Efektifitas PTSP dalam Reformasi dan Transparansi Perizinan Sektor SDA

download Efektifitas PTSP dalam Reformasi dan Transparansi Perizinan Sektor SDA

of 49

Embed Size (px)

Transcript of Efektifitas PTSP dalam Reformasi dan Transparansi Perizinan Sektor SDA

  • 1

    Disampaikan dalam Konferensi Tata Kelola Sumberdaya Ekstraktif, Extracting the Future: Menata Sumberdaya Ekstraktif untuk Pembangunan Berkelanjutan. Jakarta, 17 November 2015

  • 2015 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved

    Jakarta, 17 November 2015

    EFEKTIFITAS PTSP DALAM REFORMASI DAN TRANSPARANSI PERIZINAN SEKTOR SDA

    KONFERENSI NASIONAL TATA KELOLA SUMBER DAYA EKSTRAKTIF

    Oleh:

    Hanung Harimba Rachman (Direktur Perencanaan Industri Agribisnis dan Sumber Daya Alam Lainnya)

  • PERKEMBANGAN PENANAMAN MODAL

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PERKEMBANGAN REALISASI PENANAMAN MODAL TRIWULAN III / 2015

    4

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    INVESTASI DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA

    5

    ANGKA PENGANGGURAN

    2 Juta Tenaga kerja yang terserap setiap tahunnya

    463 ribu Tenaga kerja yang terserap setiap 1% pertumbuhan ekonomi tahun 2004

    290 ribu

    Tenaga kerja yang terserap setiap 1% pertumbuhan ekonomi tahun 2013

    164 ribu Tenaga kerja yang terserap setiap 1% pertumbuhan ekonomi tahun 2014

    10 Juta Tenaga kerja yang terserap dalam kurun waktu 2014-2019

    TARGET PEMERINTAH

    TERKAIT TENAGA KERJA

    5,4 Persen Target pertumbuhan ekonomi 2015 (revisi)

    370 Ribu Tenaga kerja yang terserap setiap 1% pertumbuhan ekonomi untuk target 2 juta

    7,24 Juta Jumlah penganggur terbuka per Agustus 2014

    9,68 Juta Orang kategori setengah penganggur per Agustus 2014

    26,09 Juta Orang kategori bekerja paruh waktu per Agustus 2014

    ELASTISITAS TENAGA KERJA

    MENURUN

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI JANUARI SEPTEMBER 2015

    6

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI SEKTOR PRIORITAS

    7

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PERKEMBANGAN RENCANA INVESTASI SEKTOR PRIORITAS

    8

  • PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) PUSAT DI BKPM

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    TIGA PRIORITAS UTAMA BKPM

    10

    Percepatan Pelayanan Perizinan Hapus, Gabung, Sederhanakan dan Limpahkan (HGSL) Penyederhanaan Administrasi Proses Perzinan

    Penciptaan Iklim Investasi yang Kondusif Penyediaan insentif fiskal dan non fiskal, pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri sebagai tujuan investasi

    Debottlenecking Permasalahan Investasi

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PROGRAM PENINGKATAN IKLIM INVESTASI 2015-2016

    11

    Penyederhanaan Perizinan Pengembangan PTSP Pusat

    Perbaikan Peringkat EODB

    PERIZINAN DASAR Izin Lokasi, IMB, Izin Lingkungan

    MARITIM Izin Pelabuhan), Industri Perikanan

    INDUSTRI ORIENTASI EKSPOR Kelapa Sawit dan Turunannya

    PARIWISATA&KAWASAN Hotel & convention center, KEK

    INDUSTRI SUBSTITUSI IMPOR Industri Besi & Baja, Industri Bahan Baku Obat

    PERTANIAN Tanaman Pangan, Peternakan

    1

    2

    3

    Pendelegasian wewenang seluruh perizinan investasi ke BKPM sebagai amanat Inpres no 4/2015 Penyelenggaraan PTSP Pusat di BKPM

    Penguatan IT PTSP Pusat dengan K/L dan integrasi sistem online dengan PTSP Daerah

