COVER ANATES.doc

of 24/24
PEMERINTAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 7 GARUT BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN REKAYASA BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Jalan Raya Wado Cisitu Malangbong Garut No. Telp. (0262)421502 e-mail [email protected] ANALISIS BUTIR SOAL Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Tingkat/Kelas : XII (Dua Belas) TAHUN PELAJARAN Nama Pengajar : Yuliana, S.Pd
  • date post

    03-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of COVER ANATES.doc

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

DINAS PENDIDIKAN

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 7 GARUT

BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN REKAYASA

BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Jalan Raya Wado Cisitu Malangbong Garut No. Telp. (0262)421502

e-mail [email protected]

PERHITUNGAN HARI BELAJAR EFEKTIF DAN HARI LIBUR SMK

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Program Keahlian

: Semua Program Keahlian

Mata pelajaran

: Kimia

Kelas/Semester

: XI/1

Alokasi Waktu

: 6 x 45 menitStandar Kompetensi : Memahami perkembangan konsep reaksi kimia

Kompetensi Dasar

: 1. Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia

2. Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan reaksi lainnyaKarakter Bangsa

: Religius, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Rasa Ingin

Tahu,Gemar Membaca, Tanggung Jawab

Indikator : 1. Menjelaskan pengertian persamaan reaksi kimia sebagai proses perubahan satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat yang berbeda ditinjau kembali dengan benar.

2. Mengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi asam-basa dan reaksi reduksi-oksidasi dideskripsikan dengan benar.

3. Menyebutkan Ciri-ciri reaksi asam basa dicirikan sebagai proses perpindahan proton dideskripsikan dengan benar.

4. Menyebutkan Ciri-ciri reaksi reduksi-oksidasi sebagai perpindahan elektron dideskripsikan dengan benar.

I. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa mengerti persamaanreaksi kimia sebagai proses perubahan satu atau lebih zat menjadi datu atau lebih zat yang berbeda.

2. Siswa dapat mendeskripsikan pengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi asam-basa dan reaksi reduksi-oksidasi.

3. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri reaksi asam basa dicirikan sebagai proses perpindahan proton.

4. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri reaksi reduksi-oksidasi sebagai perpindahan elektron.

5. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian bilangan oksidasi.

6. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian konsep oksidasi dan reduksi sebagai penggabungan dan pelepasan oksigen atau pelepasan dan penerimaan elektron atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

7. Siswa dapat mendeskripsikan oksidator sebagai senyawa yang mengalami penurunan bilangan atau mengalami reduksi.

8. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian reduktor sebagai sebyawa yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi atau mengalami oksidasi.

9. Siswa dapat menyetarakan reaksi reduksi-oksidasi dengan pelepasan dan penerimaan elektron atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

II. Materi Ajar / Uraian Materi :

Reaksi Kimia

III. Metode Pembelajaran :

Diskusi

Contextual Teaching and Learning (CTL) Ceramah

Observasi

IV. Langkah-langkah Pembelajaran / Skenario Pembelajaran :

Pertemuan 1 :

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awalApersepsi : Menggali pengetahuan prasyarat siswa mengenai larutan

Motivasi : Memberikan contoh larutan asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan intiEksplorasi Melakukan studi pustaka mengenai ciri-ciri larutan asam dan basa Arrhenius

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian asam dan basa Bronsted-Lowry

Melakukan studi pustaka mengenai definisi asam dan basa menurut Bronsted-Lowry.

Elaborasi.

Melakukan diskusi mengenai H+, OH- asam dan basa

Konfirmasi

Latihan mengenai H+, OH- asam dan basa

Kegiatan akhirRefleksi

Menyimpulkan hasil diskusi

Evaluasi kinerja.

Pemberian tugas

Pertemuan 2 dan 3 :

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awal Apersepsi : bagaimanakah terjadinya reaksi kimia itu ?

Motivasi : ikatan kimia mencirikan terjadinya reaksi kimia.

Kegiatan intiEksplorasi Menyimak informasi tentang :

konsep reaksi oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen;

konsep reaksi oksidasi reduksi ditinjau dari pelepasan dan penerimaan elektron;

konsep reaksi oksidasi reduksi ditinjau dari peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

Menentukan harga bilangan oksidasi suatu atom unsur dalam senyawa atau ion.

