Digital Printing

download Digital Printing

of 18

  • date post

    27-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.818
  • download

    56

Embed Size (px)

Transcript of Digital Printing

BAB 1PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Dunia desain tidak akan dapat dipisahkan dengan percetakan. Desainer yang telah membuat sebuah desain tentu ingin untuk mencetak desain yang telah dibuatnya. Mesin cetak juga telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dari zaman Gutenberg hingga cetak digital seperti sekarang ini. Oleh karena itu pada makalah ini akan dibahas semua hal yang berhubungan dengan proses cetak dalam hal ini adalah digital printing.

1.2

Tujuan Penulisan

Makalah ini dibuat dengan tujuan agar orang yang membaca makalah ini mendapatkan ilmu yang berkaitan dengan digital printing. Bagi desainer mungkin ilmu ini akan berguna untuk menghindari kesalahan kesalahan cetak dan dapat menghindari kerugian baik secara ekonomi maupun waktu

1.3

Manfaat Penulisan

Demikian semoga dengan adanya makalah ini dapat diguakan sebagai referensi dalam mempelajari proses cetak desain dan dapat memberikan pengetahuan proses cetak khususnya pada proses cetak digital

BAB 2ISI

2.1 Sejarah Digital printing Seperti kita tahu bahwa Tahun 1400an Gutenberg telah menciptakan alat print pertama, namun untuk memperoleh hasilnya membutuhkan waktu yang lama dan terlalu mahal harganya. Banyak orang yang mengeluhkan hal ini dan berharap proses cetak akan lebih cepat dan lebih murah jika hanya digunakan untuk benda yang kecil. Kemampuan untuk mencetak dan kecepatan mencetak 4 warna adalah hal kedua yang mustahil yang harus

dilakukan dan dikembangkan pada waktu itu. Hingga akhirnya pada jaman sekarang penggabungan ini menghasilkan 1 area baru dan menarik yang kini kita sebut dengan teknologi digital printing Sebuah Era Baru Digital printing menyebabkan adanya perubahan paradigma di dunia printing,yaitu merubah hal yang mustahil menjadi sangat mungkin. selain itu juga membawa perubahan pada hasil proses promosi. Digital printing memiliki dua jenis printer utama, yaitu Laserjet dan Inkjet. LaserJet menggunakan toner sebagai bahan cetak, sedangkan inkjet menggunakan tinta sebagai bahan cetak. cetaknya . hal hal ini membuat digital printing menjadi sarat wajib untuk berbagai industri untuk

-

LaserJet

Laserjet adalah printer yang menerapkan sistem penandaan laser elektrofotografi. Pada mulanya LaserJet menggunakan electronic cotrollers, driver, dan software khusus sebagai properti penggunaan mesin printer ini

Berikut ini adalah tanggal-tanggal penting Inovasi LaserJet yang diproduksi oleh salah satu pabrikan printer terkenal yaitu HP: -Musim Semi 1984 HP LaserJet Pertama - Musim Gugur 1991 HP Color LaserJet Pertama - Musim Semi 1997 Printer multifungsi pertama

-

Inkjet

Adalah salahsatu printer digital yang menciptakan sebuah gambar dengan cara menampung beberapa macam ukuran tetesan benda cair (tinta). Inkjet adalah printer yang paling sering ditemui dan memiliki variasi dari printer kecil yang murah sampai printer besar yang sangat mahal. Konsep inkjet printing dapat dilihat ketikateknologi ini ditemukan pada tahun 1950. dan mulai akhir 70-an inkjet yang dapat menghasilkan gambar digital bermunculan, terutama dari Canon HPEpson dan Lexmark

InkJet Memiliki 2 teknologi utama yaitu Continous (CIJ) atau drop on demand (DOD), DOD sendiri akhirnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu Thermal DOD dan Piezoelectric DOD

2.2 Digital Printing

Arti

Digital Printing adalah sebuah proses cetak dari sebuah gambar digital secara langsung ke berbagai macam media. Proses ini umumnya terjadi pada proses cetak professional ketika sebuah file kecil dari computer atau sumber lain dicetak menggunakan printer laser atau inkjet bervolume besar. Mencetak per halaman menggunakan teknik Digital printing membutuhkan biaya yang lebih tinggi daripada traditional offset printing, namun kadang-kadang biaya yang digunakan bisa dihemat karena digital printing tidak memerlukan plat cetak untuk mencetak. Teknik ini mengakomodasi keinginan konsumen yang membutuhkan cetak dengan kuantitas yang tidak banyak, maupun konsumen yang menggunakan file bervariasi. Penghematan biaya dan keefisiensian dari digital printing dapat memenuhi keinginan pasar yang membutuhkan hasil cetak yang besar dan baik sekaligus dengan harga yang murah.

