DISTRIBUSI DOKUMEN · Web viewMempersiapkan dan mengikuti prakualifikasi / tender Mempelajari...

of 47/47
MANUAL SISTEM MANAJEMEN MUTU DAN K3 No. Dokumen MPI-MM-01 No. Revisi 06 Tanggal Berlaku 11-02-2014 Jabatan Nama Tanda Tangan Disusun Oleh Tim ISO Tyas Wineki Ratih Diperiksa Oleh Wakil Manajemen Ir. A.Haris Fauzi Disetujui Oleh Direktur Ir.Novian Akbar. Dokumen ini milik PT. Mega Persada Indonesia dan tidak boleh disalin atau digunakan untuk keperluan lain baik sebagian maupun seluruhnya tanpa persetujuan manajemen PT. Mega Persada Indonesia Mechanical Electrical and HVAC Contractor PT. MEGA PERSADA INDONESIA
  • date post

    13-Apr-2018
  • Category

    Documents

  • view

    256
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of DISTRIBUSI DOKUMEN · Web viewMempersiapkan dan mengikuti prakualifikasi / tender Mempelajari...

DISTRIBUSI DOKUMEN

PENGELOLAAN

KEUANGAN

PEMASARAN

PEMBELIAN

BARANG & JASA

PERENCANAAN

PEMELIHARAAN

SARANA & PERALATAN

PENGELOLAAN

SDM

AUDIT

INTERNAL

TINJAUAN

MANAJEMEN

PENGENDALIAN

DOKUMEN

CUSTOMERCUSTOMER

PELAKSANAAN

PEMERIKSAAN

SERAH TERIMAESTIMASI

K3

PROSES PENDUKUNG

PROSES INTI

PENGENDALIAN SISTEM

PENGENDALIAN

REKAMAN

PENGENDALIAN PRODUK

TIDAK SESUAI

TINDAKAN KOREKSI

DAN PENCEGAHAN

002040503060709100811091111121113131313

MANUAL SISTEM MANAJEMEN MUTU DAN K3

PENGELOLAAN

KEUANGAN

PEMASARAN

PEMBELIAN

BARANG & JASA

PERENCANAAN

PEMELIHARAAN

SARANA & PERALATAN

PENGELOLAAN

SDM

AUDIT

INTERNAL

TINJAUAN

MANAJEMEN

PENGENDALIAN

DOKUMEN

CUSTOMERCUSTOMER

PELAKSANAAN

PEMERIKSAAN

SERAH TERIMAESTIMASI

K3

PROSES PENDUKUNG

PROSES INTI

PENGENDALIAN SISTEM

PENGENDALIAN

REKAMAN

PENGENDALIAN PRODUK

TIDAK SESUAI

TINDAKAN KOREKSI

DAN PENCEGAHAN

002040503060709100811091111121113131313

MANUAL SISTEM MANAJEMEN MUTU DAN K3

No. Dokumen

MPI-MM-01

No. Revisi

06

Tanggal Berlaku

11-02-2014

Jabatan

Nama

Tanda Tangan

Disusun Oleh

Tim ISO

Tyas Wineki Ratih

Diperiksa Oleh

Wakil Manajemen

Ir. A.Haris Fauzi

Disetujui Oleh

Direktur

Ir.Novian Akbar.

Dokumen ini milik PT. Mega Persada Indonesia dan tidak boleh disalin atau digunakan untuk keperluan lain baik sebagian maupun seluruhnya tanpa persetujuan manajemen PT. Mega Persada Indonesia

DAFTAR ISI

BAB

JUDUL

HALAMAN

I

Pendahuluan

3

II

Organisasi Perusahaan

6

III

Kebijakan Mutu dan K3

11

IV

Sistem Manajemen Mutu dan K3

12

V

Tanggung Jawab Manajemen

15

VI

Manajemen Sumber Daya

20

VII

Realisasi Produk

22

VIII

Pengukuran, Analisis dan Peningkatan

27

Lampiran A

Acuan Silang Dokumen : ISO 9001:2008

30

Lampiran B

Acuan Silang Dokumen : OHSAS 18001:2007

31

Lampiran C

Riwayat Revisi Dokumen

32

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Ruang Lingkup

Ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu dan K3 mencakup semua proses bisnis jasa konstruksi bidang Mechanical dan Electrical. Proses bisnis PT. Mega Persada Indonesia digambarkan sebagai berikut :

Pengelolaan proses bisnis di atas dalam suatu Sistem Manajemen Mutu dan K3 melibatkan fungsi-fungsi / bagian di dalam organisasi PT. Mega Persada Indonesia, yaitu :

- Marketing, Estimasi dan Tender

Procurement/Pembelian

Proyek

HRD & GA

Keuangan & Administrasi

Quality dan Safety

1.2 Aplikasi

Aplikasi Sistem Manajemen Mutu dan K3 PT. Mega Persada Indonesia memenuhi persyaratan dalam OSHAS 18001:2007 dan ISO 9001:2008 dengan pengesampingan terhadap persyaratan klausul 7.3 tentang Desain dan Pengembangan. PT. Mega Persada Indonesia tidak melaksanakan proses desain dan pengembangan karena semua desain produk konstruksi disediakan oleh pelanggan.

Sistem Manajemen Mutu & K3 PT. Mega Persada Indonesia juga mematuhi persyaratan perundangan yang berlaku terkait dengan industri konstruksi pada umumnya.

1.3 Referensi

ISO 9001:2008 & SNI ISO-9001:2008 , OSHAS 18001 : 2007 tentang Persyaratan Sistem Manajemen Mutu & K3.

Undang-undang No.18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi

1.4 Definisi dan Istilah

- Klien/Customer adalah pihak yang memberi pekerjaan dan menerima produk atau hasil pekerjaan yang dimintanya, serta membayar produk tersebut.

- Tender adalah proses lelang pekerjaan yang dilakukan oleh pemilik proyek.

- Konsultan adalah pihak yang ditunjuk oleh klien untuk melakukan perancangan.

- Kontraktor adalah pihak yang ditunjuk klien untuk melaksanakan rancangan yang dibuat oleh konsultan, dalam hal ini adalah PT. Mega Persada Indonesia.

- Manajemen Konstruksi (MK) adalah pihak yang ditunjuk oleh klien untuk melakukan koordinasi dan pengawasan kerja yang dilakukan oleh kontraktor.

- Kontrak adalah persyaratan yang disepakati antara kedua belah pihak (klien dan kontraktor)

- Sub Kontrak adalah pekerjaan yang diserahkan kepada pihak ketiga.

