Dosis Obat & Macam Dosis

download Dosis Obat & Macam Dosis

of 25

  • date post

    20-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    162
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of Dosis Obat & Macam Dosis

DOSIS OBAT & MACAM DOSIS

DOSIS OBAT & MACAM DOSISSistem Apoteker Sistem pengukuran Apoteker merupakan salah satusistem pengukuran tertua untuk pemberian obatobatandan masih banyak digunakan sampai sekarang. Saat melalukan pencatatan pada sistem Apoteker,simbol ditulis sebelum jumlah obat dan jumlah obatditulis dengan angka Romawi. Contoh:Permintaan 10 tablet aspirin (asam asetil salisilat =ASA), dalam resep dokter ditulis sebagai:R/ ASA grain xSatuan Dasar Sistem Apoteker Untuk pengukuran berat:1. grain = gr2. dram = dr Untuk pengukuran volume:1. minim = m atau min2. tetes = gtt3. fluidram = fl dr4. ounce = oz5. fluid ounce = fl ozGrain: Satuan Berat Satuan pengukuran dasar untuk berat adalahgrain, disingkat gr. 1 gr setara dengan 1 butir gandum 60 mg Satuan kelipatannya adalah sbb:

Minim, Fluidram dan Fluidounce:Satuan Volume Satuan pengukuran dasar untuk volume adalahminim, disingkat dengan m atau min). 1 minim setara dengan 1 tetes cairan. Satuan kelipatannya adalah sbb:

Sistem Ukuran Rumah Tangga Satuan dasar pengukutan pada sistem ukuran rumahtangga adalah: Tetes = gtt Sendok teh = sdt Sendok makan = sdm Mangkok = cup = c Pint = pt Quart = qtDOSIS OBATJumlah obat yang diberikan kepada penderita dalam satuan berat atau satuan isi atau unit-unit lainnyaSatuan berat : mikrongram (g), miligram (mg), gram (g)Satuan isi : mililiter (ml) / cc, liter (l)Satuan unit : UISatuan Berat dan IsiSatuan berat dan isi yang digunakan:1 kg = 1000 g (gram), 1 g = 1000 mg (miligram)dan 1 mg = 1000 mcg (mikogram)1 L =1000 ml (mililiter)Konversi Gram ke miligram dan sebaliknya:1 g = 1000 mg2 g = (2 x 1000) mg = 2000 mg2,165 g = (2,165 x 1000) mg = 2165 mg1,23 g = (1,230 x 1000) mg = 1230 mg2060 mg = 2060/1000 = 2,06 g

PersentaseKekuatan dan kadar sediaanobat seringkalijuga dinyatakan dalam bentuk persentase.Krim X 1%, Lar. Z 0,5%, Salep mata 0,5%Ungkapan 1% berarti satu bagiandari seratus,diucapkan dalam gram atau militer1% = 1 g/100 g x 1 = 0,01 g/g atau 10 mg/gLarutan 1% = 10 mg/ml

Perhitungan DosisTablet/Kapsul/ObatCair/SuntikanBerapa tab digoxin diperlukan utkmendapatkan dosis 0,125 mg? 1 tabmengandung = 62,5 mcg digoxinRumus:Kuantitas yg diminta =dosis yg tersediadosis yg dimintaX1 Tablet

Jawab:0,125 mg = (0,125 x 1000) mcg = 125 mcg125 mcg/62,5 mcg X 1 tablet = 2 tabletSoal:1.Berapabanyak tabletfurosemid40mg harusdiberikan untuk memperoleh dosis 10 mg?2.Berapabanyak tablet levodopa250mgharusdiberikan untuk memperoleh dosis 375 mg?3.Berapabanyak tabletdigoxin 0,25mg harusdiberikan untuk memperoleh dosis 125 mcg?

Jawab:0,125 mg= (0,125x 1000)mcg =125mcgJika 1 tab mengandung 62,5 mcg dandiperlukan X tab utk mencapai dosis 125 mcg.X.62,5=125X=125/62,5=2Jadi diperlukan 2 tablet

Pasien diinstruksikan untuk diberi 75 mg Pethidin.Tersedia ampul berisikan 100 mg/2 ml. Berapa mlyang perlu disuntikkan?Rumus:X=dosis yg tersedia/dosis yg dimintaXVolume dosis yang tersedia

= 75/100 x 2 ml= 1,5 mlDiinstruksikan untuk menyuntik 150 mg penisilinV. Tersedia flakon denganlabel125 mg/5 ml.Berapa ml yang harus diberikan?

