Contoh Laporan KKN Individu 1.docx

download Contoh Laporan KKN Individu 1.docx

of 36

  • date post

    26-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    505
  • download

    50

Embed Size (px)

description

ini lah laporan kkn untuk anda semua

Transcript of Contoh Laporan KKN Individu 1.docx

Laporan individu kkn Laporan Individu

PENANAMAN SINERGITAS MORAL AGAMA DAN PANCASILA DALAM MENGHADAPI ARUS GLOBALISASI PADA SISWA SISWI SDN TAMAN ASRI KEC. BARADATU KAB. WAY KANAN

Disusun Oleh:Nama:Gesit YudhaNpm:0831010020Semester : VI I(Tujuh)Fakultas :UshuluddinJurusan:Aqidah FilsafatDPL : Safari Daud M.Sos I

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)RADEN INTAN LAMPUNG2011

KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrohim.Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan kasih sayang dan Ridhonya, sehingga tugas laporan Individu ini dapat terselesaikan juga. Tak lupa pula shalawat beserta salam semoga selalu kita sanjung agungkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat dan para pengikut-pengikutnya yang senantiasa istiqomah dalam menegakkan risalah Islam dimuka bumi ini dan mengharapakan syafaat Rasulullah di akhirat kelak.Dalam penyusunan laporan ini, penulis menyadari banyak terdapat kekurangan dan kesalahan, oleh sebab itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan oleh penulis, untuk perbaikan selanjutnya.

Dan akhirnya, penulis menghaturkan ribuan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut serta berperan dalam penulisan dan penyusunan laporan ini terutama kepada :1. Dr. H. Moh. Mukri, MA.g selaku Rektor IAIN Raden Intan Lampung2. Drs. Nasrudin, M. Ag selaku ketua panitia pelaksanaan KKN beserta staf3. Dosen pembimbing lapangan kampung Bengkulu Rejo, Bapak Safari Daud M,Sos I4. Kepala Kelurahan ,Ibu Desta Budi Rahayu N.S.STP beserta aparat pemerintahan Kelurahan Taman Asri5. Kedua orang tua penulis, yang secara tidak langsung dapat menghantarkan penulis kepada program institut KKN6. Kepada seluruh masyarakat kelurahan taman asri, yang telah banyak membantu dalam merealisasikan program KKN, baik moril maupun materialMudah-mudahan seluruh bantuan dari semua pihak diatas, semoga segala amal perbuatan terdapat diterima dan dibalas Allah swt sebagai amal shaleh. Bandar lampung , 20 agustus 2011Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL iHALAMAN PENGESAHAN iiKATA PENGANTARiiiDAFTAR ISI iv

BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah1B. Permasalahan2C. Fokus Masalah3

BAB II KONDISI OBJEKTIF KELURAHAN TAMAN ASRIA. Bidang Pemerintahan4B. Bidang Pembangunan11C. Bidang kemasyarakatan19D. Keadaan Awal Bidang Garapan22

BAB III METODOLOGIA. Jenis dan Sifat Penelitian24B. Populasi dan Sampel24C. Pengumpulan Data24

BAB IV ANALISA DATA25

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASIA. Kesimpulan 27B. Rekomendasi27