- Sub Kontraktor adalah perusahaan / pihak yang menerima dan menjalankan Sub Kontrak

- RKS adalah singkatan dari Rencana Kerja dan Syarat-syarat

- Gambar Tender adalah Gambar awal yang diterima dari klien atau konsultan perencana

- Shop Drawing adalah gambar yang merincikan spesifikasi pekerjaan yang akan dikonstruksi

- As Built Drawing adalah Gambar yang merincikan hasil konstruksi

- Addendum adalah pekerjaan tambah kurang yang diminta klien

BAB II. OGANISASI PERUSAHAAN

2.1 Profil Perusahaan

2.1.1 Sejarah Pendirian

PT. Mega Persada Indonesia didirikan pada tanggal 9 Juli 2001 di Jl. Condet Raya no. 136 Jakarta oleh Bapak Ir. Markiz Yudiawan dengan akta pendirian perusahaan No. 43 TH.9 Juli 2001 oleh kuasa hukum Dradjat Darmadji, SH.

Visi didirikannya adalah menjadi kontraktor Mekanikal Elektrikal yang memberikan kepuasan kepada semua pelanggannya, dengan misinya adalah secara konsisten menjalankan Sistem Manajemen Mutu & K3, Biaya dan Waktu, serta secara berkesinambungan melakukan perbaikan yang diperlukan.

2.1.2. Lingkup Usaha

Bidang Mekanikal

- Instalasi Tata Udara / AC

- Instalasi saluran-saluran air / Plumbing

- Instalasi Pengamanan Kebakaran / Sprinkler dan Hydrant

- dan lain lain

Bidang Elektrikal

- Instalasi Penerangan / Lighting

- Instalasi kelistrikan / Panel and Distribution

- Instalasi Elektronik berupa Tata Suara / Sound System

- Instalasi Elektronik berupa Alarm Kebakaran / Fire Alarm

- Instalasi CCTV dan Security System

- dan lain-lain

2.1.2 Alamat :

Jl. Condet Raya No. 136, Jakarta Timur 13520

Telp: (021) 87792410

Fax: (021) 8092737

E-mail: [email protected]

Website: www.megapersada.co.id

2.2 Struktur Organisasi

2.2.1 Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu dan K3 di PT. Mega Persada Indonesia tergambar dalam diagram berikut :

2.2.2 Struktur Organisasi Proyek

Struktur organisasi proyek dibuat oleh PM dan disetujui oleh Direktur mengikuti jenis dan ukuran proyek yang dikerjakan.

2.3 Tanggung jawab dan Wewenang

Tanggung jawab dan wewenang dalam penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 & K3 OHSAS 18001:2007 dalam jajaran manajemen dan fungsi-fungsi di organisasi PT. Mega Persada Indonesia :

2.3.1 Direktur

Menentukan Visi dan Misi perusahaan

Menetapkan organisasi perusahaan

Menetapkan kebijakan mutu dan K3

Memastikan sasaran mutu dan K3 ditetapkan

Melaksanakan tinjauan manajemen atas penerapan sistem manajemen mutu dan K3.

Menyediakan sumber daya yang diperlukan

Memberikan komitmen dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan perundangan terkait

2.3.2 Quality and Safety (Management Representatif)

Merencanakan dan memantau penerapan sistem manajemen mutu dan K3

Mengkoordinasikan kegiatan audit internal dan pengendalian dokumen.

Mengkoordinasikan kegiatan tinjauan manajemen.

Melaporkan kinerja sistem manajemen mutu dan K3 dan kebutuhan perbaikan kepada manajemen.

Meningkatkan kesadaran karyawan dalam keterlibatannya untuk mencapai sasaran mutu dan K3

Menjadi wakil perusahaan dengan pihak luar menyangkut urusan sistem manajemen mutu dan K3

2.3.3 Bidang Marketing, Estimasi dan Tender

Mempersiapkan data-data profil perusahaan

Mencari informasi proyek-proyek yang akan ditenderkan

Mempersiapkan dan mengikuti prakualifikasi / tender

Mempelajari persyaratan proyek (persyaratan tender / kontrak)

Mempersiapkan dokumen tender dan memantau semua tender yang diikuti

Menjalin hubungan dengan customer

Mempelajari persyaratan teknis (persyaratan tender / kontrak)

Menghitung kuantitas material pada tahap estimasi dan tender

Menyiapkan penawaran harga sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar dan klarifikasi teknis pada saat tender

Menyiapkan usulan daftar material yang akan digunakan pada saat tender

Melakukan serah terima dokumen tender kepada proyek setelah kontraktor ditetapkan sebagai pemenang tender

2.3.4 Bidang Procurement/Pembelian

Melaksanakan pemilihan pemasok barang dan membuat daftar pemasok terseleksi

Melaksanakan pembelian barang atas permintaan proyek

Mengiventarisasi peralatan dan melaksanakan pemeliharaan

Melaksanakan pemeriksaan barang yang dibeli, mencatat keluar masuk barang, dan menjaga barang dari kerusakan atau hilang

Memastikan ketersediaan barang untuk kelancaran proyek

Mengontrol kalibrasi alat ukur yang digunakan

2.3.5 Bidang Personalia dan Urusan Umum (HRD dan GA)

Mendokumentasikan uraian pekerjaan dan syarat jabatan

Melaksanakan rekrutmen dan seleksi calon karyawan

Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan karyawan sesuai usulan tiap bidang

Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pelatihan

Mencatat dan menyimpan data pelatihan dan data kompetensi pegawai

Menunjang pelaksanaan proyek dalam urusan kepegawaian dan urusan umum lainnya

2.3.6 Bidang Proyek

Membuat usulan organisasi proyek ke Direktur

Membuat rencana pelaksanaan proyek

Melaksanakan pemilihan subkon

Mengontrol pelaksanaan proyek dan hasil-hasilnya

Menetapkan tindakan perbaikan untuk penanganan masalah

Melakukan komunikasi dan hubungan dengan customer

Membuat laporan ke manajemen dan ke customer

Memastikan penerapan sistem manajemen mutu di proyek

Melaksanakan serah terima pekerjaan dan pemeliharaan dalam masa tertentu.

2.3.7 Tim Audit Internal SMM/SMK3

Membuat rencana pelaksanaan audit internal

Menyiapkan check list audit

Melaksanakan audit sesuai rencana

Membuat laporan hasil audit

Memverifikasi tindakan perbaikan yang dilakukan auditee

2.3.8 Sekretariat (Pengendali Dokumen)

Mengendalikan dokumen perusahaan.

Mengatur penomoran dokumen masuk dan keluar

Mengendalikan file arsip perusahaan.

