Contoh Silabus dan RPP

of 54 /54
SILABUS PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU) UNIVERSITAS ESA UNGGUL Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160 Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sks Standar kompetensi : 1. Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis ilmiah. 2. Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara berpikir logis dan ilmiah Kompetensi inti : --- KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU SUMBER PEMBELAJARAN INDIKATOR PENCAPAIAN MEKANISME PENILAIAN Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu Pengertian filsafat dan filsafat ilmu ; bidang kajian filsafat ilmu 1. Model pembelajaran contextual instruction 2. Media pembelajaran yang digunakan adalah kelas dilengkapi Pertemuan ke-1 : 1 x 100 menit 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996) 2. Suriasumantr i, Jujun S., Menguraikan pengertian filsafat dan filsafat ilmu serta bidang kajian filsafat ilmu dengan benar. 1. Prose dur penilaia n : Post test 2. Bentu k penilaia n : tes lisan

Transcript of Contoh Silabus dan RPP

Page 1: Contoh Silabus dan RPP

SILABUSPELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksStandar kompetensi : 1. Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya

tulis ilmiah.2. Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan

cara berpikir logis dan ilmiah Kompetensi inti : ---

KOMPETENSIDASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU

SUMBER PEMBELAJARAN

INDIKATOR PENCAPAIAN

MEKANISME PENILAIAN

Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu

Pengertian filsafat dan filsafat ilmu ; bidang kajian filsafat ilmu

1. Model pembelajaran contextual instruction

2. Media pembelajaran yang digunakan adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan

Pertemuan ke-1 : 1 x 100 menit

1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar

Menguraikan pengertian filsafat dan filsafat ilmu serta bidang kajian filsafat ilmu dengan benar.

1. Prosedur penilaian : Post test

2. Bentuk penilaian : tes lisan

Page 2: Contoh Silabus dan RPP

web hybrid learning

Harapan, 2000)

Mahasiswa mampu memahami hakekat ontology

Pengertian ontology ; ”yang ada” dan “yang nyata” ; Esensi dan substansi

1. Model pembelajaran contextual instruction

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learning

Pertemuan ke-2 : 1 x 100 menit

1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

Menguraikan pengertian ontology, ”yang ada”, ”yang nyata”, esensi dan substansi dengan benar dan lengkap.

1. Prosedur penilaian : pre test dan post test

2. Bentuk penilaian : tes lisan dan tes tulisan

Mahasiswa mampu memahami hakekat epistemology

Cara mendapatkan pengetahuan yang benar ; Logico hypotetico verifikasi

1. Model pembelajaran contextual instruction

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learning

Pertemuan ke 3-4 : 2 x 100 menit

1. Kattsoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

1. Menguraikan cara mendapatkan pengetahuan dengan metoda ilmiah disertai kelabihan-kelebihannya dibandingkan dengan cara lainnya secara tepat

2. Merumuskan masalah

1. Prosedur penilaian : Pre test, progress test dan post test

2. Bentuk penilaian : tes lisan dan tulisan

Page 3: Contoh Silabus dan RPP

bersifat korelatif interogatif dengan langkah-langkah menggunakan beberapa cara.

Mahasiswa mampu menerapkan konsep epistemology

Menyusun kerangka teori dan sumber teori ; Merumuskan hipotesis dan kesimpulan

1. Model pembelajaran contextual instruction dan problem base learning

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, web hybrid learning, 2 buah buku teks, loose leaf dan lembar tugas

Pertemuan ke 5-7 : 2 x 100 menit

1. Menyusun kerangka teori menggunakan sumber teori yang berasal dari minimal 3 sumber teori yang berbeda dengan benar

2. Merumuskan hipotesis dengan variabel-variabel yang memudahkannya dalam pengujian dan penarikan kesimpulan,

1. Prosedur penilaian : post test

2. Bentuk penilaian : tes lisan

Page 4: Contoh Silabus dan RPP

dilengkapi dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan konsep yang sesuai dan tepat.

