Dokumen Lelang

download Dokumen Lelang

of 121

Transcript of Dokumen Lelang

Dokumen Lelang

BAB I. INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG Keterangan : 1. Instruksi kepada peserta lelang berisi informasi yang diperlukan oleh peserta lelang untuk menyiapkan penawarannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pengguna jasa. Informasi tersebut berkaitan dengan penyusunan, penyampaian, pembukaan, evaluasi penawaran dan penunjukkan penyedia jasa. 2. Hal-hal berkaitan dengan pelaksanaan kontrak oleh penyedia jasa, termasuk hak, kewajiban, dan risiko dimuat dalam syarat-syarat umum kontrak. Apabila terjadi perbedaan penafsiran/pengaturan pada dokumen lelang, penyedia jasa harus mempelajari dengan saksama untuk menghindari pertentangan pengertian. 3. Data lelang memuat ketentuan, informasi tambahan, atau perubahan atas instruksi kepada peserta lelang sesuai dengan kebutuhan paket pekerjaan yang akan dilelangkan. 4. Instruksi kepada peserta lelang adalah bagian daripada dokumen lelang untuk pelelangan umum dengan pasca A. UMUM 1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1 Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran selaku Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran menentukan nama paket pekerjaan yang dituangkan dalam data lelang dan diumumkan secara luas melalui media internet. Penyedia jasa harus memilih paket pekerjaan berdasarkan IUJK sesuai dengan bidang sub bidang yang telah ditentukan dalam data lelang. Pemenang lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam data lelang dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak. Lingkup pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Pekerjaan ini dibiayai dengan dana sesuai ketentuan dalam data lelang.

1.2

1.3

1.4 2. SUMBER DANA 2.1

IL - 1

Dokumen Lelang

3. PERSYARATAN PESERTA LELANG

3.1

Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa pelaksana konstruksi (pemborong) yang memenuhi persyaratan pelelangan umum dengan atau yang telah lulus prakualifikasi. Peserta lelang harus mengutamakan penggunaan bahan, peralatan, dan jasa produksi dalam negeri. Peserta lelang harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai bentuk-bentuk yang ditentukan dalam bentuk surat penawaran dan lampiran.

3.2 3.3

3.4

4. KUALIFIKASI PESERTA LELANG

Penyedia jasa yang ditunjuk oleh pengguna jasa untuk melaksanakan layanan jasa konsultansi dalam perencanaan atau yang akan mengawasi pelaksanaan pekerjaan atau yang berafiliasi dengan peserta lelang tidak diperkenankan menjadi peserta lelang. 4.1 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran. 4.2 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan dan dinilai sebelum penyampaian dokumen penawaran. 4.3. Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam dokumen kualifikasi 5.1 Setiap peserta lelang atas nama sendiri atau sebagai anggota kemitraan hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan. Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan, selain penawaran alternative (bila diminta) akan digugurkan. Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai dengan Pasal 19.1. Semua biaya yang dikeluarkan oleh penyedia jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban penyedia jasa dan tidak mendapat penggantian dari pengguna jasa. Panitia pengadaan memberikan penjelasan mengenai dokumen lelang pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang. Dalam acara penjelasan lelang, dijelaskan mengenai : a. Metoda penyelenggaraan pelelangan; b. Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap); c. Dokumen yang harus dokumen penawaran; dilampirkan dalam

5. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA LELANG

5.2

5.3 6. BIAYA PENAWARAN 6.1

7. PENJELASAN DOKUMEN LELANG

7.1

7.2

d. Acara pembukaan dokumen penawaran;IL - 2

Dokumen Lelang

e. Metoda evaluasi f. Hal-hal yang menggugurkan penawaran; g. Jenis kontrak yang akan digunakan; h. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri; i. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil; j. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran. 7.3 Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan, keterangan lain termasuk perubahannya, dan hasil peninjauan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan (BAP). BAP ditandatangani oleh panitia pengadaan dan minimal 1 (satu) wakil peserta hadir. Apabila dalam BAP terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka panitia pengadaan harus menuangkan ke dalam adendum dokumen lelang yang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang secara tertulis setelah disahkan oleh pengguna jasa. Dalam acara penjelasan lelang, diumumkan nilai total harga perkiraan sendiri. Rincian HPS tidak boleh dibuka dan bersifat rahasia. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawarannya. Bila dipandang perlu, panitia pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan. Peserta lelang dengan risiko dan biaya sendiri dianjurkan untuk meninjau lapangan pekerjaan dengan saksama untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan guna menyiapkan penawaran.

7.4

7.5

7.6

8. PENINJAUAN LAPANGAN

8.1

8.2

IL - 3

Dokumen Lelang

B.

DOKUMEN LELANG 9. ISI DOKUMEN LELANG 9.1 Dokumen lelang terdiri dari : BAB I Instruksi Kepada Peserta Lelang; BAB II Data Lelang; BAB III Bentuk Surat Penawaran, Lampiran, Surat Penunjukkan dan Surat Perjanjian; BAB IV Syarat-Syarat Umum Kontrak; BAB V Syarat-Syarat Khusus Kontrak; BAB VI Bentuk-Bentuk Jaminan. BAB VII Daftar Kuantitas, Analisa Harga Satuan dan Metode Pelaksanaan BAB VIII Spesifikasi Umum dan Teknik; BAB IX Gambar-Gambar. Adendum (bila ada)

10. KLARIFIKASI DOKUMEN LELANG

10.1 Calon peserta lelang yang memerlukan klarifikasi atas isi dokumen lelang dapat memberitahukan kepada panitia pengadaan secara tertulis dan diterima oleh panitia pengadaan selambat-lambatnya pada tanggal dilakukan penjelasan dokumen lelang. 10.2 Panitia pengadaan wajib menanggapi setiap klarifikasi secara tertulis, sebelum adendum dokumen lelang diterbitkan.

11. ADENDUM DOKUMEN LELANG

11.1 Sebelum batas waktu penyampaian penawaran berakhir, pengguna jasa dapat mengubah ketentuan dokumen lelang dengan menerbitkan adendum. 11.2 Setiap adendum yang diterbitkan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus disampaikan secara tertulis dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang. 11.3 Apabila adendum diterbitkan oleh pengguna jasa kurang dari 7 (tujuh) hari kerja dari batas akhir pemasukan penawaran, maka untuk memberi waktu yang cukup kepada peserta lelang dalam menyiapkan penawaran, pengguna jasa wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.2.

IL - 4

Dokumen Lelang

C.

PENYIAPAN PENAWARAN 12.1 Semua dokumen Bahasa Indonesia. penawaran harus menggunakan

12. BAHASA PENAWARAN 13. DOKUMEN PENAWARAN

13.1 Dokumen penawaran terdiri dari : a. Surat penawaran; harus bermaterai cukup Rp. 6000, bertanggal, ditanda tangani oleh yang berhak dan dicap. b. Lampiran surat penawaran; terdiri dari : 1). Jaminan penawaran; 2). Daftar kuantitas dan harga; 3). Surat kuasa (bila diperlukan); 4). Metoda pelaksanaan; 5). Jadwal waktu pelaksanaan; 6). Daftar peralatan utama; 7). Daftar personil inti; 8). Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan; 9). Analisa harga satuan pekerjaan utama; 10). Daftar harga satuan dasar upah, bahan, dan alat; 11). Lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang;

14. HARGA PENAWARAN

14.1 Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasarkan jumlah rincian dalam daftar kuantitas dan harga untuk seluruh pekerjaan seperti diuraikan dalam Pasal 1.1. 14.2 Harga penawaran harus ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Dalam hal angka dan huruf berbeda, maka yang digunakan adalah dalam huruf. Apabila harga penawaran dalam huruf tidak bisa diartikan/tidak bermakna, maka pada saat pembukaan penawaran ditulis TIDAK JELAS, dalam evaluasi penawaran tidak boleh digugurkan dan harga penawaran yang berlaku adalah harga penawaran terkoreksi. 14.3 Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan jumlah harga untuk semua mata pembayaran dalam daftar kuantitas dan harga. Apabila harga satuan dicantumkan nol/tidak diisi untuk mata pembayaran tertentu, maka dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan pekerjaan tetap harus dilaksanakan. 14.4 Biaya umum dan keuntungan dikenakan untuk seluruh mata pembayaran, kecuali untuk mata pembayaran pekerjaan persiapan non fisik.

IL - 5

Dokumen Lelang

14.5 Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh penyedia jasa dalam pelaksanaan kontrak, serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran. 14.6 Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga adalah tetap. 15. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 15.1 Harga satuan dasar, harga satuan pekerjaan dan jumlah harga penawaran harus menggunakan mata uang Rupiah. 15.2 Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam data lelang. 16. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 16.1 Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam data lelang. 16.2 Dalam keadaan khusus, sebelum akhir masa berlakunya penawaran, panitia pengadaan dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 16.3 Peserta lelang dapat : a. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran, tetapi diminta memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan menyampaikan pernyataan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan jaminan penawaran kepada panitia pengadaan; b. Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak disita dan tidak dikenakan sanksi. 17. JAMINAN PENAWARAN 17.1 Peserta lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah dengan nominal sebesar antara 1 % (satu persen) sampai dengan 3 % (tiga persen) dari nilai harga perkiraan sendiri (HPS). Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuan dalam data lelang. 17.2 Jaminan penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 17.3 Bentuk jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam bentuk jaminan. 17.4 Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai ketentuan dinyatakan gugur.IL - 6

Dokumen Lelang

17.5 Jaminan penawaran dari Kerja Sama Operasi (KSO) harus ditulis atas nama semua anggota KSO. 17.6 Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah penetapan pemenang lelang. 17.7 Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan. 17.8 Jaminan penawaran akan disita apabila : a. Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran; atau b. Peserta lelang menolak koreksi aritmatik atas harga penawarannya sesuai dengan Pasal 28.2.; atau c. Pemenang lelang mengundurkan diri; atau d. Pemenang lelang ditentukan gagal: dalam batas waktu yang

1). Menyerahkan jaminan pelaksanaan; atau 2). Menandatangani surat perjanjian. 18. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 18.1 Peserta lelang harus menyampaikan penawaran sesuai dengan ketentuan dokumen lelang. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan, kecuali bila penawaran alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang. 18.2 Apabila penawaraan alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam data lelang, maka selain menyampaikan penawaran utama, bagi peserta lelang yang akan menawarkan penawaran alternatif harus melengkapi dengan usulan teknis yang meliputi spesifikasi teknis, gambar perhitungan disain, metoda pelaksanaan, rincian harga penawaran, dan penjelasan lain yang terkait. 18.3 Hanya penawaran alternatif dari penawaran terendah yang memenuhi syarat akan dipertimbangkan oleh panitia pengadaan. 18.4 Pemberian rabat ditentukan dalam data lelang. 19. BENTUK DAN PENANDAAN PENAWARAN 19.1 Peserta lelang harus menyampaikan 1 (satu) dokumen penawaran asli sesuai Pasal 13.1. dan diberi tanda ASLI dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang masing-masing diberi tanda REKAMAN. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman maka dokumen penawaran asli yang berlaku.