BAB III. KEBIJAKAN MUTU DAN K3

PT. Mega Persada Indonesia sebagai kontraktor Mekanikal Elektrikal di Indonesia berkomitment untuk:

Menghasilkan produk sesuai Persyaratan Pelanggan dalam hal kualitas dan Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

(Meet to the Customer Requirement in Quality and Health Safety Environtment)

Menyelesaikan Pekerjaan Sekali Waktu dengan Kualitas Baik dan Aman

(One Time Good)

Menyelesaikan pekerjaan Tepat Waktu tanpa mengesampingkan faktor keamanan.

(Project Completion on Schedule)

Menjalankan Sistem Manajemen sesuai ISO 9001dan OHSAS 18001 dan Peraturan Perundangan yang berlaku

(Comply with ISO 9001 and OHSAS 18001)

Selalu berusaha mencegah terjadinya cidera / sakit akibat kerja

( To Prevent injury and ill health )

Melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan

(Continuius Improvement)

Direktur Utama,

(Ir. Novian Akbar)

BAB IV. SISTEM MANAJEMEN MUTU & K3

4.1. Umum

PT. Mega Persada Indonesia menetapkan, mendokumentasikan, menerapkan sistem manajemen mutu & K3 sesuai persyaratan dalam ISO 9001:2008 dan OSHAS 18001:2007 , serta secara bertahap meningkatkan efektifitasnya.

Pengembangan dan penerapan sistem manajemen mutu dan K3 di PT. Mega Persada Indonesia dilakukan dengan :

a) Mengenali proses-proses yang dikelola, urutan dan interaksinya, yang dituangkan diagram proses bisnis.

b) Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk menjamin pelaksanaan dan pengendalian proses-proses agar berjalan efektif, yang dituangkan dalam prosedur, rencana mutu dan dokumen lainnya.

c) Menjamin tersedianya sumber daya dan informasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan dan pemantauan proses-proses tersebut.

d) Memantau, mengukur serta menganalisa proses-proses tersebut, yang dilakukan dengan mengevaluasi pencapaian sasaran mutu dan k3, audit internal, dan sebagainya.

e) Melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan dan melakukan peningkatan terus menerus terhadap proses-proses tersebut.

Proses-proses yang dikelola tersebut memenuhi persyaratan dalam ISO 9001:2008 dan OSHAS 18001:2007 , termasuk proses yang diserahkan kepada pihak lain (subkon).

4.2. Dokumentasi

4.2.1. Umum

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia telah mendokumentasikan sistem manajemen mutu & K3 sesuai persyaratan dalam standar ISO 9001 : 2008 dan OSHAS 18001:2007 untuk:

a) Menjadi alat komunikasi kebijakan sistem manajemen mutu & K3 serta alur proses di antara unit kerja maupun antar personel.

b) Memberikan kerangka dasar bagi perencanaan mutu dan K3, pengendalian, pencegahan ketidaksesuaian, serta perbaikan yang terus menerus pada kegiatan yang mempengaruhi mutu dan k3.

c) Memberikan jaminan akan tersedianya sumber daya dan informasinya untuk setiap proses kegiatan yang dilakukan.

d) Memberikan bukti objektif kepada pihak eksternal yang terkait bahwa telah ada sistem manajemen mutu dan K3 dan diterapkan.

Dokumentasi sistem manajemen mutu PT. Mega Persada Indonesia dibagi dalam empat level dokumen yang mencakup :

Level I: Manual Mutu & K3, berikut kebijakan mutu & K3 serta sasaran mutu & K3

Level II : Prosedur mutu dan K3

Level III: Dokumen pendukung lainnya

Level IV : Rekaman atau catatan mutu dan K3

4.2.2 Manual Mutu

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menetapkan dan memelihara Manual Mutu dan K3 yang memuat:

a) Ruang lingkup penerapan sistem manajemen mutu dan K3 termasuk rincian dan alasan pengecualian persyaratan.

b) Prosedur yang didokumentasikan untuk penerapan sistem manajemen mutu dan K3 atau referensinya.

c) Penjelasan tentang interaksi dari proses sistem manajemen mutu dan K3

Manual mutu dan k3 yang ditetapkan akan ditinjau dan direvisi sesuai keperluan untuk tujuan perbaikan.

4.2.3 Pengendalian Dokumen

Pengendali Dokumen yang telah ditunjuk manajemen bertanggung jawab terhadap pengendalian dokumen yang meliputi :

a) Pengesahan dokumen sebelum diterbitkan.

b) Peninjauan dan perbaikan (jika diperlukan) serta pengesahan ulang

c) Pengidentifikasian perubahan dan status revisi dokumen .

d) Pendistribusian dokumen kepada pihak yang memerlukan .

e) Pengidentifikasian dan pendistribusian dokumen eksternal.

f) Penarikan dan penyimpanan dokumen kadaluarsa (tidak dipakai lagi).

Dokumen terkait :

- Prosedur Pengendalian Dokumen (MPI-PM-01)

4.2.4 Pengendalian Rekaman

Rekaman dipelihara (disimpan) sebagai bukti penerapan sistem manajemen mutu dan k3. Rekaman dapat dalam berbagai jenis media (hard copy atau soft copy) dan memiliki masa simpan yang ditetapkan waktunya.

Setiap unit kerja / bagian menunjuk personil untuk menyimpan catatan agar mudah diambil dan terhindar dari kerusakan dan atau kehilangan.

Pengendali rekaman menyimpan Daftar Rekaman sebagai alat pengendali penerapannya.

Pengendali rekaman bertanggung jawab untuk menarik dan memusnahkan rekaman yang tidak diperlukan lagi dengan persetujuan Kepala Bagiannya masing-masing.

Dokumen terkait :

Prosedur Pengendalian Rekaman (MPI-PM-02)

BAB V. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN

5.1. Komitmen Manajemen

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap penerapan sistem manajemen mutu dan K3 dengan :

a) Menetapkan dan memenuhi persyaratan pelanggan dan persyaratan perundangan yang terkait.

b) Mengkomunikasikan pentingnya pemenuhan persyaratan pelanggan dan peraturan perundangan yang terkait .

c) Menetapkan Kebijakan Mutu dan K3.

d) Memastikan Sasaran Mutu dan K3 ditetapkan .

e) Melaksanakan Tinjauan Manajemen .

f) Menyediakan sumber daya yang memadai.