Mahasiswa mampu memahami hakekat axiology

Hakekat nilai ; Nilai-nilai ilmu sosial dan ilmu alam

1. Model pembelajaran: contextual instruction

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learning

Pertemuan ke-7 : 1 x 100 menit

1. Kattsoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

Menjelaskan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam maupun ilmu pengetahuan sosial dan perbedaan keduanya dengan benar

1. Prosedur penilaian : post test

2. Bentuk penilaian : tes tulisan

Mahasiswa mampu memahami hakekat logika

Logika sebagai ilmu dan metoda ; Penalaran

1. Model pembelajaran contextual instruction

2. Media pembelajaran : yang digunakan

Pertemuan ke 8-9 : 2 x 100 menit

1. Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia

1. Menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda,

1. Prosedur penilaian : prograess test dan post test

2. Bentuk penilaian :

Page 5: Contoh Silabus dan RPP

adalah kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learning

Pustaka, 1994)2. Wallace, Walter

L., Metoda Logika Ilmu Sosial, (Jakarta : Bumi Akasara, 1990)

disertai dengan contoh-contoh yang benar.

2. Membuat contoh penalaran langsung, dedukif dan induktif dengan benar.

tes lisan

Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep deduksi

Susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi silogisme ; Matematika sebagai sarana berpikir deduktif

1. Model pembelajaran contextual instruction, cooperative learning dan small group discussión.

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah perpustakaan, buku filsafat ilmu, dan ringkasan serta kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid

Pertemuan ke 10-11 : 2 x 100 menit

1. Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka, 1994)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

1. Membuat susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi silogisme dengan benar.

2. Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktif secara benar

1. Prosedur penilaian : Pre test, progress test dan post test

2. Bentuk penilaian : tes lisan, tes tulisan dan non tes

Page 6: Contoh Silabus dan RPP

learning dan aktifMahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep induksi

Pengertian induksi, sifat dan faktor-faktor probabilitas dalam induksi; Hubungan intrinsik dan metoda dalam induksi ; Statistika sebagai sarana berpikir induktif

1. Model pembelajaran contextual instruction, cooperative learning dan small group discussion.

2. Media pembelajaran : yang digunakan adalah perpustakaan, buku filsafat ilmu, dan ringkasan serta kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, web hybrid learning, dan lembar kerja

Pertemuan ke 12-14 : 3 x 100 menit

1. Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka, 1994)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

1. Menguraikan pengertian, sifat, dan faktor-faktor probabilitas dalam induksi dengan benar

2. Menjelaskan semua metoda yang dipergunakan dalam menentukan hubungan intrinsik pada penarikan kesimpulan secara induktif secara benar.

3. Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang statistika sebagai sarana berpikir

1. Prosedur penilaian : Pre test, dan post test

2. Bentuk penilaian : lisan, tes tulisan dan non tes

Page 7: Contoh Silabus dan RPP

induktif secara benar dan aktif.

Mengetahui : Jakarta, 1 Februari 2014Kepala PAMU, Ketua Program Studi,

Drs. Aliaras Wahid, MM Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 8: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 1 (satu) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : PengantarSub pokok bahasan : Pengertian filsafat, pengertian filsafat ilmu dan bidang kajian filsafat ilmuStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiah.Kompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmuTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menguraikan pengertian filsafat dan filsafat ilmu serta bidang kajian filsafat ilmu.Sumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/filsafat_ilmu diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Perkenalan dan menyampaikan kontrak

pembelajaranMenyimak penjelasan dosen dan mengajukan pertanyaan bila diperlukan

Pelaksanaan Menjelaskan pengertian filsafat, filsafat ilmu dan bahan kajian filsafat ilmu disertai dengan contoh-

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh ajaran filsafat timur atau Yunani dalam pergaulan

Page 9: Contoh Silabus dan RPP

contoh dalam kehidupan nyata hidup sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat..Penutup Mengajukan pertanyaan lisan (post test) tentang

hakekat filsafat ilmu dan merangkum materi pokok bahasan ke-1

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen.