Menentukan reduktor, oksidator, hasil reduksi dan hasil oksidasi reaksi oksidasi reduksi.

Elaborasi

Mendiskusikan hubungan perubahan kimia dan ciri-ciri umum reaksi kimia.

Mendiskusikan bilangan oksidasi.

Konfirmasi

Melakukan latihan menentukan reaksi oksidasi reduksi (reaksi redoks).

Kegiatan akhirRefleksi Membuat rangkuman dan kesimpulan

Evaluasi kinerja.

Pertemuan tes :

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awal Motivasi : Melakukan persiapan uji kompetensi.

Kegiatan inti Melakukan uji kompetensi kognitif dengan menjawab soal dari standar kompetensi konsep reaksi kimia.

Kegiatan akhir Evaluasi kinerja.

V. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

Sumber Belajar:

- Buku Kimia : Memahami Kimia, Irvan Permana, ARMICO, Bandung. 2008

Buku Referensi yang relevan

Modul-modul pembelajaran Kimia

Internet

Alat dan bahan percobaan di lab. Kimia.

VI. Penilaian

a. Prosedur Penilaian :

1.Penugasan

2.Pengamatan Proses b. Jenis dan Bentuk Tes :

Tes : tertulis uraian

Non tes : laporan hasil latihan, diskusi

c. Butir-butir Soal :

NoButir SoalKunci Jawaban

1.

2.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan larutan asam dan basa menurut Arrhenius?

Asam = zat yang dilarutkan ke dalam air menghasilkan ion H+Basa = zat yang jika dilarutkan ke dalam air menghasilkan ioh OH-

Garut, Juli 2013Mengetahui

Guru Pengajar

Kepala SMKN 7 GarutDrs. UYUN ADIYANTO, MM

EFRINA ROSMA UTAMI, ST, M.PdNIP. 19571010 198603 1 017

NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Program Keahlian

: Semua Program Keahlian

Mata pelajaran

: Kimia

Kelas/Semester

: XI/2

Alokasi Waktu

: 14 x 45 menitStandar Kompetensi : Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimiaKompetensi Dasar

: Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit

Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan

Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan

Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimiaKarakter Bangsa: Religius, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Rasa Ingin

Tahu,Gemar Membaca, Tanggung Jawab

Indikator :

1. Mendeskripsikan pengertian larutan sebagai campuran dari dua atau lebih zat yang homogen dengan benar.

2. Pengertian Larutan biner sebagai larutan yang hanya terdiri atas zat terlarut dan pelarut dideskripsikan dengan benar.

3. Perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya diamati dengan benar.

4. Ciri-ciri hantaran listrik dalam berbagai larutan disimpulkan berdasarkan hasil percobaan.

5. Penyebab adanya ion-ion dalam larutan akibat ikatan ion atau kovalen polar dideskripsikan dengan benar.

6. Pengertian konsentrasi sebagai daya larut atau kemampuan melarut suatu zat dalam suatu pelarut dideskripsikan dengan benar.

7. Pengertian larutan jenuh/tidak jenuh dideskripsikan dengan benar.

8. Satuan konsentrasi larutan sebagai perbandingan jumlah mol, massa atau volume zat terlarut terhadap jumlah massa atau volume larutan yang dinyatakan dalam prosen (%m/m, %m/v, %v/v), ppm (miligram atau mililiter zat terlarut terhadap 1 kg atau iL larutan), M (mol/L larutan), m (mol/1kg pelarut), X(mol komponen/mol kompoten total) dideskripsikan dengan benar.

9. Pembuatan larutan sesuai satuan konsentrasi yang diinginkan dilakukan dengan baik.

10. Terjadinya proses elektrokimia karena adanya energi yang dihasilkan pada reaksi spontan dijelaskan dengan benar.

11. Pengertian sel elektrokimia sebagai perangkat alat percobaan untuk membangkitkan listrik melalui reaksi redoks yang spontan dideskripsikan dengan benar.

12. Komposisi sel elektrokimia sebagai dua sel setengah reaksi yang disebut sel oksidasi dan sel reduksi yang masing-masing terdiri atas larutan elektrolit dan elektrodanya, dan dihubungkan oleh jembatan garam dideskripsikan dengan benar.

I. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian larutan sebagai campuran dari dua atau lebih zat yang homogen.