IL - 7

Dokumen Lelang

19.2 Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya, akta pendirian cabang dan perubahannya atau perjanjian KSO. 19.3 Dokumen penawaran tidak boleh ada perubahan, penghapusan atau penambahan, kecuali untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat peserta lelang dan perbaikan tersebut harus diparaf oleh orang yang menandatangani penawaran. D. PEMASUKAN PENAWARAN 20. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 20.1 Peserta lelang harus memasukkan dokumen penawaran asli dan seluruh rekamannya ke dalam 2 (dua) sampul dalam dan masing-masing sampul ditandai ASLI dan REKAMAN, kemudian kedua sampul dalam ASLI dan REKAMAN dimasukkan kedalam 1 (satu) sampul luar dan direkat untuk menjaga kerahasiaan. 20.2 Pada sampul dalam dan sampul luar harus ditulis: a. Alamat pengguna jasa, sesuai dengan ketentuan dalam data lelang, pada bagian tengah; b. Jenis pekerjaan, tempat, hari, tanggal, bulan, tahun, jam pemasukan, sesuai ketentuan dalam data lelang, pada sudut kiri atas; c. JANGAN DIBUKA SEBELUM WAKTU PEMBUKAAN PENAWARAN, pada sudut kanan atas. 20.3 Sebagai tambahan identifikasi yang diperlukan dalam Pasal 20.2., sampul dalam harus ditulis nama dan alamat peserta lelang untuk pengembalian penawaran tanpa dibuka dalam hal penawaran dinyatakan terlambat, sesuai dengan Pasal 22. 20.4 Bila sampul luar tidak direkat dan sampul dalam tidak ditandai seperti Pasal 20.1., 20.2., dan 20.3., panitia pengadaan tidak bertanggung jawab terhadap dokumen penawaran.

IL - 8

Dokumen Lelang

21. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN

21.1 a. Langsung 1) Peserta lelang secara langsung menyampaikan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran yang telah disediakan oleh panitia pengadaan. 2) Batas waktu paling lambat untuk pemasukan dokumen penawaran ke dalam kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dokumen penawaran. 3) Pada batas waktu pemasukan dokumen penawaran berakhir, panitia pengadaan menyatakan penyampaian dokumen penawaran ditutup, menolak dokumen penawaran yang terlambat dan menolak penambahan dokumen penawaran. b. Melalui pos atau layanan hantaran / expedisi 1) Dokumen penawaran yang dikirim melalui pos/layanan hantaran expedisi menggunakan sampul dalam dan sampul luar seperti tersebut Pasal 20.1., 20.2.,20.3. Panitia pengadaan langsung memberi catatan tanggal dan jam penerimaan pada sampul luar. 2) Batas waktu paling lambat untuk penerimaan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang, yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dukumen penawaran.

IL - 9

Dokumen Lelang

3) Panitia pengadaan membuat Berita acara Penerimaan dokumen Penawaran yang sampul luarnya masih dalam keadaan tertutup, kemudian dokumen penawaran dimasukan kedalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran. 4) Panitia pengadaan menolak dokumen penawaran yang terlambat. Dokumen penawaran yang terlambat sampul luarnya dibuka untuk mengetahui alamat penawar dan dokumen penawaran tersebut oleh panitia pengadaan dikembalikan kepada penawar setelah pada sampul luarnya diberi catatan tanggal dan jam penerimaan. Nama, alamat penawar, serta sampul luar disimpan oleh panitia pengadaan. 22. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 22.1 Penawaran harus disampaikan kepada panitia pengadaan paling lambat pada tempat dan waktu sesuai ketentuan dalam data lelang. 22.2 Panitia pengadaan dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan penawaran dengan mencantumkan dalam addendum dokumen lelang. 23. PENAWARAN TERLAMBAT 23.1 Setiap penawaran yang diterima oleh panitia pengadaan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22.1. akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta lelang dalam keadaan tertutup (sampul dalam tidak dibuka). 24.1 Peserta lelang boleh menarik, mengubah, mengganti dan menambah dokumen penawarannya, setelah penyampaian penawaran dengan memberitahukan secara tertulis sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran pada Pasal 22.1.

24. PENARIKAN, PENGUBAHAN, PENGGANTIAN ATAU PENAMBAHAN DOKUMEN PENAWARAN

24.2 Pemberitahuan penarikan, pengubahan, penggantian atau penambahan dokumen penawaran harus dibuat secara tertulis dan dimasukkan ke dalam sampul yang direkat, ditandai dan disampaikan sesuai dengan Pasal 20 dengan menambahkan tanda PENARIKAN/ PENGUBAHAN/ PENGGANTIAN atau PENAMBAHAN pada sampul luar. 24.3 Penawaran tidak dapat ditarik, diubah, diganti atau ditambah setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.1.IL - 10

Dokumen Lelang

24.4 Penarikan penawaran dalam kurun waktu antara batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.1. dan akhir masa berlakunya penawaran sesuai Pasal 16.1., dikenakan sanksi penyitaan jaminan penawaran sesuai Pasal 17.8.a.

IL - 11

Dokumen Lelang

E.

PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI 25.1 Para penawar atau wakil penawar yang hadir harus memperlihatkan indentitas atau surat keterangan/ penugasan dari perusahaan untuk menghadiri pembukaan dokumen penawaran dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadiranya. Panitia pengadaan meminta kesedian 2 (dua) orang wakil dari penawar yang hadir sebagai saksi. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan, panitia menunda pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh panitia pengadaan sekurang-kurangnya 2 (dua) jam. 25.2 Setelah batas waktu yang ditentukan tidak ada yang hadir, maka pembukaan penawaran dilaksanakan dengan 2 (dua) saksi yang bukan anggota panitia pengadaan, yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia pengadaan. 25.3 Panitia pengadaan meneliti isi kotak/ tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah sampul penawaran yang masuk (tidak dihitung surat pengunduran diri) dan bila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga), pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan harus diulang. 25.4 Selanjutnya panitia pengadaan membuka sampul luar penawaran, termasuk dokumen penarikan/ pengubahan/ penggantian/ penambahan (bila ada), di hadapan para penawar atau para wakil penawar yang hadir pada jam, hari, tanggal dan tempat sebagaimana telah ditentukan oleh panitia pengadaan. 25.5 Sampul bertanda PENARIKAN / PENGUBAHAN / PENGGANTIAN atau PENAMBAHAN harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. Dokumen penawaran yang ada pemberitahuan PENARIKAN tidak dibuka.

25. PEMBUKAAN PENAWARAN

IL - 12

Dokumen Lelang

25.6 Nama peserta lelang, harga penawaran, nilai penawaran alternatif (bila ditentukan), rabat, penarikan, pengubahan, penggantian, penambahan dokumen penawaran, ada atau tidaknya jaminan penawaran dan lampiran lain yang ditentukan dalam dokumen lelang, dibacakan pada saat, pembukaan penawaran. 25.7 Panitia pengadaan harus membuat berita acara pembukaan penawaran (BAPP), termasuk memuat informasi yang disampaikan sesuai Pasal 25. 26. KERAHASIAAN PROSES 26.1 Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh panitia pengadaan secara independent. 26.2 Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi dan usulan calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. 26.3 Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 27. KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN 27.1 Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, panitia pengadaan dapat melakukan klarifikasi. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis. 27.2 Terhadap hal-hal yang diperlukan, panitia pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada peserta lelang dan instansi terkait. 28. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT 28.1 Sebelum dilakukan evaluasi yang lebih rinci terhadap semua dokumen penawaran, panitia pengadaan akan meneliti apakah setiap penawaran: a. Berasal dari peserta lelang yang diundang; b. Telah dibubuhi meterai, tanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan dicap; c. Dilampiri jaminan penawaran; dan d. Memenuhi ketentuan dokumen lelang.

IL - 13

Dokumen Lelang

28.2 Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai ketentuan dokumen lelang, tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: a. Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap halhal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup, kualitas, dan hasil/kinerja/performance pekerjaan; b. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen lelang; c. Persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen lelang yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat. 28.3 Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen lelang, akan ditolak oleh panitia pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat. 29. KOREKSI ARITMATIK 29.1 Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran, sebagai berikut: a. Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam dokumen lelang. b. Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara kuantitas dengan harga satuan beserta penjumlahannya, sebagai berikut: 1). Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi 2). Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan penjumlahan, maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi. 3). Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. 4). Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberitahukan kepada penawar dalam waktu secepatnya. c. Apabila terdapat perbedaan antara harga satuan pada daftar kuantitas dan harga, dengan harga satuan pada analisa harga satuan yang bersangkutan, maka yang mengikat adalah harga satuan pada daftar kuantitas dan harga.

IL - 14

Dokumen Lelang

29.2 Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik, maka penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita sesuai Pasal 17.8.b. 30. MATA UANG UNTUK EVALUASI PENAWARAN 31. EVALUASI PENAWARAN 30.1 Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah sesuai Pasal 15.1.