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes lisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menguraikan pengertian filsafat ilmu> 45 ( D ) : Menguraikan pengertian filsafat ilmu kurang tetap> 60 ( C / C+ ) : Menguraikan pengertian filsafat ilmu dengan benar.> 65 ( B- / B / B+ ) : Menguraikan pengertian filsafat ilmu dan bidang kajian filsafat ilmu dengan benar.> 77 ( A- / A ) : Menguraikan pengertian filsafat dan filsafat ilmu serta bidang kajian filsafat ilmu dengan benar.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 10: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 2 (Dua) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : OntologySub pokok bahasan : Pengertian ontology ; ”yang ada” dan “yang nyata” ; esensi dan substansiStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat ontologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menguraikan pengertian ontology, yang ada, yang nyata, esensi dan substansi

segala sesuatuSumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/ontologi diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu dan

mengajukan pertanyaan (pre test)Menyimak penjelasan dosen, menjawab pertanyaan dosen dan mengajukan pertanyaan bila diperlukan

Pelaksanaan Menjelaskan pengertian ontology, “yang ada“ dan Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh

Page 11: Contoh Silabus dan RPP

“yang nyata“ serta esensi dan substansi, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata.

esensi dan substansi yang terjadi dalam peristiwa sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat.

Penutup Memberikan pertanyaan lisan (post test) tentang hakekat ”yang ada”.

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen

Prosedur penilaian : Pre test dan post testBentuk penilaian : Tes lisan dan tes tulisan (UTS)Indikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menguraikan pengertian ontology dengan benar. > 45 ( D ) : Menguraikan pengertian ontology kurang benar. > 60 ( C / C+ ) : Menguraikan pengertian esensi dan substansi dengan benar > 65 ( B- / B / B+ ) : Menguraikan pengertian ”yang nyata”, esensi dan substansi dengan benar. > 77 ( A- / A ) : Menguraikan pengertian ontology, ”yang ada”, ”yang nyata”, esensi dan substansi dengan benar dan

lengkap.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 12: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 3 (tiga) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : EpistemologySub pokok bahasan : Cara mendapatkan pengetahuan yang benarStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat epistemologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menguraikan cara mendapatkan pengetahuan yang benar dan llmiah.Sumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/epistemologi diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu dan

mengajukan pertanyaan lisan (pre test)Menyimak penjelasan dosen, menjawab pertanyaan dosen dan mengajukan pertanyaan bila diperlukan

Pelaksanaan Menjelaskan cara mendapatkan pengetahuan dengan mitos, common sense, empiris, rasio dan

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan

Page 13: Contoh Silabus dan RPP

metoda ilmiah, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata dan memberikan pertanyaan secara lisan (progress test) pada istilah-istilah tertentu.

mitos, common sense, empiris, rasio dan metoda ilmiah, terutama kelebihan dan kekurangannya dalam kehidupan sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat.serta menjawab pertanyaan yang diajukan dosen.

Penutup Memberikan pertanyaan lisan tentang cara mendapatkan pengetahuan dengan metoda ilmiah (post test)

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen

Prosedur penilaian : Pre test, progress test dan post testBentuk penilaian : Tes lisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menguraikan cara mendapatkan pengetahuan> 45 ( D ) : Menguraikan cara mendapatkan pengetahuan secara tidak ilmiah. > 60 ( C / C+ ) : Menguraikan cara mendapatkan pengetahuan dengan empiris atau rasio berikut kelemahan-

kelemahannya secara tepat> 65 ( B- / B / B+ ) : Menguraikan cara mendapatkan pengetahuan dengan metoda ilmiah secara tepat> 77 ( A- / A ) : Menguraikan cara mendapatkan pengetahuan dengan metoda ilmiah disertai kelabihan-

kelebihannya dibandingkan dengan cara lainnya secara tepat

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 14: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 4 (empat) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : EpistemologySub pokok bahasan : Logico hypotetico verifikasiStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat epistemologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu langkah-langkah untuk mengajukan masalah sebagai langkah awal untuk

mendapatkan pengetahuan yang benar (logico hypotetico verifikasi)Sumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/epistemologi diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Menjelaskan langkah-lankah untuk mendapatkan

pengetahuan yang benar (logico hypotetico Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh masalah yang ditemukan dalam pergaulan hidup

Page 15: Contoh Silabus dan RPP

verifikasi), dilanjutkan dengan menjelaskan cara menemukan dan mengajukan masalah, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata

sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat.

