Dari Redaksi STAF REDAKSI - asabri.co.id

of 33/33
Alamat Redaksi Jl.Mayjen Sutoyo No.11 Jakarta 13630 Telp: 8094135,8094140 Ext : 613 Fax : 8012313 Telex : 48364 Email : [email protected] Pembaca yang budiman, Dengan dikeluarkannya Kep Menhan RI Nomor Kep/259/M/IV/2010 tanggal 28 April 2010, sudah tidak ada lagi jabatan rangkap bagi personil dikancab PT ASABRI (Persero). Acara pelepasan jabatan Kakancab lama serta penyerahan tugas dan tanggung jawab Kakancab yang baru, sudah dilaksanakan secara serentak untuk 12 Kancab PT ASABRI (Persero). Dalam waktu dekat, ASABRI juga akan melaksanakan pelatihan dan pemaparan kepada personel baru yang bertugas di masing- masing kancab ASABRI. Tahun 2010 yang sekaligus sebagai tahun perubahan, PT ASABRI (Persero) memiliki motto "4 S" ( Senyum, Salam, Sapa dan Sabar) yang artinya bahwa dalam melayani Peserta yang datang diawali dengan Senyum yang tulus kemudian memberikan Salam yang baik, tegur dengan sapa yang sopan dan kita melayani mereka dengan penuh kesabaran. Pada bulan Agustus ini, tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2010, PT ASABRI (Persero) merayakan hari jadinya yang ke-39. Kemeriahan hari ulang tahun kali ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya dan dipersembahkan bukan hanya bagi karyawan tetapi juga untuk seluruh Perserta seperti bazaar dan klinik pengobatan gratis. Segala upaya yang telah kita laksanakan pada tahun 2010 ini semata-mata dari ASABRI oleh ASABRI dan untuk kesejahteraan karyawan serta yang pling utama bagi seluruh Peserta ASABRI karena Peserta adalah bagian dari ASABRI. Tanpa mereka ASABRI tidak mungkin akan seperti ini. semoga amanah yang kita emban ini dapar menjadi semangat kita bersama untuk meningkatkan kualitas PT ASABRI (persero) ke depan Selamat membaca. Penasihat Adam R Damiri Bachtiar Effendi,Ak Toni Suharto,QIP Pemimpin Umum HM Fahlevi, SH, MSc,MM Pemimpin Redaksi Sujono Wakil Pemimpin Redaksi Delyuzar Koordinator Bidang Keuangan Suardi Latief, SE Penanggung Jawab Editing Laela Rochana Kudus, SE Staf Redaksi Wiwiek Sundari, SH Novian Pranastyanto, SKom Syahroni, SE, As Suwarno Lukita Purnamasari, SIP Hari Sarwono, A.Md I Gusti Nyoman Suasta, SE Sismaranto, SH Suhendriyanto Suprapto H. Sri Mulyono, S.Pd.I Bambang Subagijo Bambang Widio Gunito Toni Wibowo, SSi dr Rina Mutiara Arining Lestari S, SKom, MMSI Sektretaris Venny Sulistyowati, SKom Fotografer Kristyanto Utomo Desain Grafis Dwi Ari Bowo, AMd.des DDS Iklan drg SV Theresina Lestari, MM Marlina Fatmah Bendahara Fitri Sulistiawati, SE Produksi & Distribusi Nukman Amien, SH H. Hadison, S Ag Edi Ruchiat Eka Karyadi, SE Sumardi STAF REDAKSI Pemimpin Umum, HM Fahlevi, SH, MSc, MM Dari Redaksi
  • date post

    17-Oct-2021
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Dari Redaksi STAF REDAKSI - asabri.co.id

Alamat Redaksi Jl.Mayjen Sutoyo No.11 Jakarta 13630 Telp: 8094135,8094140 Ext : 613 Fax : 8012313 Telex : 48364 Email : [email protected]
Pembaca yang budiman,
Dengan dikeluarkannya Kep Menhan RI Nomor Kep/259/M/IV/2010 tanggal 28 April 2010, sudah tidak ada lagi jabatan rangkap bagi personil dikancab PT ASABRI (Persero). Acara pelepasan jabatan Kakancab lama serta penyerahan tugas dan tanggung jawab Kakancab yang baru, sudah dilaksanakan secara serentak untuk 12 Kancab PT ASABRI (Persero). Dalam waktu dekat, ASABRI juga akan melaksanakan pelatihan dan pemaparan kepada personel baru yang bertugas di masing- masing kancab ASABRI.
Tahun 2010 yang sekaligus sebagai tahun perubahan, PT ASABRI (Persero) memiliki motto "4 S" ( Senyum, Salam, Sapa dan Sabar) yang artinya bahwa dalam melayani Peserta yang datang diawali dengan Senyum yang tulus kemudian memberikan Salam yang baik, tegur dengan sapa yang sopan dan kita melayani mereka dengan penuh kesabaran.
Pada bulan Agustus ini, tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2010, PT ASABRI (Persero) merayakan hari jadinya yang ke-39. Kemeriahan hari ulang tahun kali ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya dan dipersembahkan bukan hanya bagi karyawan tetapi juga untuk seluruh Perserta seperti bazaar dan klinik pengobatan gratis.
Segala upaya yang telah kita laksanakan pada tahun 2010 ini semata-mata dari ASABRI oleh ASABRI dan untuk kesejahteraan karyawan serta yang pling utama bagi seluruh Peserta ASABRI karena Peserta adalah bagian dari ASABRI. Tanpa mereka ASABRI tidak mungkin akan seperti ini. semoga amanah yang kita emban ini dapar menjadi semangat kita bersama untuk meningkatkan kualitas PT ASABRI (persero) ke depan
Selamat membaca.
Pemimpin Umum HM Fahlevi, SH, MSc,MM
Pemimpin Redaksi Sujono
Penanggung Jawab Editing Laela Rochana Kudus, SE
Staf Redaksi Wiwiek Sundari, SH Novian Pranastyanto, SKom Syahroni, SE, As Suwarno Lukita Purnamasari, SIP Hari Sarwono, A.Md I Gusti Nyoman Suasta, SE Sismaranto, SH Suhendriyanto Suprapto H. Sri Mulyono, S.Pd.I Bambang Subagijo Bambang Widio Gunito Toni Wibowo, SSi dr Rina Mutiara Arining Lestari S, SKom, MMSI
Sektretaris Venny Sulistyowati, SKom
Iklan drg SV Theresina Lestari, MM Marlina Fatmah
Bendahara Fitri Sulistiawati, SE
Produksi & Distribusi Nukman Amien, SH H. Hadison, S Ag Edi Ruchiat Eka Karyadi, SE Sumardi
ST AF
R ED
AK SI
Pemimpin Umum,
Dari Redaksi
BERITA UTAMA 4. Penyerahan Tugas Wewenang & Tanggung jawab Kakancab PT ASABRI (Persero) dari KABABINMINVETCADDAM 6. Peningkatan Kerja sama PT ASABRI (Persero) dengan PT Bank Mandiri (Persero) 8. Kunjungan ke Panti Asuhan Murni Jaya 9. Gerak jalan sehat dalam rangka HUT ke 39 PT ASABRI (PERSERO) 10. Upacara & Syukuran HUT ke 39 PT ASABRI (PERSERO) 12. Rangkaian Kegiatan HUT ke 39 PT ASABRI (PERSERO) 13.Upaya jemput bola pada penyerahan KTPA 14. ESQ “Emotional Spritual Quotient” 15. Jalan Sehat Bersama alumni “ESQ” 16. ASABRI semakin dekat dengan pesertannya 18. Reorganisasi Kantor Cabang
INFO ASURANSI 24. Risk Pooling, Jaminan Sosial dengan Mekanisme Gotong Royong
INFO ASABRI 26. Pemberian Pensiun Bulan Ke Tiga Belas 28. Call Center PT ASABRI (Persero) 30. Kegiatan Kesenian yang ada di PT ASABRI (Persero) 32. Perlu untuk diketahui 32. Kegiatan Sosial Donor Darah 33. Mengenal Watak Anda Melalui Golongan Darah 34. Hasil rapat anggota tahunan Koperasi PT ASABRI (Persero) tahun buku 2009 35. Perlu Untuk Diketahui 36. Job Description (JOBDESK)
SEBAIKNYA ANDA TAHU 38. Menyongsong Implementasi Sistim Jaminan Sosial Nasional 40. 10 Tempat Terdingin dan Terpanas Didunia 42. Beberapa Cara untuk Menjaga Kesehatan Mata saat bekerja di Depan Monitor 44. Membaca membentuk Jati Diri
PKBL
34
33
364
6
22.DIRUT PT ASABRI (Persero) menyerahkan bantuan antena Parabola & Pesawat Tele- visi kepada prajurit TNI/POLRI di Kupang Nusa Tenggara
Prestasi
54
8
46
50 PERISTIWA DALAM GAMBAR
56 Tanya Jawab
INFO KEUANGAN 60 Laporan Keuangan per 31 Des 2009 & 2008
62 Mengelola Keuangan dengan Baik
SOSOK Widhi
Tim Bola Voli ASABRI berhasil merebut gelar Juara 1 Piala Bergilir Dirut PT ASABRI (Persero)
9
14
10
16
Dikeluarkannya keputusan Menhan RI Nomor: Kep/259/M/IV/2010 tanggal 28 april 2010, tentang pencabutan pelimpahan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) kepada Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Daerah Militer (Babinminvetcaddam), berarti usai sudah tugas rangkap yang diemban Kababinminvetcaddam sebagai Kakancab PT ASABRI (Persero).
Sejak ditetapkannya Kababinmin- vetcaddam merangkap sebagai Kakancab PT ASABRI (Persero) melalui Surat Keputu- san Menhankam Nomor : Skep/798/V/1989 tanggal 12 Mei 1989, maka telah 21 tahun tugas ini dijalankan dengan segala bentuk rintangan dan tantangan yang dihadapi serta seiring pula dengan perkembangan PT ASABRI (Persero) sampai saat ini. Perlu diketahui bahwa penunjukkan Kababinminvetcaddam sebagai Kakancab PT ASABRI (Persero), merupakan pelimpahan tugas dari Dephankam RI saat itu, dimana Babinminvetcaddam merupakan salah satu Badan Pelaksana Kodam yang berfungsi juga
sebagai Penyelenggara Tugas dan Fungsi Kemhan (PTF Kemhan) didaerah (Kodam). Mengapa dicabut pelimpahan tugas dan fungsi Kakancab PT ASABRI (Persero) dari Kababinminvetcaddam? Hal ini sesuai amanah UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia pasal 47 ayat (1) “Prajurit hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan” Penjabarannya adalah, bahwa dalam rangka mewujudkan profesionalisme TNI, prajurit aktif dilarang menduduki jabatan sipil tanpa alih status. Realisasi dari uraian di atas maka pada tanggal 20 Mei 2010 telah dilaksanakan
upacara penyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Kakancab PT ASABRI (Persero) dari Kababinminvetcaddam kepada Direksi PT ASABRI (Persero). Upacara ini dilaku- kan secara serempak di tiga kota, yaitu Medan dengan Inspektur Upa- cara (Irup) adalah Dirut PT ASABRI (Persero) Bapak Adam R. Damiri yang dihadiri para Kakan- cab Medan, Banda Aceh dan Palembang. Upacara di Surabaya dengan Irup adalah Dirops PT ASABRI (Persero) Bapak Toni Suharto, QIP, yang dihadiri para Kakancab Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta. Upacara di Denpasar dengan Irup Dir SDM dan Umum PT ASABRI (Persero) Bapak H.M Fahlevi, S.H, M.Sc, M.M., yang dihadiri para Kakancab Denpasar, Balikpapan, Makassar, Ambon dan Jayapura.
Dalam sambutan Dirut PT ASABRI (Per- sero) pada upacara tersebut, menyampaikan bahwa ”Upacara penyerahan merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan sebagai amanat Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dalam rangka mewujudkan Profesionalisme TNI. Disamping itu pelimpahan pelaksanaan tugas dan fungsi Kancab ASABRI kepada Babinminvetcaddam sudah tidak sesuai lagi dengan sistem pembinaan personel di lingkungan PT ASABRI (Persero). Oleh karena itu penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan dipandang sebagai kegiatan biasa dan tidak bernuansa pada hal-hal yang sifatnya luar biasa. Meskipun acara penyerahan tugas, wewenang dan tanggungjawab jabatan ini bukan suatu peristiwa yang luar biasa, namun tetap saja menarik perhatian. Hal itu wajar karena pejabat yang telah lama berada dalam suatu lingkungan kerja yakni yang telah lama bertugas di Kancab PT ASABRI (Persero) tentunya
harus meninggalkan posisinya dan kembali bertugas di Babinminvetcaddam atau Kesatuan asal. Direksi maupun selaku pribadi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh para Kababinminvetcaddam. Pengabdian merek semua selama ini merupakan sumbangsih yang tidak kecil artinya bagi perusahaan PT ASABRI (Persero) dalam rangka mengemban fungsi dan tugas pokok yang telah dipercayakan.