31.1 Evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: No. 257/KPTS/M/2003 tanggal 29 April 2004 tentang Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan. 31.2 Panitia pengadaan hanya akan mengevaluasi penawaran yang memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 27. 31.3 Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. 31.4 Evaluasi penawaran dilakukan terhadap sekurangkurangnya 3 (tiga) penawaran terendah setelah dilakukan koreksi aritmatik. Urutan evaluasi penawaran adalah: a. Evaluasi administrasi meliputi : 1). Surat penawaran; 2). Surat jaminan penawaran; 3). Daftar kuantitas dan harga; 4). Analisis harga satuan pekerjaan utama; 5). Surat kuasa (bila ada); 6). Kerja sama operasi (bila ada); 7). Dokumen lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang. b. Evaluasi teknis Evaluasi teknis meliputi: 1). Metoda pelaksanaan; 2). Jadwal waktu pelaksanaan; 3). Spesifikasi teknis; 4). Jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sesuai ketentuan dokumen lelang; 5). Personil inti; 6). Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan; 7). Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang. c. Evaluasi kewajaran harga Evaluasi kewajaran harga meliputi:

IL - 15

Dokumen Lelang

1). Total harga penawaran; 2). Unsur-unsur yang mempengaruhi substansi/ lingkup/kuantitas pekerjaan; 3). Harga satuan timpang; 4). Kewajaran harga. 31.5 Dampak yang diperkirakan dari ketentuan penyesuaian harga yang diterapkan selama masa pelaksanaan pekerjaan, tidak diperhitungkan dalam evaluasi penawaran. 31.6 Dalam hal pelelangan dilakukan secara serentak untuk lebih dari satu paket pekerjaan, pengguna jasa dapat memberikan ketentuan tentang pemberian rabat.

IL - 16

Dokumen Lelang

F.

PEMENANG LELANG 31.1 Pengguna jasa akan menetapkan pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi.. 33.1 Untuk pelelangan umum dengan paska kualifikasi, terhadap 3 (tiga) penawaran terendah yang memenuhi persyaratan dilakukan penilaian kualifikasi. 33.2 Penilaian kualifikasi dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Kontruksi, mengenai Pedoman Penilaian Kualifikasi Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan). 33.3 Terhadap penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dan pemenang cadangan dilakukan pembuktian kualifikasi. 34.1 Pengguna jasa mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang, tanpa tuntutan dari peserta yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada peserta lelang, apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang sehat, terjadi pengaturan bersama (kolusi), dan tidak cukup tanggap terhadap dokumen lelang. 35.1 Sebelum pengguna jasa menunjuk penyedia jasa, panitia pengadaan mengumumkan pemenang lelang. Peserta lelang yang keberatan atas hasil penetapan pemenang lelang tersebut dapat mengajukan sanggahan sesuai ketentuan dalam data lelang. 35.2 Sebelum akhir masa berlakunya penawaran yang ditetapkan pengguna jasa pada Pasal 16., pengguna jasa mengeluarkan surat penunjukkan penyedia jasa (SPPJ) yang menjadi bagian dokumen kontrak.

32. KRITERIA PEMENANG

33. PENILAIAN KUALIFIKASI

34. HAK PENGGUNA JASA UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN

35. PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA

36. JAMINAN PELAKSANAAN

36.1 Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ, penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa dengan nilai sesuai ketentuan dalam data lelang.

IL - 17

Dokumen Lelang

36.2 Jaminan pelaksanaan yang berupa bank garansi harus dikeluarkan oleh bank umum (bukan bank perkreditan rakyat). 36.3 Jaminan pelaksanaan dapat dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) dan mempunyai dukungan reasuransi sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 36.4 Apabila penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang gagal memenuhi Pasal 35.1., maka dinyatakan batal sebagai pemenang lelang, jaminan penawarannya disita dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. 37. PENANDATANGANAN KONTRAK 38. UANG MUKA DAN JAMINAN UANG MUKA 39. JURU PENENGAH 37.1 Penandatanganan kontrak dilakukan selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penerbitan SPPJ dan setelah penyedia jasa meyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai Pasal 35. 38.1 Pengguna jasa akan membayar uang muka sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka dengan nilai sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. 39.1 Pengguna jasa mengusulkan nama orang sebagai juru penengah (mediator/konsiliator) sesuai ketentuan dalam data lelang yang akan ditunjuk sebagai mediator/konsiliator untuk pelaksanaan kontrak: a. Apabila penyedia jasa tidak setuju terhadap usulan tersebut, penyedia jasa harus mengusulkan nama orang sebagai mediator/konsiliator dalam dokumen penawaran; b. Apabila dalam SPPJ, pengguna jasa tidak menyetujui usulan mediator/konsiliator penyedia jasa, maka mediator/konsiliator harus ditetapkan atas kesepakatan kedua belah pihak. c. Apabila mediator/konsiliator tidak ada atau tidak disepakati kedua belah pihak, maka nama mediator/konsiliator dapat diminta dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). 40.1 Pengguna jasa dan penyedia jasa atau antara penyedia jasa dilarang melakukan persengkongkolan untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat. 40.2 Pengguna jasa dan penyedia jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk menaikkan nilai pekerjaan (mark up).

40. LARANGAN PERSENGKONGKOLAN

IL - 18

Dokumen Lelang

40.3 Pengguna jasa dan penyedia jasa yang melakukan persekongkolan sesuai Pasal 40.1. dan Pasal 40.2., dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Jasa Konstruksi jo Undang-Undang tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. 41. PAKTA INTEGRITAS 41.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). 41.2 Pengguna jasa dan panitia pengadaan harus menandatangani pakta integritas sebelum dimulainya pelaksanaan pelelangan yaitu sebelum pengumuman pelelangan. 41.3 Penyedia jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat pengambilan dokumen kualifikasi/dokumen lelang. 41.4 Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. 41.5 Bentuk pakta integritas dibuat oleh pengguna jasa.

IL - 19

Dokumen Lelang

G.

DATA LELANG

Keterangan : 1. Data lelang ditetapkan oleh pengguna jasa yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan, meliputi : penyusunan, penyampaian, pembukaan, evaluasi penawaran dan penunjukan penyedia jasa. 2. Panitia pengadaan dapat menambahkan ketentuan lain. 3. Bila terjadi perbedaan antara instruksi kepada peserta lelang dengan data lelang, maka ketentuan dalam data lelang yang berlaku. 4. Data lelang tidak menjadi bagian dari kontrak.

1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1. Nama pengguna jasa : (kepala kantor/ satuan kerja/ pemimpin proyek/ bagian proyek) Nama pekerjaan: 1.2. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: () hari kalender. 2. SUMBERDANA 2.1. Pekerjaan ini dibiayai dengan dana 3. PENJELASAN DOKUMEN LELANG 3.1. Penjelasan dokumen lelang akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Pukul Tempat : : : : .

4. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 4.1. Pembayaran dilakukan dengan cara. { bulanan (monthly certificate) atau angsuran (termijn)}

DL - 1

Dokumen Lelang

5. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 5.1. Masa laku penawaran selama () hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. 6. JAMINAN PENAWARAN 6.1. Besamya jaminan penawaran sekurang- kurangnya adalah Rp ().Masa laku jaminan penawaran harus 28 hari kalender lebih lama dari masa laku penawaran. 7. PENAWARAN ALTERNATIF DAN RABAT 7.1. Penawaran altematif .diperbolehkan/ tidak

diperbolehkan). 7.2. Pemberian rabat adalah . 8. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 8.1 Alamat pengguna jasa : .. 8.2 Jenis pekerjaan Tempat Hari Bulan Tahun Jam : ..

: . : . : . : . : ..

Tanggal : .

9. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.1 Batas akhir waktu penyampaian penawaran: Hari Bulan Tahun Jam : . : . . : . : . Tanggal : .

10. PEMBUKAAN PENAWARANDL - 2

Dokumen Lelang

10.1 Pembukaan penawaran: Hari Tanggal Bulan Tahun Jam : . : . : .... : .. : ..

11. EVALUASI PENAWARAN 11.1.Metoda evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem .. (gugur atau nilai). 12. PENUNJUKAN PENYEDIA JASA 12.1.Sanggahan peserta lelang sesuai dengan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 257/KPTS/M/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi, mengenai Pedoman Evaluasi Penawaran Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) untuk Kontrak Harga Satuan. 13. JAMINAN PELAKSANAAN 13.1.Nilai jaminan pelaksanaan sebesar..% (..persen) dari nilai kontrak. 14. JURU PENENGAH 14.1.Nama mediator/konsiliator yang diusulkan pengguna jasa adalah : .. 15. Jenis tender adalah Local Competitive Bidding (LCB). 16. Jumlah dokumen penawaran yang harus diisi dan harus diserahkan adalah 1 set Dokumen ASLI dan 2 Dokumen REKAMAN. 17. Pasal tentang mata uang asing, tidak digunakan. 18. Harga Kontrak dapat disesuaikan atau dieskalasikan sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada dan ketentuan dalam kontrak (lihat syarat syarat umum kontrak pada pasal 47 dan syarat syarat khusus kontrak pasal 9)DL - 3

Dokumen Lelang

19. Masa berlaku Jaminan Penawaran minimal adalah 90 hari. 20. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan. 21. Alamat Pemilik untuk keperluan penyampaian Dokumen Penawaran adalah : Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana . Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)

22. Identifikasi Dokumen Penawaran. Pekerjaan Paket Tempat 23. Pada sampul tertulis 24. Tempat pembukaan : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : . : . : Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran : .

25. Ketentuan tentang kesempatan preferensi bagi Peserta Lelang Lokal tidak diberlakukan 26. Format standart Bentuk Surat untuk Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan dan Jaminan Uang Muka adalah sesuai dengan dokumen lelang atau menurut format dari penjamin (diisi oleh bank Guarantee atau/dan Performance Bond), yang mengacu pada Lampiran I KEPPRESS No. 80 tahun 2003 BAB I, bagian F, no. 1, poin f, no. 10, 11, 12. 27. Uang muka hanya disediakan maksimum hanya sebesar 20 (dua puluh) persen dari nilai kontrak.. 28. Mediator/Konsilator akan diusulkan kemudian oleh Pemilik Pekerjaan bila diperlukan, dan biaya Mediator/Konsilator akan ditanggung sepenuhnya oleh Penawar. 29. Sistem Penawaran dilakukan dengan sistem satu sampul. 30. Sistem yang dipakai adalah Kontrak Harga Satuan yaitu harga satuan yang mengikat. 31. Jaminan Penawaran : a. Bank Penjamin b. Untuk Kepentingan : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan SabangDL - 4

Dokumen Lelang

c. Nilai Jaminan d. Masa berlaku e. Format surat f. Pengembalian

: Antara . % sampai dengan . % atau besarnya dinyatakan oleh Panitia Pelelangan : . (..) hari kalender, dimulai dari tanggal pemasukan penawaran : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin : Jaminan Penawaran akan segera dikembalikan ke Penawar apabila bukan menjadi Pemenang atau bila dinyatakan gagal

32. Jaminan Pelaksanaan : a. Bank Penjamin b. c. d. e. Untuk Kepentingan Nilai Jaminan Masa berlaku Format surat : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Departemen Keuangan Republik Indonesia : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) : Minimum . . % dari Nilai Kontrak : Sampai dengan masa pemeliharaan pekerjaan terakhir : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin

33. Jaminan Uang Muka : a. Hanya bagi Rekanan yang memenangkan pelelangan pekerjaan tersebut b. Bank Penjamin : Yang telah ditentukan Pemerintah Cq. Departemen Keuangan Republik Indonesia c. Untuk Kepentingan : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) d. Nilai Jaminan e. Masa berlaku f. Format surat : Minimum 20 % dari Nilai Kontrak : Sekurang kurangnya sampai dengan pekerjaan fisik selesai 100 % : Contoh terlampir atau boleh memakai format yang dikeluarkan oleh Bank Penjamin

34. Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, Penawar selain memperhitungkan biaya umum langsung atau pekerjaan pokok juga memperhitungkan biaya umum (over head) dan keuntungan (profit) yang diperhitungkan maksimum 10 %, biaya umum (over head) yang dimaksud antara lain seperti : a. b. c. d. e. Pajak PPH dan Bea Meterai, kecuali PPN 10 % Astek sebesar 0,20 % dari harga penawaran Pelaksanaan uitzet/bouwplank untuk bangunan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Sewa tanah dan ganti rugi tanaman diluar tempat pekerjaan (untuk galian, jalan masuk dan lainnya yang sejenis) f. Administrasi untuk Kontrak dan Laporan Lainnya g. Dokumentasi Kegiatan h. Pembuatan, perbanyakan gambar shop drawing dan as built drawing i. Air untuk kerja, minum dan lainnya j. Mobilisasi dan demobilisasi personil (kecuali alat berat), gaji personil, transportasi dinas dan biaya sejenis lainnya k. Pengamanan / Penjagaan l. Barak kerja atau tenda bagi tenaga kerja kontraktor m. Perbaikan dan perawatan jalan masuk yang digunakan untuk keperluan pekerjaanDL - 5

Dokumen Lelang

n. o. p. q.

Pemeriksaan ke laboratorium rujukan untuk kontrol kualitas, yaitu diluar kemampuan laboratorium lapangan Retribusi daerah dan desa Papan Nama Proyek Pembersihan sisa sisa pekerjaan

Penawar diminta memberikan penjelasan didalam penawarannya, sehingga terlihat bobot total persentasi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan spesifikasi dan kebutuhan lapangan. 35. Bagi rekanan yang berminat mengikuti pelelangan diminta menyerahkan surat pernyataan mengikuti pelelangan sekurang kurangnya 1 (satu) hari kalender sebelum penutupan masa pemasukan Surat Penawaran. 36. Penawaran dapat dinyatakan gugur apabila biaya umum (over head) dan keuntungan tidak diuraikan dalam Form No. A4

DL - 6

Dokumen Lelang

37. Untuk lebih meningkatkan pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kontraktor harus melaksanakan : a. Penggunaan sepatu lapangan dan tutup kepala (Helm). b. Pemasangan rambu-rambu pengaman. c. Penyediaan obat-obatan (P3K). d Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 38. Dalam menyusun harga agar membuat Rekapitulasi RAB sebagaimana terlampir. 39. Alamat Surat Penawaran : Kepada Yth. Panitia Pelelangan Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemborongan Dengan Dana . Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar 40. Lampiran Surat Penawaran a. Administrasi - Surat Penawaran. - Jaminan Penawaran. - Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan .(.), yang sesuai dengan persyaratan yang ditawar dan masih berlaku. - Surat Pernyataan sanggup membayar Astek, surat pernyataan sanggup membayar Retribusi Golongan C dan retribusi lainnya yang ditentukan oleh PEMDA Kota Sabang. Teknis - Metode pelaksanaan - Network planning - Analisa spesifikasi teknis - Daftar personil inti pelaksana pekerjaan dan Struktur Bagan Organisasi - Daftar peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan - Jadwal penggunaan peralatan - Jadwal pengadaan tenaga kerja - Jadwal pengadaan material - Jadwal umum pelaksanaan pekerjaan - Informasi pekerjaan yang disubkontrakan (jika ada) Harga Daftar Rekapitulasi Kuantitas dan Harga (RAB), yang dilengkapi dengan materai, tanda tangan dan stempel perusahaan. Daftar Kuantitas dan Harga. Daftar Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Daftar Upah, Bahan dan Unit Rate (Jasa) Peralatan & Alat Berat

b.

c.

DL - 7

Dokumen Lelang

41. Pemasukan Surat Penawaran Hari .., tanggal .., jam sampai dengan jam WIB, dilanjutkan dengan Pembukaan Penawaran jam ..WIB sampai selesai. Pada Waktu Pemasukan Penawaran, bagi rekanan yang bukan Direktur / Pemimpin Perusahaan diharuskan membawa surat kuasa dan untuk surat kuasa tersebut harus menyebutkan paket pekerjaan yang diikuti. 42. Bentuk Amplop Penawaran : 42.1 Keseluruhan dokumen penawaran dimasukan ke dalam satu sampul (sesuai dengan sistem satu sampul), yang mencakup semua persyaratan dan dokumen sebagaimana yang diminta dalam dokumen pengadaan, dengan keterangan sebagai berikut : a. Sampul dalam berisi tulisan : 1) Nama Pekerjaan Paket Nama Kontraktor Alamat : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba : .. : .. : ..

2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar b. Sampul luar berisi tulisan : Kedua sampul dibungkus menjadi satu dan kemudian diberi judul sebagai berikut : 1) Nama Paket : Rehabilitasi Pasar Tradisional Lamteuba

2) Jangan dibuka sampai saat Pembukaan Penawaran 3) Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .. Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Aceh Besar

DL - 8

Dokumen Lelang

c. Cara Membungkus 1) Bentuk Sampul Dalam

1) 2) 3)

Keterangan : 1, 2, 3

= disesuaikan dengan keterangan sampul yang berlaku = lak

2) Bentuk Sampul Luar1) 2) 3)

42.2 Pengiriman melalui KANTOR POS (Klausal ini tidak diberlakukan) a. Sampul luar Ukuran bebas/disesuaikan

X) b. Tulisan kanan bawah X) Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .. Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)DL - 9

Dokumen Lelang

c. Sampul dalam sama dengan 42.2 di atas d. Diterima panitia paling lambat sebelum acara penutupan Kotak Lelang 42.3 Warna sampul coklat dan tidak tembus pandang. 42.4 Ukuran sampul bebas, disesuaikan dengan dokumen yang disampulkan 43. Daftar Kuantitas dan Harga, Upah serta Bahan, untuk setiap lembarnya harus ditanda tangani atau diparaf Direktur Perusahaan (orang yang diberi kuasa) dan di stempel. 44. RAB yang menyangkut uang tidak boleh di Tipp Ex / ditutup, tetapi harus dicoret, perbaikannya dengan tulisan asli dan diparaf. 45. Jaminan Asli harus dimasukkan dalam amplop tersendiri kemudian dimasukkan dalam amplop penawaran (sampul dalam). 46. Penawaran yang dapat dipertimbangkan untuk diusulkan untuk menjadi calon Pemenang adalah penawar yang penawarannya memenuhi syarat dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara Administrasi, Teknik dan Harga (urutan harga penawaran dari yang terendah sampai yang tertinggi pada saat pembukaan dokumen penawaran adalah bukan merupakan urutan pemenang). 47. Bila penawar mengundurkan diri setelah memasukkan penawaran/setelah ditunjuk sebagai calon pemenang, sanksinya adalah Jaminan Penawaran disita Negara. 48. Biaya Astek dan Pajak PPH harus dibayar ke Kas Daerah dan bukti pembayaran adalah wajib ditunjukkan pada waktu akan mengajukan termin pertama. 49. Berita Acara penjelasan/risalah aanwijzing akan diberikan pada tanggal .., jam kerja, sedangkan Acara Penjelasannya/Aanwijzing Dokumen Lelang dilaksanakan pada tanggal ., pukul WIB selesai, di Aula Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Untuk Aanwijzing lapangan dilakukan pada tanggal ., dengan ketentuan Peserta Pelelangan berkumpul di Kantor Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) , pukul WIB, untuk kemudian bersama-sama menuju ke lapangan (segala biaya peserta lelang untuk kegiatan Aanwijzing ini ditanggung oleh masingmasing peserta lelang). 50. Pembukaan Penawaran Sistem Penawaran adalah sistem Satu Sampul, dimana pembukaan penawaran dilakukan didepan seluruh atau sebagian penawar atau wakil penawar yang membawa surat kuasa dari Direktur Perusahaan yang diwakili dan dilaksanakan langsung setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup, dengan ketentuan. a. OCE sudah berada pada Panitia Pelelang. b. Paling sedikit 2 (dua) penawar atau wakil penawar sudah hadir. c. Disepakati bersama antar penawar atau wakil penawar yang hadir paling sedikit 2 (dua) orang di antaranya di tetapkan sebagai saksi dalam pembukaan penawaran. 51. Apabila OCE belum berada pada Panitia Pelelangan maka pembukaan kotak lelang ditunda sampai dengan jam tertentu yang ditetapkan oleh panitia pelelangan, maka pembukaanDL 10

