community Development

download community Development

of 34

Embed Size (px)

description

pemberdayaan sebagai satu cara membangun kebersamaan dalam masyarakat

Transcript of community Development

  • 1. Ismailcreated and Authorbuku sakucommunity development(Membangunkan masyarkat yang tertidur )

2. BAB 1PENDAHULUANPeradaban manusia sudah terbentuk sejak berabad abad dan memiliki karakteristikdan perubahan perubahan tersendiri sejak masa lalu. Pola berpikir dan kehidupansosial yang disesuaikan dengan akar budaya yang berkembang pada masa itudengan tidak meninggalkan nilai nilai yang sudah dimiliki.menciptakan suatu peradaban yang maju harus dimulai dari fase demi fase sehinggaperubahan terjadi rentan harus bertentangan dengan sutu kepentingan dari yangingin merubah semua itu.Kita harus ingat bahwa suatu hal yang diperkenalkan tidaklangsung diterima akan tetapi harus melalui pendekatan dan strategi sehinggakeinginan keinginan itu dapat dicapai.Begitu halnya membangun masyarakat tidak melihat bahwa dengan melakukanpembangunan fisik infratruktur bisa merubah pola kehidupan dan tingkat kemajuankelompok akan tetapi keliru bila melihat hal tersebut.Pembangunan dibentukdengan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk merubah kebiasaan kebiasaanyang tidak sesuai dengan dilihat dari pandangan kesehatan ataupun hal yangberkaitan peningkatan pengetahuan.Banyak diantara kita melihat bahwa indek kualitas mnanusia dilhat banyaknyajumlah fisik bangunan fisik yang di bangun atau kadang kita melihat kemiskinandipandang belum lengkap sarana prasana infratruktur yang dibangun,mungkin jugamelihat letak terisolirnya suatu wilayah geografis suatu daerah.maka disini perluCommunity Development 2 3. pendampingan yang terus berlangsung terus menerus kepada masyarakat sehinggaketika kita membangun pola peradaban baru peningkatan kesejahteraan kepadamasyarakat harus berpegang teguh pada kemandirian yang menciptakankemakmuran.Untuk itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat bukan dengan beranggapanbahwa kita memberdayakan masyarakat akan tetapi sejauh mana masyarakat itusendiri memberdayakan dengan peningkatan kemampuan diri sendiri bukandimanjakan dengan pembangunan fisik akan tetapi mereka berfikir bahwapembangunan dilakukan mereka sendiri bukan dilihat mereka diberdayakan akantetapi mereka memberdayakan secara utuh( self to self ) yang mejadi tema daricatatan catatan kecil pada buku saku membangun masyarakat Madani secara makrososial ekonomi dan manusia seutuhnya dengan sudut pandang konsepPemberdayaan Masyarakat.Community Development 3 4. BAB IIPembangunan dan Arti Makna PembangunanA. Pembangunan dan Arti Penting bagi MasyarakatPengertian pembangunan dapatdiartikan sebagai suatu usahauntuk malakukan suatuperubahan darisebelumnya.Dalam melakukanpembangunan mempunyaipengertian bahwa membangunitu melihat dari mordenisasidengan lihat dari perkembanganpertumbuhan ekonomi danperubahan sosial yang terjadi dimasyarakat serta perubahan- perubahan nilai yangsecara induvidu maupun kelompok merubah dari perubahan itu sendiri.beberapaahli memberikan pengertian tentang pengertian pembangunan melihat dari sudutpada Paradigma ketergantungan mencakup teori-teori keterbelakangan (under-development)ketergantungan (dependent development) dan sistem dunia(world system theory) sesuai dengan klassifikasi Larrain (1994). SedangkanTikson (2005) membaginya kedalam tiga klassifikasi teori pembangunan, yaitumodernisasi, keterbelakangan dan ketergantungan. Dari berbagai paradigmatersebut itulah kemudian muncul berbagai versi tentang pengertianCommunity Development 4 5. pembangunan itu sendiri. dan teori yang dikemukan oleh kedua tokoh tersebutdapat diartikan bahwa pembangunan bermakna ganda dan perubahan yangdilakukan masih melihat dari sudut bahwa pembangunan merubah manusiaitu sendiri dan lingkungan komunitasnya.B. Pengertian Pembangunan menurut para Ahlipembangunan hal yang sangat penting untuk dibicarakan dan diperdebatkanmenjadi hal yang paling menarik untuk diperdebatkan bukan hanya kitamelihatnya pada bahasan atau kajian ilmu tertentu. Pembangunan merupakanbahan diskusi eksotik untuk dibicarakan dikalangan para pemikir pemikirsosial budaya akan tetapi pengamat atau permehati tentang pelaksanaanpembangunan sangat penting untuk mengikutinya,sehingga sangat tepat bilamengartikan kata pembangunan secara luas punya persepsi yang berbeda akantetapi mempunyai makna dan tujuan yang sama.. Se Pemikiran tentangpembangunan telah berkembang, mulai dari padangan tokoh ilmu sosial padajaman klasik dan pengertian tersebut masih up to date sebagai referensi kitamengupas tentang kondisi sosial dan dinamika yang berkembang denganmasyarakat (Durkheim, Weber, dan Marx), pandangan Marxis, modernisasi olehRostow, strukturalisme bersama modernisasi memperkaya ulasan pendahuluanpembangunan sosial, hingga pembangunan berkelanjutan. Namun, ada tema-temapokok yang menjadi pesan di dalamnya. Dalam hal ini, pembangunandapat diartikan sebagai `suatu upaya terkoordinasi untuk menciptakan alternatifyang lebih banyak secara sah kepada setiap warga negara untuk