Penutup Memberikan pertanyaan lisan tentang cara mendapatkan pengetahuan dengan metoda ilmiah (post test)

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes lisan dan tes tulisan (UTS)Indikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menguraikan cara mendapatkan pengetahuan> 45 ( D ) : Merumuskan masalah tidak bersifat korelatif interogatif> 60 ( C / C+ ) : Merumuskan masalah bersifat korelatif interogatif> 65 ( B- / B / B+ ) : Merumuskan masalah bersifat korelatif interogatif dengan langkah-langkah menurut salah satu cara.> 77 ( A- / A ) : Merumuskan masalah bersifat korelatif interogatif dengan langkah-langkah menggunakan beberapa

cara.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 16: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 5 (lima) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : EpistemologySub pokok bahasan : Menyusun kerangka teori dan menentukan sumber teoriStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat epistemologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu mengumpulkan teori menggunakan berbagai sumber teori dalam rangka

menyusun kerangka teori dan konsepSumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/epistemologi diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Menjelaskan tentang cara-cara menyusun kerangka

teori dan menentukan sumber teori, disertai dengan Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh cara menuliskan sumber-sumber teori yang terjadi

Page 17: Contoh Silabus dan RPP

contoh-contoh dalam kehidupan nyata dalam peristiwa sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat.

Penutup Memberikan pertanyaan lisan tentang cara menuliskan sumber teori dari berbagai sumber teori (post test) dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen dan mengajukan pertanyaan terhadap tugas yang diberikan dosen (bila diperlukan)

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes lisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak merumuskan cara menuliskan sumber teori > 45 ( D ) : Merumuskan cara menuliskan sumber teori yang berasal dari minimal 3 sumber teori yang berbeda

secara kurang tepat> 60 ( C / C+ ) : Merumuskan cara menuliskan sumber teori yang berasal dari minimal 3 sumber teori yang berbeda

dengan benar> 65 ( B- / B / B+ ) : Menyusun kerangka teori menggunakan sumber teori yang berasal 1 sumber teori yang berbeda

dengan benar> 77 ( A- / A ) : Menyusun kerangka teori menggunakan sumber teori yang berasal dari minimal 3 sumber teori yang

berbeda dengan benar

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 18: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 6 (Enam) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : EpistemologySub pokok bahasan : Merumuskan hipotesis dan kesimpulanStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat epistemologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu merumuskan hipotesis dan kesimpulan yang sesuai dengan kerangka teori dan

konsep sebagai langkah untuk mendapatkan jawaban teoritis terhadap masalah yang diajukanSumber pembelajaran : 1. Kattshoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996), h.

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000), h.

3. http://id.wikipedia.ord/wiki/epistemologi diakses tanggal 1 Februari 2014Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran problem base learning

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Merancang tugas untuk merumuskan hipotesis yang

sesuai dengan kerangka teori dan konsep dan Mencari dan menyusun informasi (inquiry) berupa teori dari berbagai sumber untuk merumuskan hipotesis

Page 19: Contoh Silabus dan RPP

membuat petunjuk untuk mahasiswa dalam menyelesaikan tugas yang telah ditetapkan.

sesuai dengan petunjuk penyelesaian tugas yang diberikan oleh dosen

Penutup Memberikan umpan balik terhadap tugas yang telah dikerjakan oleh mahasiswa