LAMPIRAN LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan Manifestasi Tridarma dari perguruan Tinggi yang secara resmi telah ditetapkan sebagai program yang wajib dilaksanakan bagi mahasiswa Starta Satu (S1) setelah memenuhi syarat-syarat KKN, selain itu KKN juga merupakan suatu kegiatan yang menjembatani kebutuhan masyarakat dengan Perguruan Tinggi tersebut khusunya Perguruan Tinggi IAIN Raden Intan Lampung.Sasaran Program KKN adalah lapisan masyarakat menengah kebawah, untuk itu sudah pasti penempatan peserta KKN di daerah pedesaan, dan salah satu desa yang terpilih adalah kelurahan taman asri kecamatan Baradatu Kabupaten way kanan, yang merupakan desa tempat Tim penyusun melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Saat ini memasuki Era Globalisasi, di satu sisi manusia mengalami perubahan-perubahan dan kemajuan-kemajuan yang mengagumkan, namun disisi lain muncul kecemasan-kecemasan sebagai dampak dari perubahan dan kemajuan tersebut. Informasi yang masuk ke dalam suatu negara tidak lagi terhalang oleh batas negara yang memiliki ragan budaya dan peradabannya masing-masing. Hal ini sejalan dengan pendapat Tilaar (1998), yang menyatakan bahwa kehidupan umat manusia dalam milinium yang baru mempunyai dimensi bukan hanya dimensi domestik, tetapi juga dimensi global. Dimana aktivitas kehidupan sekarang demikian terbuka, dunia tanpa batas.Di Era Globalisasi lebih-lebih memasuki Era Teknologi Informasi dan Komunikasi, banyak orang bingung dan ragu bagaimana ia harus menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Era ini berpengaruh dalam berbagai bidang, baik materiil, moril maupun spiritual. Berbagai pandangan juga mengalami perubahan, baik itu pandangan anak kecil, remaja, pemuda ataupun dewasa. Saat ini bukanlah keadaan yang serba enak yang bisa dihadapi dengan santai dan apatis, melainkan penuh tantangan dan masalah yang berkaitan dengan diri manusia dan lingkungannya.Terkadang Era Globalisasi dituding sebagai sumber terjadinya dekadensi moral dan etika, kenakalan remaja, dan sebagainya. Meski tudingan itu tidak seluruhnya salah, dunia tidak dapat menutup mata bahwa hal-hal tersebut menantang manusia untuk menghadapinya, terutama hal-hal yang menyangkut kepribadian termasuk didalamnya moral dan etika.Penempatan Ketuhanan YME sebagai sila pertama menunjukan bahwa prinsip-prinsip Ketuhanan yang diwujudkan dalam bentuk ajaran-ajaran dan moral agama menjiwai empat sila yang lain. Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945 dengan tegas mengatakan : Dan hendaknya Negara Indonesia satu Negara yang bertuhan!.Moral Ketuhanan YME sebagai landasan moral Pancasila sama dengan moral agama karena keduanya mempunyai nilai moral yang bersifat universal. Namun demikian Pancasila bukanlah agama, tapi Pancasila tidak bertentangan dengan agama sepanjng moral Ketuhanan YME menjadi landasannya.Dalam mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui pembuatan peraturan dan undang-undang, maka moral Ketuhanan sebagai inti dari dasar negara itu seharusnya juga menjiwai peraturan dan perundang-undangan tersebut. Bila di lihat secara kontekstual bahwa pancasila dengan agama merupakan bersinergi dalam membangun manusia yang modern seutuhnya dengan nilai-nilai fundamental agama,pancasila merupakan implementasi dari agama itu sendiri jadi dalam pengamalan nilai yang terkandung di dalam agama serta pancasila sudah mampu memfilterisasi arus globalisasi yang sifatnya negative serta mengancam kesatuan utuh NKRI.Serta pengamalan nilai agama dan pancasila yang bersinergi dapat membuat karakter Bangsa.Terutama di kalangan anak SD sebagai tonggak penerus bangsa agar melahirkan pemimpin yang berkualitas.

