Construction safety plan.pdf

download Construction safety plan.pdf

of 41

  • date post

    19-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    86
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Construction safety plan.pdf

  • CONTOHNOMOR : 1/WK/D.V/RK3K/2012

    RENCANA K3 KONTRAK

    PEMBANGUNAN JEMBATAN KUTAI KARTANEGARA

    PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK

    LOKASI KEGIATAN : KAB. KUTAI KARTANEGARA - KALIMANTAN TIMUR

    DI SUSUN OLEH :

  • CONTOH

    LEMBAR PENGESAHAN

    1 KEBIJAKAN K3 PERUSAHAAN PENYEDIA JASA

    2 PERENCANAAN

    2.1 Identifikasi bahaya, Penilaian Resiko, dan Pengendaliaanya

    2.2 Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan lainnya

    2.3 Sasaran dan Program

    2.4. Struktur Organisasi Unit K3

    2.5. Tanggung Jawab, Wewenang, dan Kompetensi Organisasi K3

    2.6. Struktur Organisasi Tim Tanggap Gawat Darurat

    2.7. Kesigapan dan Tanggap Darurat

    2.8. Tanggung Jawab, Wewenang, dan Analisis Orgaisasi Tanggap Gawat Darurat

    2.9. Penyelidikan Insiden, Ketidaksesuaian, Tindak Perbaikan dan Pencegahan

    2.10. Evaluasi Kepatuhan K3

    2.11. Pengukuran dan Pemantauan K3

    2.12. Audit K3

    DAFTAR ISI RENCANA K3 KONTRAK

  • CONTOH

    KEGIATAN : Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara

    LOKASI : Kab. Kutai Kartanegara - Kalimantan Timur

    Dibuat oleh

    Sekretaris P2K3

    ttd

    ..

    NIP :

    ..

    Pejabat Pembuat KomitmenPT Waskita Karya (Persero) Tbk

    Pihak Penyedia Jasa Pihak Pengguna Jasa

    Diketahui oleh

    LEMBAR PENGESAHAN

    Disetujui oleh

  • CONTOH

    Komitmen PT. WASKITA KARYA (Persero) Tbk

    KEBIJAKAN K3

  • CONTOH

    PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK

    Proyek : Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara

    2.1

    Lokasi Legislasi

    Peralatan

    Perkakas

    Material (KM) (KP) KMxKP (KM) (KP) KMxKP

    Pekerjaan Umum

    1 Mobilisasi

    a. - 1 3 3 P a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan

    b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan

    c. Engineering Controls:

    -

    -

    - Alat berat diikat dengan menggunakan rantai

    d. Administrative Controls:

    -

    - Sistem pengamanan tidak

    memenuhi standar

    - Melakukan pemeriksaan/ survey kepada pihak yang akan

    mengirimkan alat berat (apakah supir sehat, memiliki SIM B

    umum yg masih berlaku, dan sudah mendapatkan induksi K3,

    apakah trailer dalam kondisi baik, memiliki guarding yang

    masih dalam kondisi baik)

    - Memasang rambu-rambu penunjuk arah dan railing pada

    jalur alat berat di area proyek

    - Memberikan penerangan yang memadai saat melakukan

    mobilisasi pada malam hari

    - Menyediakan petugas parkir dan pemberi aba-aba saat akan

    menurunkan alat berat dari trailer

    e. APD:

    - Helm, safety shoes, rompi reflektor

    - 1 3 3 P a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan

    b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan

    c. Engineering Controls:

    - Memasang rotary lamp pada badan kendaraan terutama pada

    pekerjaan malam hari

    - d. Administrative Controls:

    -

    -

    -

    -

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han No. Aktivitas

    Deskripsi

    BahayaPotensi Penyebab

    Deskripsi

    Konsekuensi

    Risiko Awal

    Pengendalian yang Ada

    Risiko Sisa

    Pengendalian

    TambahanY/T

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han

    Tingkat

    Risiko P/T

    Tingkat

    Risiko P/T

    Mobilisasi alat

    berat dengan

    menggunakan

    trailer

    Area

    proyek,

    trailer

    Alat berat

    tergelincir

    dari trailer

    Kondisi jalan tidak

    kondusif untuk dilalui alat

    berat (mudah amblas,

    tidak rata, berbukit, dll)

    Menimpa

    pengenda-

    ra lainnya

    (patah

    tulang, dan

    luka serius)

    UU RI No.

    22 Tahun

    2009 ttg Lau

    Lintas dan

    Angkutan

    Jalan

    Sisi kanan, kiri, depan, & belakang flat deck trailer

    dipasangi/ memiliki guarding (pengganjal), agar alat berat

    tertahan & tidak tergelincir Pengendara trailer tidak

    memperhatikan aspek

    keselamatan saat

    mengendarai Membuat traffic management (menentukan rute yang aman

    untuk dilalui, dan rencana pengendalian jika melewati jalur

    padat)

    Kurangnya pengawasan

    saat trailer sedang

    beroperasi

    Meninggal

    dunia

    UU RI No.