5.2. Fokus terhadap Pelanggan

Manajemen memberi perhatian terhadap pemenuhan persyaratan pelanggan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Perhatian ini dilakukan antara lain melalui :

a) identifikasi kebutuhan dan permintaan pelanggan, baik yang dinyatakan langsung dalam persyaratan ataupun tidak.

b) mereview kemampuan PT. Mega Persada Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dan permintaan pelanggan, termasuk terhadap perubahan-perubahannya.

c) menanggapi dan menyelesaikan setiap keluhan pelanggan.

d) memberikan informasi yang diperlukan pelanggan menyangkut produk ataupun proses-proses lain yang terkait.

e) mengukur dan menganalisa persepsi pelanggan tentang sejauh mana mereka terpuaskan dengan produk dan layanan yang diterimanya

5.3. Kebijakan Mutu dan K3

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menetapkan kebijakan mutu dan k3 yang :

a) Sesuai dengan visi-misi dan tujuan perusahaan .

b) Mencakup komitmen untuk memenuhi persyaratan pelanggan dan untuk perbaikan berkesinambungan .

c) Memberi kerangka untuk menetapkan dan meninjau Sasaran Mutu dan K3.

d) Memastikan bahwa kebijakan Mutu dan K3 tersebut dipahami, diterapkan, dan dipelihara pada semua tingkatan organisasi.

e) Ditinjau agar selalu sesuai.

Kebijakan Mutu dan K3 PT. Mega Persada Indonesia yang telah ditetapkan, dikomunikasikan kepada seluruh personel yang ada dalam lingkup perusahaan untuk dipahami dan dilaksanakan.

5.4. Perencanaan Mutu dan K3

5.4.1 Sasaran Mutu dan K3

Sasaran Mutu dan K3 ditetapkan pada setiap level dan fungsi di dalam perusahaan untuk mendukung kebijakan mutu dan k3 perusahaan. Sasaran mutu ditetapkan secara spesifik dan terukur yang mencerminkan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu.

Sararan mutu dipantau pencapaiannya dalam kurun waktu yang ditentukan. Sasaran mutu dan k3 yang tidak tercapai, dilakukan identifikasi masalah dan tindakan perbaikan yang diperlukan, termasuk tindakan untuk menghilangkan penyebab masalah yang diidentifikasi.

Dokumen Terkait :

- Balance Score Card

5.4.2 Perencanaan Sistem Manajemen Mutu dan K3

Manajemen merencanakan sistem manajemen mutu dan k3 PT. Mega Persada Indonesia yang sesuai dengan persyaratan dalam ISO 9001:2008 ,OSHAS 18001:2007 dan dapat diterapkan untuk mengelola proses-proses untuk memenuhi persyaratan pelanggan, persyaratan perundangan yang berlaku, dan persyaratan perusahaan.

Sistem manajemen mutu dan k3 ini selalu dipelihara dan dipertahankan, sehingga jika dikemudian hari terjadi perubahan terhadap sistem yang ada maupun adanya integrasi dengan sistem manajemen lain yang diadopsi, maka sistem manajemen mutu tetap dapat diterapkan dengan penyesuaian kegiatan dilapangan.

Perencanaan dalam sistem manajemen mutu dan k3 ini mencakup pula perencanaan untuk mencapai sasaran mutu yang ditetapkan.

5.5. Tanggung jawab, Wewenang dan Komunikasi

5.5.1 Tanggung jawab dan Wewenang

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menetapkan struktur organisasi dalam penerapan sistem manajemen mutu dan k3, termasuk uraian tentang tanggung jawab dan wewenang. Tanggung jawab dan wewenang juga ditetapkan dalam prosedur dan dokumen lainnya.

Semua manajer bertanggung jawab terhadap mutu dan k3 di bagian-nya masing-masing, yang mencakup tanggung jawab sebagai berikut:

a) Memprakarsai tindakan untuk mencegah ketidaksesuaian proses, produk, dan sistem mutu dan k3.

b) Mengidentifikasi dan mencatat penyimpangan yang berkaitan dengan proses, produk, dan sistem mutu dan k3.

c) Memberikan alternatif pemecahan melalui jalur media yang sesuai.

d) Memverifikasi pelaksanaan dan memantau suatu pemecahan ketidaksesuaian hingga penyelesainnya

5.5.2 Wakil Manajemen Mutu dan K3

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menunjuk salah seorang anggota manajemen atau pegawai senior perusahaan yang mengetahui proses-proses yang dikelola sebagai Wakil Manajemen, dengan tanggung jawab sebagai berikut:

a) Menjamin bahwa sistem manajemen mutu dan k3 ditetapkan, diterapkan, dan dipelihara sesuai dengan standar ISO 9001 : 2008 dan OSHAS 18001:2007.

b) Melaporkan kepada manajemen PT. Mega Persada Indonesia mengenai kinerja sistem manajemen mutu dan K3, termasuk memberikan masukan untuk perbaikan .

c) Mengkomunikasikan persyaratan pelanggan di perusahaan melalui media yang sesuai.

d) Menjadi penghubung antara manajemen PT. Mega Persada Indonesia dengan pihak luar perusahaan yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu dan K3 (seperti pelanggan, lembaga sertifikasi maupun pemasok).

5.5.3 Komunikasi Internal

Manajemen mengatur adanya kegiatan komunikasi internal yang dilakukan antar bagian maupun dalam bagian itu sendiri. Metoda komunikasi yang digunakan dapat berupa rapat harian, rapat mingguan, rapat kerja, dan lain-lain. Sedang media pencatatannya dapat berupa risalah rapat, pengumuman, instruksi, memo dan lain-lain.Masing-masing bagian menyimpan dan memelihara hasil kegiatan komunikasl internal.

5.6. Tinjauan Manajemen

5.6.1 Umum

Manajemen meninjau penerapan sistem manajemen mutu dan k3 minimal 1 (satu) tahun sekali, atau dilakukan lebih sering jika diperlukan,untuk menjamin efektifitasnya. Tinjauan ini termasuk melihat kemungkinan pengembangan dan perubahan sistem manajemen serta tinjauan terhadap Kebijakan Mutu K3 dan Sasaran Mutu K3.

Tinjauan manajemen melibatkan semua bagian yang tercakup dalam sistem manajemen mutu, baik untuk memberi masukan dalam tinjauan maupun menindaklanjuti hasil tinjauan. Rekaman pelaksanaan tinjauan manajemen dan hasil-hasilnya disimpan. Dokumen terkait :

- Prosedur Tinjauan Manajemen (MPI-PM-07)

5.6.2 Masukan Tinjauan Manajemen

Masukan tinjauan manajemen antara lain mencakup :

a) Hasil audit.

b) Umpan balik pelanggan .

c) Kinerja setiap proses dan kesesuaian produk .

d) Status tindakan perbaikan dan pencegahan .

e) Tindak lanjut dari tinjauan manajemen sebelumnya.

f) Perubahan yang dapat mempengaruhi sistem manajemen mutu dan k3.

g) Rekomendasi untuk peningkatan sistem manajemen mutu dan k3.

h) Hasil tindak lanjut dari tinjauan manajemen sebelumnya

5.6.3 Keluaran Tinjauan Manajemen

Keluaran dari tinjauan manajemen, berupa keputusan menyangkut :

a) Peningkatan keefektifan sistem manajemen mutu dan prosesnya .

b) Peningkatan produk yang berhubungan dengan persyaratan pelanggan

c) Penyediaan kebutuhan sumber daya .