Proses Pracetak Checkilst Data Digital 1. Fonts Font merupakan salah satu komponen dalam desain grafis. Saat ini ada ribuan jenis font yang dapat tampil di monitor, namun agar font tersebut dapat muncul dengan benar pada proses produksi cetak ada beberapa hal yang harus diperhatikan : a. Pastikan font-font yang anda gunakan terlampir dalam satu folder(direkomendasikan menggunakan adobe postscript font) b. Pastikan font yang digunakan ngelink pada dokumen anda c. Bila anda menggunakan software illustrasi lakukan convert to path sesuaikan dengan pekerjaan anda, karena font yang sudah di conver mengakibatkan data file menjadi besar karena sudah berubah menjadi vector

2. Vector Pada gamber vector, gambar dibuat melalui garis, kurva dan bidang secara matematik. Cont logo/ilustrasi/ desain yang dibuat

pada umumnya disoftware Illustrator, freehand dan Corel Draw. Hal-hal yang perlu diperhatikan jika bekerja dengan gambar vector: a. Apakah komposisi warna desain anda sudah sesuai dengan color guide b. Pilih warna CMYK pada color pallete jangan RGB ataou Pantone, kecuali memang akan digunakan sebagai warna khusu/spot color c. Usahakan jangan menggunakan path karena akan memperlambat proses produksi terlalu kompleks

3. Image Mempersiapkan gambar digital photoshop memperhatikan: untuk mengolah gambar di

a. Gunakan software anda di photoshop b. Gunakan format TIFF atau EPS c. Pastikan resolusi image anda 300 dpi (produksi Koran dapat menggunakan 150-200 dpi) untuk output digital print indoor atau outdoor resolusi cukup dengan 72-100 dpi d. Pastikan gambar sudah terlink pada dokumen e. Buang alfa channel yang tidak perlu dan jika image masih dalam bentuk layer harus di flatten terlebhi dahulu.

4. Document Pembuatan suatu dokumen pekerjaan, sangat disarankan menggunakan software desain grafis yang sesuai. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan dokumen pekerjaan: a. Gunakan software desain grafis dalam pembuatan suatu dokumen b. Pastikan ukuran dokumen anda sesuai dengan ukuran jadi c. Apakah dokumen file sudah diberikan bleed/sisiran minimum 3 mm keliling d. Pastikan komponen file sudah terlink

5. Informasi cetak dan finishing Suatu pekerjaan yang tidak direncakanan dengan baik sejak semuala dapat menyebabkan pengguanaan mesin cetak jilid yang paling canggih pun menjadi tidakn optimal. Hal-hal yang harus diperhatikan dama merencanakan dokumen untuk di cetak: a. Sudahkah anda informasikan jenis kertas yang anda gunakan b. Sudahkah anda informasikan jenis finishing yang akan di gunakan c. Apakah sudah di definisikan warna khusus atau warna proses d. Komunikasikan denga percetakan

6. PDF Saat ini PDF merupakan file format masa depan dalam industry grafika. Ada 2 jenis PDF yang bisa kita hasilkan, untuk PDF low-res atau PDF hi-res. Beberapa kelebihan PDF yang santa menguntuknan antara lain: a. Mampu melakukan kompresi data secara maksimal tanpa mengurangi kualitas gambar b. Dapat dibukan di PC maupun Macintosh c. Dapat mengembed font dan image, sehingga tidak lagi perlu font/image untuk dilampirkan d. Tidak diperlukan lagi software menyerahkan dalam bentuk PDF aslinya bila sudah

Cetak Digital printing menghasilkan sebuah image yang didapat dari dot matrix yang umumnya disebut pixel. Dan proses menghasilkan pixel ini disebut proses digitizing. Selanjutnya data image yang berupa pixel akan diproses oleh Raster Image Processor (RIP) menjadi dot sehingga dapat dibaca oleh mesin dan akhirnya dapat dicetak. Pada proses ini juga terdapat kalibrasi warna

Tinta, pada dasarnya proses cetak yang terjadi pada digital printing ini ada dua basic tinta yang digunakan yaitu dengan basic air dan minyak. Tinta dengan basic air biasanya digunakan untuk digital printing untuk indoor karena tinta dengan basic ini lebih rentan dan tidak begitu kuat. Sebaliknya untuk outdoor printing menggunakan tinta berbasic minyak karena lebih awet dan tahan air. Pasca Cetak Problem Cetak Pada proses cetak sering terjadi kesalah, antara lain : Gap. Adanya garis putih yang terjadi pada hasil print karena adanya celah diantara baris baris tinta yang ada di bidang cetak Overlap Adanya penumpukan tinta saat pengeprinan Ink accumulation Adanya penumpukan tinta sampai media kertas menjadi basah Missing Nozzle Adanya efef gares pada pada bidang print

Finising Adalah proses terakhir setelah bahan tercetak. Finishing berguna untuk melindungi hasil cetak dari kerusakan dan juga berfungsi untuk menambahkan efek doff atau glossy kepada hasil output sesuai kebutuhan

Output Dari segi output digital printing, hal yang paling penting adalah kulaitas cetak akhir. Yang dimaksud dengan kualitas cetak disini adalah tingkat detail semprotan tinta kepada media atau yang lazim disebut Dots Per Inch(dpi). Ada perbedaan antara digital printing outdoor dengan indoor adalah dari resolusi, jenis tinta dasar, dan material. Resolusi

Perbedaan resolusi cetak antara digital printing outdoor dengan indoor adalah kalau digital printing outdoor, resolusi maksimal yang disarankan adalah 100dpi karena jarak pandang yang digunakan untuk melihat hasil cetakan umumnya jarak pandang jauh. Sedangkan untuk resolusi cetak digital printing indoor adalah maksimal 1440dpi karena hasil cetak ini akan dinikmati dalam jarak yang relative dekat. Jenis tinta dasar Perbedaan basis tinta yang digunakan dalam digital printing outdoor adalah menggunakan jenis tinta yang berbasis minyak karena jenis tinta ini lebih tahan terhadap cuaca dan air, sehingga umur cetakannya lebih panjang. Sedangkan untuk digital printing indoor, jenis tinta yang digunakan adalah tinta berbasis