Memberikan laporan pelaksanaan tugas

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Non tesIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak merumuskan hipotesis.> 45 ( D ) : Merumuskan hipotesis yang tidak sesuai dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori

dan konsep.> 60 ( C / C+ ) : Merumuskan hipotesis yang sesuai dengan rumusan masalah.> 65 ( B- / B / B+ ) : Merumuskan hipotesis yang sesuai dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan

konsep.> 77 ( A- / A ) : Merumuskan hipotesis yang mengandung variabel-variabel memudahkan dalam pengujian dan

penarikan kesimpulan, dilengkapi dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan konsep yang sesuai dan tepat.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 20: Contoh Silabus dan RPP

LEMBAR TUGAS

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode mata kuliah : ESA 160Pertemuan ke : 6 (enam) Seksi : 01Pokok bahasan : Epistemology Sub pokok bahasan : Merumuskan hipotesis dan kesimpulanTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu merumuskan hipotesis yang sesuai dengan kerangka teori dan konsep sebagai

langkah untuk mendapatkan jawaban teoritis terhadap masalah yang diajukanCara mengerjakan tugas :1. Rumuskan masalah secara korelatif interogatif2. Tentukan variabel-variabelnya, kemudian susunlah kerangka teori masing-masing variabel.3. Tentukan topik=topik dan sub-sub topik pada setiap variabel.4. Carilah teori-teori yang sesuai dengan topik-topik atau sub-sub topik yang ada dalam variabel tersebut5. Setiap topik atau sub topik sebaiknya memiliki kutipan lebih dari satu6. Simpulkan hakekat setiap variabel dengan merumuskan pengertian dan dimensi-dimensi pengukurannya.7. Rumuskan masing-masing variabel dan keterkaitan antar variabel dalam sebuah kerangka berpikir dengan bahasa sendiri.8. Simpulkan keterkaitan antar variabel tersebut menjadi hipotesis9. Sistematika penulisan :

I. MasalahII. Kerangka Teori

A. Variabel 1 (tuliskan nama variabel ke-1)B. Variabel II (tuliskan nama variabel ke-2)C. Kerangka Berpikir

III. Hipotesis10. Selamat bekerja, semoga sukses.

Ketentuan administratif :1. Dikerjakan di blog masing-masing2. Dikirim melalui link ke web hybrid learning3. Diselesaikan paling lambat tanggal .........

Page 21: Contoh Silabus dan RPP

Indikator penilaian :< 45( E )

> 45( D )

> 60( C, C + )

> 65( B -, B, B + )

> 77( A -, A )

Tidak merumuskan hipotesis.

Merumuskan hipotesis yang tidak sesuai dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan konsep

Merumuskan hipotesis yang sesuai dengan rumusan masalah

Merumuskan hipotesis yang sesuai dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan konsep.

Merumuskan hipotesis dengan variabel-variabel memudahkannya dalam pengujian dan penarikan kesimpulan, dilengkapi dengan rumusan masalah serta penyusunan kerangka teori dan konsep yang sesuai dan tepat.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 22: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 7 (Tujuh) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : AxiologySub pokok bahasan : Hakekat nilai ; Nilai-nilai ilmu sosial dan ilmu alamStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami hakekat filsafat ilmu dan menerapkannya dalam penulisan karya tulis

ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat axiologyTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menjelaskan hakekat nilai dan nilai-nilai yang berlaku dalam khasanah ilmu

pengetahuan alam maupun ilmu pengetahuan sosial.Sumber pembelajaran : 1. Kattsoff, Louis O., Pengantar Filsafat, (Jogyakarta : Tiara Wacana, 1996)

2. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2000)

Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran: contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Menjelaskan tentang pengertian nilai, cara menilai,

perkembangan nilai-nilai keilmuan serta nilai ilmu pengetahuan alam dan pengetahuan sosial, disertai

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh nilai-nilai ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial yang terjadi dalam pergaulan