SDN Taman asri merupakan salah satu SD yang siswa siswinya baru mengenal dan diperkenalkan nilai yang terkandung dalam pancasila sebagai konkritisasi dari agama oleh Mahasiswa KKN IAIN RADEN INTAN LAMPUNG.Berdasarkan kenyataan dan tuntutan jaman peran keluarga (orang tua) sangat dibutuhkan dalam membentuk kepribadian anak bangsa dan menetralisir arus negative globalisasi dalam rangka mencetak SDM yang handal dan berwawasan agama menuju terwujudnya upaya penyiapan SDM yang kompetitif. Apalagi telah kita ketahui bahwa keluarga adalah sebagai pendidik pertama dan utama PermasalahanSesuai dengan pernyataan bahwa peran guru (orang tua) sangat dibutuhkan dalam membentuk kepribadian anak bangsa dalam rangka mencetak SDM yang handal menuju terwujudnya upaya penyiapan SDM yang kompetitif. Hal ini terwujud jika wibawa orang tua menjadi prioritas utama yang perlu diperhatikan dalam Era Globalisasi dewasa ini. Namun, kenyataan di lapangan dalam era globalisasi dewasa ini bahwa wibawa orang tua telah terhempas/hilang yang mengakibatkan merosotnya nilai dan budaya yang ada yang menjadikan era globalisasi sebagai salah satu era kehancuran bangsa. Wibawa (KBBI dalam Rosida, 2008) adalah sifat yang memperlihatkan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain melalui sikap dan tingkah laku yang mengandung kepemimpinan dan daya tarik, seperti perintah orang tua di sekolah yakni guru yang dituruti.Serta bebas akses nya komunikasi anak menyulitkan orang tua untuk mengawasi buah hatinya dalam keadaan apapun,karena wibawa sebagai orang tua hampir sirna di karenakan kemauan anak harus serba di turuti.

B. Fokus Masalah

Problem mendidik anak di era global ini adalah dalam menghadapi penyakit manusia modern. Di era modern seperti sekarang ini tantangan berbagai godaan menyelusup dan menyusup ke dalam kehidupan rumah tangga melaui teknologi komunikasi dan informasi yang cukup canggih. Sejak kecil, anak-anak tanpa disadari telah dijejali dengan berbagai kebudayaan yang menyimpang dari norma-norma sosial dan agama melaui berbagai media.

Hal ini menjadikan peran pendidikan di sekolah maupun dalam keluarga tidak efektif lagi, seperti contoh kecil hilangnya wibawa orang tua dalam keluarga tersebut,serta peran guru yang sebagai sentral pendidik di sekolah menjadi terabaikan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Zakiah Derajat (dalam Imam Mustofa .2008), perilaku manusia 83% dipengaruhi oleh apa yang dilihat, 11% oleh apa yang didengar, dan 6% sisanya oleh berbagai stimulus campuran. Dilihat dari perspektif ini, nasihat guru yang hanya memiliki efektivitas 11%, dan hanya contoh teladan guru saja yang memiliki efektivitas tinggi.

BAB IIKONDISI OBJEKTIF DESA BENGKULU REJO

PROFILKAMPUNG BENGKULU REJO

1. Kampung: Bengkulu Rejo2. Nomor Kode: 0093. Kecamatan: Gunung Labuhan4. Kabupaten: Way Kanan5. Propinsi: Lampung6. Keadaan Data: Januari 2010 Juni 2011.

A. BIDANG PEMERINTAHAN

I. UMUM

1. Luas dan Batas wilayah :a. Luas Kampung: 1020. Hab. Batas Wilayah :- Sebelah Utara Berbatasan deaangan Kampung Bengkulu - Sebelah Timur Berbatasan dengan Kampung Way Tuba - Sebelah Barat Berbatasan dengan Kampung Tiuh Balak - Sebelah selatan Berbatasan dengan Kampung Gunung Labuhan2. Kondisi Geografis :a. Ketinggian Tanah dari Permukaan Laut: 3000 Mb. Banyak nya curah Hujan: 247.858.833 Mm/thc. Topografi (Dataran rendah,tinggi dll ): Datarand. Suhu Udara rata-rata: 36 C

3. Orbitasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan Kampung )a. Jarak dari pusat Pemerintahan Kecamatan: 3,5Kmb. Jarak dari Ibukota Kabupaten: 45Kmc. Jarak dari Ibukota Propinsi: 185Kmd. Jarak dari Ibukota Negara: 370KmII.