CPO & PKO

download CPO & PKO

of 35

  • date post

    27-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of CPO & PKO

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    1/35

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang

    Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak

    masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perkebunannya

    menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama

    dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit.

    Kelapa sawit mengandung kurang lebih !" perikarp dan #!" persen buah

    yang dilapisi kulit yang tipis, kadar minyak dalam perikarp sekitar $% & %! persen.

    'rude Palm il adalah minyak kelapa sawit mentah yang berwarna kemerah&

    merahan yang diperoleh dari hasil ekstraksi atau dari proses pengempaan daging buah

    kelapa sawit.

    Palm kernel il (PK) adalah minyak yang dihasilkan dari inti sawit. Proses

    awalnya sama seperti pengolahan kelapa sawit menjadi 'P. Pada pengolahan kelapa

    sawit menjadi PK setelah proses pengepresan maka terjadi pemisahan antara minyak

    sawit dengan kernel, sabut dan ampasnya.

    #. umusan *asalah

    a. +pa saja produk turunan 'P dan bagaimana ara memprosesnya-

    b. Bagaimana ara memproses biji menjadi inti kernel-

    . +pa saja produk turunan dari inti kernel dan bagaimana ara memprosesnya-

    $. ujuan

    a. *engethaui produk turunan 'P dan ara memprosesnya.

    b. *engetahui ara memproses biji menjadi inti kernel.

    . *engetahui produk turunan dari inti kernel dan ara memprosesnya.

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    2/35

    BAB II

    DASAR TEORI

    1. Biodiesel

    Biodiesel adalah bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak

    nabati, turunan tumbuh&tumbuhan yang banyak tumbuh di /ndonesia seperti

    kelapa sawit, kelapa, kemiri, jarak pagar, nyamplung, kapok, kaang tanah dan

    masih banyak lagi tumbuh&tumbuhan yang dapat meproduksi bahan minyak

    nabati (BB0) dan dalam penelitian ini bahan bakar nabati berasal dari minyak

    kaang tanah setelah mengalami beberapa proses seperti ektraksi, transesteriikasi

    diperoleh metil ester (biodiesel), kemudian biodiesel diampur dengan bahan

    bakar solar. 2asil ampuran itu disebut B1!,B#! dengan tujuan agar bahan bakar

    B1!, B#! ini mempunyai siat&siat isis mendekati siat&siat isis solar sehingga

    B1! B#! dapat dipergunakan sebagai pengganti solar.

    #. *argarin

    *argarin adalah produk lemak minyak seperti mentega yang di buat dengan

    ara menghidrogenasi minyak atau lemak nabati. 3eara sepintas lalu, margarin

    dan mentega hampir sama, sehingga banyak orang awan yang tidak bisa

    membedakannya. Padahal seara teksture dan organoleptik, margarin sangat

    berbeda dari mentega. Baik dari segi warna, rasa ataupun titik leleh. *argarin

    memiliki teksture yang lebih padat dan kaku daripada mentega. 4arna yang lebih

    kuning dan lebih stabil di suhu ruang sehingga tidak mudah meleleh.

    Karena terbuat dari minyak5lemak nabati, maka kandungan asam lemak yang

    terdapat dalam margarin lebih banyak mengandung asam lemak tidak jenuh dari

    pada lemak jenuhnya. 6engan tingginya kadar asam lemak tidak jenuh, margarin

    lebih menyehatkan karena mempunyai kadar kolesterol yang rendah. *inyak

    lemak nabati yang biasanya di gunakan untuk membuat margarin adalah

    lemak5minyak kelapa sawit. Karena terbuat dari lemak minyak nabati yang berasal

    dari tumbuh&tumbuhan, harga margarin biasanya lebih murah daripada mentega.

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    3/35

    $. 'ooa Butter 3ubstitutes ('B')

    'okelat adalah produk yang seara struktur tersusun dari material padat (solid)

    yang tersebar dalam minyak 5 lemak. *aterial padat tersebut dapat berupa gula,

    tepung okelat maupun susu. 6itinjau dari komposisi bahan baku, okelat

    mengandung # sampai %!" minyak 5 lemak.

    %. 3abun

    3abun adalah bahan yang digunakan untuk menui, baik pakaian, perabotan,

    badan, dan lain&lain yang terbuat dari ampuran alkali, dan trigliserida dari lemak.

    3abun dibuat seara kimia melalui reaksi saponiikasi atau disebut juga reaksi

    penyabunan. 6alam proses ini asam lemak akan terhidrolisa oleh basa membentuk

    gliserin dan sabun mentah. 3abun tersebut kemudian akan di olah lagi untuk

    menyempurnakannya hingga kemudian sampai ke kita. 3abun pada mulanya

    berbentuk batang. Lalu seiring dengan kemajuan 7aman, di buatlah sabun olek,

    sabun sintetis atau deterjen.

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    4/35

    BAB III

    PEMBAHASAN

    1. Produk urunan 'P (Crude Palm Oil)

    +. Biodiesel

    +lat yang digunakan

    a. Buret

    *engeluarkan larutan dengan volume

    tertentu.

    b. Breaker glass

    Beaker glass adalah

    sebuah wadah berbentuk

    silinder dengan dasar yang

    rata dan pada mulutnya

    terdapat monong atau paruh

    keil yang berungsi sebagai

    orong untuk menuangkan

    airan agar tidak tumpah ke mana&mana.