Dokumen Lelang

kotak lelang pada hari itu ditunda dengan dibuat berita acara penundaan pembukaan penawaran dan melaporkan kepada pejabat yang menugaskan panitia. Selanjutnya ditetapkan suatu tanggal dan jam yang baru untuk pembukaan penawaran oleh Panitia melalui pengumuman resmi di Papan Pengumuman Kantor Panitia. Penundaan pembukaan penawaran tidak mengubah batas waktu pemasukan penawaran. 52. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan kotak lelang sampai dengan waktu tertentu yang ditentukan panitia. Setelah sampai waktu yang telah ditentukan (minimal 2 jam), maka acara pembukaan kotak lelang/tempat pemasukan dokumen penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di luar panitia yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia. 53. Pembukaan Kotak Lelang a. Setelah memenuhi ketentuan pembukaan penawaran, maka kotak lelang dibuka oleh panitia dihadapan seluruh peserta atau sebagian penawar atau wakil penawar yang hadir. b. Alamat tujuan penawaran pada sampul penawaran harus jelas dan dibaca satu persatu oleh Panitia Pelelangan. c. Penawaran harus dikirim kepada alamat yang ditentukan dalam Dokumen Lelang. d. Penawaran dinyatakan GUGUR pada saat pembukaan apabila : - Alamat tujuan penawaran dikirim kepada anggota Panitia pelelangan atau pejabat atau tidak sesuai dengan yang ditentukan dalam Dokumen Lelang. - Telah melewati batas akhir waktu pemasukan penawaran (terlambat) e. Setelah saat penyampaian dokumen penawaran ditutup, tidak dapat lagi diterima penawaran, surat keterangan dan lain sebagainya dari para peserta. Perusahaan atau susulan pemberian bahan, dokumen pula penjelasan secara lisan atau tulisan atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Untuk dokumen yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut panitia membuat catatan gugur dan penawaran disimpan oleh Panitia pelelangan. 54. Pembukaan sampul penawaran Pemeriksaan Dokumen Penawaran pada saat pembukaan meliputi : a. b. c. d. e. f. g. h. i. Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran. Jaminan Penawaran Asli. Daftar Kuantitas dan Harga. Metode Pelaksanaan. Jadwal Umum Pelaksanaan Daftar Personil Inti yang dipakai di Proyek. Daftar Peralatan yang dipakai di Proyek. Net Work Planning. Kurva S

Penawaran dinyatakan Gugur apabila pada saat pembukaan, salah satu dari persyaratan administrasi tersebut diatas tidak dipenuhi atau tidak memenuhi syarat, yaitu : a. Tidak terdaftar pada DRTU atau tidak memperoleh dokumen lelang dari panitia pelelangan.DL 11

Dokumen Lelang

b.

Surat Penawaran tidak ditandatangani oleh Pimpinan/Direktur Utama atau Penerima Kuasa dari Pimpinan/Direktur Utama yang namanya tercantum dalam Akte Pendirian Perusahaan. c. Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran atau mencantumkan kurun waktu dari yang diminta dalam dokumen lelang. d. Alamat tujuan penawaran yang tercantum dalam surat penawaran lelang tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang. e. Tidak dilengkapi materai, tanggal, tanda tangan dan cap basah perusahaan. f. Memasukkan 2 (dua) penawaran atau lebih yang berbeda (alternatif). g. Jaminan Penawaran tidak dikeluarkan oleh Bank Umum atau Asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian dan di Reasuransikan. h. Besarnya jaminan penawaran kurang dari nilai nominal yang dipersyaratkan dalam pelelangan. i. Masa berlakunya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang. j. Tidak terdapat Daftar Kuantitas dan Harga. k. Tidak terdapat Metode Pelaksanaan. l. Tidak terdapat Jadwal Pelaksanaan. m. Tidak terdapat Daftar Personil Inti. n. Tidak terdapat Kurva S o. Tidak terdapat Daftar Peralatan. p. Tidak terdapat Net Work Planning. q. Bagi semua penawaran yang masuk, pada saat penawaran asli dan setiap lembar daftar kuantitas dan harga harus dibubuhi paraf oleh minimal 3 orang anggota panitia dan 2 orang saksi yang hadir. r. Apabila rekanan yang memasukkan penawaran jumlahnya kurang dari 3 (tiga) maka OCE, tidak dapat dibuka dan Panitia Pelelangan membuat Berita Acara Gagal. Dokumen Penawaran disimpan oleh Panitia Pelelangan dan melaporkan kepada Pejabat Yang Berwenang dengan melampirkan Berita Acara Pelelangan untuk mengadakan lelang ulang. s. Apabila penawaran yang memenuhi syarat berjumlah 1 (satu) atau lebih, maka Panitia Pelelangan membuka dan menulis di papan tulis besarnya OCE. 55. Berita Acara Pembukaan Penawaran Berita acara pembukaan penawaran membuat hal-hal sebagai berikut : a. Semua penawaran baik yang memenuhi syarat ataupun yang tidak memenuhi syarat. b. Keterangan sebab-sebab penawaran tidak memenuhi syarat. c. Adanya penundaan pembukaan kotak lelang dan penawarannya. d. Adanya protes atau keberatan dari penawar. e. Hal-hal lain yang dianggap perlu oleh Panitia Pelelangan. Berita Acara pembukaan Penawaran ditandatangani oleh Panitia Pelelangan dan 2 (dua) wakil saksi dari peserta lelang. 56. Kriteria Evaluasi Penawaran Pelaksanaan evaluasi dokumen penawaran dilakukan oleh Panitia terhadap semua penawaran yang masuk dan dinyatakan lulus pada saat pembukaan penawaran. Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi, Teknis dan Harga berdasarkan tata cara evaluasi yang telah ditetapkan dalam Dokumen Lelang.

DL 12

Dokumen Lelang

Evaluasi penawaran meliputi Evaluasi Administrasi, Teknis, dan Harga dengan uraian sebagai berikut : 56.1. Evaluasi Administrasi Evaluasi administrasi dilakukan terhadap semua penawaran, yaitu mengevaluasi kelengkapan, keabsahan, dan pemenuhan persyaratan administrasi antara lain : a. b. Kelengkapan dokumen penawaran yang disyaratkan dalam dokumen lelang. Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat, tidak terjadi pengaturan bersama (kolusi) diantara para peserta dan dengan panitia / pejabat pengadaan yang dapat merugikan negara dan / atau peserta lainnya. Surat Penawaran - Ditandatangani oleh Pimpinan / Direktur Utama atau Penerima Kuasa yang namanya tercantum dalam Akta Pendirian Perusahaan atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh Direktur Pusat, yang dibuktikan dengan dokumen otentik atau Pejabat yang menurut Perjanjian Kerja Sama adalah mewakili perusahaan. - Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang. - Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Lelang. - Bermeterai dan bertanggal dan cap perusahaan. - Bagi perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) Ditandatangani oleh orang yang berhak berdasarkan perjanjian KSO Isi perjanjian KSO menyatakan kewajiban masing-masing anggota dan penanggung jawab KSO terhadap pelaksanaan kontrak dan tidak ada perubahan.

c.

- Isi surat penawaran sesuai yang disyaratkan. d. Jaminan Penawaran - Diterbitkan oleh Bank Umum (bukan Bank Perkreditan Rakyat) atau Perusahaan Asuransi yang mempunyai program Asuransi Kerugian dan di Reasuransikan kepada perusahaan asuransi di luar negeri yang bonafid. - Masa berlaku jaminan tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen lelang. - Nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam surat jaminan penawaran. - Besarnya jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. - Nama pekerjaan yang dijaminkan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang. - Isi surat jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang.

DL 13

Dokumen Lelang

Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan atau meragukan dalam jaminan penawaran perlu klarifikasi / konfirmasi dengan pihak yang terkait tanpa mengubah substansi dari penawaran. e. Surat Kuasa Harus ditanda tangani oleh penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya, atau Kepala Cabang Perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. f. Analisa Harga Satuan Koefisien untuk Analisa Harga Satuan diberikan namun tidak mengikat Penawar, Penawar dapat / dianjurkan membuat perhitungan koefisien sendiri sesuai dengan metode, bahan, tenaga dan alat yang dimiliki, namun harus melengkapi dengan analisa spesifikasi tekniknya dengan mempertimbangkan pemenuhan spesifikasi teknik yang ada. Untuk rate alat peserta diminta untuk membuat analisa harga yang sesuai dengan alat yang digunakan (dimiliki / diusulkan) oleh Peserta, dicocokkan dan dilengkapi dengan foto copi dokumen kepemilikan sebagai pendukung, sedangkan perhitungannya mereferensi pada Buku P 5 atau buku lainnya yang sesuai. g. Daftar Kuantitas dan Harga Daftar kuantitas dan harga setiap jenis / item pekerjaan yang harus diisi dengan lengkap dan benar, apabila terdapat perbedaan harga penawaran antara daftar kuantitas dan harga dengan analisa harga satuan, maka penawaran dinyatakan gugur. Copy Sertifikat Kualifikasi Golongan (.) yang masih berlaku. Surat Keterangan sanggup membayar ASTEK Surat Keterangan sanggup membayar retribusi galian C dan Retribusi PAD

h. i. j. 56.2.

sesuai Perda yang berlaku. Evaluasi Teknis Penawaran yang dinyatakan memenuhi persyaratan Administrasi dilanjutkan dengan Evaluasi Teknis. Untuk memudahkan pelaksanaan evaluasi tersebut, Panitia akan menggunakan Sistem Nilai atau Skor, yaitu dengan penilaian berupa angka atau skor pada tiap-tiap aspek yang dipertimbangkan pada Evaluasi Teknis, untuk itu ada 3 aspek yang akan dievaluasi, yaitu : a. Kelayakan Teknis b. Keandalan Pelaksanaan c. Ketepatan Waktu Untuk dapat menyimpulkan ketiga aspek tersebut maka dilaksanakan evaluasi menyeluruh, yaitu keselarasan pada Program Pelaksanaan / Konstruksi yang diajukan oleh Kontraktor. Aspek-aspek ini akan menjadi tinjauan dalam mencapai kesimpulan Layak Teknis, dengan uraian evaluasi sebagai berikut : a. Kelayakan Teknis (Technical Properness) (Nilai maksimum )DL 14

Dokumen Lelang

Kelayakan Teknis, akan mengevaluasi secara menyeluruh untuk menyimpulkan substantif, kesesuaian dan konsistensi dari metode pelaksanaan(tenaga, bahan dan alat) dengan spesifikasi teknis, network planning dan jadwal umum, yaitu : Mengevaluasi Usulan Metode Pelaksanaan/Konstruksi, dan Bagan Alir Kegiatan Pokok Pekerjaan, dengan mempertimbangkan hubungan dengan network planning dan spesifikasi teknis yang ada atau skor yang dipertimbangkan sebesar 35% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. (Nilai maksimum ) Jadwal Umum Pelaksanaan (Time Schedule) dan Rencana Kerja (Network Planning), prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 20% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis. (Nilai maksimum ..)b.

