Doa fileTahfidz Alquran untuk anak yatim, dhuafa dan anak da’i. ... adalah, doa kaffaratul...

Click here to load reader

  • date post

    04-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Doa fileTahfidz Alquran untuk anak yatim, dhuafa dan anak da’i. ... adalah, doa kaffaratul...

Doa

3Edisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440H

Oleh : Asfahani(Direktur Dompet Alquran Indonesia)

Basmallah

5Edisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440H

Tent

ang

DQ

Sekilas DeQi

Yayasan Dompet Alquran IndonesiaLembaga Sosial KemanusiaanAkta Notaris : Tri Winarno, SH, MKnNomor Akta :74 tanggal 17 April 2015Depkumham: AHU-0005952. AH.01.04 Tahun 2015 tanggal 23 April 2015

DEWAN PEMBINA:H. Muhammad Siroj, S.Ag.

KH. Agung Cahyadi, Lc. MA.Ir. H. ZainurrochmanSyaiful Arifin S.S

DEWAN PENGAWASAhmad Habibul Muiz, Lc.KH. Musbihin Sahal, Lc. MA.

DEWAN PENGURUSKetua : Agus Hariadi, S.Pd.ISekretaris : AsfahaniBendahara : Sutarno, SE.

Dompet Alquran Indonesia adalah Lembaga Sosial Kemanusiaan yang memberdayakan dana Wakaf, Infaq, dan Shadaqah (WAFIS) para muhsinin untuk menyukseskan program-program pendidikan Al-Quran.

Diantara misi Yayasan Dompet Alquran Indonesia adalah mendirikan dan mengembangkan Pesantren Tahfidz Alquran untuk anak yatim, dhuafa dan anak dai. Saat ini pesantren yang dikembangkan oleh Yayasan Dompet Alquran Indonesia adalah Pondok Pesantren Tahfidz Alquran Darul Fikri Sidoarjo.

REDAKSI Majalah DQPengarah : KH. Muhammad Siroj, S.Ag, Syaiful Arifin, S.SPemimpin Umum : AsfahaniPemimpin Redaksi : Rafif AmirSekretaris Redaksi : Iwa HerwantoKontributor : Hendratno, Dian N, Mukaromin, ust Didik, Ust Khoirul A.

Dewan Redaksi:KH. Agung Cahyadi, Lc. MA., KH. Ahmad Mudzaffar, Lc. MA., H. Muhammad Siroj, S.Ag., Syaiful Arifin S.S, Agus Hariadi, S.Pd.I

Design & Layout: Dakonmedia; Distribusi: Farid dan Mitra Muhsinin

Dompet Alquran IndonesiaRuko Citra City R-28, Sarirogo,SidoarjoTelp. 031-895 5057, WA. 0813 8500 2300Email : [email protected] : www.dompetalquran.or.id

Pondok Pesantren Tahfizh Alquran Darul FikriRT 14, RW 03 Sarirogo, SidoarjoTelp : 031-806 8530Email : [email protected] : www.darulfikri.com

Pengurus & Redaksi

BNI SyariahNo. Rek :4002 4004 0

Penutup 2018Sahabat Alquran, saya tidak akan membahas arti dan definisi kata penutup. Namun menurut pengamatan saya, kata penutup sangatlah penting. Karena biasanya seseorang akan terpengaruh dengan yang dibicarakan sejak awal, karena kata penutup. Dalam Islam, banyak kalimat penutup yang indah untuk kita hapalkan.

