Created by Mr. E. D, S.Pd, S.Si darma erick77@yahoo.com Saraf Manusia Reaksi terhadap rangsangan...

download

of 50

  • date post

    06-Feb-2018
  • Category

    Documents
  • view

    215
  • download

    3

Embed Size (px)

transcript

  • LOGO

    Created by

    Mr. E. D, S.Pd, S.Si

    darma_erick77@yahoo.com

  • Sistem Saraf Manusia

    Reaksi terhadap rangsangan melalui resptor,

    sistem saraf, dan efektor.

    Untuk bereaksi terhadap

    rangsangan, tubuh

    memerlukan 3 komponen

    yaitu:

    Reseptor

    Sistem saraf

    Efektor

  • Neuron

    Bagian-bagian neuron:

    Badan sel

    Dendrit

    Akson

  • ANATOMY OF A NEURON

  • Macam-macam neuron

    Neuron berdasarkan jumlah uluran

    (a) Neuron unipolar, (b) neuron bipolar, dan (c) neuron multipolar.

  • Different Neuronal Morphologies

    Video and Quiz

    file:///F:/Erick MEDIA/ILmu FAAL/nervous system/struc_neuron.swf

  • Macam-macam neuron

    Neuron berdasarkan fungsi

  • Sinaps

    Skema sinaps dan proses pelepasan neurotransmitter. KLIK

    Sinaps

    Sambungan antara neuron

    yang satu dengan neuron yang

    lain

    file:///F:/Erick MEDIA/ILmu FAAL/nervous system/Sinapsis.exe

  • SIGNAL PATHWAYS

    Something causes change in property of neuron cell membrane.

    This causes an electrical signal to enter cell, usually via dendrite(s).

    Travel along cell.

    Usually leave via axon.

    SIGNAL DEGRADATION IS REPRESSED DUE TO INSULATION BY MYELIN.

  • Impuls saraf

    Permukaan luar neuron bermuatan

    positif dan bagian dalam

    bermuatan negatif.

    Penghantaran impuls saraf

    Saraf dalam keadaan polarisasi

    dirangsang depolarisasi

    timbul aliran listrik timbul

    impuls saraf penghantaran

    impuls melalui neuron

  • PHYSIOLOGY OF NEURONAL IMPULSES

    Neurons maintain a resting electrical charge.

    The plasma membrane (cell membrane) is said to be POLARIZED.

    This means at rest, the cell membrane

    has an electrical charge. In the case of human neurons, it is negative 70 millivolts, or 70 mV.

  • -70 mV RESTING ELECTRICAL CHARGE

    This is the difference in charge between the outside of the cell and the inside of the cell.

    The charge difference is due to the differential distribution of charged ions on either side of the membrane.

    The primary ions involved are potassium (K+) and sodium (Na+)

  • CHARGE DIFFERENCE

    Energy is required to maintain the neurons charge difference.

    Sodium ions are actively pumped out of the cell (active transport).

    Thus, more sodium ions outside of cell membrane than inside.

    This is maintained by the sodium-potasium pump (which is powered by ATP).

    The sodium potassium pump functions CONTINUOUSLY to maintain the charged membrane.

  • Na+

    K+

    Outside Cell

    Inside Cell

    Sodium actively

    pumped out

  • Na+

    K+

    Outside Cell

    Inside Cell

    Outside relatively more positive, thus inside relatively

    more negative...

  • Na+

    K+

    Outside Cell

    Inside Cell

    Outside relatively more positive, thus inside relatively

    more negative...

    -70 mV

  • TRANSMISSION of Nervous Impulses

    A CHANGE IN THE ELECTRICAL POTENTIAL (the 70 mV charge) across the cell membrane is usualy what triggers an impulse.

    This CHANGE IN THE ELECTRICAL POTENTIAL is usually cased by a change in the PERMIABILITY OF THE CELL MEMBRANE.

  • PERMIABILITY CHANGE OF PLASMA MEMBRANE

    This can be cause by STIMULUS:

    Signal from neighboring neuron

    Deformation of receptor cell of a special sense.

    PERMIABILITY CHANGE allows ions to move across membrane.

  • THRESHOLD STIMULUS

    If a stimulus is strong enough (or if enough stimuli combine) to trigger an impulse, it is referred to a a THRESHOLD STIMULUS.

    When this threshold stimulus is reached, permiability of the membrane changes enough to allow Na+ ions to flood in.

  • PERMIABILITY CHANGE

    allows ions to move across membrane

    If inside is more negative,

    And, if there is more positive Na+ outside, they will tend to flood in.

    This changes the distribution of ions relative to the cell membrane.

    Changing the polarized condition of the membrane is called DEPOLARIZATION.

  • DEPOLARIZATION initiates what is called an ACTION POTENTIAL

  • DEPOLARIZATION initiates what is called an ACTION POTENTIAL

  • Once a small region of an axon is depolarized, it can

    stimulate an adjacent area...

    ...which in turn stimulates, the next...

    ...and the next...

    ...and so on...

    ...and so on.

    This, directional, continued depolarization along an axon is

    what is known as the ACTION POTENTIAL.

  • Terjadinya gerak

    Contoh proses terjadinya gerak refleks pada

    lutut.