    Fokus Pada 5 Indikator dengan Peringkat di atas 100

    1. Starting a business ( peringkat 115)

    2. Dealing with Construction Permit (peringkat 153)

    3. Registering Property ( peringkat 117)

    4. Paying Taxes ( peringkat 160)

    5. Enforcing Contract ( peringkat 172)

    INDUSTRI PADAT KARYA Industri Tekstil, Industri Makanan Minuman

    HILIRISASI Smelter

    4 Pembentukan PTSP di 18 KEK dan 15 KI melalui MoU dengan Pemda & administrator KEK

    5 Audit pelayanan PTSP Daerah. Selanjutnya bekerja sama dengan MenPANRB menyusun standard layanan PTSP Daerah

    Peningkatan layanan contact center dan pengaduan PTSP Pusat

    Kebijakan Pro Investasi Revisi Daftar Negatif Investasi, Insentif KEK, Tax Holiday, Tax Allowance

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    IZIN YANG SUDAH DIDELEGASIKAN KE PTSP PUSAT BKPM

    12

    No. Kementerian/LPNK Jumlah Izin yang Didelegasikan Peraturan Terkait

    1 KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN 3 Permenaker No. 25 Tahun 2014, tgl 18 Desember 2014

    2 KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN 17 Permenhut No. 97/Menhut-II/2014, tgl 24 Desember 2014 dan Permen LH-K No. P.1/Menhut-II/2015, tgl 27 Januari 2015

    3 KEMENTERIAN PU & PERA 7 Permen PU-Pera No. 22/PRT/M/2014, tgl 29 Desember 2014

    4 KEMENTERIAN PERDAGANGAN 9 Permendag No. 96/M.DAG/PER/12/2014, tgl 24 Desember 2014 dan Permendag No. 10/M-DAG/PER/1/2015, tgl 29 Januari 2015

    5 KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

    10 Permen ESDM No. 35 Tahun 2014, tgl 19 Desember 2014

    42 (bertahap) Permen ESDM No. 23 Tahun 2015, tgl 31 Juli 2015

    11 Permen ESDM No. 25 Tahun 2015, tgl 12 Agustus 2015

    6 KEMENTERIAN KEUANGAN (PAJAK DAN BEA CUKAI) 1 Permenkeu No. 258/PMK.011/2014, tgl 30 Desember 2014

    7 KEPOLISIAN RI 6 Skep No. POL.: SKEP/638/XII/2009, tgl 23 Desember 2009

    8 KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN 6 Permenperin No. 122/M-IND/PER/12/2014, tgl 15 Desember 2014

    9 KEMENTERIAN PERTANIAN 5 Kepmentan No. 1312/Kpts/KP.340/12/2014, tgl 29 Desember 2014

    10 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN 7 Permenhub No. PM 3 Tahun 2015, tgl 6 Januari 2015

    11 KEMENTERIAN PARIWISATA 20 Permenpar No. 2 Tahun 2014, tgl 16 Desember 2014 dan Pemenpar No. 1 Tahun 2015, tgl 19 Januari 2015

    12 KEMENTERIAN KOMINFO 5 Permenkominfo No. 40 Tahun 2014, tgl 19 Desember 2014

    13 KEMENTERIAN KESEHATAN 9 Permenkes No. 93 Tahun 2014, tgl 19 Desember 2014

    14 KEMENTERIAN DIKBUD 1 Permendikbud No. 69 Tahun 2014, tgl 17 Juli 2014

    15 KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN 1 Permen KKP No. 3/PERMEN-KP/2015, tgl 15 Januari 2015

    16 KEMENTERIAN AGRARIA/BPN 0 Permen ATR/Ka BPN No. 15 Tahun 2014, tgl 29 Desember 2014 (layanan gambaran dan informasi ketersediaan/status lahan)

    17 KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM (DIRJEN IMIGRASI) 0

    Memberikan layanan konsultasi perizinan dan nonperizinan terkait penanaman modal

    18 KEMENTERIAN PERTAHANAN 0

    19 LEMBAGA SANDI NEGARA 0

    20 BSN 0

    21 BPOM 0

    22 PLN 0 Masih belum menempatkan pejabatnya di PTSP Pusat BKPM

    TOTAL 160

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    TIGA TIPE BUSINESS PROCESS PENERBITAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN DI PTSP PUSAT

    13

    1. Penerbitan Perizinan dan Non Perizinan Secara Daring Online Business Process

    Proses penerbitan perizinan secara online tanpa tatap muka sudah dilakukan BKPM sejak bulan Desember 2014. Penerbitan perizinan ini atas bidang-bidang usaha yang didegelasikan oleh Kementerian/Lembaga sejak tahun 2010.