Dengan telah diserahkannya jabatan yang kepada Dirut PT ASABRI (Persero), maka segala sesuatu yang menyangkut bidang tugas, dan tanggung jawabnya tentu harus diserahkan dengan seksama, teliti dan cermat karena semuanya itu mempunyai resiko hukum yang harus dipertanggung jawabkan, baik sekarang maupun yang akan datang.
Pelaksanaan upacara di tandai juga dengan penandatanganan berita acara pe- nyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Kakancab PT ASABRI (Persero) dari Kababin- minvetcaddam kepada Direksi PT ASABRI (Persero). Keluarga besar PT ASABRI (Per- sero) mengucapkan terima kasih yang sebe- sar-besarnya kepada para Kababinminvet- caddam dan seluruh anggota TNI/Polri dan PNS Kemhan yang akan kembali ke Kesatuan asal.
PENYERAHAN TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB KAKANCAB PT ASABRI (PERSERO) DARI KABABINMINVETCADDAM Oleh : Delyz75, Foto: Kris
Be ri
ta U
ta m
PENINGKATAN KERJASAMA PT ASABRI (PERSERO) DENGAN PT BANK MANDIRI (PERSERO)
Direktur utama PT ASABRI (Persero) Adam R. Damiri pada tanggal 8 April 2010 menghadiri undangan pertemuan dengan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang diwakili oleh Abdul Rachman, Direktur Institutional Banking, dalam rangka penandatanganan Addendum Kerjasama tentang pelayanan pembayaran santunan ASABRI untuk para peserta. Sebelum penandatanganan dimulai, acara diawali dengan sambutan oleh Direksi Bank Mandiri. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Perjanjian Kerjasama Bank Mandiri dengan ASABRI telah terjalin cukup lama. Tujuan utama dari penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama ini adalah memberikan peningkatan layanan Perbankan kepada ASABRI, khususnya dalam jasa layanan pembayaran santunan ASABRI kepada peserta yang selama ini dilakukan secara tunai akan ditingkatkan menjadi pemindahbukuan atau giralisasi, sehingga pembayaran santunan kepada peserta akan lebih efisien dan tepat waktu. Peningkatan layanan kepada nasabah merupakan salah satu bentuk implementasi budaya Bank Mandiri, yang dikenal dengan TIPCE (Trust,
Integrity, Professionalism, Customer Focus dan Excellence) yang telah diterapkan secara konsisten sejak tahun 2005 oleh seluruh jajaran Bank Mandiri mulai dari level yang terendah sampai dengan Manajemen puncak.
Implementasi Budaya Bank Mandiri tersebut telah menunjukan hasil yang cukup membanggakan ditandai dengan kinerja Bank Mandiri yang terus menunjukkan peningkatan serta mampu memelihara momentum pertumbuhan. Berikut adalah beberapa indikator yang menunjukkan perkembangan yang terus membaik sampai dengan akhir 2009 yang lalu : 1. Penyaluran kredit tumbuh 13,8% atau
meningkat sekitar Rp.24,0 trilyun menjadi Rp.198,5 trilyun, jauh diatas pertumbuhan kredit di Indonesia. Pertumbuhan kredit yang signifikan merupakan bukti nyata peran Bank Mandiri untuk tumbuh bersama Indonesia.
2. Dana murah yang terdiri dari tabungan dan giro tumbuh 13,7% atau meningkat sebesar Rp.22,5 triliun mencapai Rp.186,5 triliun. Total dana masyarakat yang berhasil dikumpulkan
mencapai Rp 319,6 triliun yang terbesar di Indonesia, menunjukkan kepercayaan yang terus meningkat serta kemampuan pelayanan transaksional yang memberikan kenyamanan bagi para pelanggan.
3. Pertumbuhan disertai dengan kualitas aktiva serta efisiensi yang terus membaik, diperlihatkan oleh rasio Net NPL yang menurun menjadi 0,42% serta cost efficiency ratio menjadi 40,2%.
4. Laba bersih meningkat 34,7% dibanding periode yang sama tahun 2008, mencapai Rp 7,16 triliun, terutama disebabkan penurunan biaya pencadangan, pertumbuhan fee income sebesar 21,5% serta pertumbuhan kredit sebesar 13,8%.
5. Selain peningkatan kinerja keuangan, Bank Mandiri juga dapat mempertahankan posisi sebagai bank dengan kualitas pelayanan kepada nasabah terbaik, penghargaan bank paling terpercaya serta berbagai penghargaan lainnya termasuk Best Bank dan Best Retail Bank di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan permohonan maaf, apabila dalam pelayanan masih terdapat kekurangan, serta ungkapan terima kasih kepada seluruh jajaran Direksi dan Staf PT ASABRI (Persero) yang telah mempercayakan pengelolaan dan layanan keuangannya melalui Bank Mandiri dan semoga kerjasama yang telah ada dapat lebih ditingkatkan di masa datang.
Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Adam R. Damiri dalam arahannya menyampaikan bahwa
kerjasama dengan Bank Mandiri telah berlangsung sejak tahun 2005 yang secara berkala selalu dilakukan peninjauan agar kerjasama tersebut selalu mengikuti perkembangan terkini dan diharapkan kerjasama ini akan tetap langgeng. Pada kesempatan tersebut Adam R. Damiri menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada Bank Mandiri atas prestasi yang telah diraih baik dalam bidang keuangan maupun keberhasilan dalam membangun Corporate Culture, serta kesuksesan dalam memperoleh berbagai penghargaan baik di dalam negeri maupun luar negeri. Belum lama ini, Bank Mandiri telah memperoleh penghargaan sebagai Best Trade Finace Bank di Hongkong.
Saat ini, PT ASABRI (Persero) melayani peserta dari anggota TNI, Polri dan PNS Kemhan yang aktif sebanyak 835.000 orang dan pensiunan sebanyak 295.252 orang. Sumber dana ASABRI berasal dari potongan gaji pokok peserta sebesar 3,25% per bulan. Dana tersebut dikelola oleh ASABRI salah satunya melalui penempatan dana di Bank Mandiri. Hasil dari pengelolaan tersebut akan digunakan untuk pembayaran santunan kepada peserta. Walaupun pemberian santunan masih dianggap terlalu kecil oleh sebagian peserta, namun inilah yang mampu diberikan saat ini oleh ASABRI, karena besarnya manfaat santunan ini juga tergantung dengan besarnya kenaikan gaji pokok para Anggota TNI/Polri dan PNS Kemhan. Namun kita semua berharap semoga kerjasama yang telah kita lakukan ini akan memberikan manfaat khususnya dalam rangka pelayanan kepada para peserta ASABRI.
PENINGKATAN KERJASAMA PT ASABRI (PERSERO) DENGAN PT BANK MANDIRI (PERSERO) Oleh : Windari, Foto: Kris
6 7majalah ASABRI majalah ASABRI
Pada tanggal 14 Juli 2010, Dharma Wanita Persatuan PT ASABRI (Persero), yang diwakili oleh Ibu Sujono, mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan “Murni Jaya” di daerah Tanjung Priok Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda kegiatan HUT ke 39 yang diadakan oleh PT ASABRI (Persero).
KUNJUNGAN KE PANTI ASUHAN MURNI JAYA
Kedatangan kami diterima dengan hangat oleh pemimpin panti, Bapak Soetripno Widjaja, beliau menjelaskan “asal usul” anak-anak yang tinggal di dalam panti. Kebanyakan dari mereka ditinggal oleh orang tuanya di depan panti dan juga mereka yang orang tuanya tidak mampu untuk merawat anaknya sehingga diserahkan ke panti asuhan tersebut. Hingga saat ini jumlah anak yang tinggal di dalam panti adalah 72 orang dan sejumlah 7 pengasuh juga tinggal disana.
Pada kesempatan ini selain memberikan perhatian untuk anak-anak tersebut, Dharma Wanita Persatuan PT ASABRI juga memberikan bantuan berupa lemari, kasur, perlengkapan sekolah dan pakaian untuk anak-anak penghuni panti asuhan tersebut. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Ibu Sujono dan Koordinator Bidang Sosial HUT Ke-39 PT ASABRI (Persero) Bapak Adhyatmika kepada Pimpinan Panti Asuhan Bapak Soetripno Widjaja.
Selain penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan berbicang santai dengan seluruh anak- anak panti dan juga pengurus panti. tetapi acara tidak berlangsung lama karena mereka harus segera berangkat sekolah.
Acara bakti sosial ini diharapkan dapat selalu dilaksanakan mengingat di setiap rizqi yang kita terima, sebagian adalah milik mereka yang membutuhkan, termasuk anak-anak seperti mereka.
- Oleh: prnst, Foto: Kris
oleh: bowo, foto: kris
Dalam hari jadinya yang ke-39, PT ASABRI mengadakan acara Gerak Jalan Sehat pada pada hari Sabtu 24 Juli 2010 bertempat di Musium Purna Bhakti TMII. Acara yang selalu ada dalam rangkaian HUT ASABRI ini diikuti oleh seluruh karyawan ASABRI, anggota Koperasi ASABRI dan juga perwakilan dari perbankan yang menjadi mitra kerja ASABRI.
Dibuka dengan senam pagi bersama kemudian dilanjutkan dengan jalan bersama mengelilingi kompleks musium. Sebelum memulai inti acara, seluruh peserta menikmati makan pagi yang sudah disiapkan oleh panitia. Tanpa menunggu lama, acara perlombaan segera dimulai. Nomor lomba yang dipertandingkan adalah Lomba Voli Masal, Lomba Bakiak, Lomba Tarik Tambang, dan Lomba Balap Karung dengan peserta yang mewakili masing-masing Direktoratnya.
Selesai pelaksanaan lomba, dilanjutkan dengan hiburan sambil menikmati makan siang. Hiburan dimeriahkan oleh penampilan Calung dan lawak dari Purnawirawan TNI AD Garut. Memilih hiburan ini karena selain para pemainnya adalah Peserta ASABRI, juga sebagai bangsa kita harus melestarikan budaya sendiri.
Walau acara jalan sehat ini hanya dilakukan 1 tahun sekali tetapi pada moment itulah tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan dapat semakin erat diantara karyawan ASABRI mulai dari Komisaris hingga anggota. Semoga eratnya persaudaraan ini tidak ikut berakhir dengan selesainya acara jalan sehat tetapi terus terjalin baik di kantor maupun di luar lingkungan pekerjaan. Bahkan tidak hanya dengan lingkungan ASABRI sendiri tetapi dengan seluruh pihak-pihak terkait yang selama ini terus mendukung ASABRI.
GERAK JALAN SEHAT DALAM RANGKA HUT KE-39 PT ASABRI (PERSERO)
Lomba tarik tambang antar
direktorat PT ASABRI (Persero)
Lomba karung antar Direktorat PT ASABRI (Persero)
GERAK JALAN SEHAT DALAM RANGKA HUT KE-39 PT ASABRI (PERSERO) -vee, Foto: Kris
M om
en H
U T
AS AB
RI -3
9majalah ASABRI8 majalah ASABRI
Tepat pada tanggal 1 Agustus 2010 PT ASABRI (Persero) berulang tahun ke 39, namun karena pada tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu maka Upacara memperingati HUT PT ASABRI (Persero) ke 39 diundur satu hari yakni pada tanggal 2 Agustus 2010 yang jatuh pada hari Senin.
Inspektur Upacara pada upacara peringatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama dilanjutkan dengan pembacaan amanat untuk seluruh karyawan yang intinya adalah kita wajib bersyukur di usia 39 ini, karena banyak suka duka yang telah banyak kita lalui namun selama 5 tahun berturut-turut PT ASABRI (Persero) mampu masuk dalam kategori perusahaan dengan bobot nilai Sehat Sekali. Ini merupakan hal yang tidak mudah untuk mempertahankan predikat tersebut, namun ternyata kita mampu.
Kemampuan ini dapat kita tunjukkan bersama yakni dengan adanya pencanangan bahwa tahun ini kita mencanangkan sebagai “Tahun Perubahan” yakni ditandai adanya perubahan pada struktur Organisasi Kancab yang saat ini sudah tidak dapat dijabat rangkap oleh pejabat dari TNI/Polri yang masih aktif, namun bila mereka ingin bertugas di Kancab ASABRI mereka harus melepas status dari Kesatuannya.
Perubahan lainnya adalah adanya pengembangan Informasi Teknologi dimana peningkatan untuk pelayananan lebih ditingkatkan untuk dipercepat dengan prinsip 5 T ( Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Alamat dan Tertib Administrasi) serta motto 4 S yakni Salam, Sapa, Senyum dan Sabar.
Hal inilah yang sedang kita galakkan dalam pelayanan Santunan dan pembayaran Pensiun sehingga diharapkan Peserta ASABRI puas menerimanya. Pada upacara bendera tahun ini juga diberikan secara simbolis Piagam Penghargaan kepada para pegawai PT ASABRI (Persero) yang telah mengabdi selama 8 tahun (Sewindu), 16 tahun (Dwi Windu), 24 tahun (Tri Windu) dan 32 tahun (Catur Windu).
