Clean Construction Bidang Air Limbah

download Clean Construction Bidang Air Limbah

of 50

  • date post

    27-May-2015
  • Category

    Business

  • view

    4.940
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Clean construction bidang resapan air limbah

Transcript of Clean Construction Bidang Air Limbah

  • 1. CLEAN CONSTRUCTIONBIDANG AIR LIMBAHA. PEKERJAAN PERSIAPAN1. Survey TopografiSurvey ini merupakan bagian dari pekerjaan persiapan yang mengawali seluruh rangkaianpekerjaan. Survey topografi meliputi kegiatan: Pengecekan ulang elevasi rencana Menyebarkan titiktitik panduan diseluruh wilayah kerja Menentukan titiktitik (koordinat) posisi manhole.Gambar 1. Penentuan Titik Koordinat Posisi Manholea. Pemeriksaan ulang elevasi rencanaPemeriksaan ulang elevasi rencana perlu dilakukan untuk mengantisipasi perubahan-perubahanyang terjadi dalam rentang waktu antara perencanaan dengan pelaksanaan sekaligus memeriksakebenaran/akurasi survey perencanaan. Gambar 2. Pemeriksaan Ulang Elevasi RencanaDalam pelaksanaan survey topografi digunakan titik acuan yang ditentukan oleh perencana danmenggunakan titik Benchmark (BM) yang tersebar di seluruh wilayah survey. Titik referensi1

