Dasar-dasar dari Personal Vaporizer

download Dasar-dasar dari Personal Vaporizer

of 12

  • date post

    30-Jun-2015
  • Category

    Lifestyle

  • view

    9.067
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Dasar-dasar Personal Vaporizer, penggunaan, tipe dan pemecahan masalah

Transcript of Dasar-dasar dari Personal Vaporizer

  • 1. The VaporizerSemua jenis electronic cigarettes (disingkat EC) terdiri dari dua bagian besar baterai ygdilengkapi switch dan atomizer/clearomizer.Apabila kedua komponen tersebut dibongkar akan terlihat sebagai berikut.Baterai biasanya merupakan jenis high-capacity 3.7volt. Digital control switch memiliki 3 fungsi mengalirkan arus dari baterai ke coil atomizer pada waktu tombol ditekan, memberikanperlindungan terhadap hubungan pendek, dan mengatur fungsi charging baterai. Atomizer terdiridari coil yg digulung mengelilingi wick (kapas maupun silica), dan tangki penampung liquid.Pada saat arus listrik mengalir ke coil, terbentuk panas yang akan memanaskan wick (yg telahbasah oleh liquid) sehingga menghasilkan embun/kabut (vapor). Inilah prinsip dasar dari carakerja EC.

2. Setelah beberapa waktu lamanya, coil yang tadinya bersih seperti gambar diatas akan berubahmenjadi kecoklatan/warna gelap (gambar pada halaman berikutnya). Ini berlaku untuk semuajenis atomizer. 3. Kualitas dari asap yang dihasilkan atomizer bergantung pada beberapa factor voltase outputdari baterai, tahanan coil (yang diukur dalam ohm) dan yang terpenting adalah kekentalan dariliquid.Burnt vaporJangan langsung menyalahkan atomizer. Seringkali, masalahnya terletak pada liquid yang kitagunakan. Terutama liquid yang sangat kental (mengandung banyak VG Vegetable Glycerin).Agar atomizer dapat memproduksi asap, wick harus basah oleh liquid, jika wick kering dan coilmemanas, maka kita akan merasakan burn taste. Jika liquid terlalu kental, wick tidak mampuuntuk menyerap cepat, sementara coil terus memanas dengan cepat. 4. Secara normal baterai EC memberikan output stabil pada 3.7v, coil atomizer berkisar pada 2.5-3.0 ohm. Jika hal ini dipenuhi, dan liquid tidak terlalu kental, maka seharusnya tidak terjadi burntvapor.Jadi untuk menghindari burnt taste, gunakan liquid yang encer. Tapi liquid yang encer tidakmemproduksi asap sebanyak liquid yang kental, dan juga mudah merembes/bocor. Memilihliquid yang sesuai untuk style vaping dan jenis device yang kita gunakan, tidak semudahkelihatannya.Atomizer tidak berasap samasekaliJika atomizer tidak mengeluarkan asap samasekali, kemungkinannya ada 3 :1. Baterai jelek Jika baterai rusak dan tidak memberikan output samasekali. Dapat dicekmenggunakan volt meter, jika tidak memiliki volt meter, coba gunakan baterai lain. Jikaatomizer bekerja pada baterai A, namun tidak bekerja pada baterai B (faktor lain tdkberubah) maka dapat disimpulkan baterai B jelek/rusak.2. Coil atomizer jelek Terkadang kita menerima coil yang jelek. Coil yang jelek yaitushorted (kutub negative dan positif langsung berhubungan) atau open (kutub negative danpositif samasekali tidak berhubungan). Pada kasus yang pertama, jika coil dihubungkandengan baterai, baterai akan mendeteksi shorted circuit dan langsung shutdown (klo diego battery, LED akan berkedip2). Pada kasus kedua, open circuit, baterai akanmemberikan output volt, namun tidak ada asap yang keluar. Dalam kedua kasus tersebutOhmmeter dapat digunakan untuk mendeteksi kelayakan coil. Coil yang bagus memilikihambatan 2.5~3 Ohm. Coil yang jelek akan terbaca "0" ohm (shorted), atau angka yangsangat besar (open). Jika kita tidak memiliki Ohmmeter, tukar atomizer pada baterai yangsehat. Jika atomizer A bekerja, namun atomizer B tidak bekerja, pada baterai yangsama, dapat disimpulkan atomizer B bermasalah.3. Koneksi battery-to-atomizer yang jelek Ini mungkin kasus yang paling sering terjadi.Bahkan mungkin merupakan problem yang paling sering muncul pada semua jenisproduk2 EC. Ini terjadi apabila baterai dan atomizer baik2 saja, namun ketika atomizerdipasangkan ke baterai tidak memproduksi asap. Masalahnya disini adalah tidak terjadikoneksi antara atomizer dan baterai. Tidak terjadi koneksi disini maksudnya adalah kutubpada baterai tidak menyentuh kutub pada atomizer. Dan masalah ini biasanya terjadi padabaterai, dimana konektor pd baterai tenggelam. Panjang dari konektor atomizerberbeda2 bahkan untuk merk yang sama. Jadi misalnya kita menggunakan atomizer Adengan panjang konektor X, kemudian kita berganti ke atomizer B dengan konektor yang(sedikit) lebih pendek. Kemungkinannya adalah kita tidak akan mendapatkan asap apa2.Karena pada saat kita menghubungkan atomizer A dengan baterai, konektor pd bateraiterdorong kebawah. Dan atomizer B yang memiliki konektor lebih pendek, tidak akandapat menyentuh konektor baterai tersebut. Ada beberapa atomizer yang didisainmenggunakan per pada konektornya seperti CE4 dan ViVi-Nova V2. Atomizer2 inimemiliki konektor yang bergerak, sehingga tidak merusak baterai dan tetap akanterhubung walaupun konektor baterai telah terdorong kebawah. 