Selesai upacara peringatan HUT di lapangan upacara, dilanjutkan dengan acara syukuran bersama seluruh pegawai di lantai 7 gedung ASABRI. Dalam acara tersebut juga diundang 40 orang anak yatim piatu dari Yayasan Al Wardatul Abyadh pimpinan M. Mistra Ali dan sekaligus juga diberikan bantuan oleh PT ASABRI (Persero). Turut diundangnya anak-anak yatim piatu ini dalam rangka ulang tahun, adalah untuk mengingat bahwa rejeki yang telah diberikan kepada PT ASABRI (Persero) adalah juga rejeki yang harus diberikan kepada anak yatim piatu. Hal ini diungkapkan dalam amanat yang disampaikan oleh Adam R Damiri Direktur Utama PT ASABRI (Persero) pada awal acara.
Acara dimulai dengan ditandai pemotongan tumpeng yang diberikan kepada salah satu anak anak yatim piatu dan pembacaan doa dipimpin oleh H. Hadison, S.Ag. Kita semua berharap semoga di tahun yang akan datang PT ASABRI (Persero) tetap dapat menjaga amanah untuk selalu memberikan yang terbaik kepada para Peserta ASABRI di seluruh Indonesia.
Pada akhir acara adalah pemberian hadiah kepada karyawan-karyawati yang memenangkan lomba paduan suara, lomba masak nasi dan mie goreng, lomba memakai kerundung serta pemberian hadiah untuk karyawan berprestasi dari tiap-tiap Direktorat. Sebagai selingan acara hiburan penyanyi Kristina dan lawak Timlo ikut memeriahkan acara syukuran ini.
oleh : wiwiek sundari, Foto : kris
M om
en H
U T
AS AB
RI -3
Acara potong tumpeng diberikan kepada salah satu anak yatim piatu.
Acara penghargaan diberikan kepada karyawan PT ASABRI (Presero) yang berprestasi.
10 11majalah ASABRI majalah ASABRI
Jumat, 23 juli 2010 diadakan sosialisasi kepada para siswa Secatam yang jum- lahnya sekitar 200 orang dengan di- pimpin oleh Dan Secatam di Rindam Jaya, Condet. Dari PT ASABRI (Perse- ro) sosialisasi diberikan oleh Direktur Operasi (Dirops) Toni Suharto, QIP. Sosialisasi berikutnya dilaksanakan pada 30 juli 2010 dan diikuti oleh 212 CPNS AD, dari ASABRI sosialisasi diberikan oleh Kabagsan, drg. SV. Theresina Lestari, MM.
Disini, PT ASABRI (Persero) memberikan penjelasan dan penerangan tentang apa itu ASABRI, yaitu sebagai perusahaan yang bertugas memberikan perlindungan baik asuransi maupun pensiun. Pada sosialisasi ini juga diperkenalkan hak dan persyaratan pengajuan serta cara pengurusannya. Untuk pertama kalinya ASABRI memberikan sosialisasi kepada para calon prajurit dan CPNS dimana sosialisasi ini dirasa sangat penting karena mereka diberikan pengetahuan tentang ASABRI sebelum menjadi parjurit atau
PNS sehingga memberikan kemudahan dalam pengurusannya. Disela-sela penjelasannya Dirops juga memberikan informasi bahwa ASABRI bekerja sama dengan Bank BRI dengan sistem online untuk pelayanan kedepannya.
Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari seluruh peserta karena sebagai "orang baru", mereka perlu menanyakan hak dan kewajiban sebagai Peserta ASABRI. Dengan adanya pertanyaan ini mereka akan mendapatkan jawaban dan informasi yang benar dari sumbernya langsung.
Pada saat para siswa Secatam dan CPNS ini dilantik maka secara otomatis mereka sudah menjadi Peserta ASABRI dan langsung diberikan KTPA. Biasanya pembuatan KTPA harus melalui Satker-Satker tetapi kali ini kita yang jemput bola tanpa perlu diajukan dari Satker. KTPA ini digunakan sebagai identitas diri Peserta ASABRI dan merupakan salah satu persyaratan dalam pengurusan klaim. Pada akhir sosialisasi secara simbolis penyerahan KTPA diberikan kepada salah satu siswa Secatam dan CPNS.
UPAYA JEMPUT BOLA PADA PENYERAHAN KTPA
Rangkaian kegiatan HUT PT ASABRI (Persero) ke-39 tahun 2010 kali ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain kegiatan rutin yaitu temu kangen, gerak jalan sehat, upacara peringatan HUT dan syukuran, yang membuat berbeda kali ini adalah bazaar, klinik pengobatan gratis untuk para Pensiunan serta perlombaan. Walaupun tahun lalu sudah pernah diadakan lomba tetapi jenis lomba pada tahun ini berbeda.
Acara perlombaan yang diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 2010 ini memang tidak pernah dilewatkan oleh seluruh karyawan karena ini adalah ajang unjuk kebolehan.Jenis lomba yang diikuti adalah : 1. Lomba Kerudung yang diikuti oleh karyawati perwakilan dari masing-masing Bagian, 2.Lomba Vokal Grup antara Direktorat
yang berjumlah 15 orang pada setiap grupnya 3. Lomba Memasak yang diikuti oleh seluruh Kabag dan juga 1 anggota perwakilan dari masing-masing Bagian.
Bertindak sebagai juri adalah ibu- ibu anggota Dharma Wanita, Direksi, Kabag, Kasi dan beberapa perwakilan karyawan ASABRI. Pada hari itu juga langsung diumumkan siapa saja yang keluar sebagai pemenang yaitu untuk Lomba Kerudung adalah karyawati dari Bagian Kasyar, Lomba Vokal Grup adalah Direktorat Operasi dan Lomba Memasak antar Kabag dimenangkan oleh Kabag Pensiun sedangkan Lomba Memasak antar karyawan dimenangkan oleh karyawan Bagian Aktuaria. Penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada acara syukuran tanggal 2 Agustus 2010
Kemeriahan HUT ASABRI belum berakhir karena setelah peringatan HUT tanggal 2 Agustus, pada hari berikutnya tanggal 3 Agustus, bertempat di halaman depan Kanpus ASABRI, digelar bazaar dan juga pengobatan gratis bagi seluruh Peserta ASABRI yang hadir karena kebetulan bersamaan dengan jadwal pengambilan Pensiun. Selain mitra binaan Unit PKBL ASABRI, peserta stand yang lain adalah karyawan ASABRI sendiri. Jumlah stand belum banyak karena ini adalah acara perdana yang diadakan Unit PKBL, tetapi hal itu tetap tidak mengurangi kemeriahan karena band ASABRI juga ikut menghibur.
RANGKAIAN KEGIATAN HUT KE-39 ASABRI (oleh : Key, Foto : Kris)
M om
en H
U T
AS AB
RI -3
- oleh : vee, Foto: vee
13majalah ASABRI12 majalah ASABRI
Para alumni lembaga training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) melakukan jalan santai dari Silang Monas ke Bundaran Hotel Indoneia dan kembali lagi ke Silang Monas pada hari Minggu 16 Mei 2010. Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional.
Sekitar 50.000 alumni ESQ dan masyarakat umum dengan memakai kaos warna putih berlengan merah memadati Monas, berjalan menuju bundaran Hotel Indonesia, lalu kembali ke Monas. Mereka datang dari berbagai penjuru dan berkumpul dengan penuh semangat serta rasa persatuan dan kesatuan. Turut hadir pendiri ESQ Ary Ginanjar Agustian, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan beberapa tokoh politik juga terlihat, turut berjalan santai, yakni Priyo Budi Santoso, Marzuki Alie dan Fahmi Idris.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk bangkit membangun moral bangsa dengan menjadikan 7 Budi Utama yaitu Jujur, tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil, Peduli sebagai karakter moral bangsa. Dukungan terhadap pencanangan Gerakan Moral dengan 7 Budi Utama ini datang dari berbagai pihak baik dari pemerintahan, swasta, dan lapisan masyarakat lainnya. Acara ini mengedepankan kebersamaan dan kepedulian kepada siapa saja dan kepada apa saja. Insya Allah 10 tahun ke depan ESQ dapat mengubah moral bangsa sesuai dengan visinya yaitu menuju Indonesia Emas tahun 2020.
Acara dimeriahkan oleh Pasukan Drum Corp Cendrawasih Akpol Semarang yang berjumlah 457 orang yang semuanya sudah menjadi alumni ESQ, hal ini menandakan bahwa polisi telah menyatu dengan masyarakat. Selain melakukan atraksi drum band mereka mengumandangkan Asmaul Husna. Atraksi mereka sungguh menakjubkan para alumni ESQ yang lainnya. Hadir juga menghibur peserta musisi Dwiki Darmawan dan SNADA.
Terlihat para alumni ESQ melakukan jalan santai dengan semangat walaupun jarak tempuhnya lumayan jauh tetapi mereka tetap tersenyum. Memasuki Jalan Thamrin, sebagian peserta mulai mendengungkan lagu Tujuh Budi Utama, Asmaul Husna dan yel-yel ESQ. Lirih, meningkahi derap langkah kaki yang menunjukkan bulatnya rasa percaya diri. Mereka menyatu antara alumni satu dengan para alumni lainnya yang sebagian besar alumni datang dari sekitar jakarta. Para anggota Forum Komunikasi Alumni ESQ, Gerakan Pemuda 165, Forum Silahturahim Mahasiswa 165, Silahturahmi of Teens 165 dan masyarakat umum itu sengaja datang dari seluruh Indonesia, mulai Aceh sampai Papua. Para Alumni PT ASABRI (Persero) turut serta dalam acara tersebut dengan dipimpin langsung oleh Dirut PT ASABRI (Persero). Berkumpul di Gedung ASABRI dan langsung menuju Silang Monas dengan menggunakan Bis. Mereka datang bahkan dari luar negeri, seperti Singapura, Australia dan Malaysia.
Dengan adanya gerak jalan ini dapat menyatukan seluruh lapisan masyarakat menuju Indonesia Emas yang bermoral, adanya kebersamaan ini mudah-mudahan semua permasalahan yang ada di Indonesia dapat teratasi.
JALAN SEHAT BERSAMA ALUMNI ESQ Oleh: Vny, Foto : Kris
Dengan mengikuti pelatihan ESQ, pimpinan PT ASABRI (Persero) berharap seluruh pegawai PT ASABRI (Persero) dapat meningkatkan 7 Budi Utama ESQ sebagai berikut :
1. Jujur Sikap selalu memegang teguh prinsip-prinsip etika, serta kesesuaian antara perkataan dan perbuatan secara konsisten, terukur dan terpercaya.
2. Tanggung Jawab Sikap berupaya
selalu bertanggung jawab atas apa yang telah menjadi tugas pokoknya dengan baik.
3. Visioner Sikap yang selalu memandang
jauh kedepan dengan selalu mengembangkan inovasi dan kreativitas serta memiliki kemampuan dan kepekaan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.
4. Disiplin Sikap selalu taat terhadap tata
tertib/ peraturan yang tumbuh dalam diri, dengan berani mempertanggungjawabkan setiap pelaksanaan tugas dan kewajiban.
5. Kerjasama Sikap memiliki kesamaan
dalam pandangan/persepsi mengenai visi dan misi perusahaan sehingga dapat merasakan dirinya bagian keluarga besar PT ASABRI (Persero).
6. Adil Sikap yang selalu berlaku adil kepada
semua Makhluk Tuhan, jangan sampai karena kebencian kita pada seseorang membuat kita tidak berlaku adil.
7. Peduli Sikap peduli kepada sesama atau
kepada teman/orang-orang yang kekurangan atau membantu orang yang memerlukan bantuan adalah sikap yang sangat terpuji dan sangat dianjurkan.
7 Budi utama yang menjadi prinsip-prinsip yang diajarkan di pelatihan ESQ, akan membentuk karakter pegawai yang berakhlak, beretika, dan bermoral yang tentunya akan berdampak positif bagi kemajuan PT ASABRI (Persero) dan PT ASABRI (Persero) menjadi bagian dari Kebangkitan Moral Bangsa.
ESQ” EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT Oleh : Mahfud, Foto : Kris
Direktur Utama PT ASABRI (Persero), ADAM R. DAMIRI dan Direktur Utama PT Arga Bangun Bangsa, ARY GINANJAR AGUSTIAN, sepakat untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara PT ASABRI (Persero) dengan PT Arga Bangun tentang Sinergi Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan ESQ
Sebagai tindak lanjut MoU tersebut PT ASABRI (Persero) akan mewajibkan kepada seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan PT ASABRI (Persero) untuk mengikuti pelatihan ESQ mengenai Sinergi Pengembangan Sumber Daya Manusia pada tahun 2011.
14 15majalah ASABRI majalah ASABRI
PT ASABRI (Persero) dalam mempercepat pendataan peserta ASABRI baru dengan bekerjasama dengan pejabat terkait dalam hal pembinaan personil TNI/Polri/PNS untuk memperoleh Kartu Tanda Peserta ASABRI sebelum Peserta ditempatkan di Satker masing-masing.
PT ASABRI (Persero) telah menerima pengajuan dari Dirwatpersau Nomor: B/43-08/35/06/ Dirwatpersau tanggal 14 Januari 2010 perihal
Permintaan Kartu Tanda Pesera ASABRI (KTPA) bagi bintara PK yang akan dilantik/Tupdik Maret 2010 sebanyak 472 orang mendapat KTPA yang secara otomatis akan diberikan oleh pejabat terkait.
