Dasar fotografi

download Dasar fotografi

of 55

  • date post

    24-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    1.679
  • download

    23

Embed Size (px)

description

Basic learning about photography as simple as i can made for students in STPP Bogor

Transcript of Dasar fotografi

  • 1. 1. Pengganti benda asli yang berukuran terlalu besar/terlalu kecil2. Mudah diperoleh dan dipergunakan3. Mengurangi waktu pembuatan gambar secara manual4. Gambar persis seperti benda aslinya.5. Dapat dimanipulasi menjadi lebih baik

2. Sebagai media penyuluhan, sebuah foto harusmampu menyatukan persepsi audiens tentanggambar yang ditampilkan. Untuk itu diperlukan ketajaman gambar, sudutpandang yang baik, dan tingkat kecerahanwarna sehingga tidak menimbulkan kesalahanpersepsi. 3. Tidak memerlukan Penyetelan, diatur secaraotomatis oleh Kamera 4. 2. Kamera SLR Single Lens Reflexfotografer harus menentukan kecepatan shutter speed(Kecepatan rana), aperture (bukaan diafragma) sertafokus, maka disini fotografer adalah si penentukualitas foto, apakah jadi kabur nggak karuan ataulebih indah dari aslinya 5. 3. Kamera Range Finder Memiliki fungsi-fungsi hampi sama dengan kamera SLR 6. 3. Kamera Medium Format cara kerjanya mirip dengan SLR namun ukuran film lebih besar yaitu 120 mm, sehingga kualitas gambar lebih baik 7. 3. Kamera Large Format View Kamera menggunakan film yang lebih besar, yaitu ukuran 4x5 inci atau 8x10 inci 8. 3. Kamera Instan Polaroid Film yang digunakan adalah film instan, tidak memiliki klise, dan tidak memungkinkan untuk dicetak ulang 9. 1. Lensa Standar Sudut pandang lensa ini sama dengan sudut pandang mata manusia, Jadi tidak menjauhkan obyek maupun mendekatkan objek. Fokus pada lensa standar adalah 50 mm. Disamping kiri adalah lensa Standar 10. 2. Lensa Sudut Lebar (Wide Angle Lens)Obyek menjadi lebih jauhdan mengecil. Fokus padalensa ini adalah 17mm, 20mm, 24mm, 28mmdan 35mm 11. 3. Lensa Mata Ikan (Fish Eye Lens) Mampu mendapatkan area pandang yang lebih luas, memiliki titik fokus yang begitu pendek yaitu 14 mm, 15 mm atau 16 mm 12. 4. Lensa TeleDigunakan untuk mengambil objek yang sangat jauh. 13. 5. Lensa ZoomMemiliki fokus yang dapat diatur, ukuran lensa zoombervariasi seperti 28-80mm, 35-70, 80-200mm, 70-300mm 14. Filter dipasang di bagian depan lensa, dibuatdari kaca bermutu tinggi. Dalam dunia fotografifilter ada berbagai macam jenisnya, mulai dariyang hanya berfungsi memperindahgambar, sampai dengan yang dapatmemberikan efek-efek khusus pada foto. 15. Flash, Lampu Kilat atau orangbiasanya menyebutnyaBlitz, adalah sebuah alat yangdapat memberikan cahaya buatan.Digunakan pada saat memotretpada kondisi kurangcahaya, seperti di dalamruangan, ditempat yanggelap, malam hari dsb. 16. Untuk mendapatkan hasil Foto yang bagus dan menarikdiperlukan pengaturan yang tepat.Dalam dunia Fotografi terdapat istilah GoldenTrianggle. Maksudnya adalah terdapat 3 (tiga) bagianpengaturan utama yang harus diperhatikan. Ketiga bagiantersebut yaitu :1. Rana (Shuter speed)2. Apperture (Bukaan Diafragma)3. ISO/ASAKetiga bagian ini akan menentukan tingkatkecerahan, kedalam fokus (Deep Of Field), dan kualitasgambar. 17. Fungsi Shuter Speed penutup atau perlindunganfilm/sensor dari cahaya sekaligus jalan masuk cahaya yangnantinya akan mengenai film pada kamera.Berupa lembaran kain hitam atau logam tipis yang dapatmembuka dan menutup jalan masuk cahaya.Shuter speed dituliskan dengan angka, yaitu : B, T,1,2,4,15,30,60,125,250,500,1000 dan seterusnya.Angka 1 = 1 detik, 2 = detik, 50 = 1/50 detik, 1000 =1/1000 detik dan seterusnya.Penggunaan tanda kutip/petik dua menjelaskankecepatannya dalam jumlah detik, contoh 10 = 10 detik 18. Contoh Penggunaan RanaRana Tinggi Rana Rendah 19. Pengaturan Apperture adalah untuk menentukan itensitascahaya