Keandalan (Strengthness) (Nilai maksimum ..) Untuk Keandalan, prosentase nilai atau skor yang dipertimbangkan sebesar 28% terhadap keseluruhan nilai Evaluasi Teknis, sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya, yaitu : Keandalan adalah menitikberatkan pada pemenuhan spesifikasi pekerjaan, yaitu aspek Tenaga, Bahan dan Alat, sehingga untuk mengetahui Keandalan Kontraktor maka akan dievaluasi secara koneksitas terhadap lainnya, yaitu : Mengevaluasi Spesifikasi Teknis Pekerjaan yang diusulkan, dimana tidak terpenuhinya spesifikasi suatu item yang diminta dalam spesifikasi teknis secara nyata (material, alat atau tenaga) maka dapat berakibat skor evaluasi aspek keandalan menjadi nol (Nilai maksimum ..) Mengevaluasi Daftar Personil Tenaga Ahli dan Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan (Nilai maksimum ) Mengevaluasi Daftar Peralatan Pelaksanaan Pekerjaan (Nilai maksimum) Ketepatan Waktu (Nilai maksimumdan minimum..) Ketepatan waktu hanya bisa dicapai dari kinerja yang baik didalam menyelesaikan pekerjaan, untuk itu yang akan dievaluasi adalah : - Mengevaluasi kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Penggunaan Tenaga Kerja, Jadwal Penggunaan Peralatan, Jadwal Pengadaan Material (Nilai maksimum) - Mengevaluasi jenis pekerjaan yang di Sub Kontrakan dan kesesuaian Jadwal Umum dengan Jadwal Pengadaan Pekerjaan yang di Sub Kontrakan (Nilai maksimum.) Untuk kemudahan evaluasi maka setiap item evaluasi dianggap mempunyai nilai 100 (100 %) dimana bobot nilai maksimum masing-masing item evaluasi adalah sesuai dengan nilai tersebut diatas, yaitu 50, 30 dan 20. Secara umum nilai minimum yang dinyatakan lulus dalam Evaluasi Teknis dari setiap peserta harus bernilai minimum 60 dengan ketentuan apabila salah satu aspek atau lebih dari ketiga aspek tersebut diatas bernilai nol, maka peserta dinyatakan GUGUR atau tidak lulus Evaluasi Teknis.

c.

56.3

Evaluasi Harga

DL 15

Dokumen Lelang

Evaluasi Harga dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi persyaratan Administrasi dan Teknis, dimana yang dinilai dalam evaluasi harga ini meliputi : a. Umum 1. Total Anggaran terhadap Pagu Dana - Apabila total penawaran melebihi pagu anggaran dinyatakan gugur - Apabila semua harga penawaran di atas semua Pagu Anggaran dilakukan lelang ulang 2. Unsur unsur yang mempengaruhi substansi / lingkup / kualitas pekerjaan, apabila mata pembayaran utama dibawah persyaratan / spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen lelang dan akan mempengaruhi substansi / kualitas pekerjaan, maka penawaran dinyatakan gugur. 3. Harga satuan timpang yang nilainya lebih besar dari 110 % (seratus sepuluh persen) dari HPS dilakukan klarifikasi. Apabila setelah dilakukan klarifikasi harga satuan tersebut timpang, maka harga satuan tersebut hanya berlaku untuk volume sesuai dengan dokumen lelang. 4. Mata pembayaran yang harga satuannya nol (sesuai dengan yang tertuang didalam analisa harga satuan), dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan, dianggap termasuk didalam harga satuan pekerjaan lainnya. 5. Apabila terdapat perbedaan dalam penulisan nilai dalam angka dan huruf, maka nilai penawaran yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 6. Untuk harga satuan dengan satuan LS, rekanan diwajibkan untuk menghitung dan menyampaikan breakdown dari setiap harga yang ditawarkan, jika tidak disampaikan maka rekanan tersebut dapat dinyatakan gugur. b. Koreksi Aritmatika 1. Volume pekerjaan yang tercantum dalam dokumen penawaran akan diperiksa apakah sama dengan yang tercantum dalam dokumen lelang, bila tidak sama maka dinyatakan gugur. 2. Apabila terdapat kesalahan dalam perkalian antaran volume dengan harga satuan pekerjaan, maka dilakukan pembetulan dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawar tidak boleh diubah. 3. Apabila mata pembayaran ada yang ditawar dengan harga nol (sesuai dengan hasil analisa harga satuan), maka sudah dianggap menawar. 4. Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai atau urutan penawaran menjadi lebih tinggi atau lebih rendah terhadap urutan penawaran semula. Untuk hasil koreksi aritmatik, apabila terjadi perubahan jumlah total bertambah atau berkurang lebih dari 5 % maka penawaran dinyatakan gugur. 5. Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri. c. Evaluasi Kewajaran Harga 1. Klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri terlalu tinggi dibandingkan dengan perkiraan semula. 2. Klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dinilai terlalu rendah. Apabila dari hasil klarifikasi terbukti nilainya terlalu rendah, dan peserta lelang tetap menyatakan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen lelang, maka peserta tersebut harus bersedia untuk menaikkan jaminanDL 16

Dokumen Lelang

pelaksanannya menjadi sekurang-kurangnya persentase jaminan pelaksanaan yang ditetapkan dalam dokumen lelang dikalikan dengan 80 % HPS, bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. Dalam hal peserta lelang yang bersangkutan tidak bersedia menambah nilai jaminan pelaksanaannya, maka penawarannya dapat digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara, sedangkan penyedia barang / jasa tersebut di black list (di daftar hitamkan) selama 1 (satu) tahun dan tidak diperkenankan ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa pada instansi pemerintah. 3. Sebagai pertimbangan panitia dalam menilai kewajaran harga adalah Penetapan Standar Upah dan Bahan pada tahun yang bersangkutan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Sabang juga dengan membandingkan harga upah minimum regional Kabupaten yang bersangkutan (minimal harga tahun 2007). Jika diperlukan Panitia akan mengecek secara random terhadap referensi harga (minimal 3 sumber) yang ditunjuk oleh Kontraktor sehingga Panitia yakin, kemudian dibuat berita acaranya dan segala biaya yang ditimbulkan akan ditanggung oleh rekanan tersebut. Sedang untuk harga operasi alat per jam (rate) akan memeriksa hasil perhitungan peserta dengan mereferensi Buku P5. 4. Bila diperlukan dalam mengambil keputusan, Panitia akan melaksanakan evaluasi harga minimal terhadap upah dan bahan dalam dokumen Penawaran terhadap Standar Upah dan Bahan tersebut diatas, sedangkan rate alat dengan membandingkan harga rerata rate alat sejenis terhadap penawaran yang dibawah OE pada paket ini. 5. Bila dari hasil klasifikasi adanya harga satuan dibawah ketentuan tersebut, yaitu disebabkan oleh upah, bahan dan rate alat, dimana penjelasan yang disampaikan peserta secara tertulis disimpulkan tidak benar maka peserta dapat dinyatakan gugur. 56.4 Pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan Setelah pelaksanaan Evaluasi Penawaran selesai, maka Panitia akan membuat kesimpulan dari hasil evaluasi pelelangan yang dituangkan dalam berita acara hasil pelelangan (BAHP).

DL 17

Dokumen Lelang

DAFTAR SIMAK DOKUMEN LELANG YANG HARUS DIMASUKKAN No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Surat Penawaran Surat Kuasa Jaminan Penawaran Daftar Kuantitas dan Harga Analisa Harga Satuan Mata Pembayaran Utama Daftar Upah Daftar Harga Bahan Daftar Peralatan Metoda Pelaksanaan Jadual Waktu Pelaksanaan Daftar Personil Inti Daftar Peralatan Utama Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan (bila ada) URAIAN Ada Tidak

DL 18

Dokumen Lelang

JADWAL KEGIATAN PELELANGAN No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kegiatan Pengumuman Pelelangan Pendaftaran Peserta Lelang Pengambilan Dokumen Lelang Penjelasan Lelang (aanwijziing) Peninjauan Lapangan Penyampaian Berita Acara Penjelasan dan Adendum Penyampaian Dokumen Penawaran Pembukaan Dokumen Penawaran Evaluasi Penawaran Usulan Calon Pemenang Lelang Penetapan Pemenang Lelang Pengumuman Pemenang Lelang Masa Sanggah Penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Jasa Hari Tanggal Waktu

7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

DL 19

Dokumen Lelang

DL 20

Dokumen Lelang

BAB II BERBAGAI BENTUK SURAT PERNYATAAN, ADMINISTRASI, PENAWARAN KONTRAKTOR dan SURAT PERJANJIAN

1. Bentuk Standar Surat Pernyataan Kop Surat PerusahaanSURAT PERNYATAAN MENGIKUTI PELELANGAN Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .................................................................... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln. ....................................................................................................... Di Sabang Perihal...........: Surat Pernyataan Mengikuti Pelelangan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................................................................. Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan .................................................................. ..................................................................

Dengan ini kami menyatakan bahwa kami mengikuti pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. ................................., .200 Direktur / Penaggungjawab PerusahaanMaterai Rp. 6.000,- tanda tangan dan Cap Perusahaan basah

(

Nama Terang Jabatan

)

SA - 1

Dokumen Lelang

2. Bentuk Standar Surat Penawaran KontraktorCatatan : Penawar harus mengisi dan memasukkan Bentuk Penawaran ini bersama dengan Dokumen Penawaran. Tambahan detail dari harga harus diselipkan apabila penawarannya dalam berbagai mata uang.

