DCH2A3 JARINGAN KOMPUTER - . M-5 Pertemuan 9_Protokol Jarkoآ  E. Model Referensi TCP/IP •...

download DCH2A3 JARINGAN KOMPUTER - . M-5 Pertemuan 9_Protokol Jarkoآ  E. Model Referensi TCP/IP • OSIReferenceModelpun

of 37

  • date post

    27-Nov-2019
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of DCH2A3 JARINGAN KOMPUTER - . M-5 Pertemuan 9_Protokol Jarkoآ  E. Model Referensi TCP/IP •...

  • DCH2A3 JARINGAN KOMPUTER

    Prodi D3 Manajemen Informatika Fakultas Ilmu Terapan

    Universitas Telkom

  • Materi Sebelumnya Beberapa peralatan jaringan standar yang sering digunakan untuk internetworking yaitu: a. Router

  • Kemampuan akhir yang diharapkan Mahasiswa memahami konsep model jaringan berlapis OSI dan TCP/IP. Bahan Kajian A. Sejarah Singkat Jaringan Komputer B. Protokol Jaringan Komputer C. Standarisasi Protokol Jaringan D. Model OSI E. Model TCP/IP

  • A. Sejarah Jaringan Komputer • Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep

    jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika. • Proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah

    perangkat komputer yang harus dipakai bersama. • Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced

    Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik di tahun 1969.

  • • Program riset dikenal dengan nama ARPANET. • Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil

    dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

    • Tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet)

    • Tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs

  • B. Protokol Jaringan Komputer • Protokol jaringan adalah aturan-aturan atau tata cara yang

    digunakan dalam melaksanakan pertukaran data dalam sebuah jaringan.

    • Protokol mengurusi segala hal dalam komunikasi data, mulai dari kemungkinan perbedaan format data yang dipertukarkan hingga ke masalah koneksi listrik dalam jaringan.

    • Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar perangkat yang berlainan sistemnya.

  • • Untuk berkomunikasi mengirim dan menerima antara dua perangkat dibutuhkan saling-pengertian diantara kedua belah pihak.

    • Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol. • Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang

    mengatur komunikasi data. • Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan

    bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. • Elemen-elemen penting dari protokol adalah :

    • Syntax, • Semantics dan • Timing.

  • Syntax • Syntax mengacu pada struktur atau format data (pola) • Syntax mengatur cara mengkombinasikan kata-kata tersebut

    ke dalam suatu statement dengan bentuk yang benar sehingga dapat disusun suatu program yang dapat berjalan dengan benar.

    • Syntax tidak mengerti arti atau isi dari suatu kalimat, semantic yang bisa mengartikannya.

    • Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki section bit dengan urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.

    • 1111.1111 1111.1111 1111.1111

  • Semantics • Semantics mengacu pada maksud setiap section bit.

    • Arti/makna yang terkandung pada suatu Bahasa, kode atau jenis representasi lain.

    • Bagaimana bit-bit terpola untuk dapat diterjemahkan. • Dengan kata lain semantic adalah pembelajaran tentang

    makna dari pola-pola bit yang ada di sintax

    • Syntax mengacu pada struktur atau format data, • Semantik makna tersendiri dari struktur atau format data

    tersebut.

  • Timing • Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus

    dikirim dan seberapa cepat data tersebut dikirim. • Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100

    Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.

  • Fungsi Protokol dalam Komunikasi pada jaringan

    Protocol pada jaringan data menjelaskan berbagai proses seperti : • Format atau struktur pesan • Metode yang perangkat jaringan berbagi informasi tentang

    jalur dengan jaringan lain • Bagaimana dan kapan kesalahan dan sistem pesan yang

    dilewatkan antara perangkat • Setup dan pemutusan sesi transfer data

  • • Untuk memvisualisasikan interaksi antara berbagai protokol, secara umum menggunakan model berlapis (layer).

    • Sebuah model layer menggambarkan operasi protokol yang terjadi dalam setiap lapisan, serta interaksi dengan lapisan atas dan di bawahnya.

  • C. Standardisasi Protokol Jaringan • Protokol Standar dan Non Standar

  • • Standar adalah suatu hal yang penting dalam penciptaan dan pemeliharaan sebuah kompetisi pasar daripada manufaktur perangkat komunikasi dan menjadi jaminan interoperabilitas data dalam proses komunikasi.

  • standar teknologi telekomunikasi dan data internasional • beberapa organisasi yang concern dengan perkembangan

    standar teknologi telekomunikasi dan data internasional

    1. International Standards Organization (ISO). 2. International Telecommunications Union-Telecommunication

    Standards Section (ITUT). 3. American National Standards Institute (ANSI). 4. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). 5. Electronic Industries Association (EIA).

  • Standards Organizations

  • IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah organisasi nirlaba internasional, yang merupakan asosiasi profesional utama untuk peningkatan teknologi.

    IETF (Internet Engineering Task Force) adalah sebuah organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab dalam mengatur dan menetapkan protocol-protocol standard yang digunakan di internet.

    ANSI (American National Standards Institute) adalah sebuah kelompok yang mendefinisikan standar Amerika Serikat untuk industri pemrosesan informasi. ANSI berpartisipasi dalam mendefinisikan standar protokol jaringan dan merepresentasikan Amerika Serikat dalam hubungannya dengan badan-badan penentu standar International lain

  • Asosiasi Industri Telekomunikasi (TIA) adalah suatu organisasi terpisah yang diakui oleh ANSI dan bekerjasama dengan Asosiasi Industri Elektronika (EIA). TIA dikenal terbaik untuk mengembangkan standard pemasangan kabel menggunakan disain dan instalasi sistem pemasangan kabel yang ter-koordinasi.

    ITU(International Telecommunication Union) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi.

    ICANN adalah sebuah organisasi yang mengatur kebijakan tentang penamaan domain dan pengorganisasian semua DNS server di internet.

    IANA (Internet Assigned Numbers Authority), merupakan bagian dari ICANN tetapi lebih mengurusi pada hal-hal teknis (Nama domain, IP address, standarisasi bahasa pemrograman internet)

  • D. Model Referensi OSI • Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor

    komputer, diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak.

    • Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penterjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak.

    • Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol.

  • • ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol komunikasi data.

    • Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnected) Reference Model.

    • Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.

    • Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. • Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang

    berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.

  • • Berikut deskripsi Model referensi OSI: 1. Sebuah Model Layer 2. Setiap layer melakukan sekumpulan fungsi tertentu untuk

    mensukseskan komunikasi data 3. Setiap layer bergantung pada layer yang ada dibawahnya

    untuk melakukan fungsinya 4. Setiap layer akan mendukung operasi lapisan yang berada di

    atasnya 5. Implementasi pada setiap lapis seharusnya tidak bergantung

    pada lapisan lainnya

  • • Ilustrasi mengenai lingkungan OSI dapat dilihat pada gambar berikut:

  • Model Osi 7 lapis

  • E. Model Referensi TCP/IP • OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah

    model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung.

    • Beberapa protocol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBMSystems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protocol (protocolstack) mereka ke OSI Reference Model.

    • OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan didalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.

  • • TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

    • Protokol ini tidaklah d