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    5/35

    . 8elas 9kur

    *engukur volume larutan.

    d. 'orong Pisah

    *emisahkan dua maam

    pelarut yang tidak saling

    berampur sebagaimana dalam

    proses ekstraksi air&air.

    memisahkan airan dari airan

    yang lain berdasarkan berat

    jenisnya.

    e. ermometer

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    6/35

    9ntuk mengukur

    suhu.

    . :rlenmeyer

    *enyimpan dan memanaskan

    larutan dan menampung iltrate

    hasil penyaringan.

    g. 3tati

    *enegakkan orong, buret.

    h. Piknometer

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    7/35

    9ntuk mengukur massa jenis suatu

    7at atau menentukan densitas airan.

    i. ven

    *engeringkan peralatan

    yang akan digunakan.

    j. ;isometer

    +lat yang digunakan

    untuk mengukur viskositas

    luida.

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    8/35

    k. 0eraa digital

    9ntuk mengukur massa

    benda.

    l. eaktor

    eaktor membran

    yang digunakan adalah

    jenis membran

    polypropilen dengan

    ukuran pori !,1

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    9/35

    pada reaksi pembuatan biodiesel. Banyak katalis yang digunakan

    bergantung dari seberapa banyak asam minyak nabati tersebut. *inyak

    nabati memilik berat jenis !,=% pada suhu #!>'.

    b. +lkohol

    +lkohol yang biasa digunakan pada pembuatan biodiesel adalah

    metanol dan etanol. *etanol dan etanol yang dapat digunakan hanya yang

    murni 1!!". *etanol merupakan alkohol yang paling banyak digunakan

    dalam pembuatan biodiesel. *etanol disukai karena hanya memiliki satu

    rantai ikatan karbon, sedangkan etanol memiliki dua ikatan karbon. :tanol

    memilik siat yang sama dengan metanol yaitu memiliki warna yang

    bening seperti air, mudah menguap, mudah terbakar dan mudah terampus

    dengan air. *etanol memiliki densitas !,?=1@ sedangkan etanol memiliki

    densitas sebesar !,?=.

    . Katalis

    Katalis adalah 7at yang digunakan untuk memperepat reaksi antara

    7at&7at lain. Katalis yang mungkin digunakan adalah natrium hidroksida

    atau kalium hidroksida. Katalis akan memeahkan minyak nabati dan

    melepaskan ester, begitu ester bebas, mereka akan menempel pada

    alkohol. 3edangkan katalis dan gliserol akan mengendap. Aumlah katalis

    yang digunakan harus tepat. Pemakaian katalis yang terlalu sedikit akan

    menyebabkan minyak dan alkohol tidak bereaksi, apaila jumlah katalis

    yang digunakan terlalu banyak akan menyebabkan ampuran teremulsi.

    Proses Pengolahan Biodiesel

    a. ransesteriikasi

    Proses transesteriikasi meliputi dua tahap. ransesteriikasi 1 yaitu

    penampuran antara kalium hidroksida (K2) dan metanol ('2$!2)

    dengan minyak sawit. eaksi transesteriikasi / berlangsung sekitar # jam

    pada suhu @&@>'. Bahan yang pertama kali dimasukkan ke dalam

  • 7/25/2019 CPO & PKO

    10/35

    reaktor adalah asam lemak yang selanjutnya dipanaskan hingga suhu yang

    telah ditentukan. eaktor transesteriikasi dilengkapi dengan pemanas dan

    pengaduk. 3elama proses pemanasan, pengaduk dijalankan. epat pada

    suhu reator $>', ampuran metanol dan K2 dimasukkan ke dalam

    reator dan waktu reaksi mulai dihitung pada saat itu. Pada akhir reaksi

    akan terbentuk metil ester dengan konversi sekitar =%". 3elanjutnya

    produk ini diendapkan selama waktu tertentu untuk memisahkan gliserol

    dan metil ester. 8liserol yang terbentuk berada di lapisan bawah karena

    berat jenisnya lebih besar daripada metil ester. 8liserol kemudian

    dikeluarkan dari reaktor agar tidak mengganggu proses transesteriikasi #.

    3elanjutnya dilakukan transesteriikasi # pada metil ester. 3etelah proses

    transesteriikasi # selesai, dilakukan pengendapan selama waktu tertentu

    agar gliserol terpisah dari metil ester. Pengendapan # memerlukan waktu

    lebih pendek daripada pengendapan 1 karena gliserol yang terbentuk

    relati sedikit dan akan larut melalui proses penuian.

    b. Penuian

    Penuian hasil pengendapan pada transesteriikasi # bertujuan untuk

    menghilangkan senyawa yang tidak diperlukan seperti sisa gliserol dan

    metanol. Penuian dilakukan pada suhu sekitar @@>'. Penuian

    dilakukan tiga kali sampai p2 ampuran menjadi normal (p2 ,&?,#).

    . Pengeringan

    Pengeringan bertujuan untuk menghilangkan air yang terampur dalam

    metil ester. Pengeringan dilakukan sekitar 1! menit pada suhu 1$!>'.

    Pengeringan dilakukan dengan ara memberikan panas pada produk

    dengan suhu sekitar =@>' seara sirkulasi. 9jung pipa sirkulasi

    ditempatkan di tengah permukaan airan pada alat pengering.

    d. Ciltrasi

  • 7/25/2019 CPO & PKO