • i

    EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN SEBAGAI PELUNASAN PIUTANG NEGARA DARI PERBANKAN OLEH DIREKTORAT

    JENDERAL PIUTANG DAN LELANG NEGARA (DJPLN)

    TESIS

    Disusun Dalam Rangka Memenuhi Persyaratan Program Magister Ilmu Hukum

    Oleh :

    REHABEAM MOFU, S.H. B4A 004 044

    Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Sri Redjeki Hartono, S.H.

    Mohammad Djais, S.H., CN. M.Hum.

    PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM

    UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

    2006

  • ii

    EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN SEBAGAI PELUNASAN PIUTANG NEGARA DARI PERBANKAN OLEH DIREKTORAT

    JENDERAL PIUTANG DAN LELANG NEGARA (DJPLN)

    TESIS

    Disusun Oleh :

    REHABEAM MOFU, S.H. B4A 004 044

    Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada tanggal 20 Juli 2006

    Tesis ini telah diterima Sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Ilmu Hukum

    Dosen Pembimbing, Pembimbing Kedua,

    Prof. Dr. Sri Redjeki Hartono, S.H. Mohammad Djais, SH.,CN. M.Hum. NIP. 130 354 857 NIP. 130 675 343

    Mengetahui, Ketua Prgram Magister Ilmu Hukum

    Prof. Dr. Barda Nawawi Arief, S.H. NIP. 130 350 519

  • iii

    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?

    Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (MAZMUR 121 Ayat 1 dan 2)

    Dengan rasa syukur dan terima kasih Tesis ini aku persembahkan kepada : Kedua orang tuaku;

    Isteriku Adolfince Rumbiak dan Anak-anak ku:

    - Marselina Ivony Mofu - Festus Moses Jakob Mofu - Syabar Samuel Demianus Mofu - Elisabeth Danelyn Mofu

    Program Studi Magister Ilmu Hukum UNDIP Semarang dan Fakultas Hukum UNCEN Jayapura Papua.

  • iv

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat,

    karunia dan rahmat-Nya, maka penyusunan tesis yang berjudul Eksekusi

    Hak Tanggungan Sebagai Pelunasan Piutang Negara dari Perbankan oleh

    Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) ini dapat

    diselesaikan pada waktunya.

    Penulisan tesis ini dapat diselesaikan berkat bimbingan dari Ibu Prof.

    Dr. Sri Redjeki Hartono, S.H. dan Bapak Mochammad Djais, S.H.,

    CN.,M.Hum. yang selalu melayani dan memberikan saran perbaikan dalam

    penyusunan tesis ini.

    Selain itu, berkat perhatian dan bantuan serta kesediaan mengkritisi

    proposal penelitian dari Bapak Prof. Dr. Barda Nawawi Arief, S.H, Ibu Prof.

    Dr. Sri Redjeki Hartono, S.H, Ibu Prof. Dr. Esmi Warassih P., S.H.MS. dan

    Bapak Mochammad Djais, S.H.,CN.,M.Hum. selaku Tim Review, maka

    penulis dapat menyempurnakan tesis ini.

    Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima

    kasih yang sebesar-besarnya kepada Pembimbing, Tim Review Proposal,

    Pemandu seminar Hasil Penelitian dan peserta seminar serta Tim Penguji,

    kiranya diberkati selalu.

    Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada yang terhormat:

    Bapak Rektor Universitas Cenderawasih dan Dekan Fakultas Hukum

    Universitas Cenderawasih Jayapura Papua yang memberikan

    kesempatan bagi penulis untuk melanjutkan studi S2 Hukum di

    UNDIP Semarang.

  • v

    Bapak Rektor beserta segenap Pembantu Rektor UNDIP yang telah

    memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti studi pada

    Program Studi Magister Ilmu Hukum UNDIP Semarang.

    Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum UNDIP Prof. Dr. Barda

    Nawawi Arief, SH, sekretaris program studi baik bidang akademik

    maupun keuangan dan staf TU yang telah mengurus kepentingan

    penulis selama kuliah.

    Bapak dan Ibu guru besar dosen Magister Ilmu Hukum UNDIP yang

    telah banyak memberikan tambahan pengetahuan kepada penulis.

    Bapak Ignatius Ridwan Widyadharma, S.H.,MS.,Ph.D., Bapak

    Andreas Haryanto, S.H.,CN., Broto Hastono, S.H., Agung Setiawan,

    S.H, Barita Saragih, S.H.,LLM., Doni Indarto, S.H., Midun Sitompul,

    S.H., Budi Waluyo dan Yuda Primanto yang bersedia memberikan

    data kepada penulis untuk penyusunan tesis ini.

    Rekan-rekan seangkatan 2004 klas reguler terutama bapak Sahruddin

    S.H. dan bapak Musa serta rekan-rekan lain yang ikut memberi

    masukan dalam diskusi untuk penyelesaian tesis ini.