Page 23: Contoh Silabus dan RPP

dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata hidup sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat.Penutup Merangkum materi pembelajaran tentang axiology Menyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes tulisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menjelaskan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam maupun ilmu pengetahuan sosial> 45 ( D ) : Menjelaskan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam atau ilmu pengetahuan sosial tidak tepat> 60 ( C / C+ ) : Menjelaskan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam atau ilmu pengetahuan sosial dengan benar> 65 ( B- / B / B+ ) : Menjelaskan perbedaan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam dengan ilmu pengetahuan sosial dengan

benar> 77 ( A- / A ) : Menjelaskan nilai-nilai ilmu pengetahuan alam maupun ilmu pengetahuan sosial dan perbedaan

keduanya dengan benar

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 24: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 8 (Delapan) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : LogikaSub pokok bahasan : Logika sebagai ilmu dan metodaStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat logikaTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu untuk mendapatkan pengetahuan yang

benar dan metoda untuk meneliti ketepatan penalaranSumber pembelajaran : 1. Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka,

1994)2. Wallace, Walter L., Metoda Logika Ilmu Sosial, (Jakarta : Bumi Akasara, 1990)

Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Menjelaskan tentang pengertian logika, logika

sebagai ilmu dan logika sebagai metoda, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh pernyataan logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda menurut peristiwa yang ditemui sehari-hari di

Page 25: Contoh Silabus dan RPP

kampus atau pun di masyarakat.Penutup Memberikan pertanyaan lisan tentang pengertian

logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda (post test)

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes lisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda.> 45 ( D ) : Menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda tidak tepat.> 60 ( C / C+ ) : Menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda secara tepat.> 65 ( B- / B / B+ ) : Membuat contoh-contoh pernyataan logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda secara tepat.> 77 ( A- / A ) : Menjelaskan hakekat logika sebagai ilmu dan logika sebagai metoda, disertai dengan contoh-contoh

yang benar.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 26: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 9 (Sembilan) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : LogikaSub pokok bahasan : PenalaranStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami hakekat logikaTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu membuat penalaran dengan berbagai bentuk dan menggunakan berbagai

sumber pengetahuan. Sumber pembelajaran : 1. Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia

Pustaka, 1994)2. Wallace, Walter L., Metoda Logika Ilmu Sosial, (Jakarta : Bumi Akasara, 1990)

Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Menjelaskan tentang pengertian penalaran dan

macam-macam penalaran serta sumber-sumber penalaran, disertai dengan contoh-contoh dalam

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh penalaran deduktif dan induktif menurut peristiwa yang ditemui sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat

Page 27: Contoh Silabus dan RPP

kehidupan nyata dan mengajukan pertanyaan lisan tentang penalaran (progress test)

dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen.

Penutup Memberikan pertanyaan lisan tentang contoh penalaran langsung, deduktif dan induktif (post test)

Memberikan jawaban terhadap pertanyaan dosen

Prosedur penilaian : Progress test dan post testBentuk penilaian : Tes lisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak membuat penalaran> 45 ( D ) : Membuat contoh penalaran yang tidak tepat..> 60 ( C / C+ ) : Membuat salah satu contoh penalaran dengan benar.> 65 ( B- / B / B+ ) : Membuat contoh penalaran deduktif dan induktif dengan benar.> 77 ( A- / A ) : Membuat contoh penalaran langsung, deduktif dan induktif dengan benar.

Jakarta, 1 Februari 2013Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 28: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 10 (Sepuluh) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : DeduksiSub pokok bahasan : Susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi silogisme Standar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep deduksiTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menguraikan pengertian, susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi

dalam sebuah deduksi atau silogisme.Sumber pembelajaran : Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka, 1994)Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Mengajukan pertanyaan lisan tentang deduksi (pre

test)Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen.