Kop Surat PerusahaanNomor : Lampiran : Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .................................................................... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln. ....................................................................................................... Di Sabang .., 200.

Perihal : Penawaran Pelelangan...................................................................... (nama pekerjaan) Sehubungan dengan undangan pelelangan nomor:................. tanggal ..................... setelah kami mempelajari dengan saksama dokumen lelang termasuk berita acara penjelasan dan adendumnya, dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sebesar Rp........................... (...............................................................................................................). Dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan tenaga kerja, bahan, peralatan, biaya umum dan keuntungan, dan semua kewajiban pajak untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ......... (..............................................)hari kalender sesuai dengan yang tercantum dalam surat perintah mulai kerja. Penawaran ini berlaku selama .......... (...............................................................) hari kalender sejak pembukaan penawaran. Kami akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam dokumen lelang. Sesuai dengan persyaratan dokumen lelang, bersama surat penawaran ini kami lampirkan:SA - 2

Dokumen Lelang

1. Surat Kuasa (bila diperlukan) asli dan 2 (dua) berkas rekaman; *) 2. Jaminan Penawaran, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 3. Daftar Kuantitas dan Harga, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 4. Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 5. Daftar Upah, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 6. Daftar Harga Bahan , asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 7. Daftar Harga Peralatan, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 8. Metoda Pelaksanaan, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 9. Jadual Waktu Pelaksanaan, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 10.Daftar Personil Inti, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 11.Daftar Peralatan Utama, asli dan 2 (dua) berkas rekaman; 12.Bagian Pekerjaan yang Disubkontrakkan, asli dan 2(dua) berkas rekaman; 13.Rekaman Surat Perjanjian Kemitraan, 3 (tiga) berkas rekaman; **) 14.Lampiran lain yang disyaratkan. ***)

Penawar Materai Tanggal Tanda Tangan dan Cap Perusahaan (..............................) Jabatan Keterangan : *) Harus dilampirkan surat kuasa apabila dikuasakan. **) Khusus untuk penawar yang berbentuk kemitraan. ***) Termasuk persyaratan bila dengan pasca kualifikasi.

SA - 3

Dokumen Lelang

3. Bentuk Standar Surat Pernyataan Pemotongan DIP Kop Surat PerusahaanSURAT PERNYATAAN Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .................................................................... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln. ....................................................................................................... Di Sabang

Perihal...........:

Surat Pernyataan tidak akan menuntut bila ada pemotongan dana DIP atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................................................................. Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan .................................................................. ..................................................................

Dengan ini kami menyatakan bahwa kami tidak akan menuntut jika ada pemotongan dana pada DIP yang ada atau pembatalan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

SA - 4

Dokumen Lelang

Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. ................................., .200 Direktur / Penaggungjawab PerusahaanMaterai Rp. 6.000,- tanda tangan dan Cap Perusahaan basah

(

Nama Terang Jabatan

)

4. Bentuk Standart Surat Pernyataan Pembayaran PAD,ASTEK dan Galian C Kop Surat PerusahaanSURAT PERNYATAAN Kepada Yth. Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Dengan Nilai di atas Rp. 50 Juta, Sumber Dana .................................................................... Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Jln. ....................................................................................................... Di Sabang Perihal...........: Surat Pernyataan sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja), Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD sesuai Perda yang berlaku Pada Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan Alamat : : : : .................................................................. Direktur / Penanggung Jawab Perusahaan .................................................................. ..................................................................

Dengan ini kami menyatakan bahwa kami sanggup membayar ASTEK (Asuransi Tenaga Kerja), Pajak Galian Golongan C dan Retribusi PAD pada Paket Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.SA - 5

Dokumen Lelang

................................., .200 Direktur / Penaggungjawab PerusahaanMaterai Rp. 6.000,- tanda tangan dan Cap Perusahaan basah

(

Nama Terang Jabatan

)

5. Bentuk Perjanjian Kemitraan (Joint Operation)MENIMBANG : BAHWA, Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ........................................................................... yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ..................................................................... pada tanggal ...................200...., maka................................................. ........................(nama penyedia jasa I) dan ... ......... ...... ... ... ...... ...... ...... ... ... ...... ... ... ......... ......... ................... .... ......(nama penyedia jasa 2) dan ... ......... ...... ... ......... ...... ......... ......... ... ............ ......... ............................ .. (nama penyedia jasa 3) bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO). MENYETUJUI DAN MEMUTUSKAN : BAHWA, 1 Secara bersama-sama: a. Menunjuk .................................................................... (nama penyedia jasa l) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO dan menandatangani semua dokumen termasuk dokumen penawaran dan dokumen kontrak. b. ......................................................................................................... (nama penyedia jasa 1) danSA - 6

Dokumen Lelang

.......................................................................................................... (nama penyedia jasa 2) dan ......................................................................................................... (nama penyedia jasa 3) menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam KSO adalah: Penyedia jasa 1 .........% (............................................................persen) Penyedia jasa 2 .........% (............................................................persen) Penyedia jasa 3 .........% (............................................................persen)

2

3

Masing-masing penyedia jasa anggota KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari KSO. Pembagian sharing dalam KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pengguna jasa dan persetujuan bersama secara tertulis dari masingmasing anggota KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas, masing-masing anggota KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, teleks, dan lain-lain. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama KSO diberikan kepada .............................................. (nama wakil penyedia jasa yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/ direktur pelaksana ............................................... (nama penyedia jasa 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari .................................. (nama penyedia jasa 2) dan ......................................................... (nama penyedia jasa 3) sehubungan dengan substansi dan semua ketentuan dalam semua dokumen yang akan di tandatangani. Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan KSO. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ........ (................................) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

4

5 6 7

DENGAN KESAKSIAN INI semua anggota KSO membubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan di ........... pada hari ........... tanggal .................... bulan ............ tahun ................. Penyedia jasa 1 Penyedia jasa 2 Penyedia jasa 3SA - 7

Dokumen Lelang

(........................)

(........................)

(.........................)

(materai, tanda tangan dan cap tiap wakil yang diberi kuasa) Disahkan oleh NOTARIS

(................................) (tanda tangan dan cap)

SA - 8

Dokumen Lelang

6.

BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor :

Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ................................................................................ Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT.,................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris ................ di................. No................. tanggal.....................beserta perubahannya yang berkedudukan di.................................... (alamat perusahaan) yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Memberi kuasa kepada: Nama : ................................................................................ Jabatan : ................................................................................ Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris .................di................ No............... tanggal ................beserta perubahannya yang berkedudukan di....................... (alamat perusahaan). yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pekerjaan ........................................................beserta lampirannya. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. .................................200.... Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Materai Rp. 6.000 bertanggal, tanda tangan cap perusahaan ( ............................ ) (nama dan jabatan) ( .................................... ) (nama dan jabatan)

SA - 9

Dokumen Lelang

7.

BENTUK SURAT PENUNJUKKAN PENYEDIA JASA (LETTER OF ACCEPTANCE) KOP PERUSAHAAN

Nomor : Lampiran : Kepada Yth. . (nama penyedia jasa) di . (alamat penyedia jasa) Perihal :

, 200...

Penunjukkan Penyedia Jasa untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Nursery dan Penataan Taman Sabang Fair dan Taman Kantor Pusat BPKS

Dengan ini diberitahukan bahwa penawaran Saudara nomor .. tanggal . 200 perihal . untuk pelaksanaan pekerjaan .(nama pekerjaan) dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp. .. () kami nyatakan diterima/disetujui. Kami setuju bahwa (nama mediator/konsiliator yang diusulkan) ditunjuk sebagai mediator/konsiliator, dengan ini kami minta . (nama mediator/konsiliator) untuk menjadi mediator/konsiliator sesuai dengan Pasal 38.1. Instruksi Peserta Lelang. Dengan ini Saudara diminta untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak. Nama Jabatan Kantor/satuan kerja/proyek/ bagian proyek Tanda tangan : . : . : . : .

SA 10

Dokumen Lelang

8.

BENTUK SURAT PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN Nomor : ..

ANTARA KANTOR/ SATUAN KERJA/ PROYEK/ BAGIAN PROYEK DAN (nama perusahaan)UNTUK

MEKAKSANAKAN PEKERJAAN JASA PEMBORONGAN .. (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan)

Surat Perjanjian ini dibuat di .................................. pada hari .................................... tanggal ............................... bulan ............................... tahun ................................................ (tempat, tanggal, bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara ................................................................................................... . (Nama Kepala Kantor/ Satuan Kerja/ Pemimpin Proyek/ Bagian Proyek), selanjutnya disebut PIHAK KESATU, dan .............................................. (nama pemimpin pemsahaan yang mengikat perjanjian), selanjutnya disebut PIHAK KEDUA, termasuk semua lampiran yang mempakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang selanjutnya disebut KONTRAK tertanggal................................. 200.. MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal berikut: 1) Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama sebagaimana yang dituangkan di dalam syarat-syarat surat perjanjian di bawah ini. 2) PIHAK KEDUA harus melaksanakan, menyelesaikan, dan memperbaiki pekerjaan, yaitu ............................................. (nama pekerjaan) sesuai dengan surat perjanjian ini dan lampirannya (kontrak). Waktu penyelesaian pekerjaan dihitung sejak tanggal mulai kerja, adalah.................... (...................) hari kalender. 3) Dokumen Kontrak yang ditentukan di bawah ini harus dibaca serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak, yaitu:SA 11

Dokumen Lelang

a. Surat Perjanjian ; b. Surat Penunjukan Penyedia Jasa; c. Surat Penawaran; d. Adendum Dokumen Lelang (bila ada); e. Syarat-Syarat Khusus Kontrak; f. Syarat-Syarat Umum Kontrak; g. Spesifikasi Teknis; h. Gambar-Gambar; i. Daftar Kuantitas dan Harga; j. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 4) Syarat-syarat Dokumen Kontrak mengikat Kedua Belah Pihak, kecuali diubah dengan kesepakatan bersama. 5) Sesuai dengan ketentuan kontrak: a. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan, menyelesaikan, memperbaiki pekerjaan secara cermat, akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan -bahan, peralatan, angkutan ke atau dari lapangan, dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. b. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan, menyelesaikan, dan memperbaiki seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak, sampai diterima dengan baik oleh PIHAK KESATU. Sesuai dengan ketentuan kontrak: a. PIHAK KESATU wajib menyediakan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. b. PIHAK KESATU wajib membayar kepada PIHAK KEDUA atas pelaksanaan, penyelesaian, dan perbaikan pekerjaan berdasarkan hasil pengukuran, harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga.