2. utama adalah Benchmark Titik Tinggi Geodesi (TTG) 1615 yang ditetapkan oleh BadanKoordinator Survey dan Pemetaan Nasional (BAKORSURTANAL) serta benchmark yangditetapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) 13.Gambar 3. Titik Benchmark (BM) dan Benchmark Titik Tinggi Geodesi (TTG) 1615b. Penyebaran titik panduan di seluruh wilayah kerja dan menentukan titik (koordinat)posisi manholeTujuan dari penyebaran titiktitik panduan bantuan ini adalah bila di suatu lokasi hendakdilakukan pemasangan pipa, maka titik panduan bantuan tersebut dapat dipergunakan sebagaiacuan dalam menentukan elevasi invert saluran.Gambar 4. Penyebaran Titik Panduan Di Wilayah Kerja Dan Penentuan Titik Koordinat ManholeTitik lokasi manhole dan titik panduan bantuan tersebut harus dilengkapi informasi mengenainomor, koordinat, elevasi invert, dan elevasi permukaan jalan.2. Test PitTest pit adalah kegiatan untuk mengetahui utilitas yang ada di bawah permukaan tanah. Utilitastersebut berupa pipa PDAM, kabel PLN dan Telkom, serta utilitas lainnya yang mungkin ada.Bila ternyata dalam test pit ditemukan adanya utilitas yang menghalangi jalur pipa, maka jalurpipa tersebut harus disesuaikan.2 3. Gambar 5. Diagram Alir Survey Topografi dan Penentuan Posisi Manhole di LapanganPenyesuaian dengan memindahkan posisi pipa (dari tepi jalan ke tengah jalan atau sebaliknya).Atau bila ternyata memungkinkan, perubahan yang dilakukan adalah memindahkan utilitas yangbersangkutan tentunya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait.Gambar 6. Penyesuaian Posisi Pipa Dengan Utilitas Yang Ada 3 4. Gambar 7. Diagram Alir Test Pit7.3. Pemeriksaan Kondisi Bangunan ExistingSebelum pelaksanaan pekerjaan, kontraktor perlu melakukan pemeriksaan terhadap kondisiexisting bangunan yang ada di sekitar lokasi kegiatan, seperti adanya retak pada bangunan,tembok atau dinding dan sebagainya. Hal tersebut ditujukan agar di kemudian hari apabila adakeluhan dari pemilik bangunan bisa diketahui apakah kerusakan tersebut diakibatkan olehpelaksanaan pekerjaan atau sudah terjadi sebelumnya ataupun ada sebab lainnya. Semuadokumentasi haruslah dilengkapi dengan foto. Gambar 8. Pemeriksaan Bangunan Existing 4 5. A. PEKERJAAN PEMASANGAN PIPA1. Karakteristik PipaPipa primer dan sekunder/tersier terbuat dari beton bertulang (RC Pipe) dengan bahan dari semenanti sulfat. Kedua jenis pipa tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu mengalirkan air limbahsecara gravitasi. Pipa forcemain berfungsi untuk mengalirkan air limbah dengan pemompaan,jenis pipa yang digunakan pipa baja (steel pipe) diameter 500 mm dan 600 mm, serta pipa PVCdiameter 150 mm dan 200 mm.Gambar 9. Karakteristik Pipa Yang Akan DigunakanSpesifikasi pipa beton ( RC Pipe ) :Mutu beton : K350 ( sebelum proses spinning )K550 ( setelah proses spinning )Mutu baja tulangan : Tegangan leleh > 4.500 kg/cm2 Tegangan tarik 5.000 kg/cm2 Tabel 1. Jenis Pipa Yang Akan Digunakan5 6. Langkahlangkah kerja pemasangan pipa baja bertekanan lebih sederhana dari pemasangan pipabeton. Karena kemiringan pipa bertekanan bukan merupakan faktor penting, walaupun tidakboleh diabaikan, dan kedalaman galian tidak terlalu dalam (timbunan minimum di atas pipa 1,50m). Hal yang penting dan perlu mendapatkan perhatian adalah penyambungan pipa baja.Penyambungan dilakukan dengan pengelasan yaitu las listrik dan harus dilakukan oleh tenagayang berpengalaman agar diperoleh hasil yang sempurna. Gambar 10. Detil Pemasangan Pipa Baja Bertekanan1. Metoda Pemasangan Pipa Dengan Metode Clean ConstructionClean Construction adalah prinsip kerja pemasangan pipa yang bersih, rapi dan tertib sehinggadapat mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitarnya. 6 7. Gambar 11. Diagram Alir Pemasangan Pipa Baja Bertekanan Penggalian dan pemasangan pipa untuk tiapsegmen sepanjang 50 m. Tanah galian langsung diangkut dengan dumptruck ke tempat pembuangan sementara untukdigunakan kembali nantinya Tidak diperkenankan menaruh material dijalan/trotoar kecuali dalam area di tempat kerja Dilengkapi pagar pengaman dan rambu lalu lintasyang memadai. Untuk pekerjaan pada malam haridilengkapi dengan lampu penerangan / pengaman Penyiraman dengan air di sekitar tempat kerjaGambar 12. Pekerjaan PenggalianDengan Metode Clean Constructiondilakukan setiap hari untuk menghindari debu7 8. 2. Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan Pemasangan PipaTahapan pelaksanaan pekerjaan pemasangan pipa seperti pada diagram alir berikut ini: Gambar 13. Diagram Alir Pelaksanaan Pekerjaan Pemasangan Pipaa. Penandaan Jalur Pipa dan Pemotongan Permukaan JalanBila pekerjaan pemasangan pipa akan dilakukan, terlebih dulu dilakukan penentuan jalur pipayang akan dipasang. Hal ini perlu dilakukan karena sering kali posisi jalur pipa yang tergambar digambar rencana perlu penyesuaian atau perubahan. Beberapa hal yang menjadi penyebabnyaadalah jalan ternyata tidak benarbenar lurus seperti pada gambar rencana dan terdapat utilitasatau bangunan yang menghalangi jalur pipa. Penandaan jalur pipa pada permukaan jalandilakukan untuk mempermudah pekerjaan dan sebagai batas pekerjaan galian. Posisi jalur pipadisesuaikan dengan kondisi jalan dan utilitas yang ada di bawah jalan. Selain sebagai penandajalur pipa, tanda pada permukaan jalan juga berfungsi untuk memberi arah dan batas galian.Permukaan jalan yang telah ditandai kemudian dipotong dengan mesin sampai kedalaman 57cm. Pemotongan ini dimaksudkan agar lapis permukaan jalan di luar batas galian tidak ikut rusakkarena aktivitas penggalian. Pemotongan permukaan jalan sampai kedalaman 57 cm denganmesin dimaksudkan agar lapisan permukaan jalan di luar batas galian tidak ikut rusak karenaaktivitas penggalian.8 9. Gambar 14. Proses Penandaan Jalur Dan Pemotongan Permukaan Jalan2. Pekerjaan galianJalur pipa yang telah siap kemudian digali. Metode pelaksanaan galian disatu lokasi denganlokasi lain adakalanya tidak sama. Terdapat beberapa hal penting yang menjadi faktor utamadalam menentukan metode pelaksanaan penggalian. Yaitu :a. Lebar daerah milik jalan (Damija)b. Jenis tanahc. Elevasi muka air tanah dand. Kepadatan lalu lintas Gambar 15. Pekerjaan GalianBerdasarkan lebar Damija, metode pelaksanaan terbagi menjadi 2 yaitu secara manual (tenagamanusia) dan dengan mesin gali (excavator). Bahan galian langsung diangkut ke tempatpembuangan. Di lokasi lokasi tertentu penggalian dilakukan dengan mesin dan manual. Bagianatas, dilakukan secara manual untuk menghindari kerusakan utilitas, dan selanjutnya denganexcavator.Gambar 16. Pengupasan Permukaan Jalan 9 10. Gambar 17. Pekerjaan Penggalian Secara Manual Dan Penggunaan Mesina. Pemasangan TurapBerdasarkan jenis karakteristik tanah,metodepelaksanaan terbagi menjadi 2 yaitu galian denganturap dan tanpa turap. Secara umum jenis tanah yangdikategorikan yaitu tanah yang tidak runtuh (butiranpadat) dan tanah yang mudah runtuh (butiran lepas).Penggalian tanpa turap umumnya dilaksanakan untukpemasangan pipa dengan diameter kecil, galian tidakterlalu dalam dan kondisi tanah stabil. Untuk tanahyang mudah runtuh, maka penggunaan turap sangatdiperlukan untuk memastikan galian tetap padakondisi yang diharapkan. Jenis turap yang digunakanantara lain turap kayu, sheeting plate dan sheet pile. Gambar 18. Pemasangan Turap 10 11. Sheet pile seperti terlihat pada gambar di samping dapat dipergunakan sebagai material untukturap karena bila sheet pile tersebut dirangkai dengan sheet pile lainnya, maka akan diperolehpermukaan turap yang dapat menahan runtuhan tanah juga menahan masuknya air tanah kedalam lubang galian.Sheet pile seperti terlihat pada gambar di samping dapatdipergunakan sebagai material untuk turap karena bila sheetpile tersebut dirangkai dengan sheet pile lainnya, maka akandiperoleh permukaan turap yang dapat menahan runtuhantanah juga menahan masuknya air tanah ke dalam lubanggalian. Gambar 19. Sheet PileGambar 20. Turap dengan menggunakan material dari kayu Gambar 21. Pemasangan Sheeting Pile11 12. Gambar 22. Pemasangan Sheeting Plateb. DewateringBerdasarkan elevasi muka air tanah, pekerjaan galian harusdisertai dengan usaha membuang air (dewatering) bila elevasi airtanah lebih dangkal dari dasar galian. Artinya tanah galianterendam air sehingga mengganggu proses penggalian danpemasangan pipa. Pada galian tanah yang dalam, dengan muka airtanah tinggi, mudah terhanyutkan oleh aliran air bawah tanah,maka galian harus diamankan dengan penggunaan turap yang Gambar 23. Pekerjaankedap air (sheet pile). Air dipompa ke saluran terdekat atauDewateringdengan menggunakan tempat penampungan.3. Pemasangan PipaPemasangan pipa sangat terkait dengan pemasangan manhole. Data yang sangat diperlukandiawal pemasangan pipa adalah elevasi invert manhole awal dan akhir (pipa terpasang darimanhole ke manhole). Elevasi ini menentukan kemiringan pipa karena terjadi beda tinggi antarainvert awal dan akhir. Berdasarkan datadata tersebut, surveyor yang terlibat dalam pemasanganpipa harus mengawasi dan mengecek elevasi dari masingmasing pipa karena pipa dipasang satuper satu. Gambar 24. Manhole 12 13. Gambar 25. Pekerjaan Pemasangan ManholePada prinsipnya pipa