Pelaksanaan Menjelaskan tentang susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi dalam silogisme, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata serta memberikan pertanyaan lisan mengenai deduksi

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh susunan premis dan struktur proposisi menurut peristiwa yang ditemui sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat dan menjawab pertanyaan yang

Page 29: Contoh Silabus dan RPP

(progress test) diberikan oleh dosen.Penutup Menyampaikan rangkuman materi pembelajaran

tentang deduksi dan memberikan tugas untuk agenda belajar minggu depan

Menyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Pre test, progress test dan post testBentuk penilaian : Tes lisan dan tes tulisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak meyusun premis atau membuat struktur proposisi> 45 ( D ) : Membuat susunan premis atau proposisi tidak benar.> 60 ( C / C+ ) : Membuat susunan premis atau struktur proposisi dengan benar.> 65 ( B- / B / B+ ) : Membuat susunan premis dan struktur proposisi dengan benar.> 77 ( A- / A ) : Membuat susunan premis, struktur proposisi dan relasi-relasi silogisme dengan benar.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 30: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 11 (Sebelas) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : DeduksiSub pokok bahasan : Matematika sebagai sarana berpikir deduktifStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep deduksiTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu memaparkan resume tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktifSumber pembelajaran : Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan,

2000)Sarana pembelajaran : Perpustakaan serta kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran cooperative learning dan small group discussion

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Menjelaskan aturan diskusi Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Merancang dan memonitor proses belajar dan hasil

belajar kelompok mahasiswa setelah menyiapkan tugas merangkum bacaan matematika sebagai sarana berpikir deduktif kemudian menjadi moderator dalam diskusi kelompok tersebut.

Mahasiswa merangkum bacaan tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktif secara individual, kemudian mempresentasikan, membahas dan menyimpulkannya dalam sebuah diskusi yang dilakukan secara berkelompok dalam diskusi yang

Page 31: Contoh Silabus dan RPP

diatur oleh dosen.Penutup Merangkum hasil diskusi dan memberikan umpan

balikMenyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Non tes Indikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak membuat resume tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktif> 45 ( D ) : Membuat resume tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktif namun tidak memaparkannya> 60 ( C / C+ ) : Memaparkan resume tentang matematika sebagai sarana berpikir deduktif> 65 ( B- / B / B+ ) : Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang matematika sebagai sarana berpikir

deduktif> 77 ( A- / A ) : Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang matematika sebagai sarana berpikir

deduktif secara benar dan aktif.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 32: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 12 (Dua belas) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : InduksiSub pokok bahasan : Pengertian induksi, sifat dan faktor-faktor probabilitas dalam induksiStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep induksiTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menguraikan pengertian, sifat, faktor-faktor penalaran induktifSumber pembelajaran : Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka, 1994)Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Mengajukan pertanyaan lisan tentang induksi (pre

test)Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen.

Pelaksanaan Menjelaskan tentang pengertian induki, sifat-sifat induksi dan faktor-faktor probabilitas dalam kesimpulan induktif, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh penggunaan faktor-faktor probabilitas dalam kesimpulan induktif menurut peristiwa yang ditemui sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat

Page 33: Contoh Silabus dan RPP

Penutup Menyampaikan rangkuman materi pembelajaran tentang induksi

Menyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Pre test dan post testBentuk penilaian : Tes lisan dan tes tulisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menguraikan pengertian induksi> 45 ( D ) : Menguraikan pengertian induksi tidak tepat> 60 ( C / C+ ) : Menguraikan pengertian induksi dengan benar> 65 ( B- / B / B+ ) : Menguraikan sifat dan faktor-faktor probabilitas dalam induksi dengan benar> 77 ( A- / A ) : Menguraikan pengertian, sifat, dan faktor-faktor probabilitas dalam induksi dengan benar.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM

Page 34: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 13 (Tiga belas) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : InduksiSub pokok bahasan : Hubungan intrinsik dan metoda dalam induksi Standar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep induksiTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu menggunakan metoda untuk menentukan hubungan intrinsik dalam penarikan

kesimpulan induktifSumber pembelajaran : Soekadijo, RG, Logika Dasar, Tradisional, Simbolik, Induktif, (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka, 1994)Sarana pembelajaran : Kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran contextual instruction