    22 Tahun

    2009 ttg Lau

    Lintas dan

    Angkutan

    JalanKurangnya rambu

    peringatan Membuat traffic management (menentukan rute yang aman

    untuk dilalui, dan rencana pengendalian jika melewati jalur

    padat)Pengendara tidak

    mematuhi rambu

    peringatan yang ada Melakukan pemeriksaan/ survey kepada pihak yang akan

    mengirimkan alat berat (apakah supir sehat, memiliki SIM B

    umum yg masih berlaku, dan sudah mendapatkan induksi K3,

    apakah trailer dalam kondisi baik, memiliki guarding yang

    masih dalam kondisi baik)

    Sistem keamanan tidak

    terpasang

    Mobil

    trailer

    tertabrak

    atau

    menabrak

    kendaraan

    lain

    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya

    Form PW-K3LMP-01-01

    Rev. 02, 07 Okt. 2011

  • CONTOH

    PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK

    Proyek : Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara

    2.1

    Lokasi Legislasi

    Peralatan

    Perkakas

    Material (KM) (KP) KMxKP (KM) (KP) KMxKP

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han No. Aktivitas

    Deskripsi

    BahayaPotensi Penyebab

    Deskripsi

    Konsekuensi

    Risiko Awal

    Pengendalian yang Ada

    Risiko Sisa

    Pengendalian

    TambahanY/T

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han

    Tingkat

    Risiko P/T

    Tingkat

    Risiko P/T

    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya

    Form PW-K3LMP-01-01

    Rev. 02, 07 Okt. 2011

    - Memasang rambu-rambu penunjuk arah dan railing pada

    jalur alat berat di area proyek, dan membuat traffic

    manajement proyek (arah keluar masuk kendaraan, & jalur

    pejalan kaki)

    - Memberikan penerangan yang memadai saat melakukan

    mobilisasi pada malam hari

    - Menyediakan petugas parkir dan pemberi aba-aba saat akan

    menurunkan alat berat dari trailer, dan di area keluar masuk

    kendaraan

    e. APD:

    - Helm, safety shoes, rompi reflektor

    b. - 3 1 3 P a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan

    b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan

    c. Engineering Controls:

    - -

    d. Administrative Controls:

    -

    -

    - Memberikan safety briefing kepada supir agar mematuhi

    rambu-rambu yang ada

    - Melakukan pengawasan saat memuat barang, agar tidak

    melebihi kapasitas kendaraan

    e. APD: Tidak ada

    c. - 3 2 6 P a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan

    b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan

    c. Engineering Controls: Tidak dapat dilakukan

    d. Administrative Controls:

    - -

    - -

    - Memastikan bahwa supir dan pengendara menggunakan seat

    belt (jika mengendaraai mobil)

    - Melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi mesin

    - Memasang tanda 'hati-hati keluar masuk kendaraan proyek'

    pada pintu masuk dan pintu keluar proyek

    e. APD: helm (sesuai standar) bagi pengendara motor

    Mobilisasi

    kendaraan dan

    persiapan

    perlengkapan

    pekerjaan

    Area

    proyek,

    mobil pick

    up

    Kendaraan

    slip

    (perlengka-

    pan proyek

    berjatuhan

    di jalan)

    Pengaturan/ peletakan

    peralatan proyek tidak

    teratur

    Gangguan

    jalan umum

    (kemace-

    tan)

    UU RI No.

    22 Tahun

    2009 ttg Lau

    Lintas dan

    Angkutan

    Jalan

    Barang yang dimuat dalam

    kendaraan melebihi

    kapasitas kendaraan

    Memberikan penutup untuk barang-barang yang dibawa dan

    diberi pengaman (diikat) dengan kuat

    Memberikan rambu peringatan 'hati-hati jaga jarak' pada

    bagian belakang kendaraanPengendara tidak

    mematuhi peraturan lalu

    lintas

    Mobilisasi

    personil, dari

    kantor ke

    proyek atau

    sebaliknya

    Jalan

    umum,

    mobil/

    motor

    Menabrak/

    tertabrak

    kendaraan

    lain

    Supir kurang berhati-hati

    dan tidak mematuhi rambu-

    rambu di jalan raya

    Cidera pada

    beberapa

    bagian

    UU RI No.

    22 Tahun

    2009 ttg Lau

    Lintas dan

    Angkutan

    JalanMobil hilang kendali

    (rusak)

    Memastikan bahwa supir memiliki SIM sesuai kendaraan

    yang dikendarai dan masih berlaku

    Supir mengalami

    kelelahan

    Memberikan induksi keselamatan berkendaraan di jalan raya

    sebelum bertugas

  • CONTOH

    PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK

    Proyek : Pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara

    2.1

    Lokasi Legislasi

    Peralatan

    Perkakas

    Material (KM) (KP) KMxKP (KM) (KP) KMxKP

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han No. Aktivitas

    Deskripsi

    BahayaPotensi Penyebab

    Deskripsi

    Konsekuensi

    Risiko Awal

    Pengendalian yang Ada

    Risiko Sisa

    Pengendalian

    TambahanY/T

    Kemun

    gkinan

    Kepara

    han

    Tingkat

    Risiko P/T

    Tingkat

    Risiko P/T

    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya

    Form PW-K3LMP-01-01

    Rev. 02, 07 Okt. 2011

    - 2 3 6 P a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan

    b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan

    c. Engineering Controls: Tidak dapat dilakukan

    d. Administrative Controls:

    -

    -

    - Memasang spanduk untuk sosialisasi kepada masyarakat

    lingkungan sekitar proyek

    - Bekerja sama dan berkoordinasi dengan petugas kepolisian

    daerah setempat

    - Penempatan flagman