Dalam kehidupan sehari

download Dalam kehidupan sehari

of 33

  • date post

    01-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    135
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Dalam kehidupan sehari

Dalam kehidupan sehari-hari suhu lingkungan memiliki pengaruh yang cukup besarterhadap lingkungan sekitarnya. Selain dipengaruhi oleh suhu lingkungan, barang-barang elekronik juga mempengaruhi suhu sekitar terutama suhu di dalam ruanganmelalui energi panas yang dihasilkan oleh berbagai macam komponen elektronikyang terdapat di dalamnya, terlebih lagi apabila barang elektronik tersebut dipakaidalam waktu yang lama dan tidak memiliki pendingin yang cukup.

Pengukuran Suhu Berbasis Mikrokontroler AVR ATMega8535 dengan tampilandalam bentuk grafik merupakan aplikasi dari alat pengukur suhu berupa termometerdigital yang terdiri dari rangkaian sensor LM35, mikrokontroler AVR ATMega8535serta LCD 4 x 20 dengan tampilan bentuk grafik.

Alat ini memiliki tingkat ketelitian lebih baik dibandingkan dengan termometer airraksa karena alat ini menggunakan sensor LM35 sebagai pendeteksi suhu danmenggunakan mikrokontroler AVR ATMega8535 sebagai pembaca data danpengendali yang sudah adanya rangkaian ADC internal dalam chip mikrokontrolertersebut. Dan juga tampilan LCD dalam bentuk grafik memudahkan pengguna untukmengamati grafik perubahan suhu yang dihitung.

II LANDASAN TEORI2.2 Sensor SuhuSensor suhu yang digunakan dalan tugas akhir ini adalah LM 35, dimana LM 35 ini memiliki kelebihan-kelebihan sebagai berikut :a. dikalibrasi langsung dalam celciusb. memiliki factor skala linear + 10.0 mV/Cc. memiliki ketepatan 0,5C pada suhu + 25Cd. jangkauan maksimal suhu antara 55 sampai +150Ce. cocok untuk aplikasi jarak jauhf. bekerja pada tegangan catu 4 sampai 30 Voltg. memiliki arus drain kurang dari 60 uAh. pemanasan sendiri yang lambat (low self heating), 0,08C di udara diami. ketidaklinearan hanya sekitar 14Cj. dan memiliki impedansi keluaran yang kecil, 0,1 W untuk beban 1 mA.2.4 ATMega8535Seperti umumnya mikrokontroller lainnya, setiap kelas memiliki spesifikasi yang berbeda beda. Dalam tugas akhir ini digunakan ATmega8535 yang memiliki bagian bagian seperti di bawah ini:1. Saluran I/O sebayak 32 buah, yaitu port A, port B, port C, dan Port D2. ADC 10 bit sebanyak 8 saluran3. Tiga buah timer/counter dengan kemampuan perbandingan4. CPU yang terdiri dari 32 buah register5. Watchdog timer dengan osilator internal6. SRAM sebesar 512 byte7. Memori flash sebesar 8 kb dengan kemampuan read while write8. Unit interupasi internal dan eksternal9. Port antarmula SPI10. EEPROM sebesar 512 byte yang dapat diprogram saat operasi11. Antarmuka komparator analog12. Port USART untuk komunikasi serial2.4.1 ADC (Analog to Digital Converter)ATMega 8535 merupakan tipe AVR yang telah dilengkapi dengan 8 saluran ADC internal dengan fidelitas 10 bit. Dalam mode operasinya, ADC ATMega 8535 dapat dikonfigurasi, baik secara single ended input maupun differential input.Proses inisialisasi ADC meliputi proses penentuan clock, tegangan referensi, format output data, dan mode pembacaan. Register yang perlu diset nilainya adalah ADMUX (ADC Multiplexer Selection Register), ADCSRA (ADC Control and Status Register A), SFIOR (Special Function IO register).2.4.3 Komunikasi serial mikrokontroler AVR Atmega 8535Universal synchronous and asynchronous serial receiver and transmitter adalah layanan komunikasi serial yang dimiliki oleh ATMEGA 8535. UBRR (USART baud rate register) adalah register 16 bit yang berfungsi untuk menentukan kecepatan transmisi datayang digunakan dalam komunikasi serial. UBRRdibagi menjadi dua bagian yaitu UBRRH danUBRRL.Secara garis besar cara kerja dari sistem alattersebut adalah :1. Sensor suhu mengirimkan data suhu ruangansecara periodik ke mikrokontroler2. Ketika mikrokontroler menerima data suhu, makamikrokontroler akan:a. menampilkan data suhu ruangan di LCD3.1 Perancangan Hardware3.1.1 Rangkaian Sensor SuhuSensor temperatur digunakan untuk mengukursuhu ruang untuk kemudian dijadikan sebagai acuandalam menentukan kondisi ruangan.Rangkaian ini terdiri dari sensor LM 35 yangberbentuk seperti transistor yang dipasang pada lantaimodel ruangan. Gambar rangkaian sensor temperaturdapat dilihat pada gambar dibawah ini.Tegangan keluaran sensor suhu ini akan masuk ADC(Analog to Digital Converter) mikrokontrolerkemudian datanya diolah. Tipe sensor yang digunakanadalah LM 35DZ dengan model TO-92.