    Gerak biasa

    Reseptor neuron sensorik

    pusat saraf neuron motorik

    efektor

    Gerak refleks

    Reseptor neuron sensorik

    neuron konektor neuron

    motorik efektor

  • Sistem saraf

    Sistem saraf

    pusat

    Sistem saraf

    tepi

    Otak

    Sumsum

    tulang

    belakang

    Sistem saraf

    sadar

    Sistem tidak

    sadar

    Saraf simpatik

    Saraf simpatetik

  • Sistem saraf pusat

    Sayatan membujur sistem saraf pusat yaitu otak dan

    sumsum tulang belakang.

  • Substansi kelabu dan substansi putih pada (a) sumsum

    tulang belakang dan (b) otak.

  • Otak

    Otak besar dan bagian-bagiannya.

    Otak besar

    Otak belakang

    Otak tengah

    Otak depan

    Daerah asosiasi pada otak besar.

  • Sumsum tulang belakang

    Sayatan melintang sumsum tulang belakang.

  • Sistem saraf tepi

    Berdasarkan

    arah impuls

    yang

    dibawanya

    Sistem saraf

    aferen

    Sistem saraf

    eferen

    Berdasarkan

    asalnya

    Sistem saraf

    kepala

    Sistem saraf tulang

    belakang

    Sistem saraf tepi yang terdiri dari sistem

    saraf kepala dan sistem saraf tulang

    belakang.

  • Sistem saraf tak sadar

    Sistem saraf tak sadar yang tersusun atas sistem saraf simpatik dan sistem

    saraf parasimpatik.

  • Pengaruh Obat-obatan dan Narkoba terhadap Sistem Saraf

    Obat-obatan dan narkoba

    mempengaruhi sistem saraf dan

    jantung.

    Alkohol

    Obat-obatan terlarang

    Golongan sedatif

    Golongan stimulan

    Golongan halusinogen

    Golongan penahan rasa nyeri

    Gangguan pada

    sistem saraf manusia

    Epilepsi

    Neuritis

    Alzheimer

  • Sistem Saraf Vertebrata

    Sistem saraf ikan. Sistem saraf burung. Sistem saraf katak.

  • Sistem Saraf Invertebrata

    Pada cacing pipih, sistem

    saraf berupa sistem saraf

    tangga tali.

    Sistem saraf cacing pipih

    Pada cacing tanah, sistem

    saraf berupa sistem saraf

    tangga tali.

    Sistem saraf cacing tanah

  • Pada serangga, sistem saraf berupa sistem saraf

    tangga tali.

    Sistem saraf serangga

  • Sistem Indera Manusia

    Indera pembau

    Struktur indera pembau.

  • Indera pengecap

    Struktur indera pengecap: (a) papila pada lidah, (b) tunas pengecap, dan

    (c) struktur tunas pengecap.

  • Indera penglihatan

    (a) Alat tambahan mata dan (b) bagian-bagian

    kelopak mata.

    Aparatus lakrimalis.

  • Indera penglihatan (2)

    Struktur mata.

    RetinaKoroidSklera

    IrisKornea

    PupilLensa

    Kanalis shkelm

    Duktus lakrimalis

    Otot rektus lateral

    Vitreous chamber

    Fovea sentralis

    Bintik butaPembuluh darah

    Saraf optik

    Otot rektus medial

    Otot siliaris

  • Kelainan pada mata: (a) mata miopi, (b) mata miopi

    dikoreksi dengan lensa cekung, (c) mata

    hipermetropi, (d) mata hipermetropi dikoreksi

    dengan lensa cembung.

  • Indera pendengaran

    Pembagian daerah telinga.

    Struktur telinga bagian dalam.

  • (a) Struktur koklea dan (b) struktur

    bagian dalam koklea.

    (a) (b)

  • Indera peraba

    Resptor sensorik pada manusia.

  • Sistem Indera Vertebrata

    Ikan memiliki indera gurat sisi,

    mata, alat pendengaran, dan

    alat pembau.

    Indera ikan

    Reptil memiliki indera pembau yang

    tajam, namun penglihatannya

    kurang berkembang.

    Indera reptil

    Indera amfibi

    Gurat sisi pada ikan.

    Katak memiliki kelopak mata

    dan selaput tidur yang

    melindungi mata.

    Burung memiliki indera penglihatan

    dan keseimbangan yang

    berkembang baik.

    Indera burung

    Burung memiliki

    indera penglihatan

    yang sangat baik

    untuk melihat

    mangsa.

  • Sistem Indera Invertebrata

    Cacing pipih memiliki sepasang

    bintik mata pada bagian anterior

    tubuhnya.

    Indera cacing pipih

    Indera cacing tanah berada

    di permukaan tubuhnya.

    Indera cacing tanah

    Serangga memiliki indera

    penglihatan.

    Indera serangga

    Mata majemuk

    pada serangga.

  • Hormon Manusia

    Kelenjar endokrin pada manusia.

    Sistem Hormon

  • Kelenjar hipofisis

    Hormon yang dihasilkan hipofisis dan organ

    targetnya: (a) lobus anterior dan (b) lobus

    posterior.

    (a)

    (b)

    Kelenjar tiroid dan paratiroid

    Kelenjar tiroid dan paratiroid.

    Kelenjar suprarenalis

    menghasilkan adrenalin

    dan noradrenalin

  • Kontrol homeostatik pada

    metabolisme glukosa o