Diantara kalimat penutup itu adalah, doa kaffaratul majelis atau sering disebut doa penutup majelis. Doa ini merupakan doa yang dibaca ketika kita atau suatu kelompok berada di majelis dan hendak beranjak atau meninggalkannya. Salah satu alasan mengapa dianjurkan membaca doa penutup majelis, yaitu dikhawatirkan para jamaah majelis telah berbuat atau berkata dengan perkataan yang tidak berguna. Dengan membaca lafadz doa penutup majelis inilah mudah-mudahan Allah SWT menghapus segala kesalahan dan semua hal yang tidak berguna selama berada dalam majelis tersebut.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Abu Hurairah RA berkata, Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: barangsiapa yang pada suatu majelis, kemudian pada majelis tersebut terdapat banyak perkataan yang tidak berguna, lalu sebelum beranjak meninggalkan

majelis, mengatakan hal yang ini (doa kaffaratul majelis), Subhaanakallaahumma wabihamdika asyhadu al-laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa-atuubu ilaika (Maha Suci Engkau, Ya Allah dan segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun pada-Mu), kecuali telah diampuni baginya apa yang ada pada majelis tersebut. (HR. Turmudzi)

Doa kaffaratul majelis atau penutup majelis yang kita amalkan ketika hendak meninggalkan suatu majelis mempunyai keutamaan sebagai penebus dosa dalam majelis. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:

Dari Abu Barzah Al-Aslami RA, Ia bersabda,Jika Rasulullah SAW hendak bangun dari suatu majelis beliau membaca: subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika. Seorang sahabat berkata: Ya Rasulullah, engkau telah membaca bacaan yang dahulu tidak biasa engkau baca? Beliau menjawab: Itu sebagai penebus dosa yang terjadi dalam sebuah majelis. (HR. Abu Dawud)

Sahabat Alquran, Desember sebagai akhir tahun 2018 ini, tentunya banyak ucapan, perbuatan kita selama 12 bulan atau 365 hari yang mungkin tidak baik dan banyak waktu yang masih kita sia-siakan. Mari kita akhiri dengan ber-istighfar kepada Allah SWT. Semoga Dia mengampuni dosa-dosa kita dan membimbing kita di tahun 2019 dengan amalan yang lebih baik. Kullu aamin wa antum bi khoirin. Wallahu alam bisshawwab.

Kajian UtamaKajian Utama

76 Edisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440HEdisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440H

Oleh : Rafif Amir(Pimred Majalah DQ)

Mencinta Hingga

ke Surga

Inni qad ruziqtu hubbaha. Itulah yang dikatakan Rasulullah ketika mengenang istrinya tercinta, Khadijah RA. Sungguh, kata Rasulullah SAW, aku telah dikarunia energi untuk mencintainya. Sebuah energi cinta yang mengalir sepanjang

hidup beliau, bahkan meski sang istri tercinta itu telah tiada.

Benar. Mencintai butuh sebuah energi besar, sebuah perjuangan besar agar ia tak pupus oleh zaman dan beribu aral melintang. Mencintai butuh napas panjang dan santapan kebersamaan. Bukan sekadar kebersamaan, tetapi kebersamaan yang menghasilkan energi, kebersamaan yang bukan hanya tentang kenikmatan. Lebih dari itu, adalah kebersamaan yang jerih dalam perjuangan. Kebersamaan yang bercerita tentang kisah-kisah indah bersama Allah. Inilah energi cinta, sebuah kekuatan yang megalir dalam ruh cinta, agar ia tak mati ketika kebersamaan sudah tak ada lagi.

Namun yang sering terjadi, tak sedikit yang mengalami kegagalan untuk mencintai. Tak sedikit yang terkapar berulang-ulang saat cinta itu tak jua datang. Cinta tak dapat dipaksakan. Ia tumbuh secara alami. Bersih dan suci. Dan, kau tahu, saat cinta datang, hatimu akan berdendang. Ada yang tak biasa dengan degupan-degupan. Saat cinta datang, suasana indah tak mampu dilukiskan. Bukan hanya itu, semua hal negatif dalam dirimu seakan lenyap dan tergantikan dengan kebajikan: kekuatan yang memancar dari nilai ruh ilahiah. Tanpa sadar, kau merasa sangat dekat dengan Tuhan.