2. Siwa dapat mendeskripsikan pengertian larutan biner sebagai larutan yang hanya terdiri atas zat terlarut dan pelarut.

3. Siswa dapat mengamati perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya.

4. Siswa dapat menyimpulkan ciri-ciri hantaran listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil percobaan.

5. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian larutan jenuh/tidak jenuh.

6. Siswa dapat mendeskripsikan satuan konsentrasi larutan sebagai perbandingan jumlah mol, massa atau volume zat terlarut terhadap jumlah massa atau volume larutan yang dinyatakan dalam persen, ppm, M, m, X.

7. Siswa Dapat menjelaskan terjadinya proses elektrokimia karena adanya energi yang dihasilkan pada reaksi spontan.

8. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian sel elektrokimia sebagai perangkat alat percobaan untuk membangkitkan listrik melalui reaksi redoks yang spontan.

II. Materi Ajar / Uraian Materi :

Larutan elektrolit dan non elektrolit

Konsentrasi dan satuan konsentrasi

Reaksi Redoks dan Elektro kimia III. Metode Pembelajaran :

1. Pendekatan/model pembelajaran: kontekstual, konsep

2. Metode pembelajaran

: eksperimen, inkuiri, diskusi, informasi, ceramah, tanya jawab

IV. Langkah-langkah Pembelajaran / Skenario Pembelajaran :Pertemuan 5,6,7,8 :

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awal Apersepsi = Menggali prasyarat pengetahuan sisw mengenai campuran dan ikatan kimia

Motivasi = Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari mengenai larutan yang bisa menghantarkan listrik

Kegiatan intiEksplorasi

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian larutan dan larutan biner.

Melakuakan studipustaka mengenai pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit besrta ciri-cirinya

Elaborasi.

Melakukan diskusi mengenai perbedaan larutan elektrolit, non elektrolit dan larutan elektrolit lemah dan kuat.

Melakukan percobaan daya hantar listrik larutan.

Melakukan diskusi mengenai penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik.

Konfirmasi

Mengklasifikasikan larutan kedalam larutan elektrolit dan non elektrolit

Kegiatan akhirRefleksi

Menyimpulkan hasil diskusi

Pembelajaran melalui pemberian tugas

Pertemuan 9,10,11,12 :

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awalApersepsi = Apersepsi : menggali prasyarat pengetahuan siswa tentang konsep mol

Motivasi : menunjukan pentingnya kadar zat dalam suatu larutan dapat menentukan komposisi larutan

Kegiatan intiEksplorasi

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian konsentrasi larutan

Melakuka studi pustaka mengenai pengertian mengenai larutan jenuh dan tak jenuh

Melakukan studi pustaka mengenai jenis-jenis satuan konsentrasi

Melakukan studi pustaka mengenai konsentrasi larutan % dan molaritas

Elaborasi.

Melakukan diskusi mengenai satuan konsentrasi %, dan molaritas serta cara perhitungannya

Konfirmasi

Latihan menghitung konsentrasi % dan molaritasEksplorasi

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian konsentrasi larutan molalitas, fraksi mol dan Ppm

Elaborasi.

Melakukan diskusi mengenai satuan konsentrasi molalitas, fraksi mol dan Ppm serta cara perhitungannya

Konfirmasi

Latihan menghitung konsentrasi molalitas, fraksi mol dan Ppm

Kegiatan akhirRefleksi

Menyimpulkan hasil diskusi

Pembelajaran melalui pemberian tugas

Pertemuan :11-12Prasyarat pengetahuan : Menguasai konsep reaksi oksidasi reduksi.

Tahapan KegiatanKegiatan

Kegiatan awal Apersepsi : Menggali pengetahuan prasyarat siswa tentang reaksi redoks

Motivasi : Pertanyaan mengenai proses sel elektrokimia dalam kehidupan sehari-hari..

Kegiatan intiEksplorasi

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian reaksi redoks dan ciri-cirinya.

Melakukan studi pustaka mengenai pengertian elektrokimia

Melakukan studi pustaka dan diskusi mengenai komposisi sel elektrokimia

Mengdiskusikan mengenai cara penulisan notasi sel Volta

Elaborasi

Mengdiskusikan mengenai cara penulisan notasi sel Volta

Diskusi dan informasi mengenai potensial sel, potensial electrode standard an pengukurannya.