Pada tanggal 24 Februari 2010 PT ASABRI (Persero) menyerahkan KTPA an Abdul Rahman Nrp 539167 No. KTPA DD 311852 dkk 472 orang yang diterima oleh Kapten Fajar Anggota/Staf Ditwatpersau.
Dan kegiatan tersebut tidak hanya untuk TNI AU melainkan kepada seluruh Anggota TNI/Polri dan PNS Kemenhan/Polri secara otomatis akan terdaftar di PT ASABRI (Persero) ini adalah salah satu wujud pelayanan ASABRI kepada Peserta. Telah diproses pembuatan KTPA Bintara PK dan Akpol TNI AD dan AL yang akan tutup pendidikan akhir Maret 2010 dan KTPA diserahkan saat
penutupan pendidikan kejuruan di masing- masing Pusdik.
Sebagai bahan informasi, bagi seluruh prajurit TNI,Polri dan PNS Kemhan/Polri yang memiliki KTPA masih menggunakan NI/NBI atau belum ber-NRP menyampaikan ke Kanpus PT ASABRI (Persero) ditujukan kepada :
Direktur Operasi PT ASABRI (Persero) Up : Kepala Bagian Santunan PT ASABRI (Persero)
lampiran yang diperlukan adalah KTPA Asli dan bukti perubahan data dari NI/NBI ke NRP tujuana untuk dilakukan Update data tersebut serta diterbitkan KTPA yang diperbaharui/ ralat.
Untuk informasi pelayanan ASABRI 1 x 24 jam dapat menghubungi call center ASABRI sebagai berikut :
1. Layanan Manfaat Santunan : - 081282371518 (Pin BB 21E21959) - [email protected]
2. Layanan Pensiun : - 081282371519 (Pin BB 21E21835) - [email protected]
Sebagai salah satu wujud peningkatan pelayanan kepada peserta ASABRI khususnya bagi Peserta ASABRI baru. ”Tanpa harus Peserta mengajukan” akan diberikan KTPA saat penutupan pendidikan
Contoh KTPA dengan NBI/NI (lama)
KTPA setelah dirubah menjadi NRP (baru)
Oleh: Hari Sarwono
16 majalah ASABRI
Pada akhir Juni lalu, bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 PT ASABRI (Persero), dilakukan pertemuan antara Komisaris PT ASABRI (Persero), Komite Audit dengan Tim Kelompok Kerja Penyusunan Surat Keputusan (Skep) Reorganisasi Kancab. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Direktur SDM & Umum tersebut merupakan sharing dimana Tim Kelompok Kerja mendengarkan secara langsung masukan dari Komisaris selaku RUPS serta masukan dari Komite Audit, agar nantinya proses dan pelaksanaan Reorganisasi Kancab akan berjalan dengan efektif dan efisien. Selain mengenai struktur/tipe organisasi, Komisaris juga memberikan masukan mengenai komposisi personil yang nantinya akan mengisi jabatan di Kantor Cabang.
Adapun personil yang akan mengisi Kantor Cabang mempunyai variasi jumlah yang berbeda antara Kantor Cabang satu dengan yang lainnya karena jumlah peserta ASABRI yang ada di masing- masing Kancab juga berbeda. Tim Kelompok Kerja membuat beberapa tipe/jenis dari Kancab berdasarkan beban pengurusan pensiun, yaitu untuk Kancab yang mengurusi peserta dengan jumlah di atas 25 ribu, maka akan diurusi oleh 16 orang anggota disebut Kancab tipe A, kemudian Kancab yang mengurusi peserta dengan jumlah 20-25 ribu akan diurus oleh 14 anggota disebut Kancab tipe B, selanjutnya untuk kancab tipe C akan diurus dengan 12 anggota untuk pengurusan
peserta dengan jumlah peserta di bawah 20 ribu.
Dengan pemisahan tipe Kancab maka akan jelas terlihat Kancab tipe mana yang mengelola peserta dengan jumlah paling banyak ataupun sedikit. Yang tergolong Kancab tipe A adalah Kancab Bandung, Semarang, Surabaya dan Jakarta, untuk Kancab Tipe B adalah Kancab Medan, Balikpapan dan Makassar, sedangkan Kancab Type C adalah Palembang, Jayapura, Denpasar, Ambon dan Banda Aceh.
Dari tipe kantor cabang yang ada telah dianalisa apa saja yang diperlukan untuk menunjang pekerjaan di sana yaitu mengenai kebutuhan- kebutuhan materil yang akan menunjang tugas Kancab terutama dalam hal pembayaran pensiun. Kebutuhan yang paling penting adalah penambahan perangkat komputer untuk mendukung sistem on line di Kancab. Untuk itu telah disiapkan untuk setiap Kancab masing- masing 6 komputer baru, dimana 1 komputer sudah siap ada di Kancab, 1 komputer sudah siap untuk dikirimkan dan 4 komputer akan segera dikirimkan ke Kancab akhir bulan ini dan pada saat itu diharapkan seluruh Kancab sudah bisa on line. Selain itu ada rencana untuk menyediakan Ruang Customer Service di Kancab yang mempunyai fasilitas ruangan ber-AC, 50 kursi untuk menunggu dan ditambah dengan petugas-
petugas Customer Service itu sendiri, dengan demikian diharapkan peserta akan semakin mudah dalam hal mengakses berbagai informasi dan semakin mendapatkan kemudahan untuk mengurus pensiun atau santunan di Kancab. Selain itu akan pesertapun akan semakin nyaman dengan pelayanan yang baik dan memuaskan dari ASABRI.
Untuk kesiapan personil di Kancab, maka Kancab membuka rekruitmen kepada pemula yang ingin bergabung menjadi pegawai Kancab PT ASABRI (Persero), di mana jumlah yang akan direkrut tidak sama di masing-masing Kancab. Hal ini disebabkan karena jumlah dari pegawai lama yang memilih kembali ke kesatuan ataupun yang ingin tetap di Kancab berbeda-beda. Untuk perekruitan pegawai baru di Kancab tidak seluruhnya mudah, seperti di Kancab Banda Aceh, Ambon dan Jayapura, sangat kesulitan sekali mencari pegawai baru, yang disebabkan tidak terpenuhinya kualifikasi pegawai yang diinginkan oleh ASABRI, di mana untuk menjadi on line, ASABRI banyak membutuhkan calon- calon pegawai yang mengerti masalah keuangan dan IT. Selain perekruitan pegawai baru, maka ASABRI juga akan menerapkan sistem mutasi atau dikenal dengan istilah Tour of Area (ToA), yaitu perpindahan pegawai ASABRI dari Kantor Pusat untuk ditempatkan di Kancab-Kancab. Jumlah pegawai dari Kantor Pusat yang akan ditempatkan di Kancab juga berbeda-beda tiap wilayahnya, yang mana disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk rencana Tour of Area dari Kantor Pusat ke Kancab Medan akan dikirimkan 1 pegawai, Kancab Bandung 3 orang, Kancab Semarang 1 orang dan Kancab Jakarta 7 orang. Jadi jumlah pegawai yang akan mutasi dari Kantor Pusat adalah 12 orang.
Selain itu Komisaris memberikan masukan dalam hal pengisian posisi Kepala Kantor Cabang dan Wakil Kantor Cabang yaitu tidak perlu ada wakil di semua Kantor Cabang tidak perlu semuanya ada Wakil. Wakil benar-benar ditempatkan pada Kantor Cabang yang memang membutuhkan. Pertimbangannya adalah jangan sampai nanti ada penempatan tugas sebagai Wakil tetapi ternyata tidak ada pekerjaan atau tugas yang dilakukan, karena beban pengurusan pensiun yang masih belum terlalu besar. Jadi untuk Kantor Cabang yang beban pekerjaan pengurusan pensiunnya belum terlalu berat, maka posisi Kepala dan Wakil cukup diisi oleh
satu personil saja, dan jika nanti beban organisasi Kancab menjadi berkembang dan lebih berat, maka baru diperlukan seorang Wakil. Dari Tim Kelompok Kerja sendiri untuk rencana pengisian posisi Kepala dan Wakil menggunakan Standard Operasional Minimal, dimana bila dimungkinkan Kepala Cabang dan Wakil cukup diisi satu orang saja, dimana dituangkan oleh Tim dalam tipe Organisasi Kancab, yaitu hanya tipe A dan tipe B saja yang ada wakilnya.
Setelah kesiapan personil dan materil di Kancab sudah lengkap, maka selanjutnya ASABRI akan melaksanakan Mobile Training Team ke Kancab- Kancab, Mobile Training Team dimaksudkan untuk memberikan training/pelatihan kepada pegawai di Kancab agar mereka bisa melaksanakan tugasnya dengan baik terutama tugas-tugas yang berhubungan dengan Kantor Pusat. Mobile Training Team diharapkan dapat terlaksana pada bulan Juli. Mobile Training Team akan dilakukan oleh para trainer dari Kantor Pusat yang menguasai/ahli di bidang keuangan dan komputer, dan sebelum para trainer memberikan training, merekapun juga sudah ditraining terlebih dahulu atau dikenal dengan istilah training of trainer. Dengan persiapan yang sedemikian matang dari Kantor Pusat, diharapkan proses reorganisasi Kantor Cabang akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai tuntutan instrumental dan enviromental yang semakin maju dan meningkat serta estimasi tuntutan kompetensi ke depan dan misi visi PT ASABRI (Persero).
Selain struktur dan personil Kancab yang mengalami perubahan, organisasi Kancab yang baru juga mempunyai tugas baru yaitu melaksanakan kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang mana dulunya PKBL hanya dilaksanaan di Kantor Pusat. Dengan reorganisasi Kancab yang baru, maka Kantor Cabang akan berperan aktif dalam hal pelaksanaannya dan diharapkan dengan adanya pelaksanaan PKBL di Kancab, akan membuat PKBL akan semakin berkembang.
Selamat untuk reorganisasi Kancab PT ASABRI (Persero), semoga dengan perkembangan zaman serta tuntutan organisasi, ASABRI akan terus berkembang demi meningkatkan pelayanan terhadap para pensiunan sebagai wujud rasa berbakti terhadap bangsa dan negara.
REORGANISASI KANTOR CABANG - Oleh : KN
18 19majalah ASABRI majalah ASABRI
Jenis Program Bina Lingkungan Program Bina Lingkungan dibedakan menurut jenisnya yaitu : 1. PBL BUMN Pembina Adalah PBL yang ditetapkan dan dilaksanakan
oleh BUMN Pembina di wilayah usaha BUMN yang bersangkutan.
2. PBL BUMN Peduli Adalah PBL yang dilakukan secara bersama-sama
antar BUMN dan pelaksanaannya ditetapkan dan dikoordinir oleh Menteri dalam hal ini Menteri Negara BUMN.
Program Bina Lingkungan di ASABRI Sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran PKBL Tahun 2010 maka penyaluran dana PBL dilakukan diseluruh Kancab dan Kanpus ASABRI dengan sasaran sebagai berikut : 1. Bencana alam 2. Pendidikan atau Pelatihan 3. Peningkatan Kesehatan/Kesejahteraan 4. Pengambangan prasarana 5. Sarana ibadah 6. Pelestarian alam
Rencana Kegiatan PBL Tahun 2010 Sebagaimana halnya penyaluran Dana PBL Ta- hun 2009, maka sasaran penyaluran Dana PBL pada tahun 2010 telah direncanakan. Sesuai kebijakan manajemen maka penyaluran dana bagi Peningkatan Kesehatan dan Pengembangan Prasarana direalisasikan untuk: 1. Peningkatan kesehatan/kesejahteraan Alokasi dana tersedia untuk program ini sebesar Rp 375 Juta akan dipergunakan bagi bantuan operasi katarak di wilayah kerja Kanpus dan seluruh Kan- cab ASABRI.
2. Pengembangan Prasarana Alokasi dana tersedia untuk program ini sebesar Rp 375 Juta. Adapun penggunaannya direncanakan antara lain untuk antenna parabola ukuran 6 feet dan pesawat televisi Sharp 29” bagi pos-pos penjagaan TNI/Polri di wilayah perbatasan RI dengan Negara tetangga dan pulau-pulau terluar dimana anggota TNI/Polri bertugas.
Saat ini jumlah pos-pos penjagaan TNI yang memungkinkan untuk menerima bantuan antenna parabola dan pesawat TV bagi pos-pos tersebut adalah sebagai berikut : a. TNI-AD : 50 unit b. TNI-AL : 12 unit c. TNI-AU : 1 unit d. Pulau terluar : 12 unit
Sedangkan penyaluran bantuan antenna parabola dan pesawat TV bagi pos-pos tersebut adalah sebagai berikut :
a .