Tapi tak cukup dengan itu, kau harus memeliharanya. Kau harus mengalirkan energi untuk cinta, agar cintamu kuat, sebagaimana cinta Rasulullah kepada Khadijah. Maka harus ada masa-masa yang jerih, menegangkan, pedih, yang dibingkai dalam nuansa perjuangan di jalan Allah. Dakwah. Jihad. Bukan hanya kisah indah penuh nikmat. Peristiwa malam hari, saat Rasulullah pulang daru Gua Hira dengan tubuh menggigil, kemudian Khadijah menyelimuti tubuh beliau sembari menghibur adalah contoh kisah yang mengalirkan energi besar untuk cinta. Maka ia tak akan habis dimakan usia. Terus berkecambah, tumbuh, besar, dan kuat.

Kisah Enam Ribu Anak Tangga CintaSaya akan menyuguhkan kisah lainnya. Tentang

kesetiaan cinta. Kisah cinta Xu Chaoqin dan Liu Guojiang.

Liu Guojiang masih berusia 19 tahun ketika memilih menikah dengan Xu Chaoqin yang janda. Karena pernikahannya yang banyak ditentang orang, Liu memilih mengasingkan diri bersama istrinya ke gunung Sinjiang.

kebersamaan yang jerih dalam perjuangan. Kebersamaan yang bercerita tentang kisah-kisah indah bersama Allah. Inilah energi cinta, sebuah kekuatan yang megalir dalam ruh cinta, agar ia tak mati ketika kebersamaan sudah tak ada lagi

PengusahaKajian Utama

98 Edisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440HEdisi 85| Desember 2018 | Robiul Awal -Robiul Akhir 1440H

Dicky Fanani : Jadikan Bisnis

sebagai Wasilah

Jatuh bangun berbisnis itu biasa. Dan bagi Dicky Fanani, itu menjadi sebuah pelajaran dan harga yang harus dibayar bagi keberhasilan bisnis.

Usaha pertama kali dirintis Dicky Fanani sejak mulai kuliah di Fakultas Perikanan & Kelautan Universitas Airlangga tahun 2002, dengan usaha percetakan, segmennya organisasi mahasiswa Kampus A, B dan C Unair. Semasa kuliah, dipercaya menjadi Ketua SKI FKH Unair.

Tahun 2008 berganti bisnis penjualan bahan pewarna paving, genteng, pupuk NPK, tegel, dan lainnya. Di bawah bendera UD Bintang Indonesia bergerak di bidang pemasaran bahan pewarna, berbasis online. Tahun 2011 membeli sebuah mobil pickup yang sebenarnya untuk menunjang pengiriman barang. Karena pengiriman barangnya tidak tiap hari, ternyata ada peluang untuk menyewakan mobil pickup dan disambut baik oleh pasar. Melalui CV Optima Indonesia, alhamdulillah bisnis sewa mobil khusus pick-up tersebut berkembang pesat. Dari hanya 1 unit di

awal, sekarang sudah ada 10 unit.

Tahun 2014, kontrak dengan salah satu distributor Air Santri di Surabaya sebagai penyedia layanan pengiriman Air Santri ke pelanggan di Surabaya Sidoarjo dan Gresik. Namun selalu merugi. Selama 18 bulan rugi sekitar 60 jutaan, tambah Dicky Fanani yang kelahiran Surabaya, 14 Januari 1984.

Sekretaris IV Pengurus Pusat IKA Unair itupun kemudian memberanikan diri menutup usaha itu setelah ikut Workshop Business Mastery yang diadakan IIBF Pusat. Melalui IIBF (Indonesia Islamic Business Forum) itu pulalah Dicky Fanani belajar banyak tentang bisnis islami dan sekarang kemudian menjadi Ketua IIBF Sidoarjo.

Bersama 4 rekannya, ia pun tetap bersemangat hingga berniat untuk memasarkan sendiri produk Air Santri. Alhamdulillah, gayung bersambut, penjualan semakin naik, melalui berbagai inovasi seperti Program Unggulan seperti, menyalurkan 2 kontainer 20 feet Air Santri ke Palu (5 dan 20 Okt 2018), launching

Sedekah Kulkas (Showcase) untuk Masjid masjid tiap se-bulan sekali, sedekah Air Santri tiap Jumat di Masjid-masjid dan sedekah Air Santri saat Ramadhan. Karena inovasi tersebut dan meraih