Ekologi dan-lingkungan

download Ekologi dan-lingkungan

If you can't read please download the document

  • date post

    22-Nov-2014
  • Category

    Documents

  • view

    18.527
  • download

    0

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Ekologi dan-lingkungan

  • 1.
    • Pembangunan yang dilakukan selama ini dibanyak negara-negara di dunia telah menghasilkan 2 dampak penting yaitu Dampak Positif dan Dampak Negatif.
    • Dampak Positif berupa kemajuan di berbagai bidang seperti kemajuan di bidang teknologi, produksi,manjemen, dan informasi , yang kesemuanya telah meningkatkan kualitas hidup manusia.
  • 2.
    • 3. Dampak Negatif berupa pecemaran dan kerusakan lingkungan, baik darat, air, maupun udara yang menimbulkan berbagai petaka lingkungan, seperti hujan asam, pemanasan global, penyakit kanker, paru-paru, kulit dsbnya.
  • 3.
    • Kegiatan industri yang membentuk limbah, seperti industri kimia menghasilkan zat-zat buagan bahan berbahaya dan beracun (B-3)
    • Kegiatan pertambangan, berupa terjadinya perusakan instalasi, kebocoran, pencemaran udara dan rusaknya lahan bekas pertambangan.
  • 4.
    • Kegiatan Transportasi, berupa kepulan asap yang mengakibatkan naiknya suhu udara di kota, kebisingan kendaraan bermotor, dan tumpahan BBM dari kapal tangker.
    • Kegiatan pertanian, akibat dari residu pemakaian zat-zat kimiah (Herbisida, insektisida, pestisida, fungisida, pupuk anorganik).
  • 5.
    • Diadakan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia tanggal 5-16 Juni 1972. Hasilnya antara lain:
    • Deklarasi Tentang Lingkugan Hidup Manusia, terdiri dari Preamble dan 26 asas yang lazim disebut dengan Stockholm Declaration.
  • 6.
    • Rencana Aksi Lingkungan Hidup Manusia (Action Plan) terdiri dari 109 rekomendasi termasuk 18 rekomendasi tentang perencanaan pengelolaan Pemukiman Manusia.
  • 7.
    • 3. Rekomendasi tentang Kelembagaan dan Keuangan yang menunjang Pelaksanaan Rencana Aksi tersebut di atas, yang terdiri dari:
    • Dewan Pengurus (Governing Council) Program Lingkungan Hidup (United Nation Environment Programme = UNEP).
    • Sekretariat, yang dikepalai oleh seorang direktur eksekutif.
    • Dana Lingkungan Hidup.
    • Badan Koordinasi Lingkungan Hidup.
  • 8.
    • Deklarasi Rio de Janeiro, tanggal 3- 14 Juni 1992 menghasilkan ataralain:
    • 27 Prinsip fundamental tentang lingkugan dan pembangunan.
    • Prinsip-prinsip kehutanan yang merupakan konsensus Internasional terdiri dari 16 Pasal yang mencakup aspek pengelolaan, aspek konservasi, aspek pemanfaatan dan pengembangan. Prinsip ini tidak mengikat secara hukum dan berlaku bagi semua jenis dan tipe hutan.
  • 9.
    • 1. Keterkaitan (interdependency), permasalahan lingkungan dan pembagunantidak lagi mengenal batas-batas wilayah negara, karena permasalahan tersebut saling keterkaitan, oleh karena itu penyelesaiannya perlu dilakukan dengan pendekatan lintas sektoral dan antar negara.
  • 10.
    • 2. Berkelanjutan (sustainability), berbagai pengenbangan berbagai sertor seperti pertanian, kehutanan, industri energi, perikanan, inveatasi, perdagangan, bantuan ekonomi memerlukan bantuan sumber daya alam yang harus dilestarikan kemampunnya untuk menunjang proses pembangunan secara berkelanjutan. Untuk itu perlu dikembangkan kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan
  • 11.
    • 3.Pemerataan (Eguaity), Desakan kemiskinan dapat mengakibatkan eksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan sehingga perlu diikhtiarkan kesempatan secara merata untuk memperoleh sumber daya alam bagi pemenuhan kebutuhan pokok, seperti tanah, air dll.
  • 12.
    • 4. Security dan Risiko Lingkungan, Perlombaan persenjataan dapat memperbesar potensi kerusakan lingkungan. Begitu pula cara-cara pembangunan tanpa mempehitungkan dampak negatif terhadap lingkungan dapat memperbesar risiko lingkungan.
    • 5. Penduduk dan Komunikasi, Penduduk dan komunikasi lingkungan perlu ditingkatkan diberbagai tingkatan lapisan masyarakat.
  • 13.
    • 6. Kerjasama Internasional, pola kerjasama Internasional dipengaruhi oleh pendekatan pengembangan sektoral, sedangkan pertimbangan lingkungan kurang diperhitungkan. Karena itu perlu dikembangkan kerjasama yang lebih mampu menanggapi pembangunan berwawasan lingkungan.
  • 14.
    • PENGERTIAN HUKUM LINGKUNGAN
    • Menurut Moenadjat,Hukum Lingkungan dibedakan dalam hukum lingkungan Klasik dan Modern.
    • Hukum lingkungan Klasik adalah hukum yang menetapkan ketentuan dan norma-norma dengan tujuan terutama sekali untuk menjamin pengunaan dan eksploitasi sumber-sumber daya lingkungan dengan berbagai akal dan kepandaian manusia guna mencapai hasil semaksimal mungkin dan dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya .
  • 15.
    • Menjamin adanya kepastian dalam penggunaan dan eskploitasi sumber daya lingkungan atau dapat juga dikatakan orientasinya adalah kapitalis.
    • Bergerak pada bidang bidang (sektor) tertentu atau bersifat sektoral, serba kaku, dan sukar berubah.
  • 16.
    • Hukum Lingkungan Modern adalah menetapkan aturan dan norma-norma guna mengatur perbuatan masusia, dengan tujuan untuk melindungi lingkungan dari kerusakan dan kemerosotan mutunya demi untuk menjamin kelestarian fungsinya agar dapat secara langsung terus-menerus dugunakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
  • 17.
    • Memberikan perlindungan terhadap lingkungan, dengan demikian hukum lingkungan modern bersifat utuh dan menyeluruh atau komprehensif, integral dan luwes.
  • 18.
    • Drupsteen
    • Hukum lingkungan adalah hukum yang berhubungan dengan lingkungan alam(natuurlijk milieu) dalam arti seluas-luasnya .
    • Ruang lingkupnya ditentukan oleh ruang lingkup pengelolaan lingkungan. Dengan demikian hukum lingkungan merupakan instrumentarium yuridis bagi pengelolaan lingkungan.
    • Oleh karena pengelolaan lingkungan lebih dominan dilakukan oleh pemerintah, maka hukum lingkungan merupakan hukum publik.
  • 19.
    • Dasar pertimbangan:
    • Bahwa kualitas LH yang semakin menurun telah mengancam kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya sehingga perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan LH yang sungguh-sungguh dan konsisten oleh semua pemangku kepentingan.
  • 20.
    • 2. Bahwa pemanasan global yang semakin meningkat mengakibatkan perubahan iklim sehingga memperparah penurunan kualitas lingkungan hidup karena itu perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
  • 21.
    • Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan segala benda, daya, keadaan dan mahluk hidup, termasuk manusia dan prilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lain.
  • 22.
    • Perlindungan dan pengelolaan LH adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau lerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum
  • 23.
    • Pembangunan