Pengenalan bahasa C1. PendahuluanBahasa C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada diantara bahasa beraras rendah dan beraras tinggi. Bahasa beraras rendah artinyabahasa yang berorientasi pada mesin dan beraras tinggi berorientasi pada manusia.Bahasa beraras rendah, misalnya bahasa assembler, bahasa ini ditulis dengansandi yang dimengerti oleh mesin saja, oelha karena itu hanya digunakan bagiyang memprogram mikroprosesor. Bahasa beraras rendah merupakan bahasa yangmembutuhkan kecermatan yang teliti bagi pemrogram karena perintahnya harusrinci, ditambah lagi masing-masing pabrik mempunyai sandi perintah sendiri.Bahasa tinggi relatif mudah digunakan, karena ditulis dengan bahasa manusiasehingga mudah dimengerti dan tidak tergantung mesinnya. Bahasa beraras tinggibiasanya digunakan pada komputer.Pencipta bahasa C adalah Brian W. Kernighan dan Denis M. Ritchi,sekitar tahun 1972. Penulisan program dalam bahasa C dilakukan denganmembagi dalam blok-blok, sehingga bahasa C disebut dengan bahasa terstruktur.Bahasa C dapat digunakan di berbagai mesin dengan mudah, mulai dari PCsampai dengan mainframe, dengan berbagai sistem operasi misalnya DOS, UNIX,VMS dan lain-lain.282. Penulisan Program Bahasa CProgram Bahasa C tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadibisa dimulai dari kolom manapun. Namun demikian, untuk mempermudahpembacaan program dan untuk keperluan dokumentasi, sebaiknya penulisanbahasa C diatur sedemikian rupa sehingga mudah dan enak dibaca.Berikut contoh penulisan Program Bahasa C:#include main (){}Program dalam bahasa C selalu berbentuk fungsi seperti ditunjukkan dalammain (). Program yang dijalankan berada di dalam tubuh program yang dimulaidengan tanda kurung buka { dan diakhiri dengan tanda kurung tutup }. Semuayang tertulis di dalam tubuh program ini disebut dengan blok.Tanda () digunakan untuk mengapit argumen suatu fungsi. Argumenadalah suatu nilai yang akan digunakan dalam fungsi tersebut. Dalam fungsi maindiatas tidak ada argumen, sehingga tak ada data dalam (). Dalam tubuh fungsiantara tanda { dan tanda } ada sejumlah pernyataan yang merupakan perintah yangharus dikerjakan oleh prosesor. Setiap pernyataan diakhiri dengan tanda titikkoma ;Baris pertama #include bukanlah pernyataan, sehingga tak diakhiridengan tanda titik koma (;). Baris tersebut meminta kompiler untuk menyertakanfile yang namanya ada di antara tanda dalam proses kompilasi. File-file ini29(ber-ekstensi .h) berisi deklarasi fungsi ataupun variable. File ini disebut header.File ini digunakan semacam perpustakaan bagi pernyataan yang ada di tubuhprogram.3. Tipe DataTipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe datamempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh computer. Misalnyasaja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya.Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanyabertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yangtepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.Tabel 1 Bentuk Tipe data:No Tipe Data Ukuran Range (Jangkauan) Format Keterangan1 Char 1 byte -128 s/d 127 %c Karakter2 Int 2 byte -32768 s/d 32767 %i, %d Bilangan bulat3 Float 4 byte -3.4E-38 s/d 3.4E+38 %f Bilangan pecahan4 Double 8 byte 1.7E-308 s/d 1.7E+308 %|f Pecahan presisi ganda5 Void 0 byte - - Tidak bertipe4. KonstantaKonstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama prosesprogram berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harusdidefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer,pecahan, karakter dan string.Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; A; Bahasa C.305. VariableVariabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakilisuatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yangnilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan.Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturansebagai berikut : Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupahuruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggapberbeda. Tidak boleh mengandung spasi. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah(underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antaralain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.6. DeklarasiDeklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalamprogram. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.6.1. Deklarasi VariabelBentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah :Nama_tipe nama_variabel;Contoh :int x; // Deklarasi x bertipe integer31char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe charfloat nilai; // Deklarasi variable bertipe floatdouble beta; // Deklarasi variable bertipe doubleint array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integerchar *p; // Deklarasi pointer p bertipe char6.2. Deklarasi KonstantaDalam bahasa C konstanta dideklarasikan menggunakan preprocessor #define.Contohnya :#define PHI 3.14 #define nim 0111500382#define nama Sri Widhiyanti6.3. Deklarasi FungsiFungsi merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkanatau dipanggil di manapun di dalam program. Fungsi dalam bahasa C ada yangsudah disediakan sebagai fungsi pustaka seperti printf(), scanf(), getch() dan untukmenggunakannya tidak perlu dideklarasikan.Fungsi yang perlu dideklarasikan terlebih dahulu adalah fungsi yangdibuat oleh programmer. Bentuk umum deklarasi sebuah fungsi adalah :Tipe_fungsi nama_fungsi(parameter_fungsi);Contohnya :float luas_lingkaran(int jari);void tampil();i