Informasi

Menjelaskan komposisi sel elektrokimia

Latihan menuliskan notasi sel elektrokimia

Eksplorasi

Melakukan studi pustaka mengenai potensial sel, potensial electrode standard dan pengukurannya.

Melakukan studi pustaka mengenai contoh-contoh sel elktrokimia dan cara kerjanya

Elaborasi

Diskusi mengenai potensial sel, potensial electrode standard dan pengukurannya.

Diskusi mengenai beberapa sel elektrokimia dan reaksi selnya

Informasi

Latihan menghitung potensial sel berdasarkan data potensial standarMenjelaskan beberapa contoh sel elektrokimia dan reaksi selnya

Kegiatan akhirRefleksi

Kesimpulan Tugas

Pertemuan tes

TahapanKegiatanWaktu

AwalPersiapan tes 5 Menit

IntiPelaksanaan tes 80 Menit

AkhirPengumpulan hasil tes5 Menit

V. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

Alat

: Terlampir pada modul pembelajaran.

Bahan

: Terlampir pada modul pembelajaran Sumber Belajar: - Memahami Kimia, Irvan Permana, ARMICO, Bandung. 2008

Buku Referensi yang relevan

Internet

VI. Penilaian

a. Prosedur Penilaian : 1. Metode: Tes dan non tes 2. Instrumen: Terlampir pada modul pembelajaran.

b. Jenis dan Bentuk Tes :

Tes : tertulis (uraian dan pilihan ganda)

Non tes : laporan hasil percobaan, hasil diskusi dan hasil latihan.

Instrumen penilaian praktikum :

NoButir SoalKunci JawabanSkor

1Lembar data hasil pengamatan percobaan

Larutan

Lampu

Pengamatan Lain

Ada/tidak gelembung

Terang

Redup

Tidak menyala

...

...

Pengisian data lengkap dan tepat

Langkah percobaan dilakukan dengan tepat20

20

2Menyusun laporan hasil praktikumPengumpulan laporan tepat waktu

Penyusunan laporan sesuai dengan kaidah20

40

c. Butir-butir Soal :

NoButir SoalKunci Jawaban

Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat, benar dan jelas!

1. Konsentrasi larutan adalah...

2. Larutan dengan konsentrasi zat terlarut yang besar disebut...

3. Suatu larutan terdiri dari... dan ...

4. Zat terlarut adalah...

5. Persen volume menyatakan...

6. Jika suatu campuran memiliki massa 40 gr terdiri dari garam dan gula. Massa garam 10 gr, maka massa gula adalah...

7. Volume alkohol 30 ml dan volum air 70 ml.Volum campuran tersebut adalah...

8. Kemolaran adalah

9. Larutan yang terjadi bila 1 gr mol zat dilarutkan dalam 1000 gr pelarut disebut larutan...

10. Kemolalan adalah...

11. Jika suatu larutan 1 molal NaOh (Mr=40) terbuat dari 40 gr NaOH dengan...

12. Yang dimaksud dengan sel elektrokimia adalah...

13. Dalam sel elektrokimia terdiri dari... (... dan...) serta...

14. Bagian-bagian aki adalah elektrode (anode... dan katode...) dan larutan elektolit...

15. Korosi logam yang banyak dikenal adalah karat besi. Rumus molekul dari karat besi adalah...

Uraikan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini !

1. Jika 23 gr etanol C2H5OH dicampurkan dengan 27 gr air. Hitunglah persentase berat masing-masing zat !

2. Massa NaOH 30 gr (M r= 40) yang terkandung dalam 150 ml, memiliki konsentrasi larutan NaOH sebanyak!

3. Sebutkan macam-macam sel Volta yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari!

4. Sebutkan cara-cara pencegahan korosi!

5. Jelaskan bagaimana pengaruh suatu logam terhadap laju korosi pada besi! 6. Tuliskan 2 perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah, tuliskan masing-masing 2 contohnya

6. Elektrolit kuat :

Hasil tes menunjukkan ada gelembung dan lampu menyala terang

Jumlah ion banyak, zat terionisasi sempurna ()Contoh : larutan H3PO4, larutan NH4Cl

Elektrolit lemah :

Hasil tes menunjukkan ada gelembung tetapi lampu tidak menyala

Jumlah ion sedikit, zat terionisasi sebagian (0