BAB VI. MANAJEMEN SUMBER DAYA

6.1. Sumber Daya

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menentukan dan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menerapkan dan memelihara sistem manajemen mutu dan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Sumber daya yang disediakan mencakup sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan lingkungan kerja yang digunakan untuk mengelola proses-proses. Sumber daya yang disediakan dapat berupa milik PT. Mega Persada Indonesia maupun milik pihak lain yang digunakan sesuai kepentingan bisnis perusahaan.

6.2. Sumber Daya Manusia

6.2.1 Umum

PT. Mega Persada Indonesia menetapkan kompetensi atau kemampuan bagi personil yang pekerjaannya mempengaruhi mutu dan k3, berdasarkan pendidikan, pelatihan, ketrampilan, dan pengalaman yang sesuai.

6.2.2 Kompetensi, Kesadaran dan Pelatihan

Bagian Personalia bertanggung jawab untuk mendokumentasikan syarat kompetensi SDM untuk setiap pekerjaan, mengevaluasi kompetensi setiap pegawai, dan semua kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan pegawai.

Pelatihan pegawai disusun dan dilaksanakan secara terencana atas dasar kebutuhan pelatihan pegawai serta kebijakan perusahaan dengan tujuan untuk menjamin bahwa seluruh pegawai berkompeten dalam bidang yang menjadi tanggung jawabnya dan untuk meningkatkan prestasi pegawai.

Pelatihan diberikan kepada personel yang mengelola, melaksanakan dan melakukan verifikasi terhadap pekerjaan yang mempengaruhi mutu dan k3 serta kepada personel yang akan melaksanakan audit internal,

Pegawai yang belum mempunyai kompetensi yang dipersyaratkan diberikan pelatihan atau tindakan lain yang sesuai.

Pelaksanaan pelatihan dan hasil-hasilnya dievaluasi untuk mengetahui keefektifan pelatihan terhadap tujuan yang ditetapkan.

Bagian Personalia bertanggung jawab terhadap rekaman yang berhubungan dengan kompetensi pegawai yang mencakup pelatihan, pendidikan, ketrampilan dan pengalaman.

Dokumen terkait :

- Prosedur Kompetensi dan Pelatihan (MPI-PM-08)

6.3. Infrastruktur

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia menyediakan sarana kerja, baik perangkat keras dan lunak, alat transportasi dan komunikasi yang sesuai, sehingga pegawai dapat bekerja dengan baik untuk menghasilkan produk yang dapat memenuhi persyaratannya.

Bagian Personalia dan GA bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara sarana kerja, mencakup pemeliharaan dan perbaikan gedung, sarana transportasi, sarana komunikasi, unit komputer, dan fasilitas kantor lainnya.

Bagian Logistik bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara sarana dan peralatan yang digunakan untuk pelaksanaan proyek.

Dokumen terkait :

- Prosedur Pengendalian Sarana dan Peralatan (MPI-PM-12 )

6.4. Lingkungan Kerja

Manajemen PT. Mega Persada Indonesia mengelola lingkungan kerja yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan produk yang dihasilkan, diantaranya dengan menjaga kebersihan, keteraturan dan keamanan.

Bagian Personalia dan Umum bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan kerja di lingkungan perusahaan dalam kondisi aman, teratur, dan bersih.

Manajer proyek bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan kerja di proyek dalam kondisi aman dan sesuai untuk pelaksanaan proyek.

BAB VII. REALISASI PRODUK

7.1 Perencanaan

PT. Mega Persada Indonesia merencanakan dan mengembangkan proses-proses realisasi produk (proyek konstruksi) yang konsisten dengan persyaratan proses lain dari sistem manajemen mutu perusahaan, antara lain berupa :

a) Penetapan sasaran mutu dan k3 dan persyaratan yang berkaitan dengan produk (konstruksi) yang dihasilkan.

b) Penetapan proses, dokumen, dan sumber daya yang diperlukan untuk menghasilkan produk, yang dituangkan dalam perencanaan mutu dan k3.

c) Kegiatan verifikasi, validasi, pemantauan, dan inspeksi yang diperlukan serta kriteria penerimaan produk yang pengaturannya didokumentasikan pada prosedur dan petunjuk kerja yang terkait.

d) Rekaman yang dibutuhkan untuk menunjukkan bukti bahwa proses realisasi dan hasil produk (konstruksi)memenuhi persyaratan

Dokumen terkait :

- Prosedur Perencanaan dan Pemanatauan Proyek (MPI-PM-11)

7.2. Proses Berkaitan dengan Pelanggan

7.2.1 Persyaratan yang berkaitan dengan Produk

PT. Mega Persada Indonesia mengenali dan menetapkan persyaratan yang terkait dengan produk / proyek dengan cara :

a) Mempelajari persyaratan yang tertuang dalam dokumen tender dan kontrak.

b) Mempelajari dokumen rencana kerja dan syarat-syarat .

c) Mempelajari persyaratan lain yang terkait dengan proyek tersebut.

Bagian Pemasaran dan Teknik bertanggung jawab mempelajari dan menetapkan persyaratan yang berkaitan dengan produk.

7.2.2 Tinjauan Persyaratan yang berkaitan dengan Produk

PT. Mega Persada Indonesia meninjau persyaratan yang berkaitan dengan produk/proyek untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi persyaratan tersebut.

Tinjauan ini dilakukan oleh pihak yang berkompeten sesuai bidangnya, seperti bagian pemasaran, teknik, dan manajemen. Keputusan dari hasil tinjauan dituangkan dalam dokumen yang selanjutnya menjadi rekaman yang harus disimpan.

Dokumen terkait :

- Prosedur Tinjauan Persyaratan Estimasi dan Tender (MPI-PM-09)

7.2.3 Komunikasi dengan pelanggan

PT. Mega Persada Indonesia menentukan dan melaksanakan komunikasi dengan pelanggan yang pelaksanaannya dilakukan oleh bagian yang relevan seperti pemasaran dan manajemen proyek, berkaitan dengan:

a) Informasi mengenai produk / proyek

b) Permintaan, kontrak atau order, termasuk perubahannya;

c) Umpan balik dan keluhan pelanggan

7.3.Perancangan dan Pengembangan

PT. Mega Persada Indonesia tidak melaksanakan proses perancangan dan pengembangan, karena semua desain disediakan oleh pelanggan.