yang masuk dan mengenai film/sensor.Apperture diumpamakan dengan angka F yaitu 1,4; 2,2;2,8; 4; 5,6; 8; 11; 16; 22; 32; dst.Semakin kecil angka Semakin lebar bukaanSemakin besar angka Semakin sempit bukaan 20. Contoh Pengaturan Apperture F number BesarF number Kecil 21. ISO (di kamera digital) dan ASA (di kamerafilm), adalah ukuran sensitivitas sensor. Semakintinggi angka ISO, semakin sensitif sensor tersebut.Semakin tinggi ISO, foto di tempat gelap semakinterlihat terang.Ukuran ISO ditulis dalam angka, seperti100, 200, 400, 800, 1600, dst.Min dan Max ISO pada kamera berbeda2. Ada yangdimulai dari ISO 64 tapi ada juga yang dimulai dari200.Hal yang harus diperhatikan yaitu :Semakin tinggi ISO Semakin banyak Noise 22. Contoh Pengaturan ISOISO 300, RANA 10,ISO 400, RANA 10F 4.5 F 4.5 23. Gambar di sampingmenggunakan RanaRendah, Appertur6, dan ISO 200. Efekyang dihasilkanyaitu Kereta yangmelintas dengankecepatan tinggi 24. Gambar di sampingmenggunakan RanaRendah, Appertur4, dan ISO 400. Efekyang dihasilkanyaitu foto lebihterang, anak-anakyang berjalanberputar terlihatbenar-benarbergerak/bluringdan anak yangditengah lebih fokuskarena diam. 25. Pada dunia Fotografi, bidang bidik adalahhal penting yang harus diperhatikan untukmenemukan titik perhatian (focus ofinterest) dari suatu foto. Titik perhatiandapat diketahui dengan membagipandangan menjadi tiga. Titik perhatianmanusia secara umum berada pada antarabidang kedua dan ketiga. 26. Orientasi PotraitBidang TigaFocus Of InterestBidang DuaBidang Satu 27. Orientasi LandscapeBidang TigaBidang DuaBidang SatuFocus Of Interest 28. Focus Of Interest dari penjelasan diatas umumdigunakan untuk Objek manusia atau hewan, tapiaturan tersebut berubah saat digunakan untukObjek pemandangan/tanaman.Pada pemandangan, yang harus diperhatikanadalah Garis Horizon.Garis Horizon Garis batas antara bumi danlangit.Garis Horizon sebaiknya berada diantaradua, tidang di tengah-tengah bidang bidik. Hal iniuntuk menciptakan Focus Of Interest dari Fototersebut. 29. Bidang TigaBidang DuaBidang Satu 30. Bidang TigaBidang DuaBidang Satu 31. JELAJAHI INTERNET, TEMUKANPENJELASAN TENTANG :1. PEMBAGIAN JENIS KAMERA FOTO2. PEMBAGIAN JENIS LENSA3. JENIS AKSESORIS KAMERA FOTO SELAIN LENSA4. PENGERTIAN DAN PENGGUNAAN : a. ISO b. RANA/SHUTER SPEED c. APPERTUREBUAT RANGKUMANNYA BESERTA CONTOHGAMBARNYA. 32. LENSA1. Focal Length Scale2. Focus Ring3. Focal Length Index4. Mounting Index5. Rear Cap6. CPU Contact7. A-M Mode Switch8. Zoom Ring9. Lens Cap 33. Keterangan :1. Pengaturan Iso Auto1 23452. Pengaturan Fokus Auto3. Rana/Shuter Speed4. Pengambilan One Shot6 5. Apperture/Bukaan Difragma7 6. Indikator Battrai7. Pengaturan Flash Auto8. Kualitas Gambar9. Ukuran Gambar8 9 10 11 12 13 10.Pengaturan White Balance Auto11.Pengaturan Area Fokus12.Pengaturan Mode Metering13.Jumlah sisa Foto yang dapat diambil 34. 1. Tekan switch ke belakang2. Tarik/Angkat switch sampai tutup terbuka3. Masukkan battrai sesuai bentuk, bagian koneksi di depan 35. Perhatikan titik-titik yangdilingkari, samakan, dan kemudianpasang dengan memutar ke arahkanan 36. Perhatikan tandaAF dan MFArahkan garispada switch keAF untuk AutoFokus.Arahkan garispada switch keMF untukManual Fokus 37. 1. Tarik penutup kartu memori ke arah belakang, dan buka ke samping kanan.2. Masukkan kartu memori dengan bagian bergambar menghadap ke belakang. 38. Perhatikan switch yang dilingkari. Dorong switch ke depan hingga menunjuk ke tanda ON untuk menghidupkan kamera.Tarik switch ke belakang hingga menunjukke arah OFF untuk mematikan kamera 39. Perhatikan switch yangdilingkari.Putar penunjuk Modehingga Tanda kotakberwarna hijaumenunjuk ke garis/tanda 40. Tekan perlahantombol captureuntuk mendapatkanfokus objek.Setelah Fokus, tekanlebih keras tombolcapture untukmengambil Foto.