5. Saya ingin asap yang lebih tebalBanyaknya asap bergantung dari 3 parameter voltase baterai, tahanan coil dan kekentalan dariliquid. Secara teoritis, makin tinggi voltase makin banyak asap yang dikeluarkan. Namun dalamprakteknya tidak semudah itu. Voltase yang terlalu tinggi terhadap coil bertahanan rendah, dapatmerusak coil. Selain itu, wick juga harus secara cepat menyerap liquid untuk kemudiandipanaskan oleh coil. Kalau wick kurang cepat menyerap liquid maka coil akan memanaskanwick yang kering dan kita akan merasakan burnt taste.Jadi, untuk mendapatkan asap yang sesuai keinginan, harus seimbang antara voltase, tahanan coildan kekentalan liquid. Tidak semudah hanya menaikan tegangan voltase baterai saja.Tangki saya bocor!Sebelumnya perlu saya tekankan, tidak ada satu tangki pun di dunia ini yang bebas darikemungkinan bocor. Tisu adalah perlengkapan yang wajib dibawa oleh seorang pengguna EC.Untuk menghasilkan asap, diperlukan liquid, wick, coil dan udara tentunya. Disain atomizer tdkbanyak mengalami perubahan. Karena liquid harus sampai ke coil dan coil harus memiliki aliranudara yang cukup, liquid dalam tangki tidak mungkin sepenuhnya hampa udara. Itu hanyalahprinsip fisika yang sederhana. Tambahan lagi, pada saat asap terbentuk, terjadilah kondensasi.Jadi sangatlah normal untuk mendapati liquid pada koneksi baterai dan di drip tip (tempat kitamenempelkan bibir untuk mengisap). Jika hal2 tersebut terlalu menyusahkan buat kita, makamungkin kita kurang cocok untuk menggunakan EC.Untuk mengatasi kondensasi tersebut dapat dilakukan :1. Lepaskan atomizer dari baterai.2. Tiup melalui drip tip untuk mengeluarkan kelebihan liquid.3. Pasang kembali atomizer.Hal2 tersebut diatas perlu dilakukan secara regular untuk mendapatkan hasil yang optimal.Kok asapnya ga enak ya rasanya??Sama seperti halnya mobil baru, atomizer yang masih baru, terkadang perlu pemanasan.Setelah memasang atomizer dan mengisinya dengan liquid, diperlukan waktu beberapa menit,untuk liquid diserap oleh wick. Liquid yang kental bahkan memerlukan 10-20 menit agar dapatdiserap sempurna oleh wick.Ada tehnik khusus untuk mempercepat penyerapan tersebut, yaitu dengan mengisap tanpamenyalakan baterai, sehingga tidak ada arus ke coil. Kita ingin mempercepat pengisapan liquidkedalam wick menggunakan isapan dari mulut. 6. Bagaimana mengetahui kapan atomizer harus digantiSaat kita merasakan produksi asap mulai berkurang, mungkin itu saat yang tepat untukmengganti atau membuat ulang coil pada atomizer. Namun perlu dicermati bahwa berkurangnyaasap tidak semata karena coil yang jelek saja. Seperti yang telah diterangkan diatas, kurangnyaaliran udara juga dapat menyebabkan asap tidak ada. Lakukanlah hal2 sebagai berikut :1. Lepaskan atomizer dari baterai2. Keringkan liquid pada kontak baterai (jika ada)3. Tip melalui drip tip untuk membersihkan sisa liquid hasil kondensasi. Usahakan padasaat kita meniup dari drip tip tidak dirasakan adanya tahanan untuk memastikan bahwaruang coil memiliki aliran udara yang bebas.4. Pasang kembali atomizer. Jika atomizer masih bagus, maka dapat dirasakan peningkatanproduksi asap. Jika tidak ada peningkatan, maka saatnya mengganti coil. 7. E-Cig Glossary306 One of many styles of electronic cigarettes available. Many users of the 510 e-cigs areusing the 306 atomizers on their batteries, as they feel it gives a better experience.401, 402, and 403 Also referred to as m401, m402, and m403. One of many styles of electroniccigarettes available. These are all essentially the same unit (same threading on batteries andatomizers) but with different length batteries. The 401 model is the longest in physical length andbattery life of the three while the 403 is the shortest in length and battery life.510 Arguably the most common and popular style of electronic cigarettes available.808 or KR808 - One of many styles of electronic cigarettes available.901 One of many styles of electronic cigarettes available.AAdapter Used to allow a specific style of atomizer or cartomizer to fit onto a different style ofbattery. Many users prefer the vapor production of one style of atty but prefer the battery life ofanother style battery. This allows them to have access to both simultaneously.Analog or Analogue Slang term for a traditional cigarette.Atomizer (Abbreviated as Atty) - The part of an e-cigarette that actually heats the juice to thepoint of vaporization.Atty Abbreviation for Atomizer.Automatic A style of electronic cigarette battery that does not have a button to activate theheating element. Rather, when the user draws on the device a switch is activated and theatomizer is activated. This style of e-cig is most like smoking a traditional cigarette.BBatt Abbreviation for Battery.Battery (Abbreviated as Batt) The battery piece of an electronic cigarette is the part thatprovides power to the heating element. This allows the heating element to heat the Juice andproduce vapor.Bridge A small U-shaped covering inside of the atomizer. This is used to absorb liquid andhelp wick it towards the heating element.C 8. Cartridge (Abbreviated as Cart) A plastic tube-like piece that is usually stuffed with somesort of absorbent filler material that holds the juice.Cart Abbreviation for Cartridge.Carto Abbreviation for Cartomizer.Car