7.4. Pembelian

7.4.1 Proses Pembelian

PT. Mega Persada Indonesia mengendalikan proses pembelian dan mengendalikan pemasok sesuai dengan status produk yang dibeli, terutama barang yang digunakan untuk pelaksanaan proyek. Kriteria untuk memilih dan mengevaluasi pemasok ditetapkan. Bukti pemilihan dan evaluasi pemasok disimpan sebagai rekaman.

Bagian Logistik bertanggung jawab untuk memastikan kebutuhan material untuk pelaksanaan proyek terpenuhi dan barang yang dibeli memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Dokumen terkait :

Prosedur Pembelian (MPI-PM-10)

7.4.2Informasi Pembelian

Setiap pembelian yang dilakukan oleh PT. Mega Persada Indonesia disertai informasi tentang persyaratan pembelian, antara lain menyangkut spesifikasi produk yang dibeli, waktu pengiriman, tempat pengiriman, dan persyaratan lain yang spesifik.

Bagian Logistik bertanggung jawab melaksanakan pembelian sesuai kewenangannya, dan harus mencatat semua pembelian yang dilakukan. Dokumen pembelian menjadi rekaman yang dikendalikan.

7.4.3 Verifikasi Produk yang dibeli

PT. Mega Persada Indonesia melaksanakan inspeksi atau pemeriksaan terhadap barang yang dibeli untuk memastikan produk yang dibeli memenuhi persyaratan pembelian.

Bagian Logistik dan bagian yang terkait bertanggung jawab melaksanakan inspeksi terhadap barang yang dibeli sesuai dokumen pembelian dan syarat lain yang ditentukan.

7.5 Penyediaan Proses Produksi dan Pelayanan Pendukung

7.5.1 Pengendalian Produksi dan Pelayanan

PT. Mega Persada Indonesia merencanakan dan melaksanakan proyek konstruksi agar selalu dalam keadaan terkendali. Ketentuan yang diatur tersebut meliputi:

a) Ketersediaan informasi yang menjelaskan karakteristik produk, seperti spesifikasi produk, drawing, dll.

b) Ketersediaan instruksi kerja yang diperlukan untuk realisasi produk, sesuai dengan proses masing-masing;

c) Penggunaan peralatan yang sesuai;

d) Ketersediaan dan penggunaan peralatan pengukuran dan pengujian;

e) Pelaksanaan pengiriman produk dan pasca pengiriman.

Manajemen proyek bertanggung jawab dalam pengendalian proyek yang di tangani.

Dokumen terkait :

- Prosedur Perencanaan dan Pemantauan Proyek (MPI-PM-11)

7.5.2 Validasi Proses

PT. Mega Persada Indonesia melaksanakan validasi terhadap proses konstruksi yang tidak dapat diperiksa hasilnya melalui serangkaian pemantauan dan pengukuran selama prosesnya berlangsung (seperti pengelasan, dll). Validasi dilakukan antara melalui :

a. Persetujuan terhadap proses yang akan dilaksanakan,

b. Persetujuan terhadap material dan peralatan yang akan digunakan,

c. Persetujuan terhadap metoda/prosedur dan kualifikasi personil,

d. Pemeriksaan akhir atas hasil proses yang telah dilaksanakan.

Rekaman atas validasi proses konstruksi tertentu harus disimpan (seperti izin kerja, hasil pengujian, dll.)

7.5.3 Identifikasi dan Mampu Telusur

PT. Mega Persada Indonesia mengidentifikasi produk konstruksi yang dihasilkan melalui gambar jadi (as built drawing). Gambar dibuat setelah dilaksanakan pemeriksaan produk konstruksi dan produk konstruksi dinyatakan telah memenuhi persyaratan. Identifikasi juga dapat dilakukan secara fisik dengan memberi tanda pada produk konstruksi bila dimungkinkan. Selain itu dokumentasi foto dan laporan pelaksanaan proyek dapat dijadikan acuan untuk identifikasi produk konstruksi.

7.5.4 Barang Milik Pelanggan

PT. Mega Persada Indonesia menjaga dan merawat barang milik pelanggan yang digunakan untuk pelaksanaan proyek konstruksi seperti barang, peralatan, dll. yang disediakan oleh pelanggan.

Bagian Logistik dan bagian lain yang terkait bertanggung jawab menangani barang milik pelanggan, termasuk melaporkannya bila ditemukan hilang, rusak atau tidak layak pakai. Laporan tersebut selanjutnya menjadi rekaman yang harus disimpan.

7.5.5 Pemeliharaan Produk

PT. Mega Persada Indonesia akan menjaga dan memelihara produk konstruksi yang dihasilkan sebelum diserahterimakan (serah terima ke-2) kepada pelanggan. Pemeliharaan produk konstruksi dilaksanakan sesuai ketentuan yang termuat dalam persyaratan kontrak atau lainnya.

Manajemen proyek bertanggung jawab melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan serah terima produk konstruksi.

7.6 Pengendalian Sarana Pemantauan dan Pengukuran

PT. Mega Persada Indonesia mengendalikan alat ukur yang digunakan untuk kegiatan pemeriksaan dan pengukuran. Alat ukur yang ketelitian hasil pembacaannya diperlukan untuk keabsahan hasil pengukuran maka harus dikalibrasi, sementara alat ukur yang ketelitian pembacaannya tidak diperlukan harus diverifikasi.

Bagian Teknik bertanggung jawab mengidentifikasi semua alat ukur dan memonitor status alat ukur tersebut, termasuk status kalibrasinya.

Dokumen terkait :

- Prosedur Pengendalian Sarana dan Peralatan (MPI-PM-12)

BAB VIII. PEMANTAUAN, PENGUKURAN, ANALISIS,

DAN PERBAIKAN

8.1 Umum

PT. Mega Persada Indonesia merencanakan dan melaksanakan pemantauan, pengukuran, analisa dan proses peningkatan yang dibutuhkan untuk menjamin kesesuaian sistem manajemen mutu, dan untuk peningkatan efektifitas sistem manajemen mutu yang berkesinambungan :

a) untuk kesesuaian produk konstruksi dilaksanakan pemantauan pelaksanaan proyek oleh manajemen proyek dan pemeriksaan mutu dan k3 produk oleh tim pemeriksa.

b) untuk menjamin kesesuaian sistem manajemen mutu dan k3 dilaksanakan Audit Internal;

c) untuk peningkatan efektifitas sistem manajemen mutu dan k3 yang berkesinambungan dilaksanakan tinjauan manajemen dan tindakan perbaikan dan pencegahan.