memenuhi danmencapai aspirasinya yang paling manusiawi (Nugroho dan Rochmin Dahuri,2004). Tema pertama adalah koordinasi, yang berimplikasi pada perlunya suatuCommunity Development 5 6. kegiatan perencanaan seperti yang telah dibahas sebelumnya. Tema keduaadalah terciptanya alternatif yang lebih banyak secara sah. Hal ini dapatdiartikan bahwa pembangunan hendaknya berorientasi kepada keberagamandalam seluruh aspek kehidupan. Ada pun mekanismenya menuntut kepadaterciptanya kelembagaan dan hukum yang terpercaya yang mampu berperansecara efisien, transparan, dan adil. Tema ketiga mencapai aspirasi yang palingmanusiawi, yang berarti pembangunan harus berorientasi kepada pemecahanmasalah dan pembinaan nilai-nilai moral dan etika umat.Mengenai pengertian pembangunan, para ahli memberikan definisi yangbermacam-macam seperti halnya perencanaan. Istilah pembangunan bisa sajadiartikan berbeda oleh satu orang dengan orang lain, daerah yang satu dengandaerah lainnya, Negara satu dengan Negara lain. Namun secara umum ada suatukesepakatan bahwa pembangunanmerupakan proses untuk melakukan perubahan (Riyadi dan Deddy SupriyadiBratakusumah, 2005).Siagian (1994) memberikan pengertian tentang pembangunan sebagai Suatuusaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dandilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara dan pemerintah, menujumodernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). SedangkanGinanjar Kartasasmita (1994) memberikan pengertian yang lebih sederhana, yaitusebagai suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik melalui upaya yangdilakukan secara terencana.Pada awal pemikiran tentang pembangunan sering ditemukan adanya pemikiranyang mengidentikan pembangunan dengan perkembangan, pembangunanCommunity Development 6 7. dengan modernisasi dan industrialisasi, bahkan pembangunan denganwesternisasi. Seluruh pemikiran tersebut didasarkan pada aspek perubahan, dimana pembangunan, perkembangan, dan modernisasi serta industrialisasi, secarakeseluruhan mengandung unsur perubahan. Namun begitu, keempat hal tersebutmempunyai perbedaan yang cukup prinsipil, karena masing-masing mempunyailatar belakang, azas dan hakikat yang berbeda serta prinsip kontinuitas yangberbeda pula, meskipun semuanya merupakan bentuk yang merefleksikanperubahan (Riyadi dan Deddy Supriyadi Bratakusumah, 2005).Pembangunan (development) adalah proses perubahan yang mencakup seluruhsystem sosial, seperti politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan danteknologi, kelembagaan, dan budaya (Alexander 1994). Portes (1976)mendefenisiskan pembangunan sebagai transformasi ekonomi, sosial dan budaya.Pembangunan adalah proses perubahan yang direncanakan untuk memperbaikiberbagai aspek kehidupan masyarakat.Menurut Deddy T. Tikson (2005) bahwa pembangunan nasional dapat puladiartikan sebagai bentuk transformasi dari ekonomi, sosial dan budaya secarasengaja melalui kebijakan dan strategi menuju arah yang diinginkan.Transformasi dalam struktur ekonomi, misalnya, dapat dilihat melalui peningkatanatau pertumbuhan produksi yang cepat di sektor industri dan jasa, sehinggakontribusinya terhadap pendapatan nasional semakin besar. Sebaliknya,kontribusi sektor pertanian akan menjadi semakin kecil dan berbanding terbalikdengan pertumbuhan industrialisasi dan modernisasi ekonomi. Transformasisosial dapat dilihat melalui pendistribusian kemakmuran melalui pemerataanmemperoleh akses terhadap sumber daya sosial-ekonomi, seperti pendidikan,Community Development 7 8. kesehatan, perumahan, air bersih,fasilitas rekreasi, dan partisipasi dalam prosespembuatan keputusan politik. Sedangkan transformasi budaya sering dikaitkan,antara lain, dengan bangkitnya semangat kebangsaan dan nasionalisme,disamping adanya perubahan nilai dan norma yang dianut masyarakat, sepertiperubahan dan spiritualisme ke materialisme/sekularisme. Perubahan daripenilaian yang tinggi kepada penguasaan materi, dari kelembagaan tradisionalmenjadi organisasi modern dan rasional sebagai satu landasan dalammelaksanakan pembangunan itu sendiri. Pembangunan memiliki makna yangsangat berati pada peningkatan yang terus menerus pendapatan perkapitaproduksi suatu negara atau Gross Domestic Product atau Produk DomestikBruto suatu negara. sedang pembangunana di daerah ditik beratkanpembangunan yang tradisional dengan difokuskan peningkatan Produk DomestikRegional Bruto (PDRB) suatu provinsi, kabupaten, atau kota (Kuncoro,2004).akan tetapi , muncul suatu cara pilihan alternatif yang definisipembangunan ekonomi menekankan pada peningkatan income per capita(pendapatan per kapita). Definisi ini menekankan pada kemampuan suatu negarauntuk meningkatkan output yang dapat melebihi pertumbuhan penduduk. Definisipembangunan tradisional sering dikaitkan dengan sebuah strategi mengubahstruktur suatu negara atau sering kita kenal dengan industrialisasi. Kontribusimulai digantikan dengan kontribusi industri. Definisi yang cenderung melihat segikuantitatif pembangunan ini dipandang perlu menengok indikator-indikator sosialyang ada (Kuncoro, 2004).Pembangunan adalah merupakan suatu peruba