Edisi 1 (perdana)

of 5 /5
SHIROmagz Djangan biarkan egomoe meroesak persahabatan kita Edisi Perdana Sekali Sebuah usaha untuk menumbuhkan kembali rasa yang dulu pernah tercipta

Transcript of Edisi 1 (perdana)

Page 1: Edisi 1 (perdana)

SHIROmagzDjangan biarkan egomoe meroesak persahabatan kita

Edisi Perdana Sekali

Sebuah usaha untuk

m e n u m b u h k a n

kembali rasa yang

dulu pernah tercipta

Page 2: Edisi 1 (perdana)

“D jangan b ia r kan egomoe meroesak persahabatan kita”, kalimat yang mungkin setiap hari menyertai kelas kita selama setahun di SMA N 2 Pare. Seakan waktu berhenti saat saya melihat kembali foto-foto kelas yang

yang tidak setuju segera hubungi saya tersimpan di harddisk. Wah lali rek untuk menjadi donatur tetap media ini. durung salam, helo bro n sist. Mungkin Yah paling kalau korupsi 20% saja lah,

teman-teman kaget ketika melihat dan biar BBM naik tidak jadi masalah. membaca tentunya sms dari saya Hohoho..beberapa waktu yang lalu untuk

Mungkin sedikit pembukaan dari bertanya alamat e-mail teman-teman. E-saya semoga bisa diapresiasi oleh

mail tau lah ya? Hari gini bos...hahaha. semua pembaca, dan mohon dijadikan catatan : kebanyakan media menerima

Ehm, mungkin ini akan menjadi saran dan kritik, tapi berbeda bagi media salah satu cara kita kembali berinteraksi ini, saya pribadi tidak menerima kritik walaupun lewat media tulisan, namun walau kritik membangun sekalipun, yang sama sekali tidak mengurangi esensi saya butuh hanya pujian dan saran yang dari sebuah komunikasi. Sebelumnya biss membuat media ini terus ada. :P. saya secara pribadi mohon maaf jika S e r t a m o h o n m a a f j i k a s a y a terkesan egois karena tidak memberi mendominasi tulisan-tulisan di sini kabar tentang kemunculan media ini, tapi karena memang saya yang ngotot agar yakinlah bahwa jika niatnya baik maka media ini ada. (AAC)hasilnya pun akan baik (iya kah??).

Mungkin di sela dinamika kampus (bagi yang masih ngampus), yang mungkin sekarang sedang sibuk-sibuknya mikir TA atau skripsi, serta di sela kesibukan kerja yang terkadang menuntut otak untuk bekerta 26 jam, diharapkan munculnya media ini bisa menambah beban anda semua untuk membaca dan berfikir. Bukan ding, semoga bisa menambah daya ingat teman-teman bahwa kita pernah di sini untuk tertawa dan gembira.

Ide pembuatan media ini mungkin ketika saya banyak mengunduh buletin atau sejenis majalah digital yang menurut saya efektif untuk bisa dinikmati Nb: Oya sedikit lagi tambahan bagi oleh semua orang, dan yang terpenting teman-teman yang ingin berbagi cerita, adalah GRATIS. Kata terakhir sengaja pengalaman, atau sekedar tulisan iseng saya beri garis bawah dan dicetak kapital silakan langsung mengirim ke e-mail serta tebal karena saya yakin bahwa [email protected] semua setuju dengan arti yang saya maksudkan. Atau mungkin jika ada

Sekapur Tulis

Page 3: Edisi 1 (perdana)

e d i k i t t e n t a n g S H I R O . SSebentar, kenapa harus SHIRO, awalnya saya berfikir bahwa shiro itu hewan peliharaan shincan yang bisa dibilang lucu-lucu bego. Tapi kenapa anjing bego dijadikan simbol nama kelas kita? Yang penting masih ada lucunya sih. Hem, telisik punya telisik ternyata shiro itu singkatan yang lebih senonoh lah jika dibanding SEPARO. Sama-sama Sebelas Ipa Loro tapi masih lucu SHIRO (namanya juga lucu-lucu bego, masih banyak lucunya daripada begonya). Kalau SEPARO kan seakan menjadi konotasi negatif yang mengatakan bahwa anak IPA 2 otaknya gak full. Mending dibilang lucu tap i o taknya utuh lah dar ipada dikonotasikan gila. Bagi yang tidak setuju dengan pernyataan tesebut, mohon maaf anda harus dikeluarkan dengan tidak hormat oleh Bu Sri Subekti dengan kata-katanya yang dahsyat, “tak uncalno neng SD maneh kapok kon”. (Ngapunten ingkang kathah buuu..).

Terkadang semua itu menjadi sebuah pengalaman yang terlupakan. Namun terkadang juga menjadi kenangan yang manis, semanis senyum mbak Nofi Maria. (Farida dilarang cemburu yaaa, nanti juga bakal kesebut kok..hehe). Hal yang tidak bisa dilupakan adalah ketegangan menunggu detik-detik mata pelajaran yang paling dicintai, ehem, tidak salah lagi. K-I-M-I-A. Sebenarnya bukan pelajarannya yang membuat serem, tapi yang menyampaikan lah yang menjadi tokoh utama kenapa jantung tiba-tiba

berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang pas mendengar suara sepatu tok tok dari kejauhan menuju ke kelas. Sampai saya menulis sekarang pun, rasanya masih bisa saya bayangkan betapa dunia mau runtuh ketika bayangan kemeja hitam dengan celana bahan hitam mulai masuk kelas. Hemmm, tapi banyak terimakasih juga buat ibu guru kita yang selalu awet muda ini (nama sengaja disamarkan), karena berkat beliaulah nilai UAN kimia saya dapat 100 walaupun ada yang lebih berjasa di saat ujian berlangsung, terimakasih buat Agnes CP. Hehe..