    2. Penerbitan Perizinan dan Non Perizinan Satu Tahap Melalui LO Kementerian/Lembaga di PTSP Pusat

    Proses penerbitan perizinan dan non perizinan satu tahap melalui LO dilakukan sejak peresmian PTSP Pusat di bulan Januari 2015. Pengertian satu tahap di sini adalah bahwa penerimaan dan penerbitan dilakukan di PTSP Pusat, tanpa proses penelaahan secara detail di Direktorat Teknis, Kementerian karena bobot penelaahan teknis dapat dilakukan oleh LO di PTSP Pusat.

    3. Penerbitan Perizinan dan Non Perizinan Dua Tahap Melalui LO Kementerian/Lembaga di PTSP Pusat dan Direktorat Teknis di Kementerian Pusat

    Proses penerbitan perizinan dan non perizinan dua tahap melalui LO dan Direktorat Teknis Kementerian Pusat dilakukan sejak peresmian PTSP Pusat di bulan Januari 2015. Pengertian dua tahap di sini adalah bahwa setelah pemeriksaan kelengkapan administrasi oleh LO di PTSP Pusat, berkas permohonan akan ditelaah secara detail dan menyeluruh oleh Direktorat Teknis di Kementerian Pusat karena bobot teknis yang membutuhkan analisa kunjungan lapangan dan juga peralatan yang khusus, serta keterlibatan dinas-dinas teknis terkait di daerah.

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    PTSP PUSAT TELAH MENERBITKAN 9.596 IZIN (JANUARI SEPTEMBER 2015)

    14

    No. Sektor Total

    1 Keuangan (fasilitas fiskal); 598

    2 Perindustrian; 1776

    3 Perdagangan; 3342

    4 ESDM; 645

    5 Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; 629

    6 Perhubungan; 102

    7 Komunikasi dan Informatika; 177

    8 Pertanian; 131

    9 Kesehatan; 32

    10 Pariwisata; 755

    11 Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 203

    12 Pendidikan dan Kebudayaan; 41

    13 Kelautan dan Perikanan; 15

    14 Ketenagakerjaan; 11

    15 Kepolisian ( Jasa keamanan) 951

    16 Perizinan Kantor Perwakilan Perusahaan

    Asing (KPPA) 188

    Total Keseluruhan Perizinan 9.596

    K/L Pendukung PTSP Pusat (tidak menerbitkan izin)

    Kementerian Hukum dan HAM

    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN

    Kementerian Pertahanan

    BPOM

    BSN

    PLN

    Lemsaneg

  • Indonesia Investment Coordinating Board

    IMPLIKASI PELAKSANAAN PTSP PUSAT DI BKPM

    15

    No. Jenis Perizinan Sebelum PTSP

    (Selama Th 2014) Setelah PTSP

    (15 Jan 4 Agustus 2015)

    1 Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPL) Sementara

    14 31

    2 IUPL 56 21

    3 Izin Operasi 0 0

    4 IUJPTL 8 12

    5 SKT Panas Bumi 163 136

    6 Penetapan Wilayah Usaha 10 2

    Jumlah 251 202

    Penyederhanaan Perizinan dan Nonperiizinan di Bidang ESDM

    Rata-rata waktu penerbitan Izin dari 202 IUPTL-S/IUPTL-T dan usaha penunjang lainnya adalah 5 (lima) hari kerja dengan jumlah pengunjung harian rata-rata 15 orang.

    Sumber: Kemen terian ESDM

    Contoh: di B