TNI-AD : 50 lokasi, rencana realisasi : 35 unit b. TNI-AL : 12 lokasi, rencana realisasi : 4 unit c. TNI-AU : 1 lokasi, rencana realisasi : 1 unit d. Pulau terluar : 12 lokasi, trencana realisasi : 12 unit
Rencana PBL Tahun 2010 Dalam rangka penyaluran bantuan antena parabola dan pesawat televisi tersebut, maka pada tanggal 12-13 April 2010 telah dilakukan pemasangan serta uji coba antena parabola di Desa Tegal Manggung Kec. Cimanggung Kab. Sumedang Jabar. Adapun hasilnya adalah masyarakat dapat menikmati siaran televisi dari 24 stasiun televisi yang sebelumnya hanya dapat menerima siaran satu saluran saja yaitu Indosiar. Selanjutnya antena parabola berukuran 6 feet beserta pesawat TV Sharp 29” masing-masing 2 unit diserahkan kepada masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil uji diatas, maka serangkaian rencana kegiatan telah dilaksanakan yaitu:
1. Pelatihan pemasangan parabola a. Tanggal 31 Mei - 1 Juni 2010 di Kanpus
ASABRI telah diadakan pelatihan pemasangan antena parabola yang diikuti oleh 7 personil Marinir dipimpin oleh Letda Mar. Saiful Anwar
b. Tanggal 7 – 8 Juni 2010 di Surabaya telah diadakan pelatihan pemasangan antena parabola yang akan diikuti oleh personil TNI AL
c. Tanggal 28-29 Juni 2010 di Makorem 161/ Wiraksakti Kupang di adakan pelatihan pemasangan antena parabola yang diikuti oleh 82 personil TNI.
Adapun materi yang diberikan adalah : a. Pengenalan pemetaan bumi b. Posisi/orbit satelit Palapa C2 dan Telkom 1C c. Pengenalan perangkat parabola dan prisnsip
kerja d. Membaca petunjuk arah pada perangkat
mounthing parabola e. Mencari posisi, sudut dan arah parabola sesuai
lokasi pemasangan f. Keselamatan kerja installer parabola g. Praktek pemasangan
2. Penyerahan antena parabola dan pesawat TV : a. Tanggal 31 Mei 2010, dilaksanakan penyerahan
antena parabola dan pesawat TV kepada Kolinlamil untuk diteruskan bagi pos penjagaan TNI di Pulau Berhala, Nipah dan Rondo masing- masing 1 unit antena parabola dan antena TV.
b. Tanggal 2 Juni 2010, dilaksanakan pengiriman
antena parabola dan pesawat TV masing-masing
P K
B L
MEMPERKOKOH KEDAULATAN NKRI MELALUI PROGRAM BINA LINGKUNGAN Oleh : Dulrajad, Foto: Dok PKBL
Mungkin dapat terjadi timbul pertanyaan dimana kaitannya antara kedaulatan Negara dengan Program Bina Lingkungan. Program Bina Lingkungan (PBL) adalah program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN dan bersifat hibah murni.
20 21majalah ASABRI majalah ASABRI
4 unit ke Pasmar I Surabaya untuk diteruskan bagi pos-pos penjagaan TNI di Pulau Fani, Brass, Dana Rote dan Fanilda
c. Tanggal 30 Juni 2010 dilaksanakan penyerahan antena parabola dan telvisi masing-masing 1 unit untuk 41 personil TNI di perbatasan negara RI dengan Republik Demokratik Timor Leste, pada kegiatan tersebut Dirut PT ASABRI (Persero) berkenan menyerahkan bantuan langsung kepada penerima bantuan.
Manfaat Dukungan Program Bina Lingkungan PT ASABRI (Persero) bagi personil TNI/Polri yang bertugas di
P K
B L
PT ASABRI (Persero) melalui Program Bina Lingkungan melakukan acara penyerahan bantuan parabola dan pesawat televisi kepada para prajurit TNI/Polri yang berada di perbatasan-perbatasan pulau terluar Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaksanaan tersebut diselenggarakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan.
Sudah menjadi satu yang wajar bahwa Program Bina Lingkungan diberikan kepada pos-pos penjagaan TNI/Polri yang diperbatasan pulau terluar, hal ini dimaksudkan agar para prajurit yang sedang bertugas tetap mendapatkan informasi yang sedang berkembang sehingga tidak jenuh dalam menjalankan tugas-tugasnnya.
Disamping itu para prajurit juga diberikan kursus atau pelatihan singkat bagaimana cara memasang parabola oleh tekhnisi di lapangan agar dapat mengoperasikan alat tersebut.
Penyerahan bantuan antena parabola dan pesawat televisi sebanyak 41 unit dilakukan oleh Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Adam R Damiri selaku Pembina PKBL dan diserahkan kepada perwakilan dari Danlantamal VII Kupang, Danrem 161/Wirasakti, Dansatrad 241 Buaren, dan Polda Nusa Tenggara Timur, serta turut hadir Laksma TNI Amri Husaini dari Danlatamal VII, Kasrem Letkol Inf. Yulius Wijayanto yang mewakili Danrem 161/ Wirasakti serta para pejabat Dansatrad 241 Buaren dan Polda Nusa Tenggara Timur dan juga dihadiri beberapa perwakilan dari TNI/Polri lainnya yang bertugas diwilayah perbatasan pulau terluar NTT.
Adam R Damiri menegaskan kepada para prajurit TNI/Polri, “ Jadi prajurit di pos-pos perbatasan juga harus tahu informasi yang sedang berkembang dan tidak kalah dengan prajurit yang bertugas di kota-kota, karena informasi sangat penting.” Menurut Adam R Damiri tiap pos perbatasan akan dipasang satu unit mulai dari pos perbatasan bagian selatan Kabupaten Belu sampai pos perbatasan yang memisahkan Kabupaten Timor Tengah dengan Distrik Oekusi. Bantuan ini selain sebagai sarana informasi juga sebagai sarana hiburan, namun jangan sampai melalaikan tugas-tugas pokoknya. Selain prajurit perbatasan, puluhan televisi dan parabola juga akan diberikan kepada TNI AL, TNI AU. Sebanyak lima pos. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi pelayanan santunan dan pensiun untuk para peserta ASABRI. Acara diadakan di Aula Makorem 161/Wira Sakti Kupang dipimpin langsung oleh Dirut PT ASABRI (Persero) Adam R Damiri.
DIRUT PT ASABRI (Persero) MENYERAHKAN BANTUAN ANTENA PARABOLA & PESAWAT TELEVISI KEPADA PRAJURIT TNI/POLRI DI KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR.
P K
B L
Pada hari Selasa tanggal 6 Juli 2010 bertempat di kantor pusat PT ASABRI (Persero) diadakan acara khitanan massal. Acara ini dibuka langsung oleh Dirut PT ASABRI (Persero) Adam R Damiri dan dihadiri oleh seluruh Direksi, Kepala Bagian, dan Ibu-ibu Dharma Wanita PT ASABRI (Persero).
Peserta khitanan massal ini terdiri dari masyarakat umum yang kebanyakan berdomisili disekitar Kantor Pusat dan anak-anak para anggota atau karyawan-karyawati PT ASABRI sendiri. Acara khitanan missal ini merupakan rangkaian kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka memperingati HUT PT ASABRI (Persero) yang ke 39 dan di selenggarakan pada setiap tahunnya, Khitanan massal ini diikuti oleh 40 orang anak-anak berusia antara 7 sampai 12 tahun dengan tim medis dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat.
Untuk menghilangkan ketegangan anak-anak pun dihibur oleh Band Asabri dan para Ibu-ibu Dharma Wanita dengan menyanyi bersama , selain di khitan anak-anak pun diberikan bingkisan untuk keperluan sekolah dan acara inipun berjalan dengan lancar.
KHITANAN MASSAL
1. Sarana rekreasi/hiburan Hal ini dirasakan perlu mengingat para prajurit meninggalkan keluarga berbulan-bulan demi menunaikan tugas menjaga setiap jengkal tanah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Menjaga dan meningkatkan rasa nasionalisme Tidak tertutup kemungkinan siaran televisi yang diterima di daerah tempat prajurit bertugas adalah siaran dari negara tetangga. Dengan bantuan tersebut maka siaran saluran televisi dapat diarahkan kepada saluran dalam negeri/daerah.
23majalah ASABRI22 majalah ASABRI
Pengantar Dalam kesempatan pembahasan bersama mencari format ideal Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS) di bulan Februari 2010, antara Komisi IX DPR RI, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), dan 4 BUMN Asuransi terkait (ASABRI, JAMSOSTEK, TASPEN, dan ASKES), muncul lontaran topik tentang Risk Pooling. Proses pembentukan RUU BPJS masih berlangsung sampai sekarang. Jaminan sosial adalah Program Negara untuk memberikan perlindungan dasar kepada seluruh rakyat Indonesia. Tulisan ini tidak membahas mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional, melainkan akan menjelaskan Risk Pooling yang kaitannya sangat erat dengan SJSN tersebut.
Standard Kemiskinan Ide pemerataan kesejahteraan melandasi RUU BPJS. Mekanisme jaminan sosial sudah ditunggu- tunggu oleh kelompok penduduk yang tergolong rentan. Bagi kelompok penduduk rentan, jaminan sosial jelas sangat terasa manfaatnya. Kelompok rentan umumnya adalah kelompok penduduk miskin dan kelompok yang rentan dengan risiko keuangan seperti para usia lanjut, orang cacat, penganggur, pensiunan, dan sejenisnya. Berdasarkan standard Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), penduduk dunia yang masuk kategori miskin adalah mereka yang setiap hari hanya bisa membiayai hidupnya maksimal
USD 2 (sekitar Rp 20.000) untuk semua kebutuhan pangan, sandang dan papan. Sedang standard Indonesia lebih rendah, pengeluaran maksimal adalah Rp 12.000 per hari atau Rp 360.000 per bulan hanya untuk kebutuhan pokok pangan, sandang dan papan.
Berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (www.bps.go.id), jumlah penduduk miskin Indonesia tahun 2009 sebanyak 32,53 juta (rilis berita 1 Juli 2009) dari total jumlah penduduk Indonesia 231 juta (rilis berita KONTAN 20 Agustus 2009). Sungguh suatu angka yang memprihatinkan. Ternyata masih banyak saudara kita yang tidak bisa menghidupi diri setiap hari dengan biaya lebih dari Rp 12.000 Dari jumlah penduduk miskin tersebut, kebanyakan adalah masyarakat pedesaan. Lebih mengkhawatirkan lagi, karena perputaran uang atau peluang bisnis sangat minim terjadi di lingkungan pedesaan. Namun di sinilah hebatnya bangsa Indonesia. Sejak nenek moyang kita, masyarakat pedesaan sangat kental dengan jiwa gotong royong, ringan tangan dan saling membantu.
Jaminan Sosial Informal dan Formal Kita katakan jaminan sosial informal ini bisa beragam, misalkan siklus hidup (melahirkan, sakit, meninggal), kebutuhan pokok (pangan, sandang,
papan), pekerjaan (bercocok tanam), bencana (banjir, gempa, kebakaran), upacara adat dan lain- lainnya. Sifat gotong royong ini jarang ditemui di perkotaan. Tuntutan kerja yang tinggi serta minimnya waktu tersisa untuk bersosialisasi dengan tetangga, membuat tidak banyak orang kota yang memiliki hubungan baik dengan tetangga. Sebaliknya di pedesaan, bukan hanya uang yang menjadi prioritas hidup. Hidup bertetangga sebagai modal jaminan sosial informal masih kuat dijaga dan dipelihara.
Muara dari permasalahan orang kota dan orang desa sebenarnya sama yaitu segala upaya untuk mengatasi rasa tidak aman yang bersumber dari tidak tercukupinya kebutuhan dasar. Di sinilah peran pemerintah sebagai penyelenggara negara wajib mengatasi permasalahan dan mengakomodir kepentingan semua pihak.
Sedangkan bentuk-bentuk jaminan sosial formal di Indonesia terkait dengan pekerjaan formal (Contoh : pensiun, kecelakaan kerja, kesehatan, ibu hamil atau melahirkan, dan sebagainya). Karena sebagian besar tenaga kerja Indonesia terserap di sektor informal, sebagian besar pekerja dan penduduk Indonesia tidak mendapat jaminan sosial formal. Mereka yang mendapat jaminan sosial adalah pegawai negeri dan BUMN, TNI, Polri, dan sebagian pekerja di perusahaan swasta. Sebagian pekerja swasta lain, seperti buruh pabrik, belum mendapatkan jaminan sosial, bahkan upah minimum pun belum dapat mereka terima.
Sebagai contoh ilustrasi ketidakadilan sosial adalah sebagai berikut. Misal dalam suatu kota terdapat satu juta penduduk, dan setiap tahun terdapat 3.000 orang dirawat di rumah sakit. Misalkan setiap perawatan di rumah sakit membutuhkan rata-rata dana sebesar Rp 1 juta. Jika pasien yang sakit adalah keluarga tukang becak, akan sangat sulit baginya menyediakan uang sebesar Rp 1 juta. Pada situasi lain, beban biaya rumah sakit sebesar Rp 1 juta itu bukan beban yang berat bagi seorang direktur bank yang bergaji Rp 25 juta sebulan. Lebih beruntung lagi, beban tersebut sudah ditanggung oleh perusahaannya. Ketidakadilan sosial ini adalah orang yang berpenghasilan rendah yang tidak sanggup membayar biaya pelayanan rumah sakit, justru tidak mendapat jaminan, sebaliknya yang bergaji tinggi justru mendapat jaminan.