Kenangan yang tidak mungkin ter lepas adalah ket ika Pak Rio memberikan pelajaran biologi yang kebanyakan mesum itu kena marah dari Bu Sri karena guyonannya terdengar sampai kelas sebelah. Wajahnya yang memang terlihat lucu seketika berubah menjadi masam. Bukan malah diam tapi malah terus melucu. Memang tidak pernah ada matinya orang satu ini. Tapi jika mengingat pelajaran Biologi, kita semua tanpa t e r kecua l i ha rus banyak memberikan ucapan terima kasih kepada Mas Saifurrizal karena berkat usaha beliau lah selama satu tahun hanya sekali diadakan ulangan harian. Hatur nuhun nya' kang ipul.

M u n g k i n j i k a k i t a h a r u s mengucapkan terimakasih yang paling terimakasih, ucapan itu harusnya kita sampaikan kepada wali kelas kita, Bapak Supriswanto, karena selain sering mengadakan acara traktiran juga

menjadi langganan rujak setiap lebaran selama 3 tahun berturut-turut. Mulai dari kelas 3 sampai 2 tahun setelah lulus. Juga mungkin gara-gara mbak Ratih yang memang pandai melobi (walaupun gara-gara dijebak sms) sehingga kita tidak mengeluarkan uang lagi untuk membeli rujak. Hohoho...

Tapi sayang sungguh sayang, acara cinlok di shiro tidak pernah bertahan lama. Mari kita simak cerita antara mas Nanda yang didaulat sebagai Pasha SHIRO dengan mbak Deni yang mungkin jika sekarang sebagai Ayu Ting ting dalam menjalani kisah asmara. Mungkin gara-gara kutukan bobi, seekor kera yang menjadi penghuni goib kelas 2 A (menurut cerita Mas Din, satpam), sehingga kisah cinta mereka tidak bertahan lama. Atau mungkin gara-gara didaulat sebagai Pasha yang kenyataannya sekarang pindah ke lain hati dari Oki ke Adelia, sehingga mas Nanda berpindah dari Deni ke miss X, sebut saja Trias. Tapi sebentar, hubungan dengan Trias pun tidak lama, malah pindah lagi ke mbak yang inisialnya E-F-R-I-K-E sampai rela mengorbankan hubungan pertemanannya dengan orang yang jelas-jelas menipu antara wajah dengan kepribadiannya, WUG. Hadeuh, sukasukamulah mas Nanda, semoga engkau cepat diberikan jalan yang lurus. Amin. (AAC)

Opini... Sekelumit ceritatentang SHIRO

Page 4: Edisi 1 (perdana)

mengambil keputusan untuk mengumpulkan dana dari teman-teman semua untuk membantu kesembuhan saudara kita. Kabar terakhir menunjukkan bahwa rasa persahabatan ini tidak termakan oleh waktu. Proud of you brother. Setelah semua usaha telah kita lakukan, kini hanyalah doa kepada Sang Khalik lah yang akan menjadi bantuan utama untuk kesembuhan keluarga kita. Semoga cobaan ini cepat berlalu dan bisa m e n j a d i p e l a j a r a n u n t u k b i s a Pada rubrik SOSHIS edisi perdana mendewasakan diri. (AAC)sekali ini sengaja saya mengusung sebuah

nama yang selalu menjadi nomor absen - badai pasti berlalu -

pertama di kelas karena dua huruf awal nama depannya saling berurut, A dan B. Yah, Abi Pamungkas. Postur tubuhnya yang kurus tinggi itu tidak bisa menjadi pedoman untuk menggambarkan ketidaksemangatan dalam hidup, justru dia mampu menunjukkan semangat persahabatan yang melebihi berat badannya sendiri. Abi, menurut saya pribadi, merupakan cermin dari ketabahan seorang manusia. Tak pernah mengeluh, tak pernah terlihat bersedih walaupun mungkin suasana hati sedang kurang menyenangkan. Karena baginya kesedihan itu tidak boleh ditularkan kepada orang yang melihatnya. Tak pernah sekalipun dia meluapkan emosi dalam waktu yang lama. Mungkin yang dia lakukan ketika sudah tidak bisa menahan emosi hanyalah pergi dan mencari suasana lain di luar sana, setelah kembali, senyum menyeringai nya kembali menghampiri kami.

Rumahnya juga menjadi tempat yang sangat dinanti. Karena setiap kali ada acara pergi bareng, rumah Abi selalu menjadi tempat yang nyaman untuk sekedar menunggu teman yang lain tiba. Selain itu, tempat saling bertemunya tawa dan canda sering kali berada di kediaman Abi. Namun mungkin manusia menghabiskan hidupnya hanya untuk tertawa dan bahagia, tentulah ada ikutannya, sedih dan air mata. Rekan-rekan pun mungkin sudah membaca beritanya di dunia maya, facebook. Sebuah kabar yang kurang enak di tengah demo mahasiswa atas kebijakan pemerintah yang ingin menaikkan harga BBM seakan menjadi topik saingan yang tepat. Teman terbaik kita, sahabat karib kita sedang terkena penyakit radang usus yang berdampak ke suaranya yang mulai hilang. Pengobatan herbal yang dijalaninya belum menunjukkan efek yang signifikan. Sungguh wajib diacungi jempol ketika mas Nanda Fitrianto a.k.a Pasha

SoShiSSosok Shiro Smada

Page 5: Edisi 1 (perdana)

PoSHPose SHIRO