Contoh Laporan Keuangan

download Contoh Laporan Keuangan

of 29

  • date post

    30-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.382
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Berikut merupakan contoh laporan keuangan. Terdiri dari harga pokok produksi, income statement, dan balance sheet. Untuk akurasi dari contoh ini mohon di cek kembali.

Transcript of Contoh Laporan Keuangan

PT RADIANT UTAMA

Halaman

DAFTAR ISI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN POKOKLaporan Posisi Keuangan1

Laporan Laba Rugi2

Laporan Perubahan Ekuitas3

Laporan Arus Kas4

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN5- 19

PT RADIANT UTAMA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun Yang Berakhir pada 31 Desember 2012 dan 2011

1. Umum1.a Pendirian Perusahaan

PT Radiant Utama (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta Notaris Raden Soeratman. SH. tanggal 1 Maret 1975. Akta pendirian disahkan oleh Kementrian Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.S/14411 tanggal 15 Agustus 1975 Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. terakhir dengan Akta No. 01 tanggal 01 Agustus 2012 dari Notaris Johny Dwikora Aron, S.H., mengenai pernyataan keputusan pemegang saham. Perubahan tersebut telah disahkan olen Kementrian Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor C-727. HT.03.02-Th. 2002, tanggal 27 Maret 2002 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 6 Agustus 2012.

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan , kegiatan usaha Perusahaan yang utama adalah:

-Konsultan perancangan dan evaluasi. termasuk Konsultan bidang supervise proyek.

-Jasa pemeliharaan peralatan pertambangan .

-Melaksanakan dan menyediakan logistik dan alat transportasi yang digunakan di pertambangan baik darat maupun lepas pantai, kontruksi bawah air dan kontruksi pelabuhan.

-Kontraktor bawah air, termasuk pemeriksaan dan pemasangan pipa dasar laut.

1.b Komisaris, Direksi dan Karyawan

Berdasarkan Akta No. 01 dibuat dihadapan Notaris Notaris Johny Dwikora Aron, S.H., tanggal 201 Agustus 2012, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut :

Dewan Komisaris

Komisaris : Zaki MaulanaDireksi

Direktur Utama: lr. Tito Kurniadi, MM Direktur : lr. Warso

Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, Perusahaan memiliki 260 dan 372 karyawan tetap .

2.lkhtisar Kebijakan Akuntansi

2.a Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan

Laporan keuangan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yang antra lain adalah PernyataanStandar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang ditetapkan lkatan Akuntan Indonesia. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali persediaan yang dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Laporan keuangan disusun deng n menggunakan metode akrual, kecuali laporan arus kas.Laporan arus kas disusun dengan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah.

2.b Saldo dan Transaksi dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalarn mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan . Pada tanggal neraca,aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan dengan kurs tengah wesel ekspor dari Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut.

Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 , kurs tengah wesel ekspor Bank Indonesia yang digunakan masing - masing sebesar :

20122011

RpRp

USD 19.6709.068

Keuntungan atau kerugian dari selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aktiva dan kewajiban moneter dalam mala uang asing diakui pada laporan laba rugi tahun berjalan.

2.cTransaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan lstimewa

Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Definisi pihak - pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang dipakai adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK No.7. "Pengungkapan pihak - pihak yang Mempunyai Hubungan lstimewa" .

Seluruh transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa baik yang digunakan dengan atau tidak dengan syarat dan kondisi normal. sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada laporan keuangan.

PT RADIANT UTAMA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun Yang Berakhir pada 31 Desember 2012 dan 2011

2.dPiutang Usaha dan Penyisihan Piutang Tak Tertagih

Piutang usaha disajikan sebesar nilai nominal dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih. Perusahaan menetapkan penyisihan untuk piutang tak tertagih berdasarkan penelaahan yang mendalam terhadap kondisi masing - masing debitur pada akhir tahun. Apabila terdapat sejumlah piutang tak tertagih, jumlah tersebut dihapuskan.

2.eBiaya Dibayar Dimuka

Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan dengan menggunakan metode garis lurus (Straight-line Method)

2.f Persediaan

Persediaan dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisai bersih (the lower of cost or net realizable cost value). Biaya perolehan ditentukan dengan metode "Moving Avarage" (Rata-rata tertimbang).

Nilai bersih yang dapat direalisasi adalah taksiran harga juai yang wajar seteiah dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan menjual persediaan barang jadi yang dihasilkan.

2.gAktiva Tetap

Aktiva tetap. kecuali hak atas tanah. dinyatakan berdasarkan harga perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:Tahun

Bangunan20

Mesin dan Peralatan

Peralatan Proyek4 8

Mesin16

Kendaraan4

Perlengkapan4

Biaya perbaikan dan perawatan dibebankan langsung ke laporan laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan biaya-biaya yang berjumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aktiva secara signifikan dikapitalisasi. Apabila suatu aktiva tetap tidak lagi digunakan atau dijual, nilai perolehan dan akumulasi penyusutan aktiva tersebut dikeluarkan dari pencatatannya sebagai aktiva tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi dalam laporan laba rugi tahun bersangkutan.

2.hAktiva Lain-lain

Akun-akun yang tidak dapat secara layak digolongkan dalam aktiva lancar, investasi. maupun aktiva tidak berwujud disajikan dalam aktiva lain-lain.

2.i.Pajak Penghasilan

Seluruh perbedaan temporer antara jumlah tercatat aktiva dan kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban. Besarnya pajak tangguhan ditentukan dengan tarif pajak yang berlaku.

Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aktiva pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal dimasa mendatang akan memadai untuk dikompensasi. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan.

Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan, sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

2.j.Kewajiban Diestimasi atas lmbalan Kerja

lmbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi. lmbalan pasca kerja diakui sebesar jumlah yang diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada Perusahaan dalam suatu periode Akuntansi. Kewajiban dan beban diukur dengan menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula kewajiban konstruktif yang timbul dari kebiasaan pihak Perusahaan . Dalam perhitungan kewajiban, imbalan harus di diskontokan dengan menggunakan projected unit credit

Pesangon pemutusan hubungan kerja diakui jika, dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:

(a)memberhentikan seseorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiunnormal; atau

(b)menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela.

2.k Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan diakui pada saat jasa diberikan.

Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis)

2.l Penggunaan Estimasi

Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan menajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban dan pengungkapan aktiva dan kewajiban kontijensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode laporan.

Karena terdapat ketidakpastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, nilai aktiva. kewajiban. pendapatan dan beban sebenarnya yang akan dilaporkan dimasa mendatang kemungkinan berbeda dari estimasi tersebut.

PT RADIANT UTAMA

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun Yang Berakhir pada 31 Desember 2012 dan 2011

3.KAS DAN SETARA KAS20122011

RpRp

Akun kas setara kas untuk tahun 2011 dan 2010 terdiri dari:

Kas19.505.94719.505.947

Bank

Rupiah

PT Bank Niaga Tbk5.282.75520.043.267

PT Bank Mandiri Tbk1.421.610.386142.053.828

PT Bank Muamalat Tbk

3.973.284.245506.582.934

PT Bank Bukopin Tbk

2.615.2232.651.944

PT Bank Central Asia Tbk

-50.125.372

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk4.331.2834.690.168

ANZ

521.764.4874.363.368

PT Bank Sumselbabel

18.043.80825.293.414

Valuta Asing

PT Bank Niaga Tbk

2.590.88313.017.947

PT Bank Muamalat Tbk

814.462.1323.103.225.460

PT Bank Mandiri Tbk