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Melakukan resitasi topik minggu yang lalu Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen.Pelaksanaan Menjelaskan tentang hubungan intrinsik dan metoda-

metoda yang digunakan untuk menentukan hubungan intrinsik, disertai dengan contoh-contoh dalam kehidupan nyata

Menyimak penjelasan dosen dan membahas contoh penggunaan metoda untuk menentuka hubungan intrinsik menurut peristiwa yang ditemui sehari-hari di kampus atau pun di masyarakat

Page 35: Contoh Silabus dan RPP

Penutup Menyampaikan rangkuman materi pembelajaran hari ini dan memberikan tugas untuk agenda belajar minggu depan

Menyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Tes tulisanIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak menjelaskan penggunaan metoda induksi> 45 ( D ) : Menjelaskan metoda yang dipergunakan dalam menentukan hubungan intrinsik pada penarikan

kesimpulan secara induktif secara tidak benar..> 60 ( C / C+ ) : Menjelaskan 1 metoda yang dipergunakan dalam menentukan hubungan intrinsik pada penarikan

kesimpulan secara induktif secara benar.> 65 ( B- / B / B+ ) : Menjelaskan 2 metoda yang dipergunakan dalam menentukan hubungan intrinsik pada penarikan

kesimpulan secara induktif secara benar.> 77 ( A- / A ) : Menjelaskan semua metoda yang dipergunakan dalam menentukan hubungan intrinsik pada

penarikan kesimpulan secara induktif secara benar.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs.Mulyo Wiharto, MM

Page 36: Contoh Silabus dan RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)PELAKSANA AKADEMIK MATAKULIAH UMUM (PAMU)

UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Mata kuliah : Filsafat Ilmu dan Logika Kode : ESA 160Mata kuliah prasyarat : --- Bobot : 2 sksPertemuan ke : 14 (Empat belas) Waktu : 1 x 100 menitPokok bahasan : InduksiSub pokok bahasan : Statistika sebagai sarana berpikir induktifStandar kompetensi : Mahasiswa mampu memahami konsep logika deduktif maupun induktif untuk mengembangkan cara

berpikir logis dan ilmiahKompetensi inti : ---Kompetensi dasar : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep induksiTujuan pembelajaran : Mahasiswa mampu memaparkan resume tentang statistika sebagai sarana berpikir deduktifSumber pembelajaran : Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan,

2000)Sarana pembelajaran : Perpustakaan serta kelas dilengkapi dengan komputer, LCD, whiteboard, dan web hybrid learningMetoda pembelajaran : Model pembelajaran cooperative learning dan small group discussion

KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWAPembukaan Menjelaskan aturan diskusi Menyimak penjelasan dosenPelaksanaan Merancang dan memonitor proses belajar dan hasil

belajar kelompok mahasiswa setelah menyiapkan Mahasiswa merangkum bacaan tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif secara individual,

Page 37: Contoh Silabus dan RPP

tugas merangkum bacaan statistika sebagai sarana berpikir induktif kemudian menjadi moderator dalam diskusi kelompok tersebut

kemudian mempresentasikan, membahas dan menyimpulkannya dalam sebuah diskusi yang dilakukan secara berkelompok dalam diskusi yang diatur oleh dosen.

Penutup Merangkum hasil diskusi dan memberikan umpan balik

Menyimak penjelasan dosen

Prosedur penilaian : Post testBentuk penilaian : Non tesIndikator penilaian< 45 ( E ) : Tidak membuat resume tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif> 45 ( D ) : Membuat resume tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif namun tidak memaparkannya> 60 ( C / C+ ) : Memaparkan resume tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif> 65 ( B- / B / B+ ) : Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif> 77 ( A- / A ) : Membuat resume sekaligus memaparkan resume tentang statistika sebagai sarana berpikir induktif

secara benar dan aktif.

Jakarta, 1 Februari 2014Dosen Pengampu,

Drs. Mulyo Wiharto, MM