Create More Effective Training

of 30 /30
Merancang Pelatihan Yang Efektif By. Moch Kurniawan from Creative Solution

Embed Size (px)

Transcript of Create More Effective Training

  • Merancang Pelatihan Yang EfektifBy. Moch Kurniawan from Creative Solution

    *

  • Konsep & Jenis PelatihanPelatihan adalah suatu proses belajar mengenai sebuah wacana pengetahuan dan keterampilan yang ditujukan untuk penerapan hasil belajar yang sesuai dengan tuntutan tertentu.Pentingnya pelatihan adalah tujuan atau outcome dari pelatihan itu sendiri yaitu memberikan pembekalan kepada karyawan mengenai wacana, dan keterampilan guna mencapai tujuan sebuah organisasi/perusahan.

    *

  • Ciri Ciri Pelatihan

    Pemahaman Wacana & Keterampilan

    Instruksional

    Obyeknya seseorang/ sekelompok orang

    PelatihanMemenuhi Kebutuhan

    Menciptakan kebiasaan

    Hasilnya : Perubahan

    *

  • Jenis Pelatihan

    Knowledge Based Training Skill Based Training Wacana Baru Yang DisosialisasikanDengan Tujuan Pencapaian Tujuan PerusahaanPendalaman keterampilan TeknisPengembangan Diri

    *

  • KompetensiJenis pelatihan sertifikasi ini biasanya adalah Competency Based Training,

    Praktek lebih banyak daripada teori. Dengan demikian para peserta akan menjadi terampil dan mahir menguasai bidang yang dipilihnya.

    Spesifikasi dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki seseorang serta penerapannya di dalam pekerjaan sesuai dengan standar kinerja di industri.

    Pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja yang dibutuhkan oleh seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan di tempat kerja sesuai dengan tuntutan standar yang berlaku.

    KOMPETENSI SERTIFIKASI

    *

  • COMPETENCY BASED TRAINING

    *

  • 3 Tingkat Standar KompetensiStandar Kompetensi PerusahaanStandar Kompetensi IndustriStandar Kompetensi Lintas Industri

    *

  • Penggunaan Standar Kompetensi

    UNIT DASARUNIT INTIUNIT SPESIALISASIDasar bagi semua jalur kompetensi di bidangnya

    harus dikuasai oleh pekerja sesuai bidangnya sebelum menguasai kompetensi lainnya

    mendefinisikan kompetensi umum antar berbagai posisi dalam kelompok-kelompok industri.

    menggambarkan berbagai tingkat kompetensi yang yang dibutuhkan antar industri bidang-bidang yang menggambarkan tingkat-tingkat kesulitan

    *

  • Pengujian Pada CBT2. Pengujian Simulasi Kerja4. Pengujian Lisan1. Pengujian Kerja Nyata3. Pengujian Tertulis

    *

  • Individu maju sesuai dengan kemampuannya, dan tidak tergantung orang lainsemua peserta maju pada saat yang sama dan sesuai urutan yang samaMembagi kelas dalam beberapa kelompok dengan kegiatan yang berbeda pada masing-masing kelompok. Implementasi CBD

    ClassicalIndividualGroup

    *

  • PROSES UJI KOMPETENSI

    *

  • Tahapan Pelatihan

    Post Training

    Pre TrainingIdentifikasi Kebutuhan ,Menciptakan Sasaran, Mempersiapkan Materi

    Memilih Metode ,Teknik KomunikasiTraining Evaluation

    *

  • PRE TRAINING : Identifikasi

    LEVEL ORGANISASITujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dan juga apakah ada cukup sumberdaya di dalam organisasi LEVEL OPERASIONALMengumpulkan informasi mengenai Knowledge, Skills dan Attitudes (KSA) yangdibutuhkan oleh perusahaan, LEVEL INDIVIDUMengukur kompetensi level individuIDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN

    *

  • PENYUSUNAN TNA

    pengamatan pada setiap tingkatan diskusi pada setiap tingkatanMenyusun daftar pertanyaanMerekam/mencatat hasil

    1234

    *

  • LEVEL ORGANISASIFAKTOR KUNCI KEBERHASILAN & EFEKTIFITAS ORGANISASI

    *

  • 7 FAKTOR KEBERHASILAN PERUSAHAAN

    *

  • LEVEL OPERASIONALJob Requirement yang dibutuhkan perusahaanMengumpulkan informasi mengenai Knowledge, Skills dan Attitudes (KSA) yang dibutuhkan oleh perusahaan

    *

  • LEVEL INDIVIDU

    *

  • LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TNAPengamatan pada tiap tingkat dengan obyek pilihanDiskusi pada setiap tingkatan dengan obyek pilihanMenyusun daftar pertanyaan berdasarkan pengamatan dan diskusiMerekam/mencatat hasil pemgamatan, diskusi, dan pertanyaan

    *

  • PRE TRAINING : SasaranPenentuan sasaran ini dibuat dengan matrix atau parameter yang disusun berdasarkan hasil TNA yang telah dilakukan.Contoh:

    SkillsNilai( Contoh)KeteranganWawasan Umum3Baik dan memadaiWawasan Teknis4Sangat baik dalam wacanana pribadiKerjasama2Sulit bekerjasamaKomunikasi1Komunikasi yang sepihak

    *

  • PRE TRAINING : MateriWACANA YANG TEPAT PADA SASARANPENGALAMANYANG DIBERIKAN SECARA TEPAT50%50%

    *

  • ANALISA KASUSSebuah perusahaan farmasii mengalami penurunan penjualan secara signifikan.

    Dari hasil manajemen meeting, penurunan penjualan disebabkan karena Medical Representative yang jumlahnya lebih dari 100 orang tidak maksimal dalam melakukan penjualan. Fakta lain membuktikan bahwa biaya operasional meningkat cukup tajam.Manajemen beranggapan bahwa perlu diadakan sebuah pelatihan.

    Tentukan pelatihan yang paling tepat menghadapi situasi yang demikian.

    *

  • ON GOING TRAININGTEKNIK KOMUNIKASI FASILITATORPEMILIHAN METODE PELATIHAN

    *

  • Pemilihan Metode Training

    Learning ConditioningActive InteractionApplied-Learning MethodScanning and LevelingDiscussion and FeedbackAnalogy and Case StudyStory TellingTeaching and MotivationBody Language Picture and Graph Technology Reasoning and Argumentation Self Reflection Affirmation and Repetition Focus and Point Basis Question and Answer Method Commenting on Participants Question Honesty

    *

  • 1. Memahami Modal Ketertarikan2. Teknik Pacing Leading3. Teknik Ice Breaking4. Role Play : ExperiencingTraining CommunicationTEKNIK KOMUNIKASI FASILITATOR

    *

  • 1. Memahami Modal KetertarikanMerupakan sebuah dasar representasi manusia dalam menerima informasi, yaitu;Visual, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal hal yang dapat dilihat

    2. Auditory, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal hal yang dapat didengar3. Kinesthetic, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal-hal yang dapat dirasakan.

    *

  • 1. Memahami Modal Ketertarikan

    *

  • PACINGLEADING2. Teknik Pacing Leading

    Menselaraskan diri kepada Audience, juga berfungsi untukMeningkatkan sensitifitas fasilitator

    Teknik yang dilakukan setelah mengadakan pacing/penyelarasan, dimana berfungsi untuk mengajak atau mempengaruhi pemikiran audiencePacing Leading Pattern : Pacing, Pacing, Pacing.Leading

    *

  • 3. Teknik Ice Breaking

    *

  • For ppt file you can email me in [email protected]

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *

    *