8.2 Pemantauan dan Pengukuran

8.2.1 Kepuasan Pelanggan

Pengukuran kepuasan pelanggan dilaksanakan pada setiap proyek sepanjang proyek berlangsung tau di akhir proyek.

Manajer proyek bertanggung jawab untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan dengan cara mengirimkan kuisoner kepada pelanggan dan menganalisa data yang didapat, dan melaporkannya kepada manajemen.

Dokumen terkait :

- Prosedur Perencanaan dan Pemantauan Proyek (MPI-PM-11)

8.2.2 Audit Internal

Audit internal dilaksanakan pada periode yang direncanakan untuk menilai :

a) Kesesuaian sistem manajemen mutu dan k3 dengan aturan yang direncanakan, persyaratan Standar ISO 9001:2008 dan OSHAS 18001:2007, dan sistem manajemen mutu dan k3 yang telah ditetapkan oleh PT. Mega Persada Indonesia

b) Efektifitas penerapan dan pemeliharaan Sistem Manajemen Mutu dan K3.

Program audit direncanakan dengan mempertimbangkan status dan kepentingan proses serta area yang diaudit maupun hasil audit sebelumnya. Kriteria, ruang lingkup, frekuensi dan metode ditentukan. Pemilihan auditor dan pelaksanaan audit dijamin objektif dan

independen. Auditor tidak mengaudit pekerjaan mereka sendiri. Auditee menjamin ketepatan waktu dan tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan ketidak sesuaian. Kegiatan tindakan lanjut meliputi verifikasi tindakan yang dilakukan dan pelaporan hasilnya.

Dokumen terkait :

- Prosedur Audit Internal (MPI-PM-04)

8.2.3 Pemantauan dan Pengukuran Proses

PT. Mega Persada Indonesia menetapkan metode yang sesuai untuk pemantauan proses sistem manajemen mutu dan k3 dan menunjukkan kemampuan proses dalam mencapai hasil yang direncanakan. Hasil yang direncanakan ditetapkan dalam sasaran mutu dan k3 di setiap fungsi / bagian. Rekaman di masing-masing bagian menunjukkan apakah hasil tersebut tercapai atau tidak. Apabila hasil yang direncanakan tidak tercapai, dilakukan perbaikan sesuai kebutuhan, untuk menjamin kesesuaian produk.

8.2.4 Pemantauan dan Pengukuran Produk

Pemantauan dan pengukuran karateristik produk dilaksanakan melalui kegiatan pemeriksaan oleh tim pemeriksa untuk memverifikasi bahwa persyaratan yang terkait telah dipenuhi. Hal ini akan dilakukan pada tahapan-tahapan proyek berdasarkan aturan yang direncanakan pada prosedur dan petunjuk kerja yang terkait.

Bukti kesesuaian dengan persyaratan ditunjukkan dengan pengesahan dokumen pemeriksaan. Serah terima produk konstruksi ke pelanggan hanya bisa dilaksanakan bila produk konstruksi telah memenuhi persyaratan.

8.3 Pengendalian Produk yang Tidak Sesuai

Produk yang tidak sesuai yang ditemukan pada tahapan pelaksanaan proyek konstruksi diambil tindakan untuk mengatasi kesesuaian tersebut dengan cara ;

a) Perbaikan

b) Dibongkar dan dikerjakan ulang

Setelah pelaksanaan perbaikan atau pengerjaan ulang dilaksanakan pemeriksaan ulang.

Bila produk konstruksi yang tidak sesuai tersebut diketahui setelah serah terima ke pelanggan, PT. Mega Persada Indonesia akan mengambil tindakan yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Dokumen terkait :

- Prosedur Pengendalian Produk Tidak Sesuai (MPI-PM-03)

8.4 Analisa Data

Data yang diperlukan untuk menunjukkan kesesuaian dan efektifitas sistem manajemen mutu ditentukan, dikumpulkan dan dianalisa. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mengevaluasi peningkatan berkesinambungan sistem manajemen mutu.

Analisa data mencakup :

a) Data mengenai kepuasan pelanggan

b) Data tentang kesesuaian akan persyaratan produk.

c) Data tentang karakteristik dan kecenderungan proses dan produk

d) Data seleksi dan evaluasi terhadap supplier

8.5 Peningkatan

8.5.1 Peningkatan Berlanjut

PT. Mega Persada Indonesia secara berkesinambungan meningkatkan efektifitas sistem manajemen mutu melalui penggunaan kebijakan mutu dan k3, sasaran mutu dan k3, hasil audit, analisa data, tindakan perbaikan dan pencegahan, dan tinjauan manajemen.

8.5.2Tindakan Perbaikan

Tindakan perbaikan dilaksanakan untuk menghilangkan penyebab ketidak sesuaian dan untuk mencegah berulangnya ketidak sesuaian dengan cara :

a) Peninjauan ketidak sesuaian;

b) Penentuan penyebab ketidak sesuaian;

c) Evaluasi kebutuhan tindakan untuk menjamin ketidaksesuaian tidak terjadi lagi;

d) Penentuan dan pelaksanaan yang dibutuhkan;

e) Pencatatan hasil dari tindakan;

f) Peninjauan tindakan perbaikan yang telah dilakukan.

Dokumen terkait :

- Prosedur Tindakan Koreksi (MPI-PM-05)

8.5.3 Tindakan Pencegahan

Tindakan Pencegahan dilaksanakan untuk menghilangkan penyebab potensial ketidak sesuaian untuk mencegah terulangnya kejadian yang sama. Tindakan pencegahan dilaksanakan sesuai dengan akibat dari masalah potensial, dengan cara :

a) Penentuan ketidak sesuaian potensial dan penyebabnya;

b) Evaluasi kebutuhan terhadap tindakan untuk mencegah ketidaksesuaian terulang kembali;

c) Penentuan dan pelaksanaan tindakan yang dibutuhkan;

d) Pencatatan hasil dari tindakan;

e) Peninjauan tindakan pencegahan yang telah dilakukan.