Risk Pooling Sekarang penulis ingin mengilustrasikan jalan keluar dari masalah di atas. Secara statistik (data tahun- tahun yang sudah berlalu), dapat dihitung misalkan
setiap orang memiliki probabilitas 0,003 (yaitu 3.000 orang per 1.000.000 penduduk) untuk masuk rumah sakit. Jika rata-rata tagihan rumah sakit untuk tiap perawatan adalah Rp 1 juta, maka setiap tahun dibutuhkan dana sebesar 3.000 orang x Rp 1 juta = Rp 3 milyar.
Jika kebutuhan biaya Rp 3 milyar dibagi rata kepada satu juta penduduk, maka tiap kepala cukup membayar Rp 3.000 setahun (Rp 3 milyar dibagi 1.000.000 penduduk). Bukankah membayar Rp 3.000 per orang per tahun merupakan beban ringan! Tukang becak pun sanggup mengiur sebesar itu. Setelah dana Rp 3 milyar terkumpul, tidak ada lagi penduduk yang kesulitan membayar tagihan rumah sakit.
Bentuk kegotongroyongan tersebut, di dalam asuransi dikenal istilah Risk Sharing. Dari segi dana yang terkumpul, asuransi juga disebut sebagai mekanisme Risk Pooling. Dengan demikian, iuran atau premi yang telah dibayar jelas bukan tabungan dan karenanya tiap anggota tidak berhak meminta kembali dana yang diiurkan, meskipun ia tidak pernah sakit sehingga tidak menggunakan dana itu.
Penutup Dari data Badan Pusat Statistik per Februari 2009, jumlah penduduk Indonesia yang bekerja sebanyak 104.485.444 orang. Jumlah ini sangat potensial jika mengiur dalam jumlah dana tertentu untuk menciptakan mekanisme Risk Pooling dan membantu saudara-saudara 32,53 juta penduduk miskin.
Jaminan sosial untuk saudara-saudara yang miskin ini tentunya bukan untuk memanjakan mereka. Tetap dibutuhkan sistem yang mumpuni yang mampu memberdayakan dan memandirikan kelompok rentan (secara keseluruhan) dengan diskriminasi positif untuk berkompetisi dengan kelompok yang lebih kuat supaya mereka bisa produktif.
Namun perlu dipertimbangkan juga intervensi yang terlalu jauh mencampuri mekanisme jaminan sosial informal yang sudah ada dan menjadi adat turun temurun di pedesaan, jelas tidak akan berhasil secara memuaskan. Oleh karenanya, jangan sampai sifat gotong royong informal menjadi luntur karena inilah sebenarnya perekat utama bangsa Indonesia selama bertahun-tahun. Pemerintah seyogianya menemukan formula Risk Pooling secara nasional namun tetap bersinergi dengan kearifan kegotong royongan informal.
Risk Pooling, Jaminan Sosial dengan Mekanisme Gotong Royong Oleh Toni Wibowo
24 25majalah ASABRI majalah ASABRI
Selain itu ada yg sangat diharapkan dan bahkan ditunggu baik yg sudah pensiun maupun aktif yaitu pensiun bulan ketiga belas atau lebih familier dikenal dengan gaji ke 13 mengingat dalam beberapa tahun belakangan selalu ada. Seperti diketahui tahun lalu pemberian gaji ke 13 dibayarkan pada bulan Juni 2009 maka pada tahun ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2010 yg ditindak lanjuti dengan peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan nomor Per -22/PB/2010 tanggal 15 juni 2010 tentang Petunjuk teknis pemberian gaji/pensiun/tunjangan bulan ketiga belas dalam Tahun Anggaran 2010 kepada Pegawai Negeri, Pejabat Negara dan penerima pensiun / tunjangan. Maka kepada para penerima pensiun khususnya mantan prajurit TNI,anggota Polri dan PNS Dephan/Polri diberitahukan bahwa ;
• Pembayaran pensiun bulan ketiga belas Tahun Anggaran 2010 dilaksanakan mulai tanggal 5 Juli 2010
• Kepada penerima pensiun/tunjangan diberikan pensiun/tunjangan bulan ketiga belas sebesar pensiun pokok ditambah tunjangan keluarga dan tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan
• Dalam hal Pegawai Negeri, Pejabat Negara,
penerima pensiun /tunjangan menerima lebih dari satu penghasilan berupa gaji pensiun /tunjangan atau beberapa jenis pensiun/tunjangan, maka gaji/pensiun/ tunjangan bulan ketiga belas hanya diberikan untuk salah satu yang jumlahnya lebih menguntungkan.
• Apabila dikemudian hari ternyata menerima lebih dari satu jenis penghasilan, atas kelebihan pembayaran tersebut merupakan hutang dan wajib mengembalikan kepada negara sesuai dengan peraturan perundang- undangan
• Dalam hal Pegawai Negeri, Pejabat Negara, penerima pensiun/tunjangan juga sebagai penerima pensiun/tunjangan janda/ duda maka kepada yang bersangkutan diberikan pula pensiun /tunjangan janda/duda bulan ketiga belas
• Kepada penerima pensiun terusan yang meninggal dunia atau dinyatakan hilang diberikan pensiun bulan ketiga belas sebesar penghasilan pensiun terusan yang diterima pada bulan Juni 2010
Demikian mudah-mudahan bermanfaat khususnya kepada para penerima pensiun mantan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Dephan/Polri yang pensiunnya dilayani oleh PT ASABRI (Persero).
Salah satu indikator perhatian pemerintah terhadap para pensiunan diantaranya adalah memberikan tambahan penerimaan pensiun misalnya diwujudkan dalam bentuk penyesuaian pokok pensiun atau menaikkan tunjangan beras walaupun relatif masih belum memenuhi yg diharapkan namun secara umum dapat dirasakan manfaatnya
In fo
A SA
BR I
Giro yang dapat diatrik setiap saat
Tabungan dengan santunan kematian
Kredit (paket) Multiguna Kredit (paket) Sekolah
Kredit Investasi
Kredit khusus Pensiun bagi TNI/POLRI & PNS/TNI/POLRI/BUMN
PRODUK KREDIT :
PRODUK SIMPANAN :
Kantor Pusat :
Gedung Primagraha Persada
Data Center Pancoran Kompleks Permata Pancoran Blok D 16-17, Jl.Raya Pasar Minggu No.32 Jak-Sel Telp. (021) 791 83969, 791 83169 Fax. (021) 791 80987
Jl. Gedung Kesenian No. 3 - 7, Jakarta Pusat,
Telp. (021) 351 7523, 351 7533 Fax . (021) 351 7530, 351 7535, 351 3655
Kantor Cabang : Surabaya I Bandung I Semarang I Medan I Palembang I Pekanbaru
Nikmati Jasa Pelayanan Petugas Kami yang Ramah & Fleksible
Kantor Cabang Pembantu : Asabri I Duta Mas I Cempaka Mas I Menteng I Cideng I BSD Pancoran I Tanjung Duren I Kelapa Gading I Ciputat I Kebon Jeruk I Tanjung Priok Klender I Cipinang I Ngagel I Matraman I Kuningan I Sier I Ngagel I Cimahi I
Kantor Kas : Kankas Dephan I Kankas UPN I Kankas Matraman I Kankas Aldiron
26 majalah ASABRI
Salah satu terobosan lagi yang akan dibuat oleh PT ASABRI (Persero) yaitu memanfaatkan IT sebagai peningkatan dalam pelayanan bagi para prajurit TNI, POLRI dan PNS TNI, POLRI dan KEMHAN dengan membangun Call Center.
Secara umum Call Center merupakan sarana untuk melakukan interaksi telepon dari masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat dan langsung. Profil data peserta PT ASABRI (Persero) bila tidak terkelola dengan baik menyebabkan prosedur kegiatan pelayanan Peserta menjadi tidak efektif dan optimal. Sering terlambatnya pelayanan dalam mengantisipasi pertanyaan dan permintaan informasi yang disampaikan melalui telepon umumnya karena kualitas operator dan tidak tersedianya sistem aplikasi Call Center yang berbasis pada basis data Peserta. PT ASABRI (Persero) sebagai institusi yang melayani masyarakat perlu memiliki suatu sistem penanganan pelayanan Peserta melalui interaksi telepon dalam hal ini Call Center. Peningkatan pelayanan dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perbaikan prosedur penanganan telepon dan pembangunan sistem Call Center. Sistem ini diharapkan dapat membantu memberikan peningkatan pelayanan secara cepat, tepat, dan menjadi dapat menjadi “first layer support” terhadap masyarakat.
Kondisi saat ini Pelayanan telepon dari masyarakat diterima operator telepon di Kantor Pusat kemudian diteruskan sesuai dengan jenis pertanyaannya (umum, Pensiun atau Santunan) ke Petugas di bagian Santunan dan Pensiun. Rata-rata jumlah telpon yang dilayani adalah 250 telepon per hari. Beragam pertanyaan mulai dari
proses pengurusan pensiun/santunan, kewajiban penerima pensiun, tempat dan cara pengambilan pensiun, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan informasi/data peserta. 1. Proses Call Center mulai penerimaan telepon,
memproses/menjawab pertanyaan masih dilakukan secara manual.
2. Jumlah Line Telepon (Nomer Hunting) dan Kode Akses Telpon 021 Jakarta
3. Belum tersedianya sarana informasi Caller ID (Nomor Penelpon)
Tujuan call center Memberikan layanan call center / Help Desk bagi keperluan pelayanan publik, untuk informasi layanan ASABRI Santunan & Pensiun.
Rancang Bangun Call Center Sistem Penanganan Telepon (Call Center) ditujukan untuk peningkatan pelayanan kepada peserta dan masyarakat secara kualitatif dan kuantitatif.
1. Peningkatan Akses Komunikasi Meliputi: kemudahan akses, ketersediaan jaringan koneksi, dan kecepatan. Aksesibilitas dapat dicapai dengan memberikan kemudahan bagi peserta/ masyarakat untuk menghubungi Call Center dengan satu nomor yang bersifat nasional, sehingga penelepon dapat menghubungi Call Center dengan nomor lokal. Hal ini dapat meringankan beban biaya pulsa karena nomor yang dihubungi adalah nomor telepon lokal. Sarana Call Center ini dibangun secara terpusat sehingga investasi yang diperlukan tidak dibebankan pada kantor cabang ASABRI.
2. Pembangunan Sistem dan Prosedur. Sistem dan Prosedur (Sisdur) merupakan hal yang mutlak dan menjadi pedoman bagi pengoperasian
sistem Call Center baik secara manual maupun otomatisasi (sistem), termasuk cara dan penanganan telepon masuk, memberikan respon dan jawaban. Konsistensi dari Sisdur kemudian dapat menjadi ukuran keberhasilan implementasi Call Center.
3. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. Mengingat interaksi telepon call center merupakan hubungan langsung antar manusia sehingga peningkatan kualitas SDM secara “Soft Skill” (kemampuan orang berinteraksi ) dan “Hard Skill” (kemampuan mengoperasikan sistem dan prosedur) merupakan hal yang penting. Proses pelatihan secara berkala dengan indikator pengukuran pencapaian kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction).
4. Evaluasi Sistem Rancang bangun Call Center merupakan disain berkesinambungan. Proses ini berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lapangan. Evaluasi sistem dilakukan secara berkala dan umpan balik dari evaluasi menjadi masukan untuk perbaikan sistem Call Center berikutnya.
Rencana Implementasi Desain Call Center untuk PT ASABRI (Persero), dirancang oleh Konsultan IT ASABRI. Tahapan implementasi yang akan dikerjakan oleh antara lain adalah sebagai berikut : 1. Disain Rancang Bangun Call Center, bersama
dengan tim pelaksana yang bertanggung jawab terhadap membuat Sistem dan Prosedur termasuk membangun Proses Bisnis Call Center. Rancang bangun Sisdur ini merupakan dasar dan tolok ukur dari keberhasilan Call Center.
Call Center PT ASABRI (Persero) Oleh : Arining Lestari, Image : sxc.hu
2. Pembangunan Sistem Call Center dengan mem- pertimbangkan dan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada seperti:
• PABX Panasonic • Perangkat Telepon • Jaringan koneksi ASABRI/BRI dan Mitra lainnya. • Jaringan Internet • Perangkat keras lain yang sudah ada saat ini. 3. Uji Coba Sistem Call Center, untuk melihat unjuk
kerja sistem sebelum dioperasionalkan, dan menjadi masukan untuk soft skill dan hard skill bagi operator.
4. Implementasi a) Instalasi Perangkat Call Center dan Jaringan b) Pelatihan Operator: Sisdur termasuk
pengoperasian Sistem Call Center. c) Sosialisasi Call Center 5. Evaluasi Sistem dan operator secara berkala
Penutup Ketersediaan Sistem Call Center yang canggih dan beragam belum tentu dapat memberikan tingkat kepuasan yang tinggi bagi pelanggan. Sistem Call Center dengan peralatan yang “memadai” dengan petugas operator yang ramah, sopan serta memiliki kompetensi untuk memberikan jawaban yang tepat akan membuat penelpon Call Center merasa puas. Satuan pengukuran Call Center Service Index menitikberatkan pada faktor Manusia. Sehingga peningkatan kualitas melalui pelatihan soft skill dan hard skill diharapkan dapat memberikan tingkat kepuasan yang tinggi bagi penelpon Call Center. Harapannya Call Center ASABRI dapat memberikan nilai lebih akses informasi bagi peserta dan menjadi “marketing tools” di industri asuransi yang makin kompetitif.