6)

7) Harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari perkiraan kuantitas pekerjaan dan harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah Rp. ................... (.....................:........................) 8) Surat Perjanjian ini berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak sejak tanggal ditandatangani. Surat Perintah Mulai Kerja diterbitkan setelah Surat Perjanjian ditandatangani. 9) Kecuali jika disepakati lain oleh Kedua Belah Pihak, alamat PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA adalah:SA 12

Dokumen Lelang

Alamat PIHAK KESATU ............................................................................................................... ................................. (nama dan alamat kantor satuan kerja proyek/ bagian proyek) Alamat PIHAK KEDUA .............................................................................................................. .................................. (nama dan alamat kantor penyedia jasa) 10) Dengan tidak mengurangi kekuatan Pasal 43. Syarat-Syarat Umum Kontrak dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak, Kedua Belah Pihak setuju bahwa untuk perjanjian ini memilih tempat kediaman yang tetap dan seandainya perselisihan yang tidak dapat dimusyawarahkan (melalui mediasi, konsiliasi, dan arbitrase), maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri ................................ di ................................................................ (Pengadilan Negeri lokasi Kantor/Satuan Kerja/ Proyek/ Bagian Proyek). DENGAN DEMIKIAN, Kedua Belah Pihak telah sepakat menandatangani Surat Perjanjian ini pada tanggal tersebut di atas. PlHAK KEDUA (nama, jabatan, nama perusahaan) satuan kerja/ PIHAK KESATU (kepala kantor/ Proyek/ bagian proyek) untuk

(nama jelas)

(nama jelas)

SA 13

Dokumen Lelang

SA 14

Dokumen Lelang

BAB III. DAFTAR KUANTITAS DAN PROGRAM KONSTRUKSI A. MUKADIMAH 1. Pendahuluan Daftar Kuantitas ini meliputi Mukadimah, Rekapituasi Daftar Kuantitas serta Bab-bab dalam Kuantitas yang harus diartikan sebagai satu kesatuan dengan Instruksi kepada Peserta Lelang, Syarat-syarat Kontrak, Spesifikasi dan Gambar. 2. Kuantitas yang Pasti Kuantitas yang dicantumkan dalam Daftar Kuantitas merupakan perkiraan dan hanya dipergunakan sebagai dasar perhitungan penawaran. Kuantitas yang pasti dari Pekerjaan ditentukan dari pengukuran volume, yaitu hasil pelaksanaan Pekerjaan oleh Kontraktor yang disetujui oleh Direksi dan Konsultan dan dilengkapi dengan data pendukung (back up data). 3. Harga Satuan Kecuali ditetapkan lain dalam Kontrak, harga dalam Daftar Kuantitas harus mencakup semua kewajiban Kontraktor berdasarkan Kontrak serta segala hal yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian, dan perbaikan Pekerjaan, sebagaimana ditetapkan dalam Syarat-syarat Kontrak termasuk biaya umum dan keuntungan perusahaan. 4. Tata Cara Pembayaran Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui permintaan pembayaran yang diajukan oleh Kontraktor ke Direksi dengan dilengkapi back up data lapangan, yaitu untuk mendapatkan sertifikat pembayaran (Payment Certificate). Sertifikat pembayaran inilah yang akan diajukan ke Direktorat Jenderal Anggaran, Departemen Keuangan untuk dapat dicairkan pembayarannya. 5. Komponen Pekerjaan yang tidak diukur secara terpisah Kecuali apabila dirincian lain dalam Daftar Kuantitas atau ditetapkan lain dalam Kontrak, maka tenaga kerja termasuk pengawasannya, bahan-bahan, Peralatan Kontraktor, Pekerjaan Sementara, transportasi ke dan dari Lapangan, dan di dalam dan di sekitar Pekerjaan, dan segala sesuatu yang lain yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian, dan perbaikan Pekerjaan tidak akan diukur dan biayanya harus dianggap sudah termasuk dalam harga-harga dalam Daftar Kuantitas. 6. 7. Mata Uang Mata uang yang dipergunakan dalam Kontrak ini adalah mata uang Rupiah. Pajak Pertambahan Nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) harus diperhitungkan oleh Kontraktor atas biaya keseluruhan Pekerjaan dan dimuat di dalam rekapitulasi Daftar Kuantitas. 8. Uraian Pekerjaan dalam masing-masing Mata Pembayaran Uraian pekerjaan dalam masing-masing jenis pekerjaan adalah untuk menjelaskan lokasi dan sifat pekerjaan tetapi sifat dan lingkup pekerjaan yang sesungguhnya harus dipastikan dari Gambar, Spesifikasi dan Syarat-syarat Kontrak sebagaimanaKK - 1

Dokumen Lelang

keadaannya, dibaca berkaitan dengan cara pengukuran. Apabila terdapat rujukan dalam Daftar Kuantitas yang menunjuk kepada suatu gambar khusus atau bagian dari Spesifikasi atau Syarat-syarat Kontrak, maka rujukan tersebut tidak akan membatasi persyaratan umum yang disebutkan di bagian lain dalam Kontrak, kecuali apabila disebutkan lain. 9. Jadwal Kerja Harian (Daywork Schedule) Pekerjaan harian (daywork) hanya dimasukkan apabila kemungkinan pekerjaan yang tidak diketahui cukup banyak. Untuk dapat dilakukan kendali yang baik oleh direksi terhadap realita harga yang diajukan oleh penawar, pekerjaan utama disusun sebagai berikut : a. Daftar upah, material dan alat yang mendasari pekerjaan harian perlu disampaikan oleh penawar saat penawaran dengan disertai pertanyaan bahwa Kontraktor akan dibayar untuk pekerjaan yang dilakukan berdasarkan daywork basis. Kuantitas nominal untuk setiap jenis daywork ditentukan harga satuannya dan dimasukkan sebagai penawaran di dalam harga satuan tersebut sudah termasuk keuntungan, overheads dan harga-harga lainnya.

b.

10.

Provisional Sum Ketentuan secara umum untuk kegiatan cadangan (pekerjaan yang melebihi target) dapat dibuat dengan memasukkan mata pembayaran provisional sum ke dalam ringkasan dari daftar kuantitas. Sama halnya dengan dana cadangan untuk kemungkinan adanya kenaikan harga perlu disediakan seperti provisonal sum dalam ringkasan daftar kuantitas. Pencantuman provisional sum dapat mengurangi adanya permintaan persetujuan yang berkali-kali. Apabila provisional sum dan dana cadangan dipergunakan, dalam data kontrak harus dicantumkan tentang cara penggunaan/pemanfaatannya dan siapa yang bertanggung jawab. Perkiraan biaya untuk pekerjaan khusus/spesifik yang akan dilaksanakan, atau barang khusus yang perlu disediakan oleh kontraktor lain (pasal 8 dari kontrak) harus diindikasikan dalam daftar kuantitas sebagai provisional sum dengan penjelasan singkatnya. Proses pengadaan secara terpisah dapat dilakukan oleh pemilik dengan memilih kontraktor-kontraktor khusus.

11.

Penomoran Mata Pekerjaan dalam Daftar Kuantitas Masing-masing bab pada Daftar Kuantitas dinomori sesuai dengan bab yang terkait dalam Spesifikasi. Demikian juga setiap Mata Pembayaran dalam tiap bab pada Daftar Kuantitas harus dibaca berkaitan dengan Pasal-pasal cara Pengukuran dan cara Pembayaran dalam bab Spesifikasi yang terkait.

12.

Legalitas Penawaran Penawaran dianggap sah bila pada form A1, lembaran rekapitulasi kuantitas dan harga dicantumkan materai Rp. 6000,- tanda tangan dan cap basah perusahaan dan pada setiap lembar form A2, A3, A4, dan A5 dilengkapi dengan paraf dan cap perusahaan.

13.

Singkatan-singkatan Singkatan-singkatan yang dipergunakan dalam Daftar Kuantitas adalah : m3 meter kubikKK - 2

Dokumen Lelang

m3 ruang ha m2 lin.m m cm mm kg ton l bh hr Rp. LS No. o/h lin.m (m')

meter kubik ruang hektar (hektoare) meter persegi linier meter meter sentimeter milimeter kilogram metric ton (1000 kg) liter buah hari Rupiah lumpsum Nomor orang/hari meter (linier meter)

KK - 3

Dokumen Lelang

B. PROGRAM KONSTRUKSI Peserta pelelangan harus mengajukan data dan informasi berikut ini dalam penawaran, yang diuraikan secara sistimatis dalam bentuk uraian, tabel-tabel, form-form ataupun gambargambar, yaitu antara lain : 1. Metode Konstruksi Dalam membuat metode konstruksi, Kontraktor diminta untuk menguraikan secara sistimatis yang berisikan subtantif pekerjaan yang mengambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan dengan baik, berkualitas dan tepat waktu, antara lain yaitu : (a) (b) Penyajian sumber-sumber pendukung yang dapat dipakai disekitar proyek. Lay out fasilitas konstruksi, kontraktor camp, kantor dan bangunan, gudang dan tempat penyimpanan material dan tanaman, communication (handy talky) dan fasilitas lain yang diperlukan. Menyajikan usulan Metode Pelaksanaan yang sesuai, sehingga pekerjaan tersebut terlihat jelas dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, dengan mempertimbangkan luasnya wilayah kerja, terbatasnya waktu, kondisi dan kendala lapangan serta kemasyarakatan dan kemampuan Kontraktor sendir