    Secara khusus penulis sampaikan terima kasih kepada keluarga dekat apus

    Moses Asaribab (alm), Bapak Gasper Mofu atas nasihat-nasihat, bantuan dari

    kakak Piet H. Mofu serta doa dari keluarga untuk penulis. Ucapan terima kasih

    secara khusus untuk bapak Ir. F.A. Wospakrik, M.Sc. selaku mantan Rektor

    UNCEN yang terus mendorong penulis untuk kuliah, Bapak Drs. Silas Antoh

    mantan Purek I yang sudah memproses administasi penulis untuk melanjutkan

    studi S2 dan juga Bapak Johannes H. Krey, S.H. mantaan Dekan Fakultas

    Hukum yang memaksa penulis untuk berangkat studi S2, Bapak Hendrik

  • vi

    Krisifu, S.H.,MA mantan PD II FH Uncen, Bapak Joram Wambrauw, S.H,

    Bapak Darius Mamoribo, S.H, Bapak M.F. Kareth, S.H.,M.Hum yang

    membina penulis sebelum stadi S2 serta semua sahabat kerja antara lain

    Marthinus Omba, S.H, Sabaruddin Siregar, S.H dan Amias Morin, S.H. dan

    donatur yang ikut meringankan beban biaya selama studi.

    Akhirnya, penulis sadari bahwa isi tesis ini tidak luput dari

    kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran diperlukan untuk perbaikan.

    Semoga tesis ini bermanfaat bagi pembaca.

    Terima kasih.

    Semarang, 18 Juli 2006

    Penulis,

    Rehabeam Mofu, SH.

  • vii

    ABSTRAK

    Menurut UU PUPN penyelesaian piutang negara harus melalui pengurusan dan pelelangan DJPLN, namun ada bank yang memilih lelang berdasar Pasal 6 UUHT. Tujuan penelitian mengetahui proses eksekusi jaminan hak tanggungan oleh PUPN, mengkaji keabsahan nota kesepakatan kerjasama eksekusi parate antara Bank Mandiri dengan DJPLN, akibat hukum tugas DJPLN dan usulan penyempurnaan peraturan pelaksanaan eksekusi hak tanggungan dan peraturan pengurusan piutang negara. Spesifikasi penelitian hukum normatif adalah deskriptif analitis. Bahan hukum dan data diperoleh melalui penelitian studi pustaka dan survai lapangan dengan alat pengumpul data studi dokumen dan wawancara. Berdasar analisis kualitatif diketahui bank wajib menyerahkan piutang negara kepada PUPN/KP2LN yang kemudian dilanjutkan dengan pengurusan dan atau pelelangan. Nota Kesepakatan Kerjasama antara Bank Mandiri dengan DJPLN sudah sesuai Pasal 1320 KUH Perdata dan Pasal 313 Kepmenkeu No. 300/KMK.01/2002, namun berisiko karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 26 UUHT. Pada tahap pengurusan piutang negara Debitor melunasi secara sukarela atau dipaksa untuk melunasi melalui cekal / paksa badan dan / atau lelang, dan bila keberatan mengajukan gugatan. Kreditor yang merasa tidak puas berusaha menyelesaikan sendiri pengurusan piutang negara dan pihak ketiga yang keberatan mengajukan perlawanan. Disarankan pada pembuat UU untuk membuat Peraturan Pelaksana berdasar Pasal 26 UUHT dan menyempurnakan UU No. 49 Prp. Tahun 1960 tentang PUPN.

    Kata Kunci : Eksekusi, Hak Tanggungan, Piutang Negara

  • viii

    ABSTRACT

    According to Commitee of State Loan Affairs (PUPN) Act, the settlement of state loan should take process of General Directorate of State Loan and Auction (DJPLN) auction, but there are certain banks tend to choose auction procedure based on Act of Burdened Rights article 6. This research aims at understanding the execution process of the burdened rights guarantee by PUPN, studying the validity if the letter of intent the parate execution between Mandiri Bank and DJPLN as the result of DJPLN law and proposal completion and the regulation implementation of the burdened rights execution and the regulation of state loan. The specification of this research is normative law in the form of descriptive analytic the material law and data were compiled through library research and field survey using data collecting tools document study and interviews. Based on the qualitative method the bank is obliged to submit the state loan to Commitee of State Loan and Auction Service/Office of State Loan and Auction Service (PUPN/KP2LN) which is further conducted through the administration or the auction. The letter of intent between Mandiri Bank and DJPLN has fulfilled the Article 1320 Code Civil Law and Article 313 of Monetary Ministry Decision number 300/ KMK.01/2002 but it is very risky as it does not fulfil the requisition on Article 26 Act of burdened Rights. At the level of state loan settlement the debitor paid the credit voluntarily or being forced to pay the credit through seizing/imprisonment of civil debt/auction, and if the respective party objected to pay, he/she could submit the objection. The creditor who feels unsatisfied trying to settle the non performing loan and the third party who objects could institute a suit. It is recommended that law makers set up the implementation of regulation based on article 26 Act of Burdened Rights and to improve the government regulation to replace law number 49, the year of 1960 on PUPN.

    Keywords: Execution, burdened Rights, State Loan

  • ix

    DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ........................................................................................ i HALAMAN PENGESAHAN ......................................................................... ii HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... iii KA