PSTN
Bisnis Proses 1. Call center ASABRI akan dilayani oleh call
center Kantor Pusat dengan nomor telepon (021) 8094140
2. Eskalasi untuk pertanyaan yang “tidak terjawab” dapat dieskalasi dengan mengirimkan email pada [email protected] sebagai catatan dan diproses lebih lanjut pada bagian terkait
3. Email dari publik maupun internal dapat dilayangkan ke [email protected]
28 29majalah ASABRI majalah ASABRI
Qasidah (Tahun 1992 s.d. 1996) Qasidah ini sering ditampilkan pada waktu perayaan keagamaan yang diadakan oleh PT ASABRI (Persero), anggotanya terdiri dari karyawan dan karyawati, namun seiring perjalanan waktu kegiatan ini terhenti.
Kolintang (Tahun 1996 s.d. 2005) Kolintang merupakan kesenian yang berasal dari Makassar. Grup Kolintang saat itu terdiri dari 2 grup yaitu grup ibu-ibu Dharma Wanita dan Karyawati PT ASABRI (Persero) dan sering ditampilkan pada kegiatan perayaan di PT ASABRI (Persero). Kolintang ini sering mengikuti perlombaan, bahkan pernah menjuarai suatu perlombaan yang diadakan di Taman Mini Indonesia Indah sebagai juara I dan sebagai juara Harapan I untuk Tingkat Nasional. Namun seiring perjalanan waktu pula kegiatan ini terhenti.
Gamelan (Tahun 1992 sampai dengan sekarang) Gamelan merupakan kesenian yang berasal dari Jawa Tengah khususnya pulau Jawa. Kegiatan gamelan ini masih berlangsung hingga kini, dan pernah juga menjuarai perlombaan yang diadakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai juara I sebanyak tiga kali. sering ditampilkan pada setiap perayaan HUT PT ASABRI (Persero).
Angklung (Tahun 2008 sampai dengan sekarang) Angklung merupakan kesenian yang berasal dari Jawa Barat. Kegiatan ini masih berlangsung dan seperti halnya kegiatan kesenian yang lain, kesenian Angklung sering ditampilkan pada saat kegiatan perayaan yang ada di PT. ASABRI (Persero) dan salah satunya adalah acara puncak kegiatan HUT PT ASABRI (Persero).
Band (Tahun 1975 sampai dengan sekarang) Kegiatan band ini yang paling baik menempati posisi peminatnya, baik dari kalangan Direksi sampai anggota. Kegiatan rutin/waktu latihan diadakan setiap hari Jumat dan sering ditampilkan pada kegiatan perayaan intern maupun ekstern. Band PT ASABRI (Persero) ini memiliki nama yaitu ASANADA BAND dan Direktur Utama PT ASABRI (Persero) sebagai pembinanya.
ASANADA BAND memiliki banyak penyanyi baik wanita maupun pria yang mempunyai kemampuan vocal yang baik dan tidak kalah dengan penyanyi professional. Salah satunya adalah Nyong Ambon Izaac De Queljue, dia memiliki kemampuan vocal yang baik dan setiap penampilannya baik diluar maupun didalam lingkungan PT ASABRI (Persero) selalu mendapatkan sambutan meriah karena Nyong Ambon ini mempunyai suara yang mirip dengan suara penyanyi Broery Marantika.
KEGIATAN KESENIAN
PT ASABRI (PERSERO) memiliki banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh karyawan dan karyawatinya, sebagai sarana untuk menyalurkan kemampuan atau bakat dari para pegawainya. Kegiatan yang diadakan selain bidang olah raga juga terdapat kegiatan dibidang kesenian daerah yang ada di Indonesia. Tujuan dari kegiatan kesenian daerah ini adalah untuk melestarikan kesenian dan budaya Indonesia, antara lain sebagai berikut :
- Oleh :Yulianita Foto : Dok. Humas
30 31majalah ASABRI majalah ASABRI
KEGIATAN SOSIAL DONOR DARAH
Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Transfusi Darah Cabang Kramat Raya yang dilaksanakan di ruang polilklinik lantai dasar gedung ASABRI dan dikoordinir oleh Wartono, SKM, Kasi Kes Bagum PT ASABRI (Persero).
Jumlah pendonor yang rutin mengikuti kegiatan ini sebanyak ± 90 orang. Pelaksanaan donor darah yang terakhir dilaksanakan di ASABRI pada tanggal 27 Juli 2010. Kita semua berharap semoga kegiatan ini dapat selalu berjalan dengan lancar karena tujuannya sangatlah mulia yakni menolong para penderita sakit/pasien yang sangat membutuhkan bantuan transfusi darah dari para pendonor.
Setiap 3 bulan sekali, PT ASABRI (Persero) mengadakan kegiatan sosial donor darah ini.
Golongan darah (A), Bisa dipercaya: Sifat diri yang paling menonjol bagi manusia yang memiliki golongan darah (A) ialah ; dapat dipercaya sepenuhnya, bertabiat sangat teliti dan penuh tanggung jawab mental terutama pada waktu melaksanakan pekerjaan.
Golongan darah (B), Lemah lembut: Manusia golongan darah (B) mempunyai sifat “lemah lembut dan sangat perasa” mereka tergolong kelompok manusia yang paling tenang dan kalem.
Golongan darah (AB), Emosional: Manusia dengan golongan darah (AB) mempunyai sifat yang emosional, sifat wataknya ragu-ragu dan pendiriannya dipengaruhi oleh situasi.
Golongan darah (O), Berbakat pemimpin: Manusia golongan darah (O) berbakat pemimpin, energik, rohaniah, gairah kerja tinggi tanpa harus istirahat dan prestasi kerja tinggi optimal, manusia golongan darah (O) ini sangat kesal melihat karyawan yang bekerja malas- malasan dan dia menganggap bahwa semua manusia harus bekerja dengan rajin serta efektif, dia lupa bahwa kemampuan manusia itu berbeda- beda.
oleh: YM , sumber: tabloid KRM
MENGENAL WATAK ANDA MELALUI GOLONGAN DARAH Dr. Toshitaka Nomi, dari lembaga Pemeriksaan Darah di Tokyo mengemukan bahwa golongan darah mengungkapkan watak manusia sebagai berikut :
Oleh : Wiwiek Sundari, Foto: Kris
32 33majalah ASABRI majalah ASABRI
Bahwa Prajurit TNI,Anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan dengan hormat dari kedinasan dan telah memenuhi syarat-syarat tertentu, maka sebagai jaminan hari tua dan penghargaan atas jasa-jasanya oleh pemerintah diberikan pensiun.
Sebagai realisasinya maka oleh pejabat yang berwenang diberikan Surat Keputusan Pensiun. Bagi Prajurit TNI, Anggota POLRI pejabat yang diberi wewenang untuk menerbitkan Surat Keputusan Pensiun ialah Kepala Staf Angkatan dan Kapolri yang dalam pelaksanaannya untuk pangkat tertentu didelegasikan kepada pejabat di bawahnya sesuai fungsinya, sedangkan untuk Pegawai Negeri Sipil penerbitan Surat Keputusan Pensiunnya dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Surat Keputusan Pensiun tersebut merupakan surat berharga sehingga dapat dijadikan sebagai Agunan/ Jaminan dalam rangka transaksi pinjam meminjam yang biasanya dilakukan oleh Bank yang memberikan pinjaman kredit kepada nasabahnya, namun kadang-kadang dijumpai pihak pemberi kredit (Bank) kurang selektif dalam menilai berkas persyaratan yang diajukan untuk memberikan kredit tersebut.
Untuk diketahui bahwa setiap berkas permohonan yang diajukan oleh calon Penerima Pensiun untuk mendapatkan Pembayaran Pensiun Pertama yang paling penting untuk diperhatikan ialah keabsahan/kebenaran Surat Keputusan Pensiunnya apakah ASLI atau ASPAL dalam arti benar-benar dikeluarkan oleh pejabat yang diberi wewenang. Surat Keputusan Pensiun yang akan diproses pembayarannya disahkan dan dicantumkan besarnya pokok pensiun serta kapan pensiunnya mulai dibayarkan. Sebagai identitas kepada setiap penerima pensiun diberikan Buku Pembayaran Pensiun yang didalamnya memuat data pensiunan yang bersangkutan dan ketentuan- ketentuan yang perlu diketahui. Buku tersebut diberikan dengan tujuan untuk memudahkan para pensiunan mengambil uang pensiun di Kantor Pos setiap bulannya. Untuk di ketahui pula bahwa Buku Pembayaran Pensiun tersebut
tidak dapat disamakan dengan Surat Keputusan Pensiun dan tidak dapat pula di jadikan jaminan apabila meminjam uang di Bank. Sebagai himbauan kepada pihak-pihak yang akan memberikan kredit/pinjaman kepada pensiunan yang dilayani oleh PT ASABRI (Persero) sebelum memutuskan untuk memberikan kredit tersebut disarankan agar terlebih dahulu menghubungi PT ASABRI (Persero) tentang kebenaran surat- surat yang dilampirkan dan jangan sampai terjadi kasus dimana pinjamannya telah dibayarkan namun setelah diteliti ternyata surat- surat tersebut tidak benar (palsu), sehingga menimbulkan kerugian. Begitu pula untuk memindahkan tempat Pembayaran Pensiun ke tempat Pembayaran yang lain maka surat-surat yang diperlukan benar-benar harus diketahui/ ditandatangani oleh pejabat yang berhak (tidak dipalsukan). Himbauan ini disampaikan karena disinyalir ada pihak-pihak tertentu yang akan mengambil keuntungan pribadi melalui para pensiunan dengan cara memalsukan surat yang diperlukan.
Demikian informasi ini disampaikan agar yang berkepentingan lebih teliti lagi.
Perlu Untuk Diketahui Oleh : Maman
PT ASABRI (Persero) pada tanggal 4 Mei 2010 mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi PT ASABRI (Persero) Tahun Buku 2009, rapat ini diselengarakan di Aula kantin lantai dasar Gedung ASABRI.
Acara diikuti oleh Direksi, Ketua, Pengurus dan Pengawas Koperasi serta perwakilan undangan yakni pegawai yang menjadi Anggota dari Koperasi PT ASABRI (Persero).
Rapat dipimpin oleh RP. Hendro Irwadi selaku Ketua Koperasi, rapat dimulai dan langsung dibuka oleh Ketua Koperasi setelah melihat dan mempertimbangkan bahwa rapat koperasi ini telah memenuhi kuorum kehadiran Anggota Koperasi, artinya dapat dinyatakan sah karena telah mencapai lebih dari 2/3 anggota yang hadir.t
Acara diteruskan dengan sambutan oleh Dirut PT ASABRI (Persero) Adam R. Damiri selaku Pembina Utama Koperasi Karyawan dan Karyawati ASABRI,
HASIL RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI PT ASABRI (PERSERO) TAHUN BUKU 2009 Oleh : Bowo Foto : Kris
dimana dalam sambutannya beliau menekankan agar harga barang-barang koperasi diharapkan dapat jauh lebih murah dibandingkan dengan harga barang-barang di luar Toko Koperasi ASABRI, selain itu beliau berharap agar ke depan Koperasi Asabri dapat lebih meningkatkan segala usahanya baik dalam jasa dan pelayanan yang selama ini telah dilaksanakan.
Adapun keputusan Rapat Anggota Tahunan tahun 2009 ini menghasilkan kesepakatan sebagai berikut:
1. Menerima dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas tahun buku 2009
2. Menerima dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban Badan Pemeriksa tahun buku 2009.
Untuk diketahui susunan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi dan Badan Pemeriksa koperasi PT ASABRI (Persero) sebagai berikut :
Pengurus Koperasi : 1. Pembina Utama : Adam R. Damiri. 2. Pembina Harian : H.M. Fahlevi, SH, M.Sc, MM 3. Ketua : RP. Hendro Irwadi 4. Wakil Ketua : Hadison, S.Ag 5. Sekretaris : drg. SV. Theresina Lestari 6. Bendahara I : M. Misbah, SE 7. Bendahara II : Budi Setiawan, S.Komp
Badan Pengawas Koperasi 1. Ketua : Adiyatmika, SE 2. Anggota : Henky Effendi, SE 3. Anggota : Yudha Gelorawan, SH
34 35majalah ASABRI majalah ASABRI
Pada tanggal 2, 3 dan 4 Juni 2010 bertempat di Wisma DPR, Cisarua, Bogor, Pegawai PT ASABRI (Persero) mengikuti Pelatihan Job Description yang diselenggarakan oleh PT ASABRI (Persero) bekerjasama dengan Lembangtek. Tujuan dari penyelenggaraan Pelatihan Job Description ini diharapkan para pegawai dari atasan sampai bawahan mengerti dan memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya yang dijabarkan secara rinci tahap demi tahap, sehingga aktivitas organisasi/perusahaan dapat berjalan dengan terstruktur, sistematis, terpadu, efisien dan efektif.