Dokumen terkait :

- Prosedur Tindakan Pencegahan (MPI-PM-06)

Lampiran A. Acuan Silang Dokumen

Manual Mutu / Elemen ISO 9001:2008

Prosedur

Bagian

Judul

Nomor

Nama Prosedur

4.1

Umum

4.2.1

Dokumentasi

4.2.2

Manual Mutu

4.2.3

Pengendalian Dokumen

MPI-PM-01

Pengendalian Dokumen

4.2.4

Pengendalian Rekaman

MPI-PM-02

Pengendalian Rekaman

5.1

Komitmen Manajemen

5.2

Fokus Pelanggan

5.3

Kebijakan Mutu

5.4.1

Sasaran Mutu

5.4.2

Perencanaan Sistem

5.5.1

Tg jawab dan wewenang

5.5.2

Wakil Manajemen

5.5.3

Komunikasi Internal

5.6.1

Tinjauan Manajemen

MPI-PM-07

Tinjauan Manajemen

5.6.2

Masukan Tinjauan

5.6.3

Keluaran Tinjauan

6.1

Sumber Daya

6.2.1

Sumber Daya Manusia

6.2.2

Kompetensi, Pelatihan dan Kesadaran

MPI-PM-08

Kompetensi Pelatihan dan Recruitmen

6.3

Prasarana

MPI-PM-12

Pengendalian Sarana dan Peralatan

6.4

Lingkungan Kerja

7.1

Perencanaan

MPI-PM-11

Perencanaan dan Pemantauan Proyek

7.2.1

Persyaratan Produk

7.2.2

Tinjauan Persyaratan

MPI-PM-09

Tinjauan Persyaratan Estimasi Tender

7.2.3

Komunikasi Pelanggan

7.3

Design dan Pengembangan

7.4.1

Pembelian

MPI-PM-10

Pembelian

7.4.2

Informasi Pembelian

7.4.3

Verifikasi Barang diberli

7.5.1

Pengendalian Produksi

MPI-PM-11

Perencanaan dan Pemantauan Proyek

7.5.2

Validasi Proses Produksi

7.5.3

Identifikasi

7.5.4

Hak milik pelanggan

7.5.5

Preservasi

7.6

Pengendalian alat ukur

MPI-PM-12

Pengendalian Sarana dan Peralatan

8.1

Umum

8.2.1

Kepuasan pelanggan

MPI-PM-11

Perencanaan dan Pemantauan Proyek

8.2.2

Audit internal

MPI-PM-03

Audit Internal

8.2.3

Pemantauan Proses

8.2.4

Pengukuran Produk

8.3

Pengendalian Produk Tidak Sesuai

MPI-PM-04

Pengendalian Produk Tidak Sesuai

8.4

Analisa Data

8.5.1

Perbaikan berlanjut

8.5.2

Tindakan Koreksi

MPI-PM-05

Tindakan Koreksi

8.5.3

Tindakan Pencegahan

MPI-PM-06

Tindakan Pencegahan

8.5.2

Tindakan Koreksi

MPI-PM-05

Tindakan Koreksi

8.5.3

Tindakan Pencegahan

MPI-PM-06

Tindakan Pencegahan

Lampiran B. Acuan Silang Dokumen OHSAS 18001:2007

Manual Mutu / Elemen OHSAS 18001:2007

Prosedur

Bagian

Judul

Nomor

Acuan dalam

Prosedur

Nama Prosedur

4.1

Umum

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.2.

Kebijakan K3

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.3

Perencanaan

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.3.1

Identifikasi Bahaya, penilaian & pengendalian Bahaya

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.3.2

Persyaratan hukum dan Persyaratan lain

MPI-KKLKP-1

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.3.3

Tujuan

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.3.4

Program Manajemen K3

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4

Penerapan dan Operasi

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.1

Struktur dan Tanggung Jawab

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.2

Pelatihan, Kepedulian dan Kompetensi

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.3

Konsultasi dan Komunikasi

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.4

Dokumentasi

MPI-PM-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.5

Pengendalian Dokumen dan Data

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.6

Pengendalian Operasional

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.4.7

Kesiagaan dan Tanggap Darurat

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.5.

Pemeriksaan dan Tindakan Perbaikan

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.5.1

Pemantauan dan Pengukuran Kinerja

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.5.2

Kecelakaan, Insiden, Ketidaksesuaian dan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan

MPI-KKLKP-01

ok

Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja

4.5.3

Catatan dan Manajemen Catatan

MPI-PM-02

ok

Kompetensi Pelatihan dan Recruitmen

4.5.4

Audit

MPI-PM-03

ok

Pengendalian Sarana dan Peralatan

4.6

Tinjauan Manajemen

MPI-PM-07

ok

Prosedur Tinjauan Manajemen

Lampiran C. Riwayat Revisi Dokumen

No. Revisi

Tanggal

Bagian

Uraian Revisi

Disetujui Oleh

01

02

03

04

05

06

8-des 09

29 des 09

05 feb 13

11 Mar 13

10 jan 14

11 feb 14

BAB III

Daftar isi

Lampiran B

Lampiran B

Cover

BAB III

Kebijakan Mutu dan K3

BAB V

Tanggung Jawab Manajemen ( 5.4.1)

BAB I

1.1 Ruang Lingkup

Perubahan Kebijakan Mutu dan K3

Penambahan kata K3 pada Kebijakan Mutu & Lampiran B,C

Penambahan Acuan Silang

Penambahan kolom ceklist ref. Dalam prosedur

Penambahan kata K3 pada Manual Sistem Manajemen Mutu

Penambahan item Kebijakan Mutu dan K3

Penambahan dokumen terkait : Balance Score Card

Penambahan prosedur pada Ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu dan K3

Finansial

dan

Administration

PT. MEGA PERSADA INDONESIA

Mechanical Electrical and HVAC Contractor

HRD dan GA

Proyek

Marketing, Estimasi

dan Tender

Procurement/ Pembelian

EMBED Excel.Sheet.8

Kontrol Dokumen

Quality and Safety

(Management Rep)

Tim Audit Mutu Internal

Direktur

MPI-MM-01

No. Revisi : 06

Tanggal : 11-02-2014

Halaman 30 dari 32

_1453549254.xlskONSTRUKSI

PROSES PENDUKUNG

PEMELIHARAAN SARANA & PERALATANPENGELOLAAN KEUANGAN

PEMBELIAN BARANG & JASAPENGELOLAAN SDM

PROSES INTI

CUSTOMERPEMASARANPERENCANAANPEMERIKSAANCUSTOMER

ESTIMASIPELAKSANAANSERAH TERIMA

PENGENDALIAN SISTEM

PENGENDALIAN DOKUMENPENGENDALIAN PRODUK TIDAK SESUAIAUDIT INTERNALK3

PENGENDALIAN REKAMANTINDAKAN KOREKSI DAN PENCEGAHANTINJAUAN MANAJEMEN

01

02

04

05

03

06

07

09

10

08

11

09

11

11

12

11

13

13

13

13

Sheet2

Sheet3