Diperlukan lar. Betadine 1:2000 dan tersedialar. 20%. Berapa banyak lar. Betadine 20%diperlukanutk membuat2LBetadine1:2000?Konsentrasi dinyatakan dalam rasio dan yang lainsebagai persentase, salahsatu harusdikonversikan, 20% = 20 bagian per seratus =20:100 = 1:5.Rumus:Konsentrasiygtersedia/konsentrasi yg dimintaXVolume dosis yang tersedia

Jadi diperlukan 5 ml lar. Betadine 20% utkmembuat 2 L lar. 1:2000Faktor-faktor yang mempengaruhi dosis obatFAKTOR OBATSIFAT FISIKADaya larut obat dalamair / lemak, kristal / amorf, dsbSIFAT KIMIAWIasam, basa, garam, ester, garam kompleks,pH, pKaTOKSISITASdosis obat berbanding terbalik dgn toksisitasnyaFaktor-faktor yang mempengaruhi dosis obatCARA PEMBERIAN OBAT KEPADA PENDERITA ORAL : dimakan /diminum PARENTERAL : subkutan, intramuskular, intravena, intra peritoneal, dsb REKTAL, VAGINAL, URETRAL LOKAL, TOPIKAL, TRANSDERMAL Lain-lain : sublingual, intrabukal, intraligament, dsbFaktor-faktor yang mempengaruhi dosis obatFAKTOR / KARAKTERISTIK PENDERITAUmur : neonatus, bayi, anak, dewasa, geriatrikBerat badan Jenis kelamin (untuk obat gol. Hormon)Ras : slow & fast acetylatorToleransiObesitasSensitivitasKeadaan pato-fisiologigangguan hati, ginjal, kelainan sal. pencernaanKehamilanLaktasiCircadian rhythmLingkunganArti % dalam Campuran Obat% berat / berat = gram/gram % misal : Boorzalf 10% = tiap 100 g zalf mengandung 10 g acidum boricum% berat / volume = gram / ml % misal : 1% morphine HCl = 1 g morphine HCl dlm 100 ml larutan / injeksi% vol. / vol = ml / ml % misal : alkohol 70% = tiap 100 ml campuran mengandung 70 ml ethylalkohol murni% vol / berat = ml / gram % misal : kadar minyak 10% dlm suatu simplisia berarti tdp 10 ml minyak dlm 100 g simplisiaAlat Penakar Dosis u/ Obat MinumDalam Bentuk Sendok Sendok makan = 15 cc Sendok teh = 5 cc

Karena ada variasi volume dlm bentuk sendok yang digunakan, maka idealnya : tiap wadah obat minum dilengkapi dgn sendok yang sesuai (ada batas ukurannya) tiap penderita memiliki gelas-obat yang diberi tanda dgn garis untuk sendok makan dan untuk sendok tehBerupa Obat TetesPenetes yg digunakan adalah penetes bakuPenetes baku = penetes internasional yg sudah memenuhi syarat-syarat khususKarena penetesan sering tidak sesuai dgn yg dimaksud dokter dan keraguan penderita dlm menghitung jumlah tetes obat, maka lebih baik obat diencerkan dgn cukup air sehingga dengan mudah dapat diminumAlat Penakar Dosis u/ Obat MinumMACAM-MACAM DOSISDOSIS TERAPISejumlah obat yang memberikan efek terapeutik DOSIS MAKSIMUM Batas dosis yang relatif masih aman diberikan pada penderita untuk memberitahukan pada apoteker, bahwa dokter dgn sadar melebihkan obat, maka resep diberi tanda seru (!) disertai parafMACAM-MACAM DOSISDOSIS TOKSIKDosis obat yang diberikan melebihi dosis terapeutik, sehingga dapat menyebabkan terjadinya keracunan obatDOSIS LETHALdosis yang menyebabkan kematian pada hewan cobaBesarnya melebihi dosis toksik

MACAM-MACAM DOSISINITIAL DOSEMerupakan dosis permulaan yang diberikan pada penderita dengan tujuan agar konsentrasi / kadar obat dalam darah dapat dicapai lebih awalLOADING DOSEDosis obat untuk memulai terapi, sehingga dapat mencapai konsentrasi terapeutik dalam cairan tubuh yang menghasilkan efek klinisMACAM-MACAM DOSISMAINTENANCE DOSEDosis obat yang diperlukan untuk memelihara-mempertahankan efek klinik atau konsentrasi terapeutik obat yang sesuai dengan dosis regimenDiberikan dalam tiap obat untuk menggantikan jumlah obat yang dieliminasi dari dosis yang terdahuluPenghitungan dosis pemeliharaan yang tepat dapat mempertahankan suatu keadaan stabil di dalam tubuh