Pengertian Job Descripion dapat dijelaskan sebagai berikut : • Pernyataan tertulis tentang apa yang
dilakukan oleh personel/pekerja, bagaimana melakukannya, dan bagaimana kondisi kerjanya.
• Menjelaskan secara rinci posisi, tanggung jawab, wewenang, fungsi dan tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh seorang personel dalam suatu organisasi.
Dengan penerapan Job Description pada perusahaan diharapkan akan memberikan manfaat : • Membantu atasan dan bawahan mengerti
mengapa suatu jabatan diadakan dan apa tujuan utamanya.
• Sebagai alat management untuk menginte- grasikan fungsi-fungsi yaitu kinerja perusa- haan, penyeleksian staf, disain organisasi, sistem penghargaan, perkembangan karir dan pelatihan.
• Membuat status setiap jabatan menjadi jelas akan fungsi & perannya, hasilnya, dan tanggung jawabnya.
• Landasan atau pedoman pelaksanaan tugas efektif dan efisien.
Perusahaan yang menerapkan Job Description memiliki karakteristik sbb : • Identifikasi nama atau jenis pekerjaan/jaba-
tan secara lengkap dan jelas. • Definisi secara jelas dari setiap pekerjaan/
jabatan sehingga dapat dimengerti oleh se- luruh pegawai.
• Kejelasan hubungan antar pekerjaan dalam bagan organisasi, prosedur, posisi pekerjaan, dan tata kerja keseluruhan.
• Kejelasan tanggungjawab dan kewenangan (siapa yang melapor, dan kepada siapa me- lapor).
• Kejelasan penggunaan jenis alat bantu peker- jaan (mesin, komputer, perangkat lunas dsb.
• Kejelasan persyaratan pekerjaan (pendidi- kan, pelatihan kerja, pengalaman syarat ke- pribadian, dsb).
• Kejelasan sifat pekerjaan yang memerlukan tindakan/perilaku.
Penerapan Job Description merupakan kebijakan manajemen perusahaan, untuk meningkatkan produktivitas personel agar perusahaan akan berjalan dengan sehat, efektif dan efisien.
PELATIHAN JOB DESCRIPTION (JOBDES) Oleh : Mahfud, Foto: Kris
Dalam rangka menyambut HUT PT ASABRI (Persero) ke-39, salah satu rangkaian kegiatan rutin adalah acara Temu Kangen yang dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2010 dan bertempat di Lantai 7 Kantor Pusat PT ASABRI (Persero).
Temu Kangen merupakan acara penting yang selalu dilaksanakan karena merupakan ajang silaturahmi antara Pejabat PT ASABRI (Persero) saat ini dengan Pejabat ASABRI yang sudah pensiun. Selain itu turut diundang juga adalah anggota PEPABRI, anggota Veteran, mitra kerja ASABRI, dan pihak perbankan.
Mengawali acara Temu Kangen, Dirut menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban mengenai informasi perkembangan PT ASABRI (Persero) seperti Hasil Audit KAP, Jumlah Pendapatan, perolehan Laba Bersih, Tingkat Kesehatan, Kebijakan Makro Perusahaan yang salah satunya adalah Reorganisasi Kancab, Tantangan ke depan yang akan dihadapi, realisasi program bantuan dari Unit PKBL hingga pandangan PT ASABRI (Persero) mengenai UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) serta rencana penggabungan 4 BUMN Asuransi sebagai BPJS (Badan Pelaksana Jaminan Sosial). Laporan ini penting untuk disampaikan
mengingat para Pejabat yang d i u n d a n g , walaupun sudah pensiun tetapi m e r u p a k a n orang-orang yang berperan penting m e m b a n g u n ASABRI sehingga tidak salah jika mereka ingin m e n g e t a h u i pe r kembangan dan segala sesuatu yang terjadi sesudah mereka pensiun.
Pada acara temu kangen ini, diberikan kenang-kenangan kepada perwakilan Veteran Seroja yang diundang pada acara tersebut. Kenang-kenangan ini diserahkan langsung oleh Dirut sebagai bentuk apresiasi ASABRI kepada peserta terutama mereka yang telah berjasa untuk negara. Tanpa jasa para pahlawan seperti mereka, ASABRI tidak akan pernah sampai seperti sekarang ini.
Acara Temu Kangen hari itu ditutup dengan ucapan terima kasih Dirut atas nama seluruh Keluarga Besar PT ASABRI (Persero) kepada seluruh undangan yang hadir serta tidak lupa, Dirut juga meminta doa restu demi kemajuan dan kejayaan ASABRI ke depan.
TEMU KANGEN PT ASABRI (PERSERO) (oleh: Key , Foto: Kris)
36 37majalah ASABRI majalah ASABRI
Penyelenggaraan jaminan sosial bagi seluruh rakyat telah diamanatkan dalam pasal 28H ayat (3) dan pasal 34 ayat (2) UUD 1945. Selain itu penyelenggaraan jaminan sosial juga dijamin dalam deklarasi PBB tentang Hak Azasi Manusia tahun 1948 dan ditegaskan pula dalam konvensi ILO Nomor 102 Tahun 1952 yang menganjurkan semua negara untuk memberikan perlindungan sosial dasar (minimum) kepada setiap tenaga kerja. Perlindungan dasar tersebut oleh ILO dikategorikan menjadi 9 (sembilan) kelompok yaitu kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua, meninggal dunia, pensiun, tunjangan keluarga dan pengangguran.
Bertolak dari amanat UUD 1945 dan konvensi ILO tersebut, Pemerintah memprakarsai untuk membentuk program-program kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat. Penjaminan bagi seluruh rakyat melalui program jaminan sosial (universal coverage) merupakan mekanisme perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya secara layak. Sehingga sebagai implementasinya maka pada tahun 2004 diterbitkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
Pembentukan SJSN dimaksudkan untuk memberikan perlindungan dasar bagi kesejahteraan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk didalamnya masyarakat tidak mampu, rakyat miskin dan para pekerja non- formal seperti petani, nelayan, buruh kasar, serta
lapisan masyarakat lainnya yang belum tercakup di dalam sistem jaminan sosial yang sudah ada. Namun sampai saat ini yang baru tercakup adalah sebagian kecil para pekerja non-formal dan para pekerja formal, seperti pekerja di perusahaan-perusahaan swasta, BUMN dan BUMD serta PNS, anggota TNI/ POLRI, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI).
Sebagaimana diatur dalam pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004, jenis program Jaminan Sosial meliputi Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian.
Dengan demikian, SJSN pada dasarnya adalah bertujuan untuk memberikan kepastian perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui program ini setiap penduduk diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak apabila terjadi hal-hal yang dapat mengakibatkan hilang atau berkurangnya pendapatan karena menderita sakit, mengalami kecelakaan, kehilangan pekerjaan, memasuki usia lanjut atau pensiun, dan meninggal dunia.
Agar dapat mencapai tujuan jaminan sosial yaitu memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan atau anggota keluarganya maka SJSN diselenggarakan berdasarkan 9 (sembilan) prinsip, yaitu :
1. Prinsip kegotong-royongan, adalah prinsip kebersamaan antar peserta dalam menanggung beban biaya jaminan sosial, yang diwujudkan dengan kewajiban setiap peserta membayar iuran sesuai dengan tingkat gaji, upah, atau penghasilannya termasuk kontribusi ikut serta mengiur bagi para pemberi kerja atau Pemerintah.
2. Prinsip nirlaba, adalah prinsip pengelolaan usaha
yang mengutamakan penggunaan dana amanat, hasil pengembangannya, dan surplus anggaran akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan peserta.
3. Prinsip keterbukaan, adalah prinsip
mempermudah akses informasi yang lengkap, benar, dan jelas bagi setiap peserta.
4. Prinsip kehati-hatian, adalah prinsip pengelolaan
dana secara cermat, teliti, aman, dan tertib. 5. Prinsip akuntabilitas, adalah prinsip pelaksanaan
program dan pengelolaan keuangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
6. Prinsip portabilitas, adalah prinsip memberikan jaminan yang berkelanjutan meskipun peserta berpindah pekerjaan atau tempat tinggal dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Prinsip kepesertaan wajib, adalah prinsip yang
mengharuskan seluruh penduduk menjadi peserta jaminan sosial, yang dilaksanakan secara bertahap.
8. Prinsip dana amanat, adalah bahwa iuran dan
hasil pengembangannya merupakan dana titipan dari peserta untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan peserta jaminan sosial.
9. Prinsip hasil pengelolaan dana Jaminan Sosial dipergunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta, adalah hasil dividen dari pemegang saham yang dikembalikan untuk kepentingan peserta jaminan sosial.
Prinsip-prinsp program jaminan sosial di Indonesia pada dasarnya telah diselenggarakan oleh 4 (empat) BUMN yaitu PT ASABRI, PT Askes, PT Jamsostek dan PT Taspen. Walaupun, keempat BUMN tersebut telah melaksanakan program Jaminan Sosial sesuai dengan bidang usahanya masing-masing dan telah
mengupayakan pelaksanaan dari prinsip-prinsip SJSN, namun kepesertaan, jenis program, kualitas manfaat, prinsip-prinsip penyelenggaraan masih memerlukan penyempurnaaan dan pengembangan, di samping belum mencakup seluruh penduduk dalam kepesertaan.
Selanjutnya dalam rangka implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional perlu dibentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang ditetapkan dalam suatu Undang-Undang sebagaimana amanat pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 yang saat ini tengah dalam pembahasan di DPR.
Menyongsong Implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional Oleh : Syahroni, S.E.As
Se ba
ik ny
a An
da T
ah u
10 TEMPAT TERDINGIN DAN TERPANAS DI DUNIA
By Indah, Sumber: situs telegraph, UK
Ulaanbaatar, Mongolia
Berlokasi dekat South Geomagnetic Pole dan berada pada ketinggian sekitar 3.500 m di atas laut. Stasiun penelitian Rusia ini pernah terdaftar sebagai tempat yang bertemperatur terdingin di bumi -89,20C. Di wilayah tersebut terdapat Danau Vostok yang merupakan salah satu danau terbesar di dunia, terkubur di bawah kedalaman 4 m es.
Di Republic Yakutia, sekitar 350 km selatan Arctic Circle, Desa Oymyakon termasuk daerah yang membekukan dengan suhu yang pernah mencapai -71,20C dan tercatat menjadi yang tempat yang bertemparatur udara terdingin di Utara Hemisphere.
Wilayah ini berada di ketinggian dataran Mongolia, sekitar 1.300 m di atas permukaan laut. Pada bulan Januari, temperatur udara naik hanya hingga -160C.
Tempat penelitian Eureka yang berlokasi di sebelah Utara Canada, di Pulau Ellesmere, disebut sebagai salah satu tempat terdingin di dunia. Temperatur air yang normal saja sudah sekitar -200C, sedangkan pada musim dingin temperatur akan semakin turun menjadi -400C.
Denali disebut juga Gunung McKinley, yang merupakan puncak tertinggi di Utara Amerika, masih dianggap gunung terdingin di bumi dengan temperatur udara sekitar -400C.
Eureka, Canada
Denali, USA
Bangkok, Thailand
Jika berkendara 40 km ke Utara Tripoli anda akan tiba di Al-Aziziyah. Temperatur udara terpanas yang pernah dialami wilayah ini tercatat 57,80C.
Di Dallol, Afrika, terjadi penurunan dataran hingga kekedalaman 116 m di bawah laut dengan temperatur yang tinggi. Dallol menjadi salah satu wilayah yang bertemperatur tertinggi di dunia yaitu 34,40C.
Disebut juga Lembah Kematian. Wilayah ini tercatat sebagai salah satu wilayah bertemper- atur tertinggi hingga mencapai panas 56,70C. Pada pertengahan musim panas rata-rata seki- tar 470C dan merupakan wilayah terkering di Amerika.
Padang pasir ini pada tahun 2004 dan 2005 pernah tercatat sebagai wilayah dengan per- mukaan bertemperatur terpanas dan membuat keretakan pada permukaannya pada suhu 700C. Dasht-e Lut vies yang berdampingan dengan padang pasir Atacama, Chili, menjadi wilayah terkering dan sepanjang area yang luas tersebut, tidak ada mahluk hidup apapun yang dapat bertahan, bahkan bakteria sekalipun.
Dimahkotai sebagai kota terpanas di bumi ber- dasarkan data Organisasi Meteorologi Dunia. Bangkok memiliki temperatur tahunan 280C. Pada bulan Maret hingga Mei adalah musim terpanas hingga 340C.
Al-Aziziyah, Libya
Oymyakon, Russia
40 41majalah ASABRI majalah ASABRI
Oleh: priyono Foto: sxc.hu (internet)
Komputer dan berbagai macam- macam kelengkapannya seperti monitor, sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi diberbagai kota maupun di beberapa daerah dan khususnya pada perkantoran. Jika kita lihat dari jaman sekarang ini banyak orang harus bekerja dengan alat bantu yang namanya komputer dan banyak orang yang harus secara terus menerus bekerja di depan layar monitor sepanjang ia